Minggu, 20 September 2026
22:14 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Bahasa Uab Meto

Bahasa Uab Meto

bagian dari rumpun bahasa Austronesia

Bahasa Uab Meto
BPS: 0111 0
Uab Metô
Dituturkan diIndonesia, Timor Leste
WilayahTimor Barat, Oecusse
Penutur
800.000 (2009–2011)[1]
Status resmi
Diakui sebagai
bahasa minoritas di
Kode bahasa
ISO 639-3aozkode inklusifMencakup:
aoz  Uab Meto
bkx  Baikeno
Glottologuabm1237
IETFaoz
ELPUab Meto
 Baikeno[2]
BPS (2010)0111 0
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
10
9
8
7
6
5
4
3
2
1
0
EGIDS SIL Ethnologue: C5 DevelopingBahasa Uab Meto dikategorikan sebagai C5 Developing menurut SIL Ethnologue, artinya bahasa ini mengalami peningkatan jumlah penutur dari waktu ke waktu
Referensi: [3]
Lokasi penuturan
500px-Baikeno.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
page1-500px-Metos_cluster_according_to_Edwards_%282020%29.pdf.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta persebaran rumpun Meto di Timor Leste dengan sebagian besar penuturnya terpusat di Distrik Oecusse[4]
Informasi tambahan
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L B PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Bahasa Uab Meto atau Bahasa Dawan atau juga disebut Bahasa Atoni adalah salah satu bahasa anak cabang Austronesia, yang jumlah penuturnya mencapai ±600.000 penutur, yang utamanya dituturkan oleh suku Atoni dan Suku Boti di Pulau Timor. Penutur bahasa Uab Meto dikenal sebagai "suku Dawan" atau "Atoni Pah Meto" yang berarti orang dari tanah kering. Bahasa Uab Meto / Dawan di Oecussi-Ambeno (Timor Leste) banyak dipengaruhi kosakata bahasa Portugis, sedangkan di wilayah Nusa Tenggara Timur, kerap bercampur dengan Bahasa Indonesia.[5]

Bahasa ini mayoritas dipakai oleh masyarakat Timor bagian barat, khususnya di wilayah kabupaten Timor Tengah Selatan (sub-suku Amanuban, Amanatun dan Mollo), Timor Tengah Utara (sub-suku Naibenu, Miomafo, Biboki dan Insana) dan sebagian Kota dan Kabupaten Kupang (sub-suku Kopas, Timaus, Amfoan, Sonba'i dan Nairasis). Bahasa ini juga dipakai oleh masyarakat wilayah kantong Oecussi-Ambeno, dengan sebutan Baikenu atau Baikeno.

Sebuah daftar akan 200 kosakata dasar tersedia di Database Kosakata Dasar Austronesia.[6]Nama-Nama Kerajaan (Sonaf) Suku Dawan Timor Barat:

  1. Sonaf Naimeko oleh Usi Sila Meko
  2. Sonaf Biboki oleh Usboko
  3. Sonaf Insana oleh Usfinit
  4. Bikomi oleh Usi Bana
  5. Sanak oleh Usi Lake dan Usi Ato
  6. Amnatun dan Amnuban

Fonologi

Terdapat tujuh vokal dalam bahasa Uab Meto, yakni /a/, /e/, /ɛ/, /i/, /o/, /ɔ/, /u/. Letak vokoid bahasa Uab Meto dalam artikulator manusia seperti tampak dalam denah berikut.

depan pusat belakang
atas meninggi i u
tengah meninggi e o
tengah merendah ɛ ɔ
bawah merendah a

Bahasa Uab Meto hanya memiliki satu diftong yaitu, /ai/. Diftong ini pun hanya terdapat pada dialek Molo. Dalam dialek lain cenderung diucapkan /e/. Diftong /ai/ merupakan satu kesatuan bunyi luncuran yang menghasilkan satu fonem.

Hanya terdapat sebelas konsonan asli Bahasa Uab Meto. Juga dapat ditemui adanya deretan konsonan dalam bahasa Uab Meto, seperti /kl/, /kt/, /ms/, /tn/, dan /ts/.

Inventoris Konsonan Bahasa Uab Meto
Bibir Bibir-Gigi Ujung Lidah Belakang Lidah Celah Suara
Sengau m n
Hentian b
p t k ʔ
Frikatif f s h
Hamparan Sisi l

Suku kata bahasa Uab Meto pada umumnya bersuku kata dua. Namun terdapat juga kata-kata yang bersuku kata lebih. Dan suku kata ini biasanya berupa suku kata terbuka tetapi karena metatesis, banyak ditemukan pula kata-kata bersuku kata tertutup.

Kelas Kata

Kata-kata bahasa Uab Meto dapat dikelompokkan dalam dua golongan, yaitu kata utama dan kata tugas. Kata utama adalah kata-kata yang dapat menduduki fungsi utama kalimat yakni fungsi subjek, predikat, objek, atau/dan keterangan. Secara semantik, kata-kata ini memiliki makna konseptual, konsepsi artinya dapat diungkapkan secara jelas.

Kata-kata utama ini dapat digolong-golongkan lagi menjadi enam, yaitu nomina, pronomina, verba, adjektiva, numeralia, dan adverbia.

Nomina

Nomina adalah kata-kata utama yang dalam kalimat verbal dapat mendu­duki posisi sebagai subjek, objek, dan pelengkap. Secara semantik, nomina adalah kategori kata yang mengacu kepada manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan, benda tak bernyawa, dan konsep atau pengertian.

Nomina bahasa Uab Meto pada umumnya berupa kata asal (ekamorfemik). Contoh: nasi 'hutan', fane 'mangkuk', tais 'sarung', ai 'api', niti 'gelang' dan ane 'padi'. Di samping nomina ekamorfemik, bahasa Uab Meto juga mengenal nomina polimorfemik sebagai nomina turunan. Nomina turunan ini dibentuk dari bentuk dasar verba, adjektiva, dan nomina itu sendiri dengan afiksasi. Afiks penominal adalah prefiks a-, sufiks -t, sufiks -s, kombinasi antara a-...-t, a-...-s, a-ma-...-s, a-ma-...-t-n, dan a-ma-...-s-in.

Contoh:
sen 'menanam' => asen 'yang menanam'
tonis 'bicara' => atonis 'pembicara'
taʼ 'diam' => ataʼ 'pendiam
tufu 'pukul' => tufus 'hal memukul'
tui 'tulis' => tuis 'tulisan'
mnaha 'makan' => mnahat 'makanan'
susa 'susah' => susat 'kesusahan'
tufu 'pukul' => atufus 'pelaku yang memukul'
tufu 'pukul' => atufusin 'pemukul-pemukul'

'mereka yang memukul'

Aturan penulisan frasa nomina bahasa Uab Meto adalah sebagai berikut, jika nomina sebagai inti frasa nomina = pronomina + nomina + adjektiva.

Pronomina

Pronomina adalah kata-kata yang menggantikan nomina. Pronomina ini dibedakan menjadi tiga, yaitu pronomina persona, penunjuk, dan penanya.

Pronomina Persona

Pronomina persona adalah pronomina yang mengacu kepada nomina insani. Dalam peran komunikasi, pronomina ini dibedakan atas pihak pertama sebagai pembicara, pihak kedua sebagai orang yang diajak berbicara, dan pihak ketiga sebagai orang di luar pihak pertama dan pihak kedua atau sebagai pihak yang dibicarakan. Demikianlah, pronomina persona dibedakan atas orang pertama, orang kedua, dan orang ketiga, masing-masing dalam jumlah tunggal atau jamak. Pronomina pertama jamak ada yang bersifat inklusif dan eksklusif. Disebut inklusif karena pihak pertama sebagai pembicara terhitung yang diajak berbicara, sedangkan eksklusif artinya pihak pertama tidak termasuk yang diajak berbicara.

Pronomina Persona Fungsi
subjek objek pelengkap pemilik proklitik enklitik refleksif
I tunggal au kau kau au ʼ-, u- , -k kuk
jamak eksklusif hai kai kai hai m-, mi- -min, -kai kim
inklusif hit kit kit hit t-, at-, ta- -kit -kin kuk
II tunggal ho ko ko ho m-, mu- -m -ko kum
jamak hi ki ki hi m-, mi- -min kim
III tunggal in in, neki in, neki in n-, an-, na- -n, -na kun
jamak sin sin, nekin sin, nekin sin

Berdasarkan tabel di atas, terlihat bahwa pronomina persona bahasa Uab Meto mempunyai kelas bentuk, yaitu memiliki perubahan bentuk karena perbedaan fungsi. Pronomina persona yang berfungsi sebagai subjek, objek, pelengkap, dan pemilik memiliki makna konseptualnya, yaitu mengacu dan menggantikan nomina insani. Akan tetapi, pronomina persona dalam bentuk klitik tidak mendukung kedaulatan makna konseptual, tetapi hanya sebagai pemarkah pengacu subjek, objek, atau pemilik.

Pronomina persona dalam bentuk klitik tetap mengacu kepada orang, tetapi tidak menggantikan orang. Proklitik pada verba, adjektiva, dan preposisi hanya berfungsi sebagai pemarkah subjek yang tidak memiliki kedaulatan arti tersendiri.

Pronomina persona proklitik terdapat pada frasa nominal posesif. Ia tidak memiliki makna konseptual tersendiri, tetapi semata-mata hanya berfungsi sebagai pemarkah pemilik yang bisa berkategori pronomina persona atau nomina.

Pronomina persaona refleksif adalah pronomina persona yang selalu berkonstruksi dengan verba dan merupakan pasangan yang mengacu kepada pronomina persona sebagai subjek (pelaku). Disebut pronomina persona refleksif karena pronomina persona ini menjadi objek atau sasaran tindakan atas dirinya sendiri. Dengan kata lain tindakan yang dikenakan pada dirinya sendiri.

Pronomina Penanya

Pronomina penanya adalah pronomina yang dipakai sebagai pemarkah pertanyaan dalam kalimat tanya. Pronomina penanya ini tidak begitu banyak jumlahnya, yaitu sekau 'siapa', sa 'apa', onme 'bagaimana', me 'mana', es me 'di mana', ko me 'dari mana', eu me 'ke mana', nak onme 'mengapa', dan leka 'bilamana, kapan'. Pronomina penanya tempat merupakan paduan me 'mana' dengan preposisi sehingga dalam pemakaiannya disesuaikan dengan subjeknya. Jika subjeknya pronomina persona pertama tunggal, preposisi pembentuk kata tanya itu disertai proklitik persona pertama tunggal. Begitu seterusnya sehingga didapatkan pronomina penanya tempat antara lain keo me, neo me, teo me, dan meo me semuanya sebagai penanya terhadap tempat yang dituju (kemana).

Pronomina Penunjuk

Pronomina ini disebut pronomina penunjuk karena pronomina ini bersifat menggantikan sesuatu yang ditunjuk. Pronomina ini dibedakan menjadi dua, yaitu penunjuk ke arah yang jauh, dinyatakan dengan kata leʼna 'itu' dan ke arah yang dekat leʼi 'ini' sering beralomorf i saja.

Numeralia

Numeralia adalah kata-kata yang biasa berkonstruksi dengan nomina yang menyatakan jumlah atau banyaknya maujud nomina itu.

1 mese 6 neʼ
2 nua 7 hitu, hiut
3 tenu, teun 8 fan, faon
4 ha 9 sioʼ
5 nim 0 luman

Di atas adalah bilangan satuan, untuk bilangan belasan dan puluhan di bawah ini.

11 boʼes-am-mese 10 boʼ, boʼes
12 boʼes-am-nua 20 boʼnua
13 boʼes-am-tenu 30 boʼtenu, bo teun
14 boʼes-am-ha 40 boʼha
15 boʼes-am-nim 50 boʼnim
16 boʼes-am-neʼ 60 boʼneʼ
17 boʼes-am-hitu, bo'es-am hiut 70 boʼhitu
18 boʼes-am-fan, bo'es-am faun 80 boʼfan, bo faun
19 boʼes-am-sioʼ 90 boʼsioʼ

Numeralia bahasa Uab Meto memiliki variasi bentuk yang terjadi dengan penghilangan unsur, misalnya mese beralomorf menjadi es dan natun mese beralomorf menjadi nautmes.

Referensi

  1. Uab Meto di Ethnologue (ed. ke-18, 2015)
    Baikeno di Ethnologue (ed. ke-18, 2015)
  2. Endangered Languages Project data for Baikeno.
  3. "Bahasa Uab Meto". www.ethnologue.com (dalam bahasa Inggris). SIL Ethnologue.
  4. Edwards, Owen (2020). Metathesis and Unmetathesis in Amarasi. Berlin: Language Science Press. doi:10.5281/zenodo.3700413. ISBN 978-3-96110-223-5.
  5. Dawan (Uab Meto)
  6. "Uab Meto Wordlist at the Austronesian Basic Vocabulary Database". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-10-29. Diakses tanggal 2013-10-26.

Pranala luar

Aceh-Cam
Gayo-Batak
Sumatra Barat Laut
Melayu
Minangkabau
Melayu Barisan Selatan
Musi
Lampung
Lain-lain

1 Kreol 2 Bahasa isyarat 3 Bahasa isolat 4 Bahasa Pidgin 5 Tidak diklasifikasikan
a juga dituturkan di Malaysia dan/ Brunei Darussalam. • b juga dituturkan di Timor Leste, Papua Nugini dan/ negara-negara Oseania lainnya. Italik: Bahasa punah atau bahasa mati. *Catatan: Kalimantan dan Papua di sini hanya yang termasuk dalam teritori Indonesia.

Lihat pula: Daftar bahasa di Indonesia menurut BPS 2010


120px-Flag_map_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan