Rabu, 30 September 2026
03:35 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang

Paus Marinus I

Paus Gereja Katolik dari tahun 882 hingga 884

Bagikan:
Head of the Catholic Church from 882 to 884Templat:SHORTDESC:Head of the Catholic Church from 882 to 884

Marinus I
Uskup Roma
GerejaGereja Katolik
Awal masa kepausan
16 Desember 882
Akhir masa kepausan
15 Mei 884
PendahuluYohanes VIII
PenerusAdrianus III
Informasi pribadi
Lahir830
Gallese, Negara Kepausan
Meninggal15 Mei 884 (umur c. 54 tahun)
Roma, Negara Kepausan[1]
Jabatan sebelumnya
Uskup Caere
Paus lainnya yang bernama Marinus

Paus Marinus I (/məˈraɪnəs/ mə-RY-nəs; meninggal 15 Mei 884) adalah uskup Roma dan penguasa Negara Kepausan dari tahun 882 hingga kematiannya pada 15 Mei 884. Yang kontroversial pada saat itu, ia sudah menjadi uskup ketika dia menjadi paus, dan telah menjabat sebagai legatus kepausan untuk Konstantinopel. Ia juga secara keliru disebut Paus Martinus II (Latin: Martinus II) yang menyebabkan Paus Martinus kedua mengambil nama Martinus IV. [2]

Kehidupan Awal

Marinus dilahirkan di Gallese, sebuah kota kecil yang terletak di dekat Roma, Italia. Tanggal kelahirannya tidak diketahui secara pasti, tetapi ia berasal dari keluarga yang saleh dan setia kepada ajaran Gereja. Ia menjadi diakon dan imam pada usia yang masih muda, dikenal karena kesalehannya, kebijaksanaannya, dan semangatnya untuk melayani Tuhan.

Marinus ditahbiskan sebagai Uskup Caere (sekarang Cerveteri) sebelum diangkat menjadi Paus. Jabatan uskup ini dipegangnya selama bertahun-tahun, di mana ia menunjukkan kepemimpinan yang kuat dalam menjaga keutuhan iman dan menegakkan otoritas Gereja.

Pemilihan sebagai Paus

Setelah wafatnya Paus Yohanes VIII, yang meninggal dalam keadaan penuh kontroversi, Marinus dipilih sebagai Paus oleh para kardinal. Pemilihannya terjadi pada saat Gereja sedang menghadapi ancaman eksternal, termasuk serangan dari bangsa Saracen, serta ketegangan internal akibat konflik politik di Kekaisaran Romawi Suci.

Pemilihannya juga menandai pelanggaran hukum kanonik, karena ia telah ditahbiskan sebagai uskup dari keuskupan lain. Dalam hukum Gereja, seorang uskup biasanya tidak boleh memimpin keuskupan lain. Namun, situasi darurat dan kebutuhan akan seorang pemimpin yang bijaksana membuat para kardinal mengesampingkan aturan tersebut.

Kepausan

Masa kepausan Marinus I berlangsung selama kurang dari dua tahun, tetapi kepemimpinannya dikenang karena beberapa tindakan penting. Ia dikenal karena usahanya untuk memperkuat hubungan antara Gereja Roma dan Kekaisaran Romawi Suci. Marinus memberikan dukungannya kepada Kaisar Karl III yang Gemuk, meskipun hubungan ini tidak selalu mulus akibat intrik politik.

Reformasi Gereja

Marinus I berusaha untuk melanjutkan reformasi Gereja yang telah dimulai oleh pendahulunya. Ia berupaya memerangi korupsi di kalangan klerus, memperkuat disiplin gerejawi, dan melindungi properti Gereja dari penyalahgunaan.

Hubungan dengan Patriarkat Konstantinopel

Salah satu tantangan besar yang dihadapi oleh Paus Marinus I adalah ketegangan dengan Patriarkat Konstantinopel, yang dipimpin oleh Fotius I. Perselisihan ini terkait dengan Skisma Fotius, yang telah memecah Gereja Timur dan Barat. Marinus mencoba untuk memulihkan hubungan dengan Konstantinopel, tetapi usahanya menghadapi hambatan besar karena perbedaan doktrin dan politik.

Perlindungan terhadap Roma

Marinus I juga dikenal karena usahanya dalam melindungi kota Roma dari serangan bangsa Saracen, yang sering kali mengancam keamanan kota dan umat Kristen. Ia bekerja sama dengan para penguasa lokal untuk memperkuat pertahanan kota, meskipun keterbatasan sumber daya membuat hasilnya tidak selalu memadai.

Wafat dan Warisan

Paus Marinus I wafat pada tanggal 15 Mei 884 setelah menderita penyakit yang tidak diketahui secara pasti. Ia dimakamkan di Basilika Santo Petrus, Roma, tempat peristirahatan banyak Paus lainnya.

Kepausannya yang singkat memberikan warisan berupa upaya untuk memperbaiki hubungan Gereja dengan kekuatan politik dan spiritual lainnya. Meskipun menghadapi banyak tantangan, Marinus dikenang sebagai seorang pemimpin yang setia kepada iman dan tugasnya sebagai penerus Santo Petrus.

Kontroversi Nama

Setelah kematiannya, Marinus I sering kali mengalami kebingungan identitas dalam catatan sejarah Gereja. Beberapa catatan menganggapnya sebagai Paus Martinus II, akibat kesalahan transkripsi dalam dokumen kuno. Hal ini menciptakan ketidakpastian dalam urutan Paus yang sebenarnya.

Penghormatan

Meskipun ia tidak dikanonisasi sebagai santo, Marinus I dihormati oleh sebagian umat Kristen karena integritasnya dalam menghadapi masa-masa sulit. Kehidupan dan masa kepemimpinannya menjadi pengingat akan pentingnya kesetiaan kepada Tuhan, bahkan di tengah kesulitan besar.

Didahului oleh:
Yohanes VIII
Paus
882 – 884
Diteruskan oleh:
Adrianus III

Referensi

  1. ↑ The Editors of Encyclopædia Britannica. "Marinus I". Encyclopædia Britannica. Diakses tanggal 30 Agustus 2016.{{cite encyclopedia}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Mann, Horace (1910). "Pope Marinus I". Dalam Herbermann, Charles (ed.). Catholic Encyclopedia. Vol. 9. New York: Robert Appleton Company. Diakses tanggal Februari 23, 2026. In some of the catalogues the name Marinus was through a mistake changed into Martinus, so that Marinus I and II appear as Martinus II and III. Consequently when Simon de Brie became Pope he called himself Martinus IV.{{cite encyclopedia}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  1. Mann, Horace K. The Lives of the Popes in the Early Middle Ages.
  2. Duffy, Eamon. Saints and Sinners: A History of the Popes.
  3. Kelly, J. N. D. The Oxford Dictionary of Popes.
Abad ke-1
s.d. ke-4
Abad ke-5
s.d. ke-8
Abad ke-9
s.d. ke-12
Abad ke-13
s.d. ke-16
Abad ke-17
s.d. ke-20
Abad ke-21
Sejarah
Zaman Klasik dan
Abad Pertengahan Awal
Abad Pertengahan
Puncak dan Akhir
Zaman Modern
Awal dan Puncak
Ikon rintisan

Artikel bertopik Paus dalam Gereja Katolik Roma ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan