Rabu, 07 Oktober 2026
23:21 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Doktrin Hallstein

Doktrin Hallstein

Bagikan:
250px-Bundesarchiv_B_145_Bild-F004665-0003%2C_Walter_Hallstein.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Arsip Federal Jerman biasanya sering menyimpan keterangan gambar asli untuk keperluan dokumenter.

Doktrin Hallstein, diambil dari nama Walter Hallstein, adalah doktrin utama dalam kebijakan luar negeri Republik Federal Jerman (Jerman Barat) setelah tahun 1955. Menurut tulisan yang beredar, doktrin ini menyatakan bahwa Republik Federal Jerman tidak akan membina atau mempertahankan hubungan diplomatik dengan negara manapun yang mengakui Republik Demokratik Jerman (Jerman Timur). Kenyataannya, doktrin ini memiliki makna yang berbeda. Tidak ada teks resmi dari "doktrin" ini. Namun demikian, doktrin ini dijelaskan secara terbuka dalam sebuah wawancara radio[1] oleh perancang utamanya, Wilhelm Grewe. Konrad Adenauer juga menjelaskan garis besar kebijakan ini melalui penjelasannya di hadapan parlemen Jerman tanggal 22 September 1955.[1]

Doktrin tersebut berarti bahwa apabila negara ketiga mengakui atau membina hubungan diplomatik dengan Republik Demokratik Jerman (kecuali Uni Soviet selaku bagian dari Empat Kekuatan yang berpengaruh di Jerman), pemerintah federal Jerman akan menganggap tindakan tersebut tidak bersahabat.[2][3]: 58–61  Tanggapan atas tindakan tidak bersahabat sering kali dipahami sebagai pemutusan hubungan diplomatik, tetapi pemutusan hubungan tersebut bukan keputusan utama, melainkan keputusan paling akhir (ultima ratio).[1]

Aspek-aspek penting doktrin ini ditinggalkan setelah tahun 1970 karena sulit dipertahankan dan pemerintah federal mengubah arah politiknya terhadap Republik Demokratik Jerman.[4]: 19 

Catatan dan referensi

  1. 1 2 3 Explanation of the Hallstein Doctrine, Interview of Wilhelm Grewe, Head of the Political Dept. of the Foreign Office of the Federal Republic of Germany (11 Desember 1955). "Erläuterung der sog. "Hallstein-Doktrin" durch den Leiter der Politischen Abteilung des Auswärtigen Amts, Ministerialdirektor Wilhelm Grewe, in einem Interview mit dem Chefredakteur des Nordwestdeutschen Rundfunks, Hans Wendt, am 11. Dezember 1955; Auszug" (transcript (extract)) (Wawancara) (dalam bahasa German). Diwawancarai oleh Hans Wendt, Editor of the Nordwestdeutscher Rundfunk. Bavarian State Library. Diakses tanggal 2009-09-13. {{cite interview}}: |interviewer= memiliki nama generik; Parameter tidak dikenal |program= diabaikanPemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) cited as Bulletin des Presse- und Informationsamtes, 1955, Nr. 233, S. 1993f. and quoted in full at http://www.1000dokumente.de/index.html?c=dokument_de&dokument=0019_hal&object=translation
  2. ↑ Hans Wendt, Editor of the Nordwestdeutscher Rundfunk. "Interview des Ministerialdirektors, Professor Dr. Wilhelm G. Grewe mit dem Chefredakteur des Nordwestdeutschen Rundfunk, Hans Wendt ["Hallstein-Doktrin"], 11. Dezember 1955: Einführung" [Interview with Professor Wilhelm Grewe [Head of the Political Dept. of the Foreign Office of the Federal Republic of Germany ]on 11 December 1955: Introduction]. 100(0) Schlüsseldokumente zur deutschen Geschichte im 20. Jahrhundert [100(0) key documents on German history of the 2oth century (dalam bahasa German). Bavarian State Library. Diakses tanggal 2011-09-13. {{cite web}}: |author= memiliki nama generikPemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  3. ↑ Grewe, Wilhelm G (1995). "Hallsteins deutschlandpolitische Konzeption" [Hallsteins deutschlandpolitische Konzeption]. Dalam Loth, Wolfgang; Wallace, William; Wessels, Wolfgang (ed.). Walter Hallstein: Der vergessene Europäer? [Walter Hallstein: The forgotten European?]. Europäische Schriften (dalam bahasa German). Vol. 73. Forewords by Helmut Kohl and Jacques Delors. Bonn: Europa Union Verlag. hlm. 57–79. ISBN 3-7713-0499-7.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
    also available in translation in Loth, Wilfried; Wallace, William; Wessels, Wolfgang (1998). Walter Hallstein: The Forgotten European?. New York: St. Martin's Press. ISBN 978-0-312-21293-3.
  4. ↑ Kilian, Werner. Die Hallstein-Doktrin. Der diplomatische Krieg zwischen der BRD und der DDR 1955–1973. Aus den Akten der beiden deutschen Außenministerien [The Hallstein Doctrine. The diplomatic war between the FRG and the German Democratic Republic 1955–1973. From the files of the two German foreign ministries]. Zeitgeschichtliche Forschngen (dalam bahasa German). Vol. 7. Berlin: Duncker & Humblot. ISBN 3-428-10371-8. ISSN 1438-2326.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
1940-an
1950-an
1960-an
1970-an
1980-an
1990-an
Konflik beku
Kebijakan luar negeri
Ideologi
Kapitalisme
Komunisme
Lainnya
Organisasi
Propaganda
Perlombaan
Sejarawan
Lihat pula
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan