Minggu, 20 September 2026
22:11 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Mikhail Gorbachev

Mikhail Gorbachev

Sekretaris Jenderal Partai Komunis Uni Soviet

"Gorbachev" beralih ke halaman ini. Untuk tokoh lain bernama sama, lihat Gorbachev (nama keluarga).
Mikhail Gorbachev
Михаил Горбачёв
Foto wajah Gorbachev sedang berbicara dan menghadap ke kanan
Gorbachev pada 1987
Presiden Uni Soviet
Masa jabatan
15 Maret 1990 –25 Desember 1991[a]
Perdana menteriNikolai Ryzhkov (sebagai Perdana Menteri)
Valentin Pavlov
Ivan Silayev (de facto)
Wakil PresidenGennady Yanayev[b]
PendahuluDirinya sendiri sebagai Ketua Majelis Agung
PenggantiJabatan dihapuskan[c]
Sekretaris Jenderal Partai Komunis Uni Soviet
Masa jabatan
11 Maret 1985 –24 Agustus 1991[d]
WakilVladimir Ivashko
PendahuluKonstantin Chernenko
PenggantiVladimir Ivashko (penjabat)
Ketua Majelis Agung Uni Soviet
Masa jabatan
25 Mei 1989 –15 Maret 1990
Perdana MenteriNikolai Ryzhkov
WakilAnatoly Lukyanov
Pendahulu
Dirinya sendiri sebagai Ketua Presidium Majelis Agung
PenggantiAnatoly Lukyanov[e]
Ketua Presidium Majelis Agung Uni Soviet
Masa jabatan
1 Oktober 1988 –25 Mei 1989
Perdana MenteriNikolai Ryzhkov
PendahuluAndrei Gromyko
Pengganti
Dirinya sendiri sebagai Ketua Majelis Agung
Jabatan lainnya
Ketua Bersama Uni Sosial Demokrat [en]
Masa jabatan
11 Maret 2000[f] –15 November 2017
PendahuluPartai didirikan
PenggantiPartai dibubarkan
Sekretaris Kedua Partai Komunis Uni Soviet
Masa jabatan
9 Februari 1984 –10 Maret 1985
PendahuluKonstantin Chernenko
PenggantiYegor Ligachyov [en]
Informasi pribadi
Lahir(1931-03-02)2 Maret 1931
Privolnoye, Krai Kaukasus Utara, RSFS Rusia, Uni Soviet
Meninggal30 Agustus 2022(2022-08-30) (umur 91)
Moskwa, Rusia
MakamPemakaman Novodevichy
Partai politik
Suami/istri
(m. 1953;meninggal 1999)
Anak1
PendidikanUniversitas Negeri Moskwa
Tanda tangan
Situs webSitus web resmi
Direkam 2012
Keanggotaan lembaga pusat
  • 1980–1991: Anggota Politbiro ke-25, 26, 27, dan 28
  • 1979–1980: Calon anggota Politbiro ke-25
  • 1978–1991: Anggota Sekretariat ke-25, 26, 27, dan 28
  • 1971–1991: Anggota Komite Sentral ke-24, 25, 26, 27, dan 28
Jabatan lain yang pernah diemban
Pemimpin Uni Soviet
  • Chernenko
  • Tidak ada (pemegang jabatan terakhir)

Mikhail Sergeyevich Gorbachev[g][h] (2 Maret 1931 – 30 Agustus 2022) adalah politikus Uni Soviet dan Rusia yang menjadi pemimpin terakhir Uni Soviet dari tahun 1985 hingga pembubaran negara tersebut pada tahun 1991. Ia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Komunis sejak tahun 1985, sekaligus sebagai kepala negara mulai 1988.[i] Dari segi ideologi, ia awalnya menganut Marxisme–Leninisme, tetapi beralih ke arah Demokrasi sosial menjelang awal dekade 1990-an.

Gorbachev lahir di Privolnoye, Krai Kaukasus Utara, dari keluarga petani berdarah campuran Rusia dan Ukraina. Masa mudanya berlangsung di bawah pemerintahan Josef Stalin. Pada masa remajanya, Gorbachev mengoperasikan pemanen kombinasi di pertanian kolektif, sebelum akhirnya bergabung dengan Partai Komunis Uni Soviet, yang kala itu memerintah Uni Soviet sebagai negara satu partai. Sewaktu menempuh pendidikan di Universitas Negeri Moskwa, ia menikah dengan sesama mahasiswa, Raisa Gorbacheva, pada tahun 1953 dan meraih gelar sarjana hukum pada tahun 1955. Setelah pindah ke Stavropol, ia bekerja untuk organisasi pemuda Komsomol. Sepeninggal Stalin, ia menjadi pendukung setia reformasi destalinisasi yang digagas pemimpin Soviet, Nikita Khrushchev. Gorbachev diangkat sebagai sekretaris pertama komite partai regional di Stavropol pada tahun 1970 dan mengawasi langsung proyek pembangunan Kanal Stavropol Raya [en]. Pada tahun 1978, Gorbachev kembali ke Moskwa untuk menjabat sebagai sekretaris Komite Sentral partai. Setahun berselang, ia bergabung dengan Politbiro (periode ke-25) sebagai anggota tanpa hak suara, sebelum resmi menjadi anggota penuh berhak suara pada tahun 1980.

Tiga tahun pascakematian pemimpin Soviet Leonid Brezhnev serta menyusul singkatnya masa kepemimpinan Yuri Andropov dan Konstantin Chernenko, Politbiro memilih Gorbachev sebagai sekretaris jenderal pada tahun 1985. Kendati berkomitmen mempertahankan negara Soviet dan prinsip-prinsip Marxisme–Leninisme, Gorbachev meyakini bahwa reformasi besar mutlak diperlukan demi kelangsungan hidup negara. Ia menarik mundur pasukan [en] dari Perang Soviet–Afganistan serta menggelar serangkaian pertemuan tingkat tinggi dengan Presiden Amerika Serikat Ronald Reagan guna membatasi senjata nuklir dan mengakhiri Perang Dingin. Di dalam negeri, kebijakan glasnost (keterbukaan) dan demokratizatsiya (demokratisasi) yang dicanangkannya membuka ruang lebih luas bagi kebebasan berbicara serta kebebasan pers. Sementara itu, kebijakan perestroika (restrukturisasi) diarahkan untuk mendesentralisasikan pengambilan keputusan ekonomi guna mendongkrak efisiensi. Pada akhirnya, langkah-langkah Demokratisasi serta pembentukan lembaga perwakilan terpilih, Kongres Perwakilan Rakyat Uni Soviet, justru meruntuhkan tatanan negara satu partai. Ketika berbagai negara anggota Pakta Warsawa meninggalkan sistem pemerintahan Marxis–Leninis pada 1989, Gorbachev menolak melakukan intervensi militer. Menguatnya sentimen Nasionalisme di berbagai republik bagian mulai mengancam keutuhan Uni Soviet hingga memicu kubu garis keras di tubuh partai melancarkan upaya kudeta yang gagal terhadapnya pada Agustus 1991. Buntut dari peristiwa kudeta tersebut, Uni Soviet akhirnya resmi bubar di luar kehendak Gorbachev.

Setelah meletakkan jabatan presiden, ia mendirikan Yayasan Gorbachev, tampil sebagai pengkritik vokal terhadap Presiden Rusia Boris Yeltsin maupun Vladimir Putin, serta giat mengampanyekan gerakan sosial-demokrat di Rusia. Tergolong sebagai salah seorang tokoh paling berpengaruh pada paruh kedua abad ke-20, sosok Gorbachev tetap menuai kontroversi. Sebagai penerima beragam penghargaan bergengsi, termasuk Penghargaan Perdamaian Nobel, ia menuai pujian luas atas perannya mengakhiri Perang Dingin, membuka kebebasan politik dan ekonomi baru di Uni Soviet serta membiarkan runtuhnya rezim-rezim Marxis–Leninis di kawasan Eropa Timur dan Tengah hingga terwujudnya penyatuan kembali Jerman. Sebaliknya, para pengkritik menilainya telah melemahkan pengaruh global Rusia dan memicu kehancuran ekonomi di negara tersebut [en].

Kehidupan awal dan pendidikan

1931–1950: masa kanak-kanak dan remaja

250px-%D0%9C%D0%B8%D1%88%D0%B0_%D0%93%D0%BE%D1%80%D0%B1%D0%B0%D1%87%D1%91%D0%B2_%D1%81_%D0%B4%D0%B5%D0%B4%D0%BE%D0%BC_%D0%9F%D0%B0%D0%BD%D1%82%D0%B5%D0%BB%D0%B5%D0%B5%D0%BC_%D0%B8_%D0%B1%D0%B0%D0%B1%D1%83%D1%88%D0%BA%D0%BE%D0%B9_%D0%92%D0%B0%D1%81%D0%B8%D0%BB%D0%B8%D1%81%D0%BE%D0%B9.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gorbachev bersama kakek dan nenek dari pihak ibunya yang beretnis Ukraina, akhir dekade 1930-an

Templat:Mikhail Gorbachev series Mikhail Sergeyevich Gorbachev lahir pada 2 Maret 1931 di Privolnoye, desa yang kala itu termasuk dalam Krai Kaukasus Utara [en], RSFS Rusia, Uni Soviet, dan kini berada di wilayah Distrik Krasnogvardeysky [en], Krai Stavropol.[4] Pada masa itu, penduduk Privolnoye terbagi antara orang Rusia dan etnis Ukraina.[5] Keluarga dari pihak sang ayah beretnis Rusia dan telah berpindah dari Voronezh beberapa generasi sebelumnya, sedangkan keluarga dari pihak sang ibu beretnis Ukraina yang bermigrasi dari Chernigov.[6] Orang tua Gorbachev, Sergey Andreyevich Gorbachev dan Maria Panteleyevna Gorbacheva (nama gadis Gopkalo), menamainya Viktor saat lahir. Kendati demikian, atas desakan Maria Gorbachev menjalani pembaptisan rahasia dan dibaptis dengan nama Mikhail oleh ayah Sergey.[7] Hubungan Gorbachev dengan Sergey terjalin erat sedangkan Maria bersikap dingin dan suka menghukum.[8] Pasangan ini hidup miskin[9] sebagai petani.[10] Keduanya menikah saat masih berusia remaja pada tahun 1928.[11] Sesuai tradisi setempat, Sergey dan Maria mulanya tinggal di rumah ayah Sergey, sebuah gubuk berdinding bata lumpur, sebelum dapat membangun gubuk sendiri.[12]

Uni Soviet saat itu adalah negara satu partai yang diperintah oleh Partai Komunis di bawah pimpinan Joseph Stalin. Stalin memprakarsai proyek kolektivisasi pedesaan massal untuk mengubah negara tersebut menjadi masyarakat sosialis.[13] Ayah Maria bergabung dengan Partai Komunis pada tahun 1928 dan ikut mendirikan Kolkhoz pertama di Privolnoye pada tahun berikutnya, lalu menjadi ketuanya.[14] Kolkhoz tersebut berjarak 19 kilometer (12 mil) di luar Privolnoye. Pada usia tiga tahun, Gorbachev meninggalkan rumah orang tuanya dan pindah ke kolkhoz tersebut untuk tinggal bersama orang tua Maria.[15]

Dua paman dan seorang bibi Gorbachev dari pihak ayah meninggal dalam kelaparan Soviet 1930–1933.[16] Peristiwa ini disusul oleh Pembersihan Besar-Besaran, ketika orang-orang yang dituduh sebagai "musuh rakyat" diasingkan ke kamp kerja paksa atau dieksekusi. Kedua kakek Gorbachev pernah menjalani hukuman di kamp kerja paksa.[17] Setelah dibebaskan pada Desember 1938, ayah Maria menceritakan penyiksaan yang dialaminya oleh polisi rahasia, sebuah kisah yang memengaruhi Gorbachev.[18]

Selama Perang Dunia II, Tentara Jerman mulai menginvasi Uni Soviet pada Juni 1941 dan menduduki Privolnoye selama empat setengah bulan pada tahun berikutnya.[19] Sergey bertempur di garis depan. Ia sempat keliru dinyatakan gugur dalam perang dan turut bertempur dalam Pertempuran Kursk pada tahun 1943 sebelum akhirnya pulang ke keluarganya dalam keadaan terluka.[20] Seusai perang, Sergey dan Maria dikaruniai putra kedua Aleksandr pada tahun 1947. Gorbachev dan Aleksandr adalah anak-anak mereka satu-satunya.[11]

Sekolah di Privolnoye ditutup hampir di sepanjang masa perang dan baru dibuka kembali pada musim gugur 1944.[21] Gorbachev sebenarnya enggan kembali bersekolah, tetapi ia berprestasi secara akademis saat mulai belajar lagi.[22] Ia gemar membaca dengan lahap, mulai dari novel-novel Barat karya Thomas Mayne Reid hingga karya-karya Vissarion Belinsky, Alexander Pushkin, Nikolai Gogol, dan Mikhail Lermontov.[23] Pada tahun 1946, Gorbachev bergabung dengan Komsomol, organisasi kepemudaan politik Soviet. Ia menjadi pemimpin kelompok setempat, lalu terpilih masuk ke dalam komite Komsomol tingkat distrik.[24] Dari sekolah dasar, ia pindah ke sekolah menengah di Molotovskoye [en]. Ia tinggal di sana pada hari kerja dan berjalan kaki sejauh 19 km (12 mi) untuk pulang ke rumah setiap akhir pekan.[25] Selain menjadi anggota perkumpulan sandiwara sekolah,[26] Gorbachev mengorganisasi berbagai kegiatan olahraga dan sosial serta memimpin kelas senam pagi di sekolahnya.[27] Selama lima musim panas berturut-turut sejak tahun 1946, ia pulang ke rumah untuk membantu Sergey mengoperasikan mesin penuai-perontok. Pada musim-musim panas tersebut, mereka terkadang bekerja hingga 20 jam sehari.[28] Pada tahun 1948, mereka berhasil memanen lebih dari 800 ton metrik (1.800.000 pon) biji-bijian, sebuah pencapaian yang membuat Sergey dianugerahi Bintang Lenin. Pada tahun berikutnya, Gorbachev dianugerahi Bintang Panji Merah Buruh.[29][30][31]

1950–1955: masa perkuliahan

250px-Gorbachev_and_classmates_Moscow_1952.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gorbachev (paling kanan) bersama rekan-rekan sekelasnya di Fakultas Hukum Universitas Negeri Moskwa, 1952

Saya memandangnya sebagai suatu kehormatan besar untuk menjadi anggota Partai Komunis Bolshevik yang sangat maju dan benar-benar revolusioner. Saya berjanji akan setia pada perjuangan agung Lenin dan Stalin, serta membaktikan seluruh hidup saya bagi perjuangan partai demi Komunisme.

Surat permohonan Gorbachev untuk menjadi anggota Partai Komunis, 1950[32]

Pada Juni 1950, Gorbachev menjadi calon anggota Partai Komunis.[32] Ia mendaftar ke fakultas hukum di Universitas Negeri Moskwa (MSU), universitas paling terkemuka di Uni Soviet saat itu. Pihak universitas menerimanya tanpa tes masuk, kemungkinan besar berkat asal-usulnya dari kalangan buruh-tani serta tanda kehormatan Bintang Panji Merah Buruh yang dimilikinya.[33] Pilihannya untuk menekuni bidang hukum tergolong tidak lazim karena bidang tersebut kurang dipandang dalam masyarakat Soviet kala itu.[34] Pada usia 19 tahun, ia naik kereta menuju Moskwa, yang menjadi kali pertama baginya meninggalkan daerah asalnya.[35]

Di Moskwa, Gorbachev tinggal bersama rekan-rekan sesama mahasiswa MSU di asrama Distrik Sokolniki.[36] Ia sempat merasa canggung berhadapan dengan rekan-rekannya yang berasal dari perkotaan, tetapi segera dapat membaur.[37] Teman-teman kuliahnya mengenang Gorbachev sebagai pribadi yang belajar sangat tekun, bahkan kerap hingga larut malam.[38] Ia dikenal piawai menjadi penengah saat timbul perselisihan[39] dan vokal di kelas. Kendati demikian, ia cenderung menyimpan pandangan pribadinya rapat-rapat. Sebagai contoh, ia hanya mengungkapkan kepada beberapa mahasiswa kepercayaannya mengenai penolakannya terhadap norma yurisprudensi Soviet bahwa pengakuan bersalah membuktikan kejahatan, dengan menegaskan bahwa pengakuan bisa saja diperoleh melalui paksaan.[40] Semasa kuliahnya, kampanye antisemit merebak di seantero Uni Soviet dan berpuncak pada Konspirasi para dokter [en]. Dalam situasi tersebut, Gorbachev secara terbuka membela Volodya Liberman, seorang mahasiswa Yahudi yang dituduh tidak setia.[41]

Di MSU, Gorbachev menjadi ketua Komsomol untuk angkatannya, lalu menjabat sebagai wakil sekretaris Komsomol bidang agitasi dan propaganda di fakultas hukum.[42] Salah satu tugas Komsomol pertamanya di Moskwa adalah memantau pemungutan suara di Distrik Presnensky [en] guna memastikan tingkat partisipasi pemilih mendekati seratus persen. Gorbachev mendapati bahwa sebagian besar warga memberikan suara "karena takut".[43] Pada tahun 1952, ia resmi diangkat sebagai anggota penuh Partai Komunis.[44] Ia ditugasi mengawasi sesama mahasiswa dari kemungkinan tindakan subversi. Sejumlah rekannya menuturkan bahwa tugas itu ia jalankan seperlunya saja dan mereka memercayai Gorbachev untuk merahasiakan informasi sensitif dari pihak berwenang.[45] Gorbachev bersahabat dekat dengan Zdeněk Mlynář, mahasiswa asal Cekoslowakia yang kelak menjadi ideolog utama gerakan Musim Semi Praha 1968. Mlynář mengenang bahwa mereka berdua tetap teguh sebagai penganut Marxisme–Leninisme kendati makin mengkhawatirkan sistem stalinisme.[46] Setelah Stalin wafat pada Maret 1953, Gorbachev dan Mlynář ikut bergabung bersama kerumunan massa yang hendak melayat jenazah Stalin yang disemayamkan.[47]

Di MSU pula Gorbachev berkenalan dengan Raisa Titarenko, mahasiswi di jurusan filsafat universitas tersebut.[48] Raisa sempat bertunangan dengan pria lain, tetapi setelah pertunangan itu kandas, ia mulai menjalin hubungan dengan Gorbachev.[49] Keduanya kerap menghabiskan waktu bersama dengan mengunjungi toko buku, museum, dan pameran seni.[50] Pada awal 1953, Gorbachev menjalani magang di kantor kejaksaan distrik Molotovskoye, tetapi ia dibuat kesal oleh ketidakbecusan dan arogansi para pegawai di sana.[51] Pada musim panas tahun itu, ia kembali ke Privolnoye untuk membantu ayahnya saat musim panen. Penghasilan yang ia peroleh dari pekerjaan tersebut memungkinkannya membiayai pernikahannya.[52] Pada 25 September 1953, Gorbachev dan Raisa mencatatkan pernikahan mereka di Kantor Pencatatan Sipil Sokolniki,[52] lalu pindah bersama ke asrama Bukit Lenin pada Oktober.[53] Raisa kemudian diketahui mengandung. Kendati pasangan ini ingin mempertahankan sang anak, Raisa jatuh sakit sehingga kandungannya terpaksa digugurkan.[54]

Pada Juni 1955, Gorbachev lulus dengan predikat memuaskan.[55] Karya ilmiah akhirnya membahas keunggulan "demokrasi sosialis" atas "demokrasi borjuis" (demokrasi liberal).[56] Ia kemudian ditempatkan di kantor Kejaksaan Soviet, yang saat itu tengah berfokus merehabilitasi para korban tak bersalah dari pembersihan Stalin. Namun, kantor tersebut ternyata tidak memiliki lowongan pekerjaan untuknya.[57] Ia lantas mendapat tawaran untuk mengikuti program pascasarjana di MSU dengan peminatan hukum kolkhoz, tetapi tawaran itu ia tolak.[58] Gorbachev sebenarnya ingin tetap tinggal di Moskwa, tempat Raisa tengah menempuh program doktor. Kendati demikian, ia justru memperoleh pekerjaan di Stavropol, sehingga Raisa meninggalkan studinya demi mendampinginya di sana.[59]

Karier awal di Partai Komunis

1955–1969: Komsomol Stavropol

250px-Stavropol._Mikhail_Gorbachev%2C_his_wife_and_daughter_in_1964.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gorbachev bersama sang istri (paling kanan) dan putrinya di Stavropol, 1964

Pada Agustus 1955, Gorbachev mulai bekerja di kantor kejaksaan wilayah Stavropol. Namun, karena tidak menyukai pekerjaan tersebut, ia mengajukan mutasi ke Komsomol[60] hingga diangkat menjadi wakil direktur departemen agitasi dan propaganda Komsomol untuk wilayah tersebut.[61] Selama memangku jabatan ini, ia mengunjungi desa-desa di kawasan tersebut dan berupaya memperbaiki taraf hidup warganya. Ia juga membentuk kelompok diskusi di Gorkaya Balka guna membantu warga tani setempat memperluas hubungan sosial.[62]

Gorbachev dan sang istri Raisa awalnya menyewa kamar kecil di Stavropol.[63] Mereka rutin berjalan-jalan sore keliling kota dan mendaki di kawasan pedesaan pada akhir pekan.[64] Pada Januari 1957, Raisa melahirkan seorang putri bernama Irina,[65] dan pada tahun 1958 mereka pindah ke hunian dua kamar di apartemen komunal.[66] Pada tahun 1961, Gorbachev menempuh pendidikan untuk meraih gelar kedua di bidang produksi pertanian. Ia mengikuti kursus korespondensi [en] di Institut Pertanian Stavropol setempat hingga memperoleh ijazah pada tahun 1967.[67] Raisa juga menempuh pendidikan lanjutan hingga meraih gelar doktor sosiologi pada tahun 1967 dari Universitas Pedagogis Negeri Moskwa [en].[68] Selama tinggal di Stavropol, ia turut bergabung dengan Partai Komunis.[69]

Kepemimpinan Uni Soviet beralih dari Stalin kepada Nikita Khrushchev. Dalam pidato pada Februari 1956 [en], Khrushchev mengecam Stalin beserta kultus individunya, lalu meluncurkan gerakan de-Stalinisasi di segenap lapisan masyarakat Soviet.[70] Di kemudian hari, penulis biografi William Taubman menilai bahwa Gorbachev mencerminkan semangat reformis era Khrushchev.[71] Gorbachev tergolong pihak yang memandang diri mereka sebagai Marxis sejati atau Leninis sejati.[72] Ia turut menyebarluaskan gagasan anti-Stalinis Khrushchev di Stavropol, kendati ia menghadapi banyak pihak yang masih menganggap Stalin sebagai pahlawan dan memuji tindakan pembersihan politiknya sebagai langkah yang adil.[73]

Karier Gorbachev di jajaran birokrasi daerah terus menanjak.[74] Pihak berwenang menganggapnya dapat diandalkan secara politik.[75] Ia juga kerap mengambil hati atasannya, salah satunya dengan menarik simpati politikus lokal terkemuka Fyodor Kulakov.[76] Berkat kelihaiannya mengungguli para pesaing, sebagian rekannya merasa iri atas kesuksesan tersebut.[77] Pada September 1956, ia dipromosikan menjadi Sekretaris Pertama Komsomol Kota Stavropol yang memberinya wewenang memimpin organisasi itu.[78] Pada April 1958, ia diangkat menjadi wakil kepala Komsomol untuk seluruh wilayah Stavropol.[79] Gorbachev juga memperoleh fasilitas tempat tinggal yang lebih baik, yakni flat dua kamar yang dilengkapi dapur, toilet, dan kamar mandi pribadi.[80] Di Stavropol, ia mendirikan klub diskusi bagi kaum muda[81] serta menggerakkan pemuda setempat untuk berpartisipasi dalam kampanye pertanian dan pembangunan yang dicanangkan Khrushchev.[82]

250px-Bundesarchiv_Bild_183-1986-1126-307%2C_LPG_Gol%C3%9Fen%2C_Besuch_durch_KPdSU_Delegation.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gorbachev saat berkunjung ke Jerman Timur pada 1966

Pada Maret 1961, Gorbachev menjabat sebagai Sekretaris Pertama Komsomol tingkat daerah.[83] Dalam posisi ini, ia berupaya khusus menunjuk kaum perempuan sebagai pemimpin di tingkat kota dan distrik.[84] Pada tahun yang sama, Gorbachev menjadi tuan rumah bagi delegasi Italia yang menghadiri Festival Pemuda Sedunia [en] di Moskwa.[85] Pada Oktober 1961, ia menghadiri Kongres Partai Komunis Uni Soviet ke-22.[86] Pada Januari 1963, ia dipromosikan sebagai kepala personalia komite pertanian partai di tingkat daerah,[87] dan pada September 1966 diangkat menjadi Sekretaris Pertama Organisasi Partai Kota Stavropol (Gorkom).[88] Menjelang tahun 1968, ia mulai merasa jenuh dan frustrasi dengan pekerjaannya, terutama karena reformasi Khrushchev mandek atau diputarbalikkan, hingga sempat berniat meninggalkan dunia politik untuk berkarier di ranah akademis.[89] Kendati demikian, pada Agustus 1968 ia ditunjuk sebagai Sekretaris Kedua Kraikom Stavropol. Jabatan ini menjadikannya wakil Sekretaris Pertama Leonid Yefremov sekaligus tokoh paling senior kedua di Krai Stavropol.[90] Pada tahun 1969 ia terpilih sebagai anggota Soviet Tertinggi Uni Soviet dan diangkat menjadi anggota Komisi Tetap Perlindungan Lingkungan.[91]

Setelah mengantongi izin bepergian ke negara-negara Blok Timur Gorbachev bergabung dalam delegasi yang melawat ke Jerman Timur pada tahun 1966 serta mengunjungi Bulgaria pada tahun 1969 dan 1974.[92] Pada Agustus 1968 Uni Soviet memimpin invasi ke Cekoslowakia guna mengakhiri Musim Semi Praha. Kendati kelak mengaku sempat memendam keraguan pribadi terhadap invasi tersebut Gorbachev mendukungnya secara terbuka.[93] Pada September 1969 ia menjadi bagian dari delegasi Soviet yang dikirim ke Cekoslowakia tempat ia mendapati masyarakat setempat sebagian besar bersikap dingin dan tidak ramah.[94] Pada tahun itu pula otoritas Soviet memerintahkannya menghukum Fagim B. Sadygov seorang profesor filsafat di institut pertanian Stavropol yang pemikirannya dinilai mengkritik kebijakan pertanian Soviet. Gorbachev memastikan Sadykov diberhentikan dari kegiatan mengajar ia mengabaikan desakan agar sang profesor dijatuhi hukuman yang lebih berat.[95] Gorbachev kelak menuturkan bahwa ia sangat terpukul oleh peristiwa tersebut dan merasa hati nuraninya tersiksa karena turut mengawasi penindasan terhadap Sadykov.[96]

1970–1977: memimpin wilayah Stavropol

250px-Stavropol._Celebrating_the_200th_anniversary_of_the_city._Gorbachev_M.S.%2C_Suslov_M.A._1978.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gorbachev dan Suslov dalam perayaan hari jadi Kota Stavropol ke-200 pada 1978

Pada April 1970, Yefremov dipromosikan ke jabatan yang lebih tinggi di Moskwa dan Gorbachev menggantikannya sebagai Sekretaris Pertama kraikom Stavropol. Jabatan ini memberi Gorbachev wewenang besar atas wilayah Stavropol.[97] Kelayakannya untuk menduduki posisi tersebut telah disaring oleh para petinggi Kremlin, dan keputusan pengangkatannya disampaikan langsung oleh pemimpin Soviet, Leonid Brezhnev.[98] Pada usia 39 tahun, ia terhitung jauh lebih muda daripada para pendahulunya.[99] Selaku pimpinan wilayah Stavropol, ia secara otomatis menjadi anggota Komite Sentral Partai Komunis Uni Soviet (periode ke-24 [en]) pada tahun 1971.[100] Menurut penulis biografi Zhores Medvedev, Gorbachev "kini telah bergabung dengan jajaran super-elit Partai".[101] Sebagai pemimpin regional, Gorbachev awalnya menganggap kegagalan ekonomi dan bidang lainnya bersumber dari "ketidakefisienan dan ketidakcakapan kader, kelemahan struktur manajemen, atau celah dalam undang-undang". Namun, ia pada akhirnya berkesimpulan bahwa masalah-masalah tersebut diakibatkan oleh pemusatan pengambilan keputusan yang berlebihan di Moskwa.[102] Ia mulai membaca terjemahan karya-karya terlarang karya para pemikir Marxis Barat, seperti Antonio Gramsci, Louis Aragon, Roger Garaudy, dan Giuseppe Boffa [en], yang kemudian memengaruhi pandangannya.[102]

250px-Stavropol_region._Gorbachev_M.S._construction_of_the_Great_Stavropol_Canal.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gorbachev meninjau pembangunan Kanal Besar Stavropol
250px-%D0%9C%D0%B8%D1%85%D0%B0%D0%B8%D0%BB_%D0%93%D0%BE%D1%80%D0%B1%D0%B0%D1%87%D0%B5%D0%B2_%D0%B8_%D0%AE%D1%80%D0%B8%D0%B9_%D0%90%D0%BD%D0%B4%D1%80%D0%BE%D0%BF%D0%BE%D0%B2_%281973%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gorbachev (kanan) bersama mentornya, Yuri Andropov, pada 1973

Tugas utama Gorbachev sebagai pemimpin regional adalah meningkatkan produksi pertanian, tugas yang sempat terkendala oleh kekeringan parah pada tahun 1975 dan 1976.[103] Ia mengawasi perluasan sistem irigasi melalui pembangunan Kanal Besar Stavropol.[104] Atas keberhasilannya memimpin pencapaian rekor panen biji-bijian di distrik Ipatovsky [en], Brezhnev menganugerahinya Bintang Revolusi Oktober dalam upacara di Moskwa pada Maret 1972.[105] Gorbachev terus berupaya menjaga kepercayaan Brezhnev.[106] Selaku pimpinan daerah, ia berulang kali memuji Brezhnev dalam berbagai pidatonya, antara lain dengan menyebutnya sebagai "negarawan terkemuka pada zaman kita".[107] Gorbachev dan sang istri berlibur ke Moskwa Leningrad Uzbekistan, serta tempat-tempat peristirahatan di Kaukasus Utara.[108] Ia juga berlibur bersama kepala KGB, Yuri Andropov, yang menaruh simpati kepadanya dan menjadi pelindung penting bagi kariernya.[109] Gorbachev menjalin hubungan baik dengan para pejabat senior, termasuk Perdana Menteri Soviet Alexei Kosygin[110] serta tokoh kawakan partai Mikhail Suslov.[111]

Pemerintah memandang Gorbachev cukup tepercaya untuk diikutsertakan dalam delegasi Soviet ke Eropa Barat. Antara 1970 dan 1977, ia melakukan lima kali perjalanan ke kawasan tersebut.[112] Pada September 1971, ia menjadi bagian dari delegasi ke Italia dan bertemu dengan perwakilan Partai Komunis Italia. Gorbachev sangat mengagumi kebudayaan Italia, tetapi ia terperanjat menyaksikan kemiskinan dan ketimpangan yang dilihatnya di sana.[113] Pada tahun 1972, ia mengunjungi Belgia dan Belanda, lalu bertolak ke Jerman Barat pada tahun 1973.[114] Gorbachev bersama istrinya melawat ke Prancis pada tahun 1976 dan 1977. Pada lawatan kedua, mereka berkeliling negara tersebut dengan didampingi pemandu dari Partai Komunis Prancis.[115] Ia terkejut melihat betapa terbukanya masyarakat Eropa Barat mengemukakan pendapat dan mengkritik para pemimpin politik mereka. Keterbukaan semacam itu tidak dijumpai di Uni Soviet, tempat sebagian besar warganya merasa tidak aman untuk berbicara seterang-terangan itu.[116] Di kemudian hari, ia menuturkan bahwa bagi dirinya dan sang istri, rangkaian kunjungan tersebut "menggoyahkan keyakinan apriori kami terhadap keunggulan sosialisme atas demokrasi borjuis".[117]

Gorbachev tetap menjaga hubungan dekat dengan kedua orang tuanya. Ketika sang ayah sakit parah pada tahun 1974, Gorbachev pergi ke Privolnoe untuk menemaninya sesaat sebelum ia meninggal.[118] Putrinya Irina menikah dengan sesama mahasiswa bernama Anatoly Virgansky pada April 1978.[119] Pada tahun 1977, Soviet Tertinggi mengangkat Gorbachev sebagai ketua Komisi Tetap Urusan Pemuda berkat rekam jejaknya dalam memobilisasi kaum muda di Komsomol.[120]

Sekretaris Komite Pusat PKUS

250px-Gorbachev_M.S.%2C_Shevardnadze_E.A._Georgia_in_1983.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gorbachev, didampingi oleh Sekretaris Pertama Partai Komunis Georgia Eduard Shevardnadze, saat berkunjung ke RSS Georgia pada 1983

Pada November 1978, Gorbachev diangkat sebagai sekretaris Komite Sentral.[121] Pengangkatannya disetujui secara bulat oleh para anggota Komite Sentral.[122] Guna memangku jabatan ini, Gorbachev bersama istrinya pindah ke Moskwa. Di sana, mereka awalnya menempati dacha tua di luar kota. Mereka kemudian pindah ke dacha lain di Sosnovka [en], sebelum akhirnya menempati rumah bata yang baru dibangun.[123] Gorbachev juga memperoleh apartemen di dalam kota, tetapi menyerahkannya kepada putri dan menantunya. Sang putri Irina saat itu mulai bekerja di Institut Medis Kedua [en] Moskwa.[124] Sebagai bagian dari kalangan elite politik Moskwa, Gorbachev dan istrinya kini mendapatkan akses ke layanan medis yang lebih bermutu serta toko-toko khusus. Mereka juga disediakan juru masak, pelayan, pengawal pribadi, dan sekretaris, yang banyak di antaranya merangkap sebagai mata-mata KGB.[125] Dalam jabatan barunya, Gorbachev kerap bekerja selama dua belas hingga enam belas jam sehari.[125] Ia dan istrinya jarang bersosialisasi, tetapi gemar mengunjungi berbagai teater dan museum di Moskwa.[126]

250px-RIAN_archive_644463_First_stage_in_the_Soviet_troop_withdrawal_from_Afghanistan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gorbachev bersikap skeptis terhadap pengerahan pasukan Soviet ke Afganistan (tampak dalam foto tahun 1986).

Pada tahun 1978, Gorbachev diangkat ke Sekretariat Bidang Pertanian Komite Sentral (masa bakti ke-25 [en]) menggantikan pelindung lamanya, Kulakov, yang wafat akibat serangan jantung.[127] Gorbachev memusatkan perhatian pada sektor pertanian. Hasil panen tahun 1979, 1980, dan 1981 seluruhnya buruk, sebagian besar akibat faktor cuaca,[128] sehingga negara terpaksa mengimpor biji-bijian dalam jumlah yang kian melonjak.[129] Ia kian mencemaskan sistem pengelolaan pertanian negara yang dinilainya terlampau tersentralisasi dan membutuhkan lebih banyak pengambilan keputusan dari bawah ke atas.[130] Pandangan ini ia suarakan dalam pidato pertamanya di Sidang Pleno Komite Sentral pada Juli 1978.[131] Kekhawatirannya pun mulai merambah ke kebijakan-kebijakan lain. Pada Desember 1979, pihak Soviet mengerahkan angkatan bersenjata ke negara tetangga Afganistan guna menyokong pemerintahannya yang berhaluan Soviet dalam menghadapi kaum pemberontak Islamis. Secara pribadi, Gorbachev memandang langkah tersebut sebagai kekeliruan.[132] Kendati demikian, adakalanya ia secara terbuka mendukung sikap resmi pemerintah. Sebagai contoh, pada Oktober 1980 ia menyokong seruan Soviet agar pemerintah Marxis-Leninis Polandia menumpas pergolakan internal yang kian merebak di negara tersebut.[132] Pada bulan yang sama, kedudukannya dinaikkan dari calon anggota menjadi anggota penuh Politbiro (masa bakti ke-25), menjadikannya anggota termuda di badan pengambil keputusan tertinggi Partai Komunis tersebut.[133] Menyusul wafatnya Brezhnev [en] pada November 1982, Andropov menggantikannya sebagai Sekretaris Jenderal Partai Komunis, yakni pemimpin de facto Uni Soviet. Gorbachev menyambut hangat pengangkatan tersebut.[134] Namun, kendati Gorbachev berharap Andropov akan menggulirkan reformasi liberalisasi, Andropov rupanya hanya merombak jajaran pejabat ketimbang melakukan perubahan struktural.[135] Gorbachev pun menjadi sekutu terdekat Andropov di Politbiro.[136] Atas dorongan Andropov, Gorbachev terkadang memimpin rapat-rapat Politbiro.[137] Andropov juga mendorong Gorbachev merambah bidang-bidang kebijakan di luar pertanian guna mempersiapkannya menduduki jenjang jabatan yang lebih tinggi.[138] Pada April 1983, sebagai tanda pengaruhnya yang kian menanjak, Gorbachev menyampaikan pidato tahunan untuk memperingati hari kelahiran pendiri Soviet, Vladimir Lenin.[139] Tugas ini mengharuskannya membaca kembali banyak tulisan akhir Lenin yang menyerukan reformasi dalam konteks Kebijakan Ekonomi Baru pada dekade 1920-an, yang kian mengukuhkan keyakinan Gorbachev bahwa reformasi memang mutlak diperlukan.[140] Pada Mei 1983, Gorbachev diutus ke Kanada untuk menemui Perdana Menteri Pierre Trudeau dan berpidato di hadapan Parlemen Kanada.[141] Di sana, ia berkenalan dan menjalin persahabatan dengan duta besar Soviet, Aleksandr Yakovlev [en], yang kelak menjadi sekutu politik utamanya.[142]

Pada Februari 1984, Andropov wafat. Menjelang ajalnya, ia mengutarakan keinginan agar Gorbachev menjadi penerusnya.[143] Kendati demikian, banyak anggota Komite Sentral menganggap Gorbachev yang kala itu berusia 53 tahun masih terlalu muda dan kurang berpengalaman.[144] Sebagai gantinya, Konstantin Chernenko, seorang sekutu lama Brezhnev, diangkat sebagai sekretaris jenderal, kendati kondisi kesehatannya juga sangat buruk.[145] Kondisi fisik Chernenko kerap terlalu lemah untuk memimpin rapat Politbiro, sehingga Gorbachev sering menggantikannya pada saat-saat terakhir.[146] Gorbachev terus memperluas jaringan sekutu, baik di dalam maupun di luar Kremlin.[147] Ia juga menyampaikan pidato utama dalam konferensi mengenai ideologi Soviet, yang menyulut kemarahan kelompok garis keras partai karena menyiratkan bahwa negara membutuhkan reformasi.[148]

Pada April 1984, Gorbachev ditunjuk sebagai ketua Komite Urusan Luar Negeri di organ tertinggi otoritas negara di Uni Soviet, jabatan yang sebagian besar bersifat kehormatan semata.[149] Pada Juni, ia bertolak ke Italia selaku perwakilan Soviet untuk menghadiri pemakaman pemimpin Partai Komunis Italia, Enrico Berlinguer,[150] dan pada September melawat ke Sofia, Bulgaria, guna menghadiri peringatan empat puluh tahun pembebasan kota tersebut dari pendudukan Nazi oleh Tentara Merah.[151] Pada Desember, ia mengunjungi Inggris atas permintaan Perdana Menteri Margaret Thatcher, yang menyadari potensi Gorbachev sebagai pembaru dan berkeinginan menemuinya.[152] Di akhir kunjungan tersebut, Thatcher menyatakan: "Saya menyukai Tuan Gorbachev. Kita bisa bekerja sama."[153] Gorbachev merasa kunjungan ini turut mengikis dominasi Andrei Gromyko dalam kebijakan luar negeri Soviet, sekaligus mengirimkan sinyal kepada pemerintah Amerika Serikat mengenai keinginannya memperbaiki hubungan Soviet–Amerika Serikat.[154]

Pemimpin Uni Soviet (1985–1991)

250px-Mikhail_Gorbachev_1985_Geneva_Summit.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gorbachev pada 1985 dalam pertemuan puncak di Jenewa, Swiss

Pada 11 Maret 1985, Mikhail Gorbachev terpilih sebagai sekretaris jenderal kedelapan Partai Komunis Uni Soviet oleh Politbiro PKUS setelah wafatnya Konstantin Chernenko.[10]

Kendati ingin mempertahankan Uni Soviet dan cita-cita Marxisme-Leninisme, Gorbachev menyadari perlunya reformasi besar. Ia memutuskan menarik pasukan dari Perang Soviet–Afganistan[155] serta bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Ronald Reagan dalam KTT Reykjavik [en] guna membahas pembatasan produksi senjata nuklir dan penghentian Perang Dingin. Ia juga mengajukan program tiga tahap untuk menghapuskan senjata nuklir dunia sebelum akhir abad ke-20.[156]

Di dalam negeri, kebijakan glasnost (keterbukaan) yang ia terapkan membuka ruang bagi peningkatan kebebasan berbicara dan kebebasan pers,[157] sedangkan kebijakan perestroika (restrukturisasi) berupaya mendesentralisasikan pengambilan keputusan ekonomi demi mendongkrak efisiensinya.[158] Pada akhirnya, upaya Demokratisasi oleh Gorbachev serta pembentukan Kongres Perwakilan Rakyat Uni Soviet yang dipilih melalui pemilu merongrong supremasi PKUS dalam tata kelola pemerintahan Soviet.[159][160] Ketika berbagai negara anggota Pakta Warsawa meninggalkan sistem pemerintahan Marxisme-Leninisme pada 1989, ia menolak melakukan intervensi militer. Sentimen nasionalis yang kian menguat di republik-republik anggotanya mengancam keutuhan Uni Soviet, sehingga mendorong faksi garis keras di dalam Partai Komunis melancarkan kudeta yang gagal terhadap Gorbachev pada Agustus 1991.[159]

Runtuhnya Uni Soviet

Informasi lebih lanjut: Pembubaran Uni Soviet

Dalam Revolusi 1989, sebagian besar negara Marxis–Leninis di Eropa Tengah dan Timur menggelar pemilihan umum multipartai yang berujung pada pergantian rezim.[161] Di sebagian besar negara, seperti Polandia dan Hungaria, peralihan ini tercapai secara damai. Namun di Rumania, revolusi diwarnai kekerasan hingga berujung pada penggulingan serta eksekusi pemimpin Rumania, Nicolae Ceaușescu.[161] [162] Pada tahun 1989, Gorbachev melawat ke Jerman Timur untuk menghadiri peringatan empat puluh tahun berdirinya negara tersebut.[163] Pada November tahun yang sama, pemerintah Jerman Timur mengizinkan warganya melintasi Tembok Berlin, sebuah keputusan yang disambut baik oleh Gorbachev. Pada tahun-tahun berikutnya, sebagian besar tembok tersebut dirobohkan.[164] Baik Gorbachev, Thatcher, maupun Mitterrand sama-sama tidak menginginkan unifikasi Jerman berlangsung cepat karena menyadari bahwa negara tersebut berpeluang menjadi kekuatan dominan di Eropa. Gorbachev menghendaki proses integrasi Jerman yang bertahap, tetapi Helmut Kohl mulai menyerukan penyatuan kembali secara cepat.[165] Seiring unifikasi Jerman pada tahun 1990, banyak pengamat menyatakan Perang Dingin telah berakhir.[166]

1990–1991: kepresidenan Uni Soviet

250px-RIAN_archive_485307_Mikhail_Gorbachev.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gorbachev berpidato di hadapan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 1988. Dalam pidatonya, ia secara dramatis mengumumkan pemangkasan sepihak secara besar-besaran terhadap pasukan militer Uni Soviet di Eropa Timur.

Pada Februari 1990, kalangan proliberalisasi maupun kaum garis keras Marxis–Leninis kian gencar melancarkan serangan terhadap Gorbachev.[167] Aksi unjuk rasa kaum proliberalisasi digelar di Moskow untuk mengecam kekuasaan Partai Komunis.[168] Sementara itu, dalam rapat Komite Sentral tokoh garis keras Vladimir Brovikov [en] menuduh Gorbachev telah menjerumuskan negara ke dalam "anarki" dan "kehancuran" serta memburu restu pihak Barat dengan mengorbankan Uni Soviet dan perjuangan Marxis–Leninis.[169] Gorbachev menyadari bahwa Komite Sentral sewaktu-waktu masih dapat menggulingkannya dari jabatan sekretaris jenderal. Oleh sebab itu ia memutuskan untuk merumuskan ulang peran kepala pemerintahan menjadi lembaga kepresidenan yang kebal dari pencopotan.[170] Ia menetapkan bahwa pemilihan presiden harus diselenggarakan oleh Kongres Deputi Rakyat. Langkah ini ia pilih alih-alih melalui pemungutan suara langsung oleh rakyat karena ia khawatir pemilihan umum langsung akan memicu eskalasi ketegangan serta mencemaskan potensi kekalahannya.[171] Kendati demikian jajak pendapat pada musim semi 1990 tetap menunjukkan dirinya sebagai politikus paling populer di seantero negeri.[172]

Pada Maret Kongres Deputi Rakyat menggelar pemilihan presiden Uni Soviet yang pertama (dan satu-satunya) dengan Gorbachev sebagai calon tunggal. Ia meraih 1.329 suara mendukung berbanding 495 suara menolak sedangkan 313 suara lainnya dinyatakan tidak sah atau abstain. Dengan demikian ia resmi menjadi presiden eksekutif pertama (dan satu-satunya) di Uni Soviet.[173] Dewan Kepresidenan [en] baru yang beranggotakan 18 orang secara de facto menggantikan Politbiro.[174] Dalam sidang Kongres yang sama ia mengajukan usulan pencabutan Pasal 6 Konstitusi Soviet yang selama ini mengesahkan Partai Komunis sebagai partai penguasa Uni Soviet. Kongres mengesahkan reformasi tersebut yang meruntuhkan status de jure sistem negara satu partai.[175]

Dalam pemilihan umum 1990 untuk memilih anggota Soviet Tertinggi Rusia, Partai Komunis menghadapi para penantang dari koalisi kaum proliberalisasi yang dikenal sebagai "Rusia Demokratis [en]". Koalisi ini meraih hasil gemilang, khususnya di kawasan perkotaan.[176] Yeltsin terpilih sebagai ketua lembaga kekuasaan tertinggi negara [en] tersebut, perkembangan yang tidak disukai Gorbachev.[177] Pada tahun itu pula, berbagai jajak pendapat menunjukkan bahwa Yeltsin telah melampaui Gorbachev sebagai politikus paling populer di Uni Soviet.[172] Gorbachev sulit memahami lonjakan popularitas Yeltsin dan berkomentar: "ia pemabuk berat ... bicaranya tidak jelas, melontarkan hal-hal yang entah apa maksudnya, ia seperti piringan hitam yang rusak".[178] Soviet Tertinggi Rusia saat itu telah lepas dari kendali Gorbachev.[178] Pada Juni 1990, parlemen tersebut mendeklarasikan bahwa di wilayah Republik Rusia, undang-undangnya memiliki kedudukan lebih tinggi daripada undang-undang pemerintah pusat Uni Soviet.[179] Di tengah menguatnya sentimen nasionalisme Rusia, Gorbachev dengan enggan mengizinkan pembentukan Partai Komunis Republik Sosialis Federasi Soviet Rusia sebagai cabang dari Partai Komunis Uni Soviet. Gorbachev menghadiri kongres perdananya pada Juni, tetapi mendapati partai tersebut dikuasai oleh kaum garis keras yang menentang haluan reformisnya.[180]

Penyatuan kembali Jerman dan Perang Teluk

Pada Januari 1990, Gorbachev secara pribadi setuju untuk mengizinkan reunifikasi Jerman Timur dengan Jerman Barat, tetapi menolak gagasan bahwa Jerman yang bersatu dapat mempertahankan keanggotaan Jerman Barat di NATO.[181] Kompromi yang ia ajukan bahwa Jerman dapat mempertahankan keanggotaan ganda di NATO sekaligus Pakta Warsawa tidak mendapat dukungan.[182] Melalui percakapan telepon pada 9 Februari 1990 dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat saat itu James Baker, Gorbachev menyatakan bahwa perluasan zona NATO tidak dapat diterima, dan Baker menyetujuinya.[183] Pada Mei 1990, ia mengunjungi AS untuk berunding dengan Presiden Bush.[184] Di sana, ia menyetujui bahwa Jerman yang merdeka berhak memilih aliansi internasionalnya sendiri.[182] Pada akhirnya, ia menyetujui reunifikasi tersebut dengan syarat pasukan NATO tidak ditempatkan di wilayah Jerman Timur.[185] Masih terdapat kesimpangsiuran mengenai apakah Menteri Luar Negeri AS James Baker sempat membuat Gorbachev meyakini bahwa NATO tidak akan berekspansi ke negara-negara lain di Eropa Timur. Tidak ada janji lisan maupun tertulis dari pihak AS yang secara eksplisit menyatakan hal tersebut. Gorbachev menyatakan bahwa ia hanya menerima janji semacam itu terkait Jerman Timur dan komitmen tersebut telah ditepati.[186][187] Pada Juli, Kohl mengunjungi Moskwa dan Gorbachev menyampaikan kepadanya bahwa pihak Soviet tidak akan menentang bergabungnya Jerman yang bersatu ke dalam NATO.[188] Di dalam negeri, para pengkritik menuduh Gorbachev mengkhianati kepentingan nasional.[189] Secara lebih luas, mereka marah karena Gorbachev membiarkan Blok Timur menjauh dari pengaruh langsung Soviet.[190]

250px-Bush_Gorba_P15623-25A.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pada September 1990, Gorbachev berulang kali bertemu dengan Presiden AS George H. W. Bush dalam KTT Helsinki.

Pada Agustus 1990, pemerintah Irak pimpinan Saddam Hussein menginvasi Kuwait. Gorbachev mendukung kecaman Presiden Bush terhadap invasi tersebut.[191] Langkah ini menuai kritik dari banyak pihak di dalam aparatur negara Soviet yang memandang Hussein sebagai sekutu penting di Teluk Persia serta mencemaskan keselamatan 9.000 warga negara Soviet di Irak, kendati Gorbachev menegaskan bahwa pihak Irak jelas-jelas merupakan agresor.[192] Pada November, pihak Soviet mendukung resolusi PBB yang mengizinkan penggunaan kekuatan militer untuk mengusir tentara Irak dari Kuwait.[193] Gorbachev kelak menyebut peristiwa itu sebagai titik balik dalam politik dunia, yakni "pertama kalinya negara-negara adidaya bertindak bersama dalam krisis regional".[194] Namun, ketika AS mengumumkan rencana invasi darat Gorbachev menentangnya dan mendesak solusi damai.[195] Pada Oktober 1990 Gorbachev dianugerahi Hadiah Perdamaian Nobel. Ia merasa tersanjung tetapi mengakui memiliki perasaan campur aduk terhadap penghargaan tersebut.[196] Jajak pendapat menunjukkan bahwa 90% warga Soviet tidak menyetujui penganugerahan itu yang secara luas dipandang sebagai penghargaan anti-Soviet.[197]

Akibat defisit anggaran Soviet yang kian melonjak dan tidak adanya pasar uang domestik untuk menyediakan pinjaman bagi negara Gorbachev mencari sumber pendanaan lain.[198] Sepanjang 1991 ia meminta pinjaman dalam jumlah besar dari negara-negara Barat dan Jepang demi menjaga perekonomian Soviet agar tetap bertahan serta menjamin keberhasilan perestroika.[199] Kendati Uni Soviet tidak diikutsertakan dalam G7 Gorbachev berhasil memperoleh undangan untuk menghadiri KTT di London [en] pada Juli 1991.[200] Di sana ia terus menyerukan perlunya bantuan finansial. Mitterrand dan Kohl mendukungnya,[201] sedangkan Thatcher yang saat itu sudah tidak lagi menjabat mendesak para pemimpin Barat agar menyetujuinya.[202] Sebagian besar anggota G7 bersikap enggan dan hanya menawarkan bantuan teknis, sembari mengusulkan agar pihak Soviet menerima status rekanan khusus dalam Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional alih-alih keanggotaan penuh.[203] Gorbachev merasa frustrasi karena AS bersedia menggelontorkan $100 miliar untuk Perang Teluk, tetapi tidak bersedia memberikan pinjaman kepada negaranya.[204] Negara-negara lain bersikap lebih suportif. Hingga pertengahan 1991, Jerman Barat telah memberikan bantuan sebesar DM60 miliar kepada Uni Soviet.[205] Bush mengunjungi Moskwa pada akhir Juli. Dalam kesempatan tersebut, ia dan Gorbachev menuntaskan perundingan selama sepuluh tahun dengan menandatangani perjanjian START I, traktat bilateral mengenai pengurangan dan pembatasan senjata ofensif strategis.[206]

Kudeta Agustus dan krisis pemerintahan

Informasi lebih lanjut: Upaya kudeta Uni Soviet 1991
250px-GorbachevMS.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gorbachev pada Oktober 1991

Dalam Kongres Partai Komunis ke-28 [en] pada Juli 1990, kelompok garis keras mengkritik kaum reformis, tetapi Gorbachev terpilih kembali sebagai pemimpin partai.[207] Demi mencari kompromi dengan kelompok proliberalisasi, Gorbachev membentuk tim gabungan penasihatnya dan penasihat Yeltsin untuk menyusun paket reformasi ekonomi. Upaya ini melahirkan program "500 Hari" yang menyerukan desentralisasi lebih lanjut serta privatisasi sebagian.[208] Pada September, Yeltsin memaparkan rencana tersebut kepada Soviet Tertinggi Rusia, yang kemudian mendukungnya.[209] Namun, banyak pihak di tubuh Partai Komunis dan aparatur negara memperingatkan bahaya rancangan itu hingga akhirnya dibatalkan.[210]

Menjelang pertengahan November 1990, sebagian besar media massa mendesak Gorbachev untuk mengundurkan diri dan memperkirakan pecahnya perang saudara.[211] Pada November, ia mengumumkan program delapan poin reformasi pemerintahan, salah satunya pembubaran dewan kepresidenan.[212] Pada saat itu, Gorbachev terkucil dari banyak mantan sekutu dekat dan pembantunya.[213] Yakovlev telah keluar dari lingkaran dalamnya, sedangkan Eduard Shevardnadze mengundurkan diri.[214]

Di tengah penentangan yang kian meluas di wilayah Baltik, pada Januari 1991 Gorbachev menuntut Dewan Tertinggi Lituania [en] mencabut reformasi prokemerdekaannya.[215] Pasukan Soviet menduduki sejumlah gedung di Vilnius serta menyerang para pengunjuk rasa,[216] yang menewaskan 15 orang di antaranya.[217] Referendum mengenai persoalan tersebut menghasilkan 76,4% suara yang mendukung kelanjutan federasi, kendati enam republik pembangkang tidak ikut serta.[218] Perundingan kemudian digelar untuk menentukan bentuk konstitusi baru, yang rencananya ditandatangani pada Agustus.[219]

250px-August_1991_coup_-_awaiting_the_counterattack_outside_the_White_House_Moscow_-_panoramio.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Puluhan ribu pengunjuk rasa antikudeta mengepung Gedung Putih di Moskow

Pada Agustus, Gorbachev berlibur di dacha miliknya di Foros, Krimea [en].[220] Dua pekan berselang di tengah masa liburannya, sekelompok tokoh senior Partai Komunis yang dijuluki "Kelompok Delapan" melancarkan kudeta.[221] Para pemimpin kudeta menuntut Gorbachev menetapkan keadaan darurat, tetapi ia menolak.[222] Ia pun dikenai tahanan rumah di dacha tersebut.[223] Para komplotan kudeta mengumumkan kepada publik bahwa Gorbachev sedang sakit sehingga Wakil Presiden Yanayev akan mengambil alih tampuk kepemimpinan negara.[224]

Yeltsin memasuki Gedung Putih Moskow. Para pengunjuk rasa menghalangi pasukan yang hendak menyerbu gedung untuk menangkapnya.[225] Di depan Gedung Putih, Yeltsin menaiki sebuah tank dan menyampaikan pidato penting yang mengecam keras kudeta tersebut.[226] Para pemimpin kudeta menyadari bahwa mereka kekurangan dukungan dan menghentikan aksi tersebut.[227] Gorbachev kembali ke Moskow dan menyampaikan terima kasih kepada Yeltsin.[228] Dua hari kemudian, ia mengundurkan diri dari jabatan sekretaris jenderal.[229][230]

Hari-hari terakhir dan keruntuhan Soviet

Pascakudeta, Soviet Tertinggi membekukan seluruh kegiatan Partai Komunis untuk batas waktu yang tidak ditentukan, yang secara efektif mengakhiri kekuasaan komunis di Uni Soviet.[231][232]

250px-RIAN_archive_848095_Signing_the_Agreement_to_eliminate_the_USSR_and_establish_the_Commonwealth_of_Independent_States.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Para pemimpin republik Soviet menandatangani Perjanjian Belovezha, yang membubarkan Uni Soviet dan mendirikan Persemakmuran Negara-Negara Merdeka, 1991

Pada 30 Oktober, Gorbachev menghadiri konferensi di Madrid guna mengupayakan pemulihan proses perdamaian Israel–Palestina. Pertemuan tersebut disponsori bersama oleh Amerika Serikat dan Uni Soviet. Di sana, ia kembali bertemu dengan Bush.[233] Dalam perjalanan pulang, ia bertolak ke Prancis dan menginap di kediaman Mitterrand di dekat Bayonne.[234]

Demi mempertahankan persatuan, Gorbachev terus merancang pembentukan perjanjian uni baru. Kendati demikian, ia menghadapi penolakan terhadap keberlanjutan negara federal karena para pemimpin dari sejumlah republik Soviet tunduk pada tekanan nasionalis.[235] Yeltsin menyatakan akan memveto gagasan apa pun mengenai negara bersatu, dan lebih memilih bentuk konfederasi dengan wewenang pusat yang minim.[236] Hanya para pemimpin Kazakhstan dan Kirgizstan yang mendukung pendekatan Gorbachev tersebut.[237] Hasil referendum di Ukraina pada 1 Desember dengan 90% suara yang mendukung pemisahan diri dari Uni Soviet menjadi pukulan telak. Padahal, Gorbachev sebelumnya memperkirakan rakyat Ukraina akan menolak kemerdekaan.[238]

330px-Cold_War_border_changes.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perubahan perbatasan negara setelah berakhirnya Perang Dingin dan pembubaran Uni Soviet pada 1991

Tanpa sepengetahuan Gorbachev, Yeltsin bertemu dengan Presiden Ukraina Leonid Kravchuk dan Presiden Belarus Stanislav Shushkevich di Hutan Belovezha, dekat Brest, Belarus, pada 8 Desember. Mereka menandatangani Perjanjian Belovezha, yang menyatakan bahwa Uni Soviet telah tiada sekaligus membentuk Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (CIS) sebagai penerusnya.[239] Gorbachev baru mengetahui perkembangan ini saat Shushkevich meneleponnya, dan ia pun murka.[240] Dalam keputusasaannya, ia berupaya mencari celah untuk menyelamatkan Uni Soviet dengan menaruh harapan bahwa media massa dan kalangan inteligensia akan bersatu menentang pembubaran tersebut.[241] Namun, Soviet Tertinggi Ukraina, Belarus, dan Rusia kemudian meratifikasi pembentukan CIS.[242] Pada 9 Desember, Gorbachev mengeluarkan pernyataan resmi yang mengecam perjanjian CIS sebagai tindakan ilegal dan berbahaya.[243][244] Pada 20 Desember, para pemimpin dari 11 dari 12 republik yang tersisa, seluruhnya kecuali Georgia, berkumpul di Kazakhstan dan menandatangani Protokol Alma-Ata, menyepakati pembubaran Uni Soviet serta meresmikan pendirian CIS. Mereka menerima secara sementara pengunduran diri Gorbachev sebagai presiden dari wilayah Uni Soviet yang tersisa. Menerima kenyataan yang tak terelakkan tersebut (fait accompli), Gorbachev menyatakan akan mengundurkan diri begitu ia melihat pembentukan CIS telah menjadi kenyataan.[245][246]

Gorbachev mencapai kesepakatan dengan Yeltsin yang menetapkan bahwa ia akan mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Presiden Soviet dan Panglima Tertinggi pada 25 Desember serta mengosongkan Kremlin paling lambat 29 Desember.[247] Yakovlev, Chernyaev, dan Shevardnadze bergabung bersama Gorbachev untuk membantunya menyusun naskah pidato pengunduran diri.[245] Gorbachev menyampaikan pidatonya di Kremlin di hadapan kamera televisi untuk disiarkan ke seluruh dunia.[248] Dalam pidato tersebut, ia mengumumkan, "Dengan ini saya menghentikan aktivitas saya pada jabatan Presiden Uni Republik Sosialis Soviet." Ia mengungkapkan penyesalan atas keruntuhan Uni Soviet, tetapi memaparkan apa yang dipandangnya sebagai pencapaian pemerintahannya. Kebebasan politik dan beragama, berakhirnya totalitarianisme, pengenalan demokrasi dan ekonomi pasar serta berakhirnya perlombaan senjata dan Perang Dingin.[249] Setelah Georgy Malenkov dan Khrushchev, Gorbachev menjadi pemimpin Soviet ketiga dari delapan pemimpin yang tidak wafat saat menjabat.[250][251] Keesokan harinya, pada 26 Desember, Soviet Republik, yakni majelis tinggi Soviet Tertinggi Uni Soviet, menggelar pemungutan suara yang secara resmi membubarkan keberadaan negara tersebut.[252] Terhitung sejak 31 Desember 1991, seluruh lembaga Soviet yang belum diambil alih oleh Rusia resmi berhenti beroperasi.[253][254]

Kehidupan pasca-Soviet

Templat:Social democracy sidebar

1991–1999: tahun-tahun awal pascajabatan

250px-Reagan_and_Gorbachev_in_western_hats_1992.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gorbachev mengunjungi Reagan di peternakan sekaligus rumah peristirahatan Reagan pada 1992
250px-Mikhail_Gorbachev_speech_at_Legislative_Yuan_%281994%29_02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gorbachev berpidato di Yuan Legislatif di Taiwan pada 1994

Setelah tidak lagi menjabat, Gorbachev bersama Raisa awalnya tinggal di dacha mereka yang bobrok di Rublevskoe Shosse serta diizinkan mengalihkan kepemilikan apartemen mereka yang berukuran lebih kecil di Jalan Kosygin menjadi hak milik pribadi.[255] Ia memusatkan perhatian pada pendirian yayasannya, yang diluncurkan pada Maret 1992.[256] Yakovlev dan Revenko menjadi wakil ketua pertamanya.[257] Tugas awal yayasan tersebut mencakup analisis dan penerbitan materi mengenai sejarah perestroika serta pembelaan atas kebijakan itu. Yayasan ini juga bertugas memantau dan mengkritisi kehidupan di Rusia pasca-Soviet, sembari menyodorkan bentuk-bentuk pembangunan alternatif terhadap model yang diusung Yeltsin.[257]

Guna mendanai yayasannya, Gorbachev mulai memberikan kuliah umum di mancanegara dengan memasang tarif tinggi.[257] Dalam kunjungannya ke Jepang, ia dianugerahi sejumlah gelar kehormatan.[258] Pada tahun 1992, ia berkeliling Amerika Serikat menumpangi jet pribadi milik Forbes untuk menggalang dana bagi yayasannya, sekaligus menemui keluarga Reagan dalam kunjungan ramah tamah.[258] Dari sana, ia melanjutkan perjalanan ke Spanyol dan bertemu dengan sahabatnya, Perdana Menteri Felipe González.[259] Ia selanjutnya mengunjungi Israel dan Jerman. Di Jerman, ia disambut hangat berkat perannya dalam memfasilitasi penyatuan kembali Jerman.[260] Untuk menambah penghasilan dari honorarium kuliah dan penjualan buku, Gorbachev tampil dalam iklan televisi[261] Serta iklan foto cetak,[262] yang memungkinkannya menjaga kelangsungan yayasan tersebut.[263][264] Didampingi sang istri, ia menyusun memoar pribadinya yang diterbitkan dalam bahasa Rusia pada tahun 1995 dan dalam bahasa Inggris pada tahun berikutnya.[265] Ia juga mulai menulis kolom sindikasi bulanan untuk The New York Times.[266]

Pada tahun 1993, Gorbachev mendirikan Palang Hijau Internasional yang berfokus mendorong masa depan berkelanjutan, lalu membentuk Forum Politik Dunia.[267] Pada tahun 1995, ia memprakarsai KTT Penerima Nobel Perdamaian.[268]

Video luar
Wawancara Booknotes bersama Gorbachev mengenai memoarnya, 24 November 1996, C-SPAN

Gorbachev dan Yeltsin segera kembali saling melontarkan kritik,[269] misalnya ketika Yeltsin mencabut batas pagu harga hingga menjerumuskan banyak rakyat Rusia ke dalam kemiskinan.[269] Pada tahun 1995, yayasannya menggelar konferensi bertema "Kaum Intelektual dan Perestroika", lalu mengusulkan rancangan undang-undang kepada Duma untuk memangkas sebagian besar kekuasaan presiden yang dibentuk berdasarkan konstitusi tahun 1993 rancangan Yeltsin.[270]

250px-Mikhail_Gorbachev_with_Carlos_Menem.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gorbachev bersama Presiden Argentina Carlos Menem pada 1999

Berbeda dengan kiprah politik sang suami, Raisa memusatkan perhatian pada penggalangan dukungan bagi lembaga-lembaga amal anak-anak.[271] Pada tahun 1997, ia mendirikan subdivisi Yayasan Gorbachev yang dikenal sebagai Klub Raisa Maksimovna demi meningkatkan kesejahteraan kaum perempuan di Rusia.[272] Yayasan tersebut pada mulanya berkantor di bekas gedung Institut Ilmu Sosial, tetapi Yeltsin membatasi jumlah ruangan yang boleh digunakan di sana.[273] Filantropis Amerika Serikat Ted Turner kemudian menyumbangkan lebih dari $1 juta sehingga yayasan dapat mendirikan kantor baru di Leningradsky Prospekt.[274] Pada tahun 1999, Gorbachev melawat ke Australia dan berpidato di hadapan parlemen negara tersebut.[275] Pada Juli tahun yang sama, Raisa didiagnosis mengidap leukemia. Berkat bantuan Kanselir Jerman Gerhard Schröder, ia dipindahkan ke pusat kanker di Münster, Jerman, untuk menjalani kemoterapi.[276] Raisa wafat pada September,[277] lalu putri Gorbachev Irina bersama kedua cucu perempuannya pindah ke kediaman Gorbachev di Moskwa untuk tinggal bersamanya.[278]

250px-RIAN_archive_46207_Funeral_of_Raisa_Gorbachev.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gorbachev, sang putri Irina, dan saudari istrinya, Lyudmila, pada upacara pemakaman Raisa pada 1999

Kampanye kepresidenan 1996

Pemilihan umum presiden Rusia dijadwalkan berlangsung pada Juni 1996. Kendati didesak agar tidak maju, Gorbachev memutuskan untuk tetap mencalonkan diri.[279] Ia tidak pernah berharap dapat menang mutlak, tetapi menilai bahwa blok sentris dapat dibentuk di sekeliling dirinya atau salah seorang calon lain yang berpandangan serupa, seperti Grigory Yavlinsky, Svyatoslav Fyodorov, atau Aleksandr Lebed.[280] Setelah mengumpulkan satu juta tanda tangan pencalonan yang disyaratkan, ia mengumumkan pencalonannya pada Maret.[281] Saat mengawali kampanyenya, ia berkeliling Rusia dan menggelar rapat akbar di dua puluh kota.[281] Ia berulang kali menghadapi pengunjuk rasa anti-Gorbachev, sementara sejumlah pejabat daerah pro-Yeltsin berupaya menghambat kampanyenya dengan melarang media setempat meliput atau menolak memberinya akses ke tempat acara.[282] Dalam pemilihan tersebut, Gorbachev menempati peringkat ketujuh dengan meraih sekitar 386.000 suara, atau sekitar 0,5% dari total suara.[283] Yeltsin dan Zyuganov melaju ke putaran kedua, yang akhirnya dimenangi oleh Yeltsin.[283]

1999–2008: mengembangkan demokrasi sosial di Rusia era Putin

250px-Inauguration_of_Vladimir_Putin_7_May_2000-13.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gorbachev menghadiri pelantikan Vladimir Putin pada Mei 2000.

Pada Desember 1999, Yeltsin mengundurkan diri dan digantikan oleh wakilnya, Vladimir Putin, yang memenangi pemilihan umum presiden Maret 2000.[284] Gorbachev awalnya menyambut baik naiknya Putin karena memandangnya sebagai sosok anti-Yeltsin.[267] Kendati sempat mengkritik beberapa tindakan pemerintahan Putin, Gorbachev memuji pemerintahan baru tersebut pada tahun 2002.[285] Kala itu, ia meyakini Putin sebagai seorang demokrat berkomitmen yang tetap harus menerapkan kadar otoritarianisme tertentu demi menstabilkan perekonomian dan membangun kembali negara selepas era Yeltsin.[286] Atas permintaan Putin, Gorbachev menjadi salah seorang ketua bersama dalam proyek "Dialog Petersburg" yang mempertemukan kalangan pejabat tinggi Rusia dan Jerman.[284]

Pada tahun 2000, Gorbachev turut membentuk Partai Sosial Demokrat Bersatu Rusia.[287] Ia kemudian menghadiri pertemuan dengan Putin pada Juni 2002 yang memuji prakarsa tersebut.[285] Memasuki tahun 2003, partai Gorbachev melebur dengan Partai Sosial Demokrat untuk membentuk Partai Sosial Demokrat Rusia [en],[287] tetapi partai ini gagal meraih simpati para pemilih.[287] Gorbachev mengundurkan diri dari jabatan ketua partai pada Mei 2004 seusai kampanye pemilihan umum 2003 [en]. Partai tersebut akhirnya dibubarkan pada tahun 2007 oleh Mahkamah Agung Federasi Rusia [en] karena gagal mendirikan kantor cabang dengan sekurang-kurangnya 500 anggota di mayoritas wilayah Rusia.[288] Belakangan pada tahun yang sama, Gorbachev mendirikan gerakan baru bernama Persatuan Sosial Demokrat dan menyatakan bahwa gerakan tersebut tidak akan berlaga dalam pemilihan umum mendatang.[289]

Gorbachev bersikap kritis terhadap permusuhan AS kepada Putin. Ia menilai pemerintah AS "tidak ingin Rusia bangkit" kembali sebagai kekuatan global, melainkan ingin menjadi satu-satunya negara adidaya.[290] Gorbachev juga mengkritik kebijakan AS pascaperang Dingin dan berargumen bahwa pihak Barat berusaha mengubah [Rusia] menjadi semacam kawasan terbelakang.[291] Ia menolak klaim Bush bahwa AS memenangi Perang Dingin, seraya menegaskan bahwa kedua pihak telah bekerja sama untuk mengakhiri konflik tersebut.[291] Ia pun mengecam tindakan AS yang mengingkari janji dan memperluas wilayah NATO hingga tepat di perbatasan Rusia.[291][292] Selain itu, ia menentang pengeboman Yugoslavia oleh NATO pada tahun 1999 karena tidak mengantongi dukungan PBB serta menentang invasi ke Irak pada 2003 yang dipimpin oleh AS.[291]

2008–2022: kritik terbuka terhadap Vladimir Putin

Pada September 2008, Gorbachev bersama oligarki bisnis Alexander Lebedev mengumumkan bahwa mereka akan membentuk Partai Demokrat Mandiri Rusia [en].[293][294] Pascameletusnya Perang Rusia-Georgia, Gorbachev menentang dukungan Amerika Serikat terhadap Presiden Georgia Mikheil Saakashvili.[295][296] Kendati demikian, ia tetap melontarkan kritik terhadap pemerintah Rusia.[297]

250px-Barack_Obama_%26_Joe_Biden_with_Mikhail_Gorbachev_3-20.09.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gorbachev (kanan) diperkenalkan kepada Presiden AS Barack Obama oleh Wakil Presiden AS Joe Biden, Maret 2009. Duta Besar AS untuk Rusia Michael McFaul [en] tampak di latar belakang.

Pada tahun 2009, ia bertemu dengan Presiden AS Barack Obama guna menata ulang hubungan AS–Rusia yang tengah meregang.[298] Pada tahun 2011, Medvedev menganugerahinya Ordo Santo Andreas Rasul sang Pemanggil Pertama [en].[297]

Gorbachev menentang keputusan Putin untuk maju kembali dalam pemilu 2012 [en].[299][300][301]

Pada tahun 2014, ia membela referendum status Krimea [en] dan aneksasi Krimea oleh Rusia yang mengawali Perang Rusia-Ukraina.[291] Ia juga menentang sanksi-sanksi yang dijatuhkan terhadap Rusia akibat aneksasi tersebut.[302]

Rusia hanya dapat meraih keberhasilan lewat jalur demokrasi. Rusia telah siap menyongsong persaingan politik, sistem multipartai yang sejati, pemilihan umum yang adil, serta pergantian pemerintahan secara berkala. Hal-hal inilah yang semestinya menegaskan peran dan tanggung jawab presiden.

– Gorbachev, 2017[303]

Dalam sebuah acara pada tahun 2014 untuk memperingati 25 tahun runtuhnya Tembok Berlin, Gorbachev memperingatkan bahwa Perang di Donbas telah membawa dunia ke ambang Perang Dingin baru. Ia juga menuduh AS bersikap serbamenang terhadap Rusia.[304][305] Pada tahun 2016, ia menegaskan bahwa "Politisi yang berpikir bahwa masalah dan perselisihan dapat diselesaikan dengan kekuatan militer... harus ditolak oleh masyarakat, mereka harus menyingkir dari panggung politik."[306] Pada Juni 2018, ia menyambut baik terselenggaranya KTT Rusia–Amerika Serikat di Helsinki [en] antara Putin dan Presiden AS Donald Trump.[307] Menyusul penyerbuan ke Gedung Capitol, Gorbachev menyatakan, "Penyerbuan gedung parlemen tersebut jelas telah direncanakan sebelumnya, dan sangat kentara siapa pelakunya."[308]

Pada Juli 2022, sahabat karib Gorbachev, jurnalis Alexei Venediktov [en], mengungkapkan bahwa Gorbachev sangat terpukul saat mendengar kabar tentang Invasi Rusia ke Ukraina 2022. Menurut Venediktov, Gorbachev meyakini bahwa Putin telah menghancurkan karya seumur hidupnya,[309] serta menyerukan "penghentian permusuhan sedini mungkin dan dimulainya perundingan damai sesegera mungkin".[310]

Ideologi politik

Pada awal dekade 1950-an, Gorbachev berhaluan Stalinis konvensional.[311] Menjelang pertengahan dekade 1980-an, saat mulai berkuasa, ia berpendapat bahwa Partai Komunis harus beradaptasi dan berpikir kreatif, sebagaimana Lenin terdahulu secara kreatif menafsirkan dan menyesuaikan tulisan-tulisan Karl Marx serta Friedrich Engels dengan situasi Rusia pada awal abad ke-20.[312] Kendati demikian, perubahan yang diusulkan Gorbachev tetap sepenuhnya berada dalam koridor ideologi Marxis-Leninis.[313] Menurut Doder dan Branson, pandangan Gorbachev sebagian dibentuk oleh karier panjangnya di tingkat provinsi di Stavropol[314], tempat ia memegang berbagai jabatan partai daerah selama 23 tahun.[315] Perestroika lebih sulit didefinisikan, dan maknanya bergeser seiring waktu.[316] Gagasan ini awalnya bermakna "reformasi radikal terhadap sistem ekonomi dan politik".[317] Belakangan, Gorbachev mulai mempertimbangkan mekanisme pasar dan koperasi.[317] Namun, ia tetap memercayai sosialisme, kendati bukan sistem Soviet yang nyata berjalan saat itu.[318] Sepanjang dekade 1980-an, pemikirannya bergeser secara radikal[319] sedemikian rupa hingga pada tahun 1989 atau 1990, ia secara efektif telah menjadi demokrat sosial.[287]Templat:Additional citation needed

Kehidupan pribadi

500px-Gorbachev_Party_Document_of_the_CPSU.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret resmi Gorbachev di Uni Soviet. Banyak foto dan penggambaran visual resmi Gorbachev yang sengaja menghilangkan tanda lahir noda anggur di kepalanya.[320]

Gorbachev berbicara dengan aksen khas Rusia selatan[321] dan gemar menyanyikan lagu rakyat maupun pop.[322] Ia kerap merujuk dirinya dalam sudut pandang orang ketiga.[323] Sepanjang hidupnya, ia selalu berusaha berpakaian rapi dan modis.[324] Karena tidak menyukai minuman keras,[325] ia hanya minum sedikit beralkohol dan tidak merokok.[326] Ia sangat menjaga kehidupan pribadinya[117] serta menyayangi istri dan keluarganya.[327] Putrinya yang merupakan anak tunggal disekolahkan di sekolah setempat di Stavropol alih-alih di sekolah khusus anak-anak elite partai.[328] Berbeda dari kebanyakan rekan sezamannya di jajaran pemerintahan Soviet, ia memperlakukan kaum perempuan dengan penuh rasa hormat.[84]

Gorbachev dibaptis dalam tradisi Kristen Ortodoks Rusia. Kakek dan neneknya merupakan pemeluk Kristen yang taat.[329] Pada tahun 2008, seusai mengunjungi makam Santo Fransiskus dari Assisi, ia menegaskan bahwa dirinya adalah seorang ateis.[330] Gorbachev memandang dirinya sebagai seorang intelektual.[37] Namun, Doder dan Branson menilai intelektualitasnya agak kaku dan dipaksakan.[331] Mereka mencatat bahwa tidak seperti kebanyakan kalangan inteligensia Rusia, Gorbachev tidak memiliki keterikatan erat dengan dunia sains, kebudayaan, seni, maupun pendidikan.[332] Semasa menetap di Stavropol, ia dan sang istri mengoleksi ratusan buku.[333] Penulis favoritnya meliputi Arthur Miller, Dostoevsky, dan Chinghiz Aitmatov, di samping kegemarannya membaca cerita fiksi detektif.[334] Ia juga gemar berjalan-jalan di alam bebas[335][336] serta menyukai olahraga sepak bola.[337] Ia lebih menyukai pertemuan santai berskala kecil untuk mendiskusikan topik seni dan filsafat, alih-alih menghadiri pesta-pesta besar sarat minuman keras yang lazim di kalangan pejabat Soviet.[338]

Kematian

250px-Mikhail_Gorbachev_Lying_in_repose.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gorbachev disemayamkan di Gedung Serikat Buruh

Gorbachev meninggal dunia di Rumah Sakit Klinis Pusat [en], Moskwa, pada 30 Agustus 2022 saat berusia 91 tahun.[339][340] Pihak rumah sakit menyatakan bahwa ia wafat setelah mengidap penyakit parah dan berkepanjangan.[341][342][343] Gorbachev telah lama menderita diabetes parah serta beberapa kali menjalani operasi dan perawatan di rumah sakit.[344][345][346]

Upacara pemakamannya diselenggarakan pada 3 September 2022 di Aula Kolom Gedung Serikat Buruh. Prosesi ini menghadirkan pasukan kehormatan, tetapi bukan merupakan pemakaman kenegaraan.[347] Ibadah pelepasan jenazah tersebut mencakup tata cara keagamaan yang dipimpin oleh seorang imam Gereja Ortodoks Rusia.[348][349] Gorbachev dimakamkan di Tempat Pemakaman Novodevichy [en], Moskwa, dalam satu liang lahad bersama istrinya Raisa sesuai dengan wasiat yang ditinggalkannya.[232][350]

Penerimaan dan warisan

Pandangan mengenai Gorbachev terbelah tajam.[351] Berdasarkan survei tahun 2017 oleh lembaga independen Levada Center [en], sebanyak 46% warga Rusia berpandangan negatif terhadap Gorbachev, 30% bersikap acuh tak acuh, sedangkan hanya 15% yang berpandangan positif.[352] Sebaliknya, banyak pihak terutama di negara-negara Barat memandangnya sebagai negarawan terhebat pada paruh kedua abad ke-20.[353] Pers Amerika Serikat kerap menyebut fenomena "Gorbymania" di negara-negara Barat pada akhir dekade 1980-an dan awal 1990-an, yang tercermin dari kerumunan besar massa penyambut kunjungannya.[354] Majalah Time bahkan menobatkannya sebagai "Tokoh Dekade Ini" pada dekade 1980-an.[355] Di Uni Soviet sendiri, sepanjang masa jabatannya sebagai Sekretaris Jenderal, berbagai jajak pendapat menunjukkan bahwa ia merupakan politikus paling populer sejak tahun 1985 hingga akhir 1989.[356] Para pendukung di dalam negeri memandangnya sebagai pembaru yang berupaya memodernisasi Uni Soviet[357] sekaligus membangun sosialisme yang demokratis.[358] Taubman menilai Gorbachev sebagai seorang visioner yang mengubah negaranya dan dunia, kendati perubahannya tidak sebesar yang ia harapkan.[359] Taubman juga menganggap Gorbachev luar biasa sebagai penguasa Rusia maupun negarawan dunia serta menyoroti keberaniannya menghindari norma tradisional yang otoriter dan anti-Barat, norma yang sebelumnya dianut oleh pendahulunya seperti Brezhnev maupun penerusnya seperti Putin.[360] McCauley berpendapat bahwa dengan membuka jalan bagi Uni Soviet untuk menjauh dari Marxisme–Leninisme, Gorbachev memberikan sesuatu yang sangat berharga bagi rakyat Soviet, yaitu hak untuk berpikir dan mengelola jalan hidup sendiri, meski diiringi ketidakpastian dan risiko yang tak terelakkan.[361] Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Lituania Gabrielius Landsbergis [en] menegaskan bahwa rakyat Lituania tidak akan mengagungkan Gorbachev ataupun melupakan Peristiwa Januari 1991.[216]

Gorbachev berhasil menghancurkan sisa-sisa totalitarianisme di Uni Soviet. Ia menghadirkan kebebasan berbicara, berkumpul, serta kebebasan nurani kepada rakyat yang belum pernah mengecapnya, kecuali mungkin selama beberapa bulan yang penuh kekacauan pada 1917. Melalui pengenalan pemilihan umum bebas dan pembentukan lembaga parlementer, ia meletakkan fondasi bagi demokrasi. Kenyataan bahwa pembangunan demokrasi Rusia memakan waktu jauh lebih lama daripada perkiraannya lebih disebabkan oleh kondisi bahan mentah yang harus ia hadapi daripada kelemahan dan kesalahannya sendiri.

Penulis biografi Gorbachev, William Taubman, 2017[359]

Video luar
Wawancara Q&A bersama William Taubman mengenai bukunya, Gorbachev: His Life and Times, 15 Oktober 2017, C-SPAN

Perundingan Gorbachev dengan Amerika Serikat turut mengakhiri Perang Dingin dan meredakan ancaman konflik nuklir.[359] Keputusannya membiarkan Blok Timur pecah berhasil mencegah pertumpahan darah besar di Eropa Tengah dan Eropa Timur. Taubman mencatat bahwa berkat langkah tersebut, runtuhnya "Imperium Soviet [en]" berlangsung jauh lebih damai daripada pembubaran Imperium Britania beberapa dekade sebelumnya.[359] Demikian pula di bawah Gorbachev, Uni Soviet bubar tanpa terjerumus ke dalam perang saudara, berbeda dengan yang terjadi pada periode yang sama dalam pembubaran Yugoslavia.[362] McCauley juga menyebutkan bahwa melalui perannya memfasilitasi penggabungan Jerman Timur dan Jerman Barat, Gorbachev bertindak sebagai salah seorang bapak penyatuan kembali Jerman, yang memastikan popularitas jangka panjangnya di mata rakyat Jerman.[363]

Sepanjang masa kepemimpinannya, Gorbachev menghadapi kecaman keras di dalam negeri. Sebagian rekannya menaruh kekaguman, tetapi sebagian lain berbalik membencinya.[364] Di tengah masyarakat luas, kegagalannya membalikkan kemerosotan ekonomi Soviet memicu ketidakpuasan meluas.[365] Kalangan liberal menganggapnya kurang radikal untuk melepaskan diri seutuhnya dari Marxisme–Leninisme dan mendirikan demokrasi liberal pasar bebas.[366] Sebaliknya, banyak pengecam di lingkungan Partai Komunis menilai pembaruannya gegabah dan mengancam kelangsungan sosialisme Soviet.[367] Sebagian pihak bahkan berpendapat bahwa ia semestinya mencontoh Partai Komunis Tiongkok yang membatasi pembaruan hanya pada sektor ekonomi tanpa merombak struktur pemerintahan.[368] Banyak warga Rusia menganggap penekanannya pada persuasi alih-alih kekuatan pemaksa sebagai tanda kelemahan.[369]

Bagi kalangan nomenklatura Partai Komunis, pembubaran Uni Soviet merupakan bencana besar karena melenyapkan kekuasaan mereka.[370] Di Rusia, ia dibenci secara luas atas perannya dalam keruntuhan Uni Soviet serta kehancuran ekonomi [en] yang menyusul pada dekade 1990-an.[351] Sebagai contoh, Jenderal Varennikov, salah seorang dalang upaya kudeta tahun 1991 terhadap Gorbachev, menyebutnya sebagai pengkhianat dan pembelot terhadap rakyatnya sendiri.[270] Para pengkritiknya juga mengecam keputusannya membiarkan tumbangnya pemerintahan-pemerintahan Marxis–Leninis di seantero Eropa Timur[371] serta mengizinkan Jerman yang telah bersatu bergabung dengan NATO, langkah yang mereka anggap bertentangan dengan kepentingan nasional Rusia.[372] Pemimpin Partai Komunis, Gennady Zyuganov, menyatakan bahwa Gorbachev adalah pemimpin yang masa pemerintahannya mendatangkan duka mendalam, kemalangan dan berbagai persoalan bagi segenap rakyat negeri tersebut.[373]

Sejarawan Mark Galeotti [en] menekankan keterkaitan erat antara Gorbachev dan pendahulunya, Andropov. Menurut Galeotti, Andropov merupakan tokoh perintis revolusi Gorbachev karena pengalamannya sebagai mantan kepala KGB memungkinkannya menggulirkan gagasan reformasi tanpa perlu diragukan kesetiaannya terhadap perjuangan Soviet.[374] Sementara itu, menurut McCauley Gorbachev menggerakkan reformasi tanpa memahami ke mana arah perubahannya kelak. Bahkan dalam mimpi terburuknya sekalipun ia tidak pernah membayangkan bahwa perestroika justru berujung pada kehancuran Uni Soviet.[375]

Menurut surat kabar The New York Times, "Hanya sedikit pemimpin pada abad ke-20, bahkan di abad mana pun, yang berdampak sedemikian mendalam terhadap zamannya. Dalam waktu enam tahun lebih sedikit yang penuh pergolakan, Gorbachev menyingkap Tirai Besi dan secara tegas mengubah iklim politik dunia."[376]

Penghargaan

250px-President_Ronald_Reagan_Presents_Reagan_Freedom_Medal_to_Mikhail_Gorbachev_at_Reagan_Library_-_DPLA_-_a1833b6a8988e8bf11481bbd1622bd81.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mantan presiden AS Ronald Reagan menyerahkan Penghargaan Kebebasan Ronald Reagan perdana kepada Gorbachev di Reagan Library [en], 1992

Pada tahun 1988, India menganugerahkan Penghargaan Indira Gandhi kepada Gorbachev.[377] Pada tahun 1990, ia dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian atas "peran kepemimpinannya dalam proses perdamaian yang kini mencirikan bagian-bagian penting dari komunitas internasional".[378] Setelah tidak lagi menjabat, ia terus menerima berbagai tanda kehormatan. Pada tahun 1992, ia menjadi penerima pertama Penghargaan Kebebasan Ronald Reagan,[379] disusul Penghargaan Grawemeyer dari Universitas Louisville, Kentucky, pada tahun 1994.[380] Pada tahun 1995, ia dianugerahi Salib Agung Orde Kebebasan [en] oleh Presiden Portugal Mário Soares,[381] serta Freedom Award dari Museum Hak-Hak Sipil Nasional [en] di Memphis, Tennessee pada tahun 1998.[382] Pada tahun 2002, Gorbachev menerima penghargaan Penghargaan Kebebasan Kota Dublin [en] dari Dewan Kota Dublin [en].[383]

Pada tahun 2002, Gorbachev juga dianugerahi Penghargaan Charles V [en] oleh European Academy of Yuste Foundation.[384] Gorbachev bersama Bill Clinton dan Sophia Loren meraih Penghargaan Grammy 2004 untuk kategori Album Kata Lisan Terbaik untuk Anak-Anak [en] atas rekaman karya Sergei Prokofiev tahun 1936, Peter and the Wolf [en], yang dirilis untuk label Pentatone.[385] Pada tahun 2005, Gorbachev menerima Penghargaan Point Alpha atas perannya dalam mendukung penyatuan kembali Jerman.[386]

Karya tulis

TahunJudulPenulis bersamaPenerbit
1987 Perestroika – New Thinking for our Country and the World
Edisi Indonesia: Perestroika: Pemikiran Baru untuk Negara Kami dan Dunia (1987)
Harper & Row
1996 Memoirs terj. har.'Memoar' Doubleday
2005 Moral Lessons of the Twentieth Century: Gorbachev and Ikeda on Buddhism and Communism terj. har.'Pelajaran Moral Abad ke-20: Gorbachev dan Ikeda tentang Buddhisme dan Komunisme' Daisaku Ikeda I. B. Tauris
2016 The New Russia terj. har.'Rusia Baru' Polity
2018 In a Changing World terj. har.'Di Tengah Dunia yang Berubah'
2020 What is at Stake Now: My Appeal for Peace and Freedom terj. har.'Apa yang Dipertaruhkan Sekarang: Seruan Saya demi Perdamaian dan Kebebasan' Polity

Dalam budaya populer

250px-InSapphoWeTrust_-_Ronald_Reagan%2C_Margaret_Thatcher%2C_and_Mikhail_Gorbachev_at_Madame_Tussauds_London_%288480300191%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Patung lilin Reagan, Thatcher, dan Gorbachev di museum Madame Tussauds, London

Pada tahun 2020 dan 2021, Teater Bangsa di Moskwa bekerja sama dengan sutradara Latvia Alvis Hermanis menggelar pementasan drama berjudul Gorbachev.[387] Yevgeny Mironov dan Chulpan Khamatova masing-masing memerankan Gorbachev dan istrinya, Raisa.[388]

Gorbachev diperankan oleh David Dencik [en] dalam miniseri Chernobyl (2019),[389] oleh Matthew Marsh [en] dalam film Tetris (2023),[390] serta oleh Aleksander Krupa dalam film drama biografi Reagan (2024).[391]

Gorbachev muncul dalam permainan video Call of Duty: Black Ops Cold War pada sebuah misi saat karakter pemain menyusup ke markas besar KGB [en]. Tokoh Gorbachev diperankan oleh David Agranov.[392]

Rekaman wawancara masa kini bersama Gorbachev dimanfaatkan untuk memproduksi film tahun 2020, Gorbachev. Heaven.[393]

Dalam film Rocky IV (1985), karakter Gorbachev diperankan oleh David Lloyd Austin [en].[394]

Gorbachev juga tampil dalam sebuah iklan komersial Pizza Hut pada tahun 1997.[395]

Lihat pula

Catatan

  1. Jabatannya sempat ditangguhkan dari 19 hingga 21 Agustus 1991 semasa Kudeta Agustus, ketika para pemimpin kudeta memproklamasikan Wakil Presiden Yanayev sebagai Penjabat Presiden.
  2. De facto hingga 21 Agustus 1991; de jure hingga 4 September.
  3. Jabatan ini dihapuskan pada saat pembubaran Uni Soviet tanggal 25 Desember 1991 dan wewenangnya dialihkan kepada Boris Yeltsin, Presiden Rusia. Fungsi kepresidenan dilanjutkan oleh Dewan Kepala Negara [en] serta Sekretaris Eksekutif Persemakmuran Negara-Negara Merdeka.
  4. Pada 14 Maret 1990, ketentuan monopoli kekuasaan PKUS dihapus dari Pasal 6 Konstitusi Uni Soviet. Dengan demikian, sistem multipartai resmi diizinkan di Uni Soviet, dan PKUS tidak lagi menjadi bagian dari aparatur negara.
  5. Dirinya sendiri (sebagai kepala negara dalam kapasitas Presiden).
  6. Dirinya sendiri menjabat sebagai Ketua Partai Sosial Demokrat Bersatu Rusia hingga 24 November 2001, dan Ketua Partai Sosial Demokrat Rusia [en] hingga 20 Oktober 2007
  7. Dalam article ini, surname adalah Sergeyevich.
  8. UK /ˈɡɔːrbəɒf,ˌɡɔːrbəˈɒf/, US /-ɔːf,-ɛf/.[1][2][3] bahasa Rusia: Михаил Сергеевич Горбачёв, tr. Mikhail Sergeyevich Gorbachyov; IPA: [mʲɪxɐˈilsʲɪrˈɡʲejɪvʲɪdʑɡərbɐˈtɕɵf] ( simak)
  9. Pada awalnya, kekuasaan nyata Gorbachev bersumber dari posisinya sebagai Sekretaris Jenderal. Ia kemudian menggantikan Andrei Gromyko sebagai Ketua Presidium Majelis Agung pada tahun 1988, yang sebagian besar berperan seremonial sebagai kepala negara kolektif. Pada tahun berikutnya, Kongres Perwakilan Rakyat Uni Soviet yang baru dibentuk memilihnya sebagai kepala negara tunggal bergelar Ketua Majelis Agung. Menyusul disahkannya amandemen konstitusi [en] yang mengakhiri monopoli kekuasaan Partai Komunis pada tahun 1990, jabatan Presiden Uni Soviet dibentuk dan sebagian besar kewenangan eksekutif dialihkan ke lembaga kepresidenan tersebut. Gorbachev kemudian terpilih secara aklamasi sebagai pemegang pertama sekaligus satu-satunya atas jabatan itu.

Referensi

Kutipan

  1. "Gorbachev" Diarsipkan 2 April 2015 di Wayback Machine.. Random House Webster's Unabridged Dictionary [en].
  2. "Gorbachev, Mikhail" Diarsipkan 13 Mei 2019 di Wayback Machine., Oxford Dictionaries. Retrieved 4 February 2019
  3. "Gorbachev". Merriam-Webster Dictionary. Diakses tanggal 4 Februari 2019.
  4. Medvedev 1986, hlm. 22; Doder & Branson 1990, hlm. 1; McCauley 1998, hlm. 15; Taubman 2017, hlm. 7.
  5. Taubman 2017, hlm. 10.
  6. McCauley 1998, hlm. 15; Taubman 2017, hlm. 10.
  7. Doder & Branson 1990, hlm. 4; McCauley 1998, hlm. 15; Taubman 2017, hlm. 7.
  8. Taubman 2017, hlm. 8–9.
  9. Taubman 2017, hlm. 9.
  10. 1 2 Medvedev 1986, hlm. 22.
  11. 1 2 Taubman 2017, hlm. 16.
  12. Taubman 2017, hlm. 16, 17.
  13. Doder & Branson 1990, hlm. 1; Taubman 2017, hlm. 7.
  14. McCauley 1998, hlm. 15; Taubman 2017, hlm. 12–13.
  15. Taubman 2017, hlm. 14.
  16. McCauley 1998, hlm. 16; Taubman 2017, hlm. 7.
  17. McCauley 1998, hlm. 15–16; Taubman 2017, hlm. 7, 8.
  18. Taubman 2017, hlm. 18–19.
  19. Doder & Branson 1990, hlm. 5–6; McCauley 1998, hlm. 17; Taubman 2017, hlm. 7, 20–22.
  20. Doder & Branson 1990, hlm. 5; McCauley 1998, hlm. 17; Taubman 2017, hlm. 8, 26–27.
  21. Taubman 2017, hlm. 27.
  22. Taubman 2017, hlm. 9, 27–28.
  23. Taubman 2017, hlm. 29–30.
  24. Taubman 2017, hlm. 8, 28–29.
  25. Taubman 2017, hlm. 30.
  26. Doder & Branson 1990, hlm. 7; McCauley 1998, hlm. 18; Taubman 2017, hlm. 32.
  27. Taubman 2017, hlm. 32.
  28. McCauley 1998, hlm. 18; Taubman 2017, hlm. 34.
  29. Doder & Branson 1990, hlm. 6; McCauley 1998, hlm. 18; Taubman 2017, hlm. 8, 34.
  30. Никитинский, Леонид Васильевич (14 Juli 2025). Михаил Горбачев: «Главное – начать» (dalam bahasa Rusia). ЛитРес. hlm. 7. ISBN 9785047786773. Diakses tanggal 24 Mei 2026. [...] в 1949 году был награжден орденом Трудового Красного Знамени.
  31. Wieczynski, Joseph L., ed. (1993). The Gorbachev Encyclopedia: Gorbachev, the Man and His Times. Salt Lake City, Utah, United States: Charles Schlacks, Jr. hlm. 162. ISBN 9781884445026. Diakses tanggal 24 Mei 2026. In 1949, after an especially good harvest, Gorbachev and his co-workers received the Order of the Red Banner of Labor.
  32. 1 2 Taubman 2017, hlm. 42.
  33. Doder & Branson 1990, hlm. 6, 8; McCauley 1998, hlm. 18; Taubman 2017, hlm. 40–41.
  34. Medvedev 1986, hlm. 35.
  35. Taubman 2017, hlm. 43.
  36. Taubman 2017, hlm. 50.
  37. 1 2 Taubman 2017, hlm. 44.
  38. Doder & Branson 1990, hlm. 14; Taubman 2017, hlm. 48.
  39. Taubman 2017, hlm. 53.
  40. Taubman 2017, hlm. 52.
  41. McCauley 1998, hlm. 19; Taubman 2017, hlm. 45, 52.
  42. Doder & Branson 1990, hlm. 10; McCauley 1998, hlm. 19; Taubman 2017, hlm. 46.
  43. Taubman 2017, hlm. 46.
  44. McCauley 1998, hlm. 19; Taubman 2017, hlm. 46.
  45. Taubman 2017, hlm. 47.
  46. Medvedev 1986, hlm. 36–37; Doder & Branson 1990, hlm. 11; McCauley 1998, hlm. 19; Taubman 2017, hlm. 45, 53, 56–57.
  47. McCauley 1998, hlm. 20; Taubman 2017, hlm. 57–58.
  48. Doder & Branson 1990, hlm. 1 5; Taubman 2017, hlm. 59, 63.
  49. Taubman 2017, hlm. 59–63.
  50. Taubman 2017, hlm. 66.
  51. Taubman 2017, hlm. 72–73.
  52. 1 2 McCauley 1998, hlm. 20; Taubman 2017, hlm. 68.
  53. Taubman 2017, hlm. 70.
  54. Taubman 2017, hlm. 70–71.
  55. Medvedev 1986, hlm. 42; McCauley 1998, hlm. 20.
  56. McCauley 1998, hlm. 20.
  57. McCauley 1998, hlm. 20–21; Taubman 2017, hlm. 73–74.
  58. McCauley 1998, hlm. 20; Taubman 2017, hlm. 74.
  59. McCauley 1998, hlm. 20–21; Taubman 2017, hlm. 75.
  60. McCauley 1998, hlm. 21; Taubman 2017, hlm. 77.
  61. Doder & Branson 1990, hlm. 31; Taubman 2017, hlm. 78.
  62. Taubman 2017, hlm. 95.
  63. McCauley 1998, hlm. 210; Taubman 2017, hlm. 81–83.
  64. Taubman 2017, hlm. 81.
  65. Doder & Branson 1990, hlm. 19; McCauley 1998, hlm. 23; Taubman 2017, hlm. 86.
  66. McCauley 1998, hlm. 23; Taubman 2017, hlm. 89.
  67. Medvedev 1986, hlm. 56, 62; Doder & Branson 1990, hlm. 19; McCauley 1998, hlm. 29; Taubman 2017, hlm. 115–116.
  68. Medvedev 1986, hlm. 63; Doder & Branson 1990, hlm. 19; McCauley 1998, hlm. 29; Taubman 2017, hlm. 111–113.
  69. Taubman 2017, hlm. 86.
  70. Taubman 2017, hlm. 90–91.
  71. Taubman 2017, hlm. 90.
  72. Taubman 2017, hlm. 91.
  73. McCauley 1998, hlm. 22; Taubman 2017, hlm. 96–98.
  74. Taubman 2017, hlm. 78.
  75. Taubman 2017, hlm. 80.
  76. Medvedev 1986, hlm. 74; Doder & Branson 1990, hlm. 32; McCauley 1998, hlm. 25; Taubman 2017, hlm. 105–106.
  77. Taubman 2017, hlm. 103, 105.
  78. Medvedev 1986, hlm. 47; Doder & Branson 1990, hlm. 31; McCauley 1998, hlm. 23; Taubman 2017, hlm. 98.
  79. McCauley 1998, hlm. 23; Taubman 2017, hlm. 100.
  80. Taubman 2017, hlm. 89.
  81. McCauley 1998, hlm. 23; Taubman 2017, hlm. 99.
  82. Taubman 2017, hlm. 100.
  83. Medvedev 1986, hlm. 49; McCauley 1998, hlm. 23.
  84. 1 2 Taubman 2017, hlm. 102.
  85. Taubman 2017, hlm. 149.
  86. Medvedev 1986, hlm. 50; Doder & Branson 1990, hlm. 24; McCauley 1998, hlm. 24.
  87. Taubman 2017, hlm. 107.
  88. Medvedev 1986, hlm. 61; McCauley 1998, hlm. 26.
  89. Taubman 2017, hlm. 116.
  90. Medvedev 1986, hlm. 63; Doder & Branson 1990, hlm. 32; McCauley 1998, hlm. 28; Taubman 2017, hlm. 119.
  91. Medvedev 1986, hlm. 64.
  92. McCauley 1998, hlm. 30.
  93. Taubman 2017, hlm. 123–124.
  94. Medvedev 1986, hlm. 64–65; McCauley 1998, hlm. 30; Taubman 2017, hlm. 124.
  95. McCauley 1998, hlm. 28–29; Taubman 2017, hlm. 125.
  96. Taubman 2017, hlm. 125–126.
  97. Medvedev 1986, hlm. 65; Doder & Branson 1990, hlm. 32; McCauley 1998, hlm. 29; Taubman 2017, hlm. 120.
  98. Taubman 2017, hlm. 121–122.
  99. Taubman 2017, hlm. 121.
  100. Medvedev 1986, hlm. 73; Taubman 2017, hlm. 121.
  101. Medvedev 1986, hlm. 65.
  102. 1 2 Taubman 2017, hlm. 127.
  103. Taubman 2017, hlm. 129.
  104. McCauley 1998, hlm. 31–32; Taubman 2017, hlm. 130.
  105. McCauley 1998, hlm. 33; Taubman 2017, hlm. 131–132.
  106. Taubman 2017, hlm. 123.
  107. Taubman 2017, hlm. 128–129.
  108. Taubman 2017, hlm. 157.
  109. Doder & Branson 1990, hlm. 35–36; Taubman 2017, hlm. 138–139.
  110. McCauley 1998, hlm. 35; Taubman 2017, hlm. 145–146.
  111. Medvedev 1986, hlm. 108, 113; McCauley 1998, hlm. 35.
  112. Medvedev 1986, hlm. 78; Taubman 2017, hlm. 149.
  113. Taubman 2017, hlm. 149–150.
  114. McCauley 1998, hlm. 30; Taubman 2017, hlm. 150–151.
  115. Taubman 2017, hlm. 151–152.
  116. Taubman 2017, hlm. 152.
  117. 1 2 Taubman 2017, hlm. 153.
  118. Taubman 2017, hlm. 153–154.
  119. Taubman 2017, hlm. 156.
  120. Medvedev 1986, hlm. 77.
  121. Medvedev 1986, hlm. 92; McCauley 1998, hlm. 36; Taubman 2017, hlm. 157.
  122. Taubman 2017, hlm. 161.
  123. Taubman 2017, hlm. 164–175.
  124. Taubman 2017, hlm. 165, 166.
  125. 1 2 Taubman 2017, hlm. 165.
  126. McCauley 1998, hlm. 40; Taubman 2017, hlm. 166.
  127. Medvedev 1986, hlm. 95–96; Doder & Branson 1990, hlm. 38–39.
  128. Medvedev 1986, hlm. 7, 102–103, 106–107; Doder & Branson 1990, hlm. 40; Galeotti 1997, hlm. 32; Taubman 2017, hlm. 175–177.
  129. Medvedev 1986, hlm. 107; Doder & Branson 1990, hlm. 40.
  130. Taubman 2017, hlm. 177–78.
  131. McCauley 1998, hlm. 34.
  132. 1 2 Taubman 2017, hlm. 173.
  133. Medvedev 1986, hlm. 107.
  134. Medvedev 1986, hlm. 118, 121–122; Doder & Branson 1990, hlm. 43; McCauley 1998, hlm. 41; Taubman 2017, hlm. 179–180.
  135. Taubman 2017, hlm. 180.
  136. Medvedev 1986, hlm. 123.
  137. Taubman 2017, hlm. 181, 191.
  138. Galeotti 1997, hlm. 32; Taubman 2017, hlm. 181.
  139. Medvedev 1986, hlm. 123; Galeotti 1997, hlm. 32; Taubman 2017, hlm. 181.
  140. Taubman 2017, hlm. 182.
  141. Medvedev 1986, hlm. 124; Doder & Branson 1990, hlm. 46–47; McCauley 1998, hlm. 31; Taubman 2017, hlm. 182–185.
  142. Doder & Branson 1990, hlm. 47; McCauley 1998, hlm. 31; Taubman 2017, hlm. 182.
  143. Doder & Branson 1990, hlm. 50; Taubman 2017, hlm. 190–191.
  144. Medvedev 1986, hlm. 138; Doder & Branson 1990, hlm. 56.
  145. Medvedev 1986, hlm. 138–139; Doder & Branson 1990, hlm. 51–52; McCauley 1998, hlm. 43; Taubman 2017, hlm. 192.
  146. Doder & Branson 1990, hlm. 57; McCauley 1998, hlm. 43; Taubman 2017, hlm. 193.
  147. Taubman 2017, hlm. 193.
  148. Medvedev 1986, hlm. 158–159; Taubman 2017, hlm. 193–195.
  149. Medvedev 1986, hlm. 142; Taubman 2017, hlm. 196.
  150. McCauley 1998, hlm. 44; Taubman 2017, hlm. 195.
  151. Medvedev 1986, hlm. 155.
  152. Medvedev 1986, hlm. 159; Doder & Branson 1990, hlm. 59; McCauley 1998, hlm. 44; Taubman 2017, hlm. 196.
  153. Medvedev 1986, hlm. 159; McCauley 1998, hlm. 44; Taubman 2017, hlm. 201.
  154. Taubman 2017, hlm. 197.
  155. Taubman 2017, hlm. 272–273.
  156. Doder & Branson 1990, hlm. 159–162; McCauley 1998, hlm. 81; Taubman 2017, hlm. 294.
  157. Doder & Branson 1990, hlm. 75, 140, 142.
  158. McCauley 1998, hlm. 50, 55.
  159. 1 2  Artikel ini berisi bahan berstatus domain umum dari  dokumen Perpustakaan Kongres Amerika Serikat: Country Studies. Divisi Penelitian Federal. – Russia Diarsipkan 24 Juni 2015 di Wayback Machine., section Demokratizatsiya. Data as of July 1996 (retrieved 25 December 2014)
  160. Taubman 2017, hlm. 431–434.
  161. 1 2 Taubman 2017, hlm. 465.
  162. McCauley 1998, hlm. 133; Taubman 2017, hlm. 481.
  163. McCauley 1998, hlm. 35–36; Taubman 2017, hlm. 484–485.
  164. Taubman 2017, hlm. 462–463.
  165. Taubman 2017, hlm. 488–494.
  166. Taubman 2017, hlm. 427.
  167. Taubman 2017, hlm. 505.
  168. Taubman 2017, hlm. 505–506.
  169. Taubman 2017, hlm. 506–507.
  170. McCauley 1998, hlm. 160–161; Taubman 2017, hlm. 507.
  171. McCauley 1998, hlm. 165; Taubman 2017, hlm. 508–509.
  172. 1 2 Taubman 2017, hlm. 509.
  173. McCauley 1998, hlm. 164–165; Taubman 2017, hlm. 509.
  174. McCauley 1998, hlm. 165–166; Taubman 2017, hlm. 511.
  175. Doder & Branson 1990, hlm. 408; McCauley 1998, hlm. 161; Taubman 2017, hlm. 510–522.
  176. McCauley 1998, hlm. 170; Taubman 2017, hlm. 513.
  177. McCauley 1998, hlm. 169; Taubman 2017, hlm. 513–514.
  178. 1 2 Taubman 2017, hlm. 515.
  179. McCauley 1998, hlm. 172.
  180. McCauley 1998, hlm. 174–175; Taubman 2017, hlm. 500–501, 515–516.
  181. Taubman 2017, hlm. 543.
  182. 1 2 Taubman 2017, hlm. 552.
  183. Savranskaya, Svetlana; Blanton, Thomas; Zubok, Vladislav (2010). "Document No. 119: Record of Conversation between Mikhail Gorbachev and James Baker, February 9, 1990". MASTERPIECES OF HISTORY. National Security Archive Cold War Readers. Central European University Press. hlm. 675–684. ISBN 978-615-5211-88-1. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 Februari 2023. Diakses tanggal 20 Februari 2023.
  184. Doder & Branson 1990, hlm. 422; Taubman 2017, hlm. 550.
  185. Taubman 2017, hlm. 546.
  186. Kórshunov, Maxim (16 Oktober 2014). "Mikhail Gorbachev: I am against all walls". Russia Beyond. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 31 Januari 2022. Diakses tanggal 31 Januari 2022.
  187. Eckel, Mike (20 Mei 2021). "Did The West Promise Moscow That NATO Would Not Expand? Well, It's Complicated". Radio Free Europe/Radio Liberty. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 April 2022. Diakses tanggal 28 Mei 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  188. Taubman 2017, hlm. 564.
  189. Taubman 2017, hlm. 565.
  190. Taubman 2017, hlm. 540–541.
  191. "Oral History – Mikhail Gorbachev". PBS. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 Juli 2022. Diakses tanggal 29 Januari 2022.
  192. McCauley 1998, hlm. 213; Taubman 2017, hlm. 540–541, 566–567.
  193. Taubman 2017, hlm. 567–568.
  194. Taubman 2017, hlm. 568.
  195. Taubman 2017, hlm. 588–589.
  196. McCauley 1998, hlm. 220; Taubman 2017, hlm. 572.
  197. Taubman 2017, hlm. 572.
  198. McCauley 1998, hlm. 214.
  199. Taubman 2017, hlm. 568–569.
  200. McCauley 1998, hlm. 218–219; Taubman 2017, hlm. 593.
  201. Taubman 2017, hlm. 570.
  202. McCauley 1998, hlm. 215; Taubman 2017, hlm. 595–596.
  203. McCauley 1998, hlm. 218–219; Taubman 2017, hlm. 595.
  204. McCauley 1998, hlm. 214; Taubman 2017, hlm. 595.
  205. Taubman 2017, hlm. 569.
  206. McCauley 1998, hlm. 221; Taubman 2017, hlm. 596–598.
  207. Doder & Branson 1990, hlm. 425; McCauley 1998, hlm. 178; Taubman 2017, hlm. 519–520.
  208. McCauley 1998, hlm. 183–185; Taubman 2017, hlm. 521–528.
  209. McCauley 1998, hlm. 185–186; Taubman 2017, hlm. 529.
  210. Taubman 2017, hlm. 529–531.
  211. Taubman 2017, hlm. 532.
  212. McCauley 1998, hlm. 188; Taubman 2017, hlm. 533.
  213. Taubman 2017, hlm. 536.
  214. McCauley 1998, hlm. 193–194; Taubman 2017, hlm. 534–535.
  215. Taubman 2017, hlm. 575.
  216. 1 2 "The January bloodbath in Lithuania 25 years on". Deutsche Welle. 13 Januari 2021. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 September 2022. Diakses tanggal 1 September 2022.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  217. McCauley 1998, hlm. 199–200; Taubman 2017, hlm. 575.
  218. McCauley 1998, hlm. 206–207; Taubman 2017, hlm. 580.
  219. Taubman 2017, hlm. 580–582.
  220. McCauley 1998, hlm. 233; Taubman 2017, hlm. 602, 605.
  221. Taubman 2017, hlm. 607–608.
  222. Taubman 2017, hlm. 608.
  223. Taubman 2017, hlm. 608–610.
  224. McCauley 1998, hlm. 237; Taubman 2017, hlm. 610.
  225. McCauley 1998, hlm. 237–238; Taubman 2017, hlm. 611.
  226. "1991 Soviet coup attempt". Encyclopædia Britannica. 26 Juni 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 Juli 2023. Diakses tanggal 10 Agustus 2023.
  227. Taubman 2017, hlm. 612.
  228. Taubman 2017, hlm. 614–615.
  229. "Заявление М. С. Горбачева о сложение обязанностей генерального секретаря КПСС (24 августа 1991)". illuminats.ru. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Juli 2018. Diakses tanggal 25 November 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  230. McCauley 1998, hlm. 244; Taubman 2017, hlm. 621.
  231. "hlm. 1. Постановление Верховного Совета СССР от 29 августа 1991 г. N 2371-I "О ситуации, возникшей в стране в связи с имевшим место государственным переворотом"". 7 Desember 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 7 Desember 2013.
  232. 1 2 "Указ Президента РСФСР от 06.11.1991 г. № 169". Президент России. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 Maret 2021. Diakses tanggal 30 Agustus 2022.
  233. McCauley 1998, hlm. 248–249; Taubman 2017, hlm. 631–632.
  234. McCauley 1998, hlm. 249; Taubman 2017, hlm. 633.
  235. Taubman 2017, hlm. 624.
  236. McCauley 1998, hlm. 252; Taubman 2017, hlm. 627.
  237. Taubman 2017, hlm. 628.
  238. McCauley 1998, hlm. 253; Taubman 2017, hlm. 628–629.
  239. McCauley 1998, hlm. 254–255; Taubman 2017, hlm. 629–630.
  240. McCauley 1998, hlm. 255; Taubman 2017, hlm. 630.
  241. Taubman 2017, hlm. 634–635.
  242. McCauley 1998, hlm. 256; Taubman 2017, hlm. 625.
  243. "Заявление Президента СССР М. С. Горбачёва 9 декабря 1991" (PDF). gorby.ru. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 24 September 2015. Diakses tanggal 16 Januari 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  244. Taubman 2017, hlm. 636.
  245. 1 2 Taubman 2017, hlm. 637.
  246. Clines, Francis X. (22 Desember 1991). "11 Soviet States Form Commonwealth Without Clearly Defining Its Powers". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 April 2017. Diakses tanggal 27 Desember 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link).
  247. Taubman 2017, hlm. 638.
  248. McCauley 1998, hlm. 257; Taubman 2017, hlm. 645.
  249. Taubman 2017, hlm. 646.
  250. Taubman 2017, hlm. 651.
  251. "End of the Soviet Union: Text of Gorbachev's Farewell Address". The New York Times. 26 Desember 1991. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Januari 2020. Diakses tanggal 27 Desember 2019.
  252. Brzezinski, Zbigniew; Brzezinski, Zbigniew K.; Sullivan, Paige (1997). Russia and the Commonwealth of Independent States: Documents, Data, and Analysis. M.E. Sharpe. ISBN 978-1-56324637-1. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 17 Desember 2020. Diakses tanggal 24 Oktober 2020.
  253. Plokhy, S. (2015). "Chapter 18: Christmas in Moscow". The Last Empire: The Final Days of the Soviet Union. Basic Books.
  254. McCauley 1998, hlm. 258.
  255. Taubman 2017, hlm. 653.
  256. McCauley 1998, hlm. 258; Taubman 2017, hlm. 651, 654.
  257. 1 2 3 Taubman 2017, hlm. 654.
  258. 1 2 Taubman 2017, hlm. 656.
  259. Taubman 2017, hlm. 656–657.
  260. Taubman 2017, hlm. 657.
  261. ""Perestroika in den ÖBB"? – Michail Gorbatschow dreht für die ÖBB einen Werbefilm". Der Standard (dalam bahasa Austrian German). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 Maret 2021. Diakses tanggal 12 Maret 2021.
  262. "The first advertisement to feature Mikhail Gorbachev will also..." United Press International. 7 Oktober 1994. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 Maret 2022. Diakses tanggal 3 Maret 2022.
  263. Taubman 2017, hlm. 654–655.
  264. Musgrave, Paul (28 November 2019). "Mikhail Gorbachev's Pizza Hut Thanksgiving Miracle". Foreign Policy. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 Desember 2019. Diakses tanggal 29 November 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  265. McCauley 1998, hlm. 258–259; Taubman 2017, hlm. 664.
  266. Taubman 2017, hlm. 675.
  267. 1 2 Taubman 2017, hlm. 652.
  268. Roche, Douglas (Maret–Mei 2003). "World Summit on Nobel Peace laureates". UN Chronicle. 40 (1): 76–77.
  269. 1 2 Taubman 2017, hlm. 655.
  270. 1 2 Taubman 2017, hlm. 659.
  271. Taubman 2017, hlm. 663–664.
  272. Taubman 2017, hlm. 664–665.
  273. Taubman 2017, hlm. 658–659.
  274. Taubman 2017, hlm. 665.
  275. Taubman 2017, hlm. 666–667.
  276. Taubman 2017, hlm. 668.
  277. Taubman 2017, hlm. 272.
  278. Taubman 2017, hlm. 674.
  279. Taubman 2017, hlm. 660.
  280. Taubman 2017, hlm. 660–661.
  281. 1 2 Taubman 2017, hlm. 661.
  282. Taubman 2017, hlm. 662.
  283. 1 2 Taubman 2017, hlm. 663.
  284. 1 2 Taubman 2017, hlm. 676.
  285. 1 2 Taubman 2017, hlm. 679.
  286. Taubman 2017, hlm. 677.
  287. 1 2 3 4 Taubman 2017, hlm. 678.
  288. "Russia Bans Party Founded by Gorbachev". MosNews. 23 April 2007. Diarsipkan dari versi asli pada 23 April 2007. Diakses tanggal 27 Desember 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  289. "Gorbachev sets up Russia movement". BBC News. 20 Oktober 2007. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Januari 2022. Diakses tanggal 7 Mei 2019.
  290. Taubman 2017, hlm. 680.
  291. 1 2 3 4 5 Taubman 2017, hlm. 685.
  292. Blomfield, Adrian; Smith, Mike (6 Mei 2008). "Gorbachev: US could start new Cold War". The Telegraph. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Januari 2022. Diakses tanggal 11 Maret 2015.
  293. Gray, Sadie (30 September 2008). "Gorbachev launches political party with Russian billionaire". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 Februari 2013. Diakses tanggal 1 Oktober 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  294. "Mikhail Gorbachev will found new political party". mosnews.com. 13 Mei 2009. Diarsipkan dari versi asli pada 16 Juli 2011. Diakses tanggal 13 Juni 2009.
  295. Gorbachev, Mikhail (12 Agustus 2008). "A Path to Peace in the Caucasus". The Washington Post. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 Oktober 2010. Diakses tanggal 12 Agustus 2008.
  296. Gorbachev, Mikhail (19 Agustus 2008). "Russia Never Wanted a War". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 Mei 2011. Diakses tanggal 9 Desember 2011.
  297. 1 2 Taubman 2017, hlm. 681.
  298. "Obama met Gorbachev in run-up to Medvedev talks". Reuters. 23 Maret 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 Januari 2019. Diakses tanggal 30 Januari 2019.
  299. Taubman 2017, hlm. 684.
  300. "Mikhail Gorbachev says Putin should not run for Russian presidency again". The Christian Science Monitor. 2 Maret 2011. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Desember 2011. Diakses tanggal 9 Desember 2011.
  301. "Gorbachev says Putin 'castrated' democracy in Russia". BBC News. 18 Agustus 2011. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 April 2022. Diakses tanggal 18 Agustus 2011.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  302. "Former Soviet leader Gorbachev warns against 'new Cold War' in Ukraine crisis". Deutsche Welle. 16 Oktober 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 Oktober 2014. Diakses tanggal 8 November 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  303. Nelson, Louis (20 April 2017). "Gorbachev throws shade at Putin: 'Russia can succeed only through democracy'". Politico. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 Juni 2019. Diakses tanggal 27 Desember 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  304. Buchanan, Rose Troup (9 November 2014). "Mikhail Gorbachev warns global powers have put the world 'on the brink of a new Cold War'". The Independent. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 Mei 2022. Diakses tanggal 9 Mei 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  305. Johnston, Chris (9 November 2014). "Mikhail Gorbachev: world on brink of new cold war over Ukraine". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 Juni 2016. Diakses tanggal 9 Mei 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  306. "Mikhail Gorbachev: "Never again war"". Sonnenseite. 13 Maret 2022. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 Juli 2022. Diakses tanggal 15 Juli 2022.
  307. "The Latest: Gorbachev has high hopes for Putin-Trump summit". Associated Press News. 28 Juni 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 17 Juli 2018. Diakses tanggal 27 Desember 2019.
  308. "Горбачев увидел угрозу судьбе США как государства" (dalam bahasa Rusia). Interfax. 7 Januari 2021. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Januari 2021. Diakses tanggal 12 Januari 2021. По его мнению, произошедшие в Вашингтоне беспорядки "поставили под вопрос дальнейшую судьбу США как государства". [In Gorbachev's opinion, the riots that took place in Washington "called into question the future fate of the United States as a nation".]
  309. Родионов, Эдуард (24 Juli 2022). "Первый президент СССР Горбачёв прокомментировал спецоперацию – Solenka.info – Мировые новости и светская хроника шоу-бизнеса". solenka.info (dalam bahasa Rusia). Diarsipkan dari asli tanggal 31 Agustus 2022. Diakses tanggal 2 September 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  310. Borger, Julian (30 Agustus 2022). "How Gorbachev's political legacy was destroyed by Putin". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Oktober 2022. Diakses tanggal 31 Maret 2025.
  311. Doder & Branson 1990, hlm. 11.
  312. Doder & Branson 1990, hlm. 116–117.
  313. Gooding 1990, hlm. 197.
  314. Doder & Branson 1990, hlm. 22.
  315. J.Church, George (1985-09-09). "Moscow's Vigorous Leader". Time (dalam bahasa American English). ISSN 0040-781X. Diakses tanggal 2026-05-18.
  316. McCauley 1998, hlm. 262–263.
  317. 1 2 McCauley 1998, hlm. 264.
  318. Taubman 2017, hlm. 215.
  319. Doder & Branson 1990, hlm. 386.
  320. Medvedev 1986, hlm. 160.
  321. Doder & Branson 1990, hlm. 50; Taubman 2017, hlm. 44.
  322. Taubman 2017, hlm. 94.
  323. "Gorbachev: A great leader or tragic hero? | Simon & Schuster AU". www.simonandschuster.com.au. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 Agustus 2022. Diakses tanggal 11 Maret 2026.
  324. Taubman 2017, hlm. 179.
  325. McCauley 1998, hlm. 18.
  326. Taubman 2017, hlm. 142.
  327. Taubman 2017, hlm. 4–5.
  328. Taubman 2017, hlm. 155.
  329. Doder & Branson 1990, hlm. 290.
  330. Rodriguez, Alex (23 Maret 2008). "Gorbachev a closet Christian?". Chicago Tribune. Diarsipkan dari asli tanggal 11 Mei 2008. Diakses tanggal 27 Desember 2019.
  331. Doder & Branson 1990, hlm. 16.
  332. Doder & Branson 1990, hlm. 150.
  333. Taubman 2017, hlm. 114–115.
  334. Doder & Branson 1990, hlm. 17.
  335. Taubman 2017, hlm. 137.
  336. Taubman 2017, hlm. 163.
  337. Doder & Branson 1990, hlm. 347.
  338. Taubman 2017, hlm. 136–137.
  339. Ljunggren, David (30 Agustus 2022). "Last Soviet leader Gorbachev, who ended Cold War and won Nobel prize, dies aged 91". Reuters. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 Agustus 2022. Diakses tanggal 30 Agustus 2022.
  340. Heintz, Jim (30 Agustus 2022). "Mikhail Gorbachev, who steered Soviet breakup, dead at 91". Associated Press News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 31 Agustus 2022. Diakses tanggal 30 Agustus 2022.
  341. Cullinane, Susannah; Smith-Spark, Laura (30 Agustus 2022). "Mikhail Gorbachev, former Soviet president who took down the Iron Curtain, dies". CNN. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 Agustus 2022. Diakses tanggal 30 Agustus 2022.
  342. "Источник: ухудшения здоровья Горбачева нет" [Source: no deterioration in Gorbachev's health] (dalam bahasa Rusia). TASS. 20 Juni 2022. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Juni 2022. Diakses tanggal 30 Agustus 2022.
  343. Вишнева, Светлана (20 Juni 2022). "Представитель Горбачева подтвердил наличие проблем с почками у политика". radiokp.ru (dalam bahasa Rusia). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 Agustus 2022. Diakses tanggal 30 Agustus 2022.
  344. "Mikhail Gorbachev was hospitalized in the Central Clinical Hospital". Forbes.ru (dalam bahasa Rusia). 11 Juni 2013. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 Desember 2019. Diakses tanggal 2 September 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  345. "Михаил Горбачев перенес сложную операцию на позвоночнике". Российская газета (dalam bahasa Rusia). 14 April 2011. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 Desember 2019. Diakses tanggal 2 September 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  346. "Горбачев находится в Германии на плановом обследовании в одной из клиник". Interfax.ru (dalam bahasa Rusia). 22 Oktober 2013. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 Desember 2019. Diakses tanggal 2 September 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  347. Сарджвеладзе, София (31 Agustus 2022). "Прощание с Горбачевым пройдет 3 сентября в Колонном зале". RTVI (dalam bahasa Rusia). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 31 Agustus 2022. Diakses tanggal 3 September 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  348. Zemlianichenko, Alexander (3 September 2022). "Gorbachev buried in Moscow in funeral snubbed by Putin". TelegraphHerald.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 September 2022. Diakses tanggal 4 September 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  349. "Gorbachev buried in Moscow in funeral snubbed by Putin". Daily News. New York. 3 September 2022. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 September 2022. Diakses tanggal 4 September 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  350. "Горбачёв Михаил Сергеевич (1931—2022)". m-necropol.ru (dalam bahasa Rusia). Могилы знаменитостей. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Mei 2026. Diakses tanggal 6 Mei 2026.
  351. 1 2 Taubman 2017, hlm. 1.
  352. "ПРАВИТЕЛИ". levada.ru. 15 Februari 2017. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Maret 2021. Diakses tanggal 2 Maret 2021.
  353. Taubman 2017, hlm. 1, 539.
  354. Doder & Branson 1990, hlm. 286; McCauley 1998, hlm. 138.
  355. Doder & Branson 1990, hlm. 391.
  356. McCauley 1998, hlm. 267.
  357. Doder & Branson 1990, hlm. 396.
  358. Doder & Branson 1990, hlm. 410.
  359. 1 2 3 4 Taubman 2017, hlm. 688.
  360. Taubman 2017, hlm. 687.
  361. McCauley 1998, hlm. 278–279.
  362. Bunce 1992, hlm. 205; McCauley 1998, hlm. 275.
  363. McCauley 1998, hlm. 197.
  364. Taubman 2017, hlm. 134.
  365. Doder & Branson 1990, hlm. 388.
  366. Doder & Branson 1990, hlm. 416; Steele 1996, hlm. 145.
  367. Doder & Branson 1990, hlm. 324.
  368. Steele 1996, hlm. 145.
  369. Taubman 2017, hlm. 690.
  370. McCauley 1998, hlm. 276.
  371. Taubman 2017, hlm. 268.
  372. Taubman 2017, hlm. 691.
  373. "Praise and Blame: How Russia Reacted to the Death of Gorbachev". Moscow Times. 31 Agustus 2022. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 31 Agustus 2022. Diakses tanggal 31 Agustus 2022.
  374. Galeotti 1997, hlm. 35.
  375. McCauley 1998, hlm. 257–258.
  376. Berger, Marilyn (30 Agustus 2022). "Mikhail S. Gorbachev, Reformist Soviet Leader, Is Dead at 91". The New York Times (dalam bahasa American English). ISSN 0362-4331. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 Agustus 2022. Diakses tanggal 30 Agustus 2022.
  377. Doder & Branson 1990, hlm. 366.
  378. "The Nobel Peace Prize 1990". Nobel Foundation. 15 Oktober 1990. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 November 2010. Diakses tanggal 3 November 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  379. "Ronald Reagan Presidential Foundation & Library". Diarsipkan dari asli tanggal 10 Juni 2008. Diakses tanggal 24 Februari 2007.
  380. "1994– Mikhail Gorbachev". Diarsipkan dari asli tanggal 13 Oktober 2011.
  381. "Cidadãos Estrangeiros Agraciados com Ordens Portuguesas – Página Oficial das Ordens Honoríficas Portuguesas". ordens.presidencia.pt (dalam bahasa Portugis). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 Maret 2013. Diakses tanggal 7 Agustus 2017.
  382. "NCRM: Freedom Awards Winners". Diarsipkan dari asli tanggal 30 Maret 2014. Diakses tanggal 28 Februari 2014.
  383. "Previous Recipients of Keys to the City". dublincity.ie. Dublin City Council. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 Desember 2017. Diakses tanggal 14 Desember 2017.
  384. "Mikhail Gorbachev". European Academy of Yuste Foundation. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 17 September 2017. Diakses tanggal 16 September 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  385. "Prokofiev Peter and the Wolf – Beintus Wolf Tracks". Pentatone. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 Desember 2016. Diakses tanggal 18 Desember 2016.
  386. "Reunification Politicians Accept Prize". Deutsche Welle. 17 Juni 2005. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 November 2018. Diakses tanggal 22 Mei 2006.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  387. Kangarooo (8 September 2022). Theatre play "Gorbachev" спектакл "Горбачёв" about Mikhail Gorbachev Михаил Горбачёв. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Agustus 2023. Diakses tanggal 2 Agustus 2023 via Rumble.{{cite AV media}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  388. Arutyunyan, Ani (7 Juli 2021). "Review: Gorbachev at The State Theatre Of Nations". BroadwayWorld. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 Desember 2021. Diakses tanggal 13 Desember 2021. The production runs from October, 2020. Next dates: 8 September 2021
  389. Mikhail Gorbachev Dies: Last Leader Of Soviet Union Was 91 Diarsipkan 25 Desember 2024 di Wayback Machine., by Ted Johnson and Erik Pedersen; at Deadline Hollywood; published 30 August 2022; retrieved 11 April 2024
  390. O'Sullivan, Michael (22 Maret 2023). "'Tetris': A heady Cold War thriller about the fight over a video game". The Washington Post. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 Maret 2023. Diakses tanggal 11 November 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  391. Olek Krupa (9 Maret 2021). "I Despised Gorbachev Until I Played His Role On the set of "Reagan," I began to understand the Soviet leader". The Wall Street Journal. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 Mei 2023. Diakses tanggal 28 Desember 2024.
  392. Wojnar, Jason (21 November 2020). "10 Unintentionally Hilarious Things About Call Of Duty: Black Ops Cold War". TheGamer. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Desember 2024. Diakses tanggal 4 September 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  393. Lodge, Guy (2020-11-21). "'Gorbachev. Heaven' Review: The Former Soviet Leader Says His Piece (or Doesn't) in a Moving, Insightful Doc". Variety (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Desember 2022. Diakses tanggal 2025-12-05.
  394. "David Lloyd Austin (1943–2015)". www.imdb.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 April 2026. Diakses tanggal 26 April 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  395. "Gorbachev, Pizza Hut — and my dad". www.ft.com. Diakses tanggal 26 April 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Sumber

Bacaan lanjutan

Pranala luar

Jabatan partai politik
Didahului oleh:
Leonid Yefremov [en]
Sekretaris Pertama Komite Regional CPSU Stavropol [en]
1970–1978
Diteruskan oleh:
Vsevolod Murakhovsky
Didahului oleh:
Konstantin Chernenko
Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Uni Soviet
1985–1991
Diteruskan oleh:
Vladimir Ivashko (penjabat)
Jabatan politik
Didahului oleh:
Andrei Gromyko
sebagai Ketua Presidium Majelis Agung
Ketua Presidium Majelis Agung (1988–1989)
Ketua Majelis Agung (1989–1990)
Presiden Uni Soviet (1990–1991)

1988–1991
Jabatan dihapuskan
Penghargaan dan prestasi
Didahului oleh:
Dalai Lama XIV
Penerima Nobel Perdamaian
1990
Diteruskan oleh:
Aung San Suu Kyi
Penghargaan dibentuk Penerima Penghargaan Kebebasan Ronald Reagan
1992
Diteruskan oleh:
Colin Powell
Artikel terkait Mikhail Gorbachev
Peristiwa 1964–1982
Peristiwa 1982–1985
Anggota Politburo
Pemimpin
Pemerintahan
Ekonomi nasional
Reformasi
Rencana Lima Tahun
Keluarga Brezhnev

Templat:Communist Party of the Soviet Union Templat:Heads of state of the Soviet Union Templat:28th Politburo of the Communist Party of the Soviet Union Templat:27th Politburo of the Communist Party of the Soviet Union Templat:26th Politburo of the Communist Party of the Soviet Union Templat:25th Politburo of the Communist Party of the Soviet Union Templat:Leaders of the Ruling Parties of the Eastern Bloc Templat:Fall of Communism

1940-an
1950-an
1960-an
1970-an
1980-an
1990-an
Konflik beku
Kebijakan luar negeri
Ideologi
Kapitalisme
Komunisme
Lainnya
Organisasi
Propaganda
Perlombaan
Sejarawan
Lihat pula

Templat:Soviet–Afghan War

Tokoh, tempat, dan kejadian penting dalam Konflik Nagorno-Karabakh
Akar konflik Lokasi Pemimpin politik Pemimpin militer Keterlibatan asing

Asal-usul hingga era Soviet:

Era Soviet

Peningkatan konflik:

Sekarang

1 Keterlibatan dalam Perang Dipertikaikan
2 Tak diakui

Bantuan militer:

Mediasi konflik:

Templat:Refusenik movement and 1990s post-Soviet aliyah Templat:Time Persons of the Year Templat:Grammy Award for Best Spoken Word Album for Children Templat:Nobel Peace Prize laureates Templat:Ronald Reagan Freedom Award Templat:1990 Nobel Prize winners Templat:Princess of Asturias Award for International Cooperation

Templat:Candidates in the Russian presidential election, 1996
Temukan informasi lain di
proyek saudari Wikimedia
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan