Sabtu, 24 Oktober 2026
07:16 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Perang Saudara Angola

Perang Saudara Angola

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:
Perang Saudara Angola
Bagian dari Perang Dingin dan Perang Perbatasan Afrika Selatan
Angola
Tanggal1975 – Agustus 2002
Lokasi
Hasil Kemenangan MPLA
Pihak yang terlibat
40px-Flag_of_MPLA.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail MPLA
 Kuba
Angola AAF
Uni Soviet Uni Soviet
40px-Flag_of_UNITA.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail UNITA
40px-Bandeira_da_FNLA.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail FNLA
Afrika Selatan Afrika Selatan
Zaire Republik Zaire
 Amerika Serikat
Pemimpin atau tokoh terkemuka
40px-Flag_of_MPLA.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Agostinho Neto
40px-Flag_of_MPLA.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail José Eduardo dos Santos
40px-Flag_of_UNITA.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Jonas Savimbi
40px-Bandeira_da_FNLA.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Holden Roberto
Korban jiwa dan kerugian
Lebih dari 500.000 militan[1] dan ratusan ribu penduduk.

Perang Saudara Angola dimulai di Angola setelah berakhirnya Perang Kemerdekaan Angola dari Portugal tahun 1975. Perang ini berubah menjadi konflik Perang Dingin, antara dua faksi Angola, faksi Komunis yang didukung Uni Soviet dan anti-Komunis yang didukung oleh Amerika Serikat.

Pranala luar

Referensi

  1. ↑ Madsen, Wayne (2002-05-17). "Report Alleges US Role in Angola Arms-for-Oil Scandal". CorpWatch. Diarsipkan dari asli tanggal 2008-01-05. Diakses tanggal 2008-02-10.


Ikon rintisan

Artikel bertopik militer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan