Minggu, 18 Oktober 2026
17:54 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Separatisme kulit putih

sebuah gerakan politik dan sosial yang mencari pemisahan orang kulit putih dari orang-orang dari ras dan etnis lain

Bagikan:

Separatisme kulit putih adalah gerakan politik atau sosial yang ingin mendirikan negara sendiri untuk orang-orang kulit putih yang terpisah dari kelompok-kelompok lainnya. Gagasan ini merupakan salah satu bentuk nasionalisme kulit putih dan dapat menjadi salah satu manifestasi supremasi kulit putih.[1]

Kelompok separatis kulit putih mengklaim keberadaan ikatan genetik antara kebudayaan Anglo-Saxon, Nordik dan kebudayaan Eropa lainnya, termasuk mereka yanga berada di luar Eropa.

Mayoritas penganut gagasan separatisme kulit putih biasanya menolak pernikahan campur. Gagasan ini tidak selalu sama dengan supremasi kulit putih karena pendukung gagasan supremasi kulit putih umumnya memiliki keinginan untuk mendominasi (seperti dalam kasus apartheid, perbudakan atau segregasi), sementara pendukung separatisme kulit putih menginginkan pemisahan berdasarkan ras saja.[2] Separatisme kulit putih juga tidak sama dengan segregasi ras,[3] karena dalam segregasi kelompok-kelompok yang berbeda tinggal di negara yang sama, tetapi kehidupan sehari-hari mereka dipisah. Segregasi ras pernah diberlakukan oleh pemerintah Afrika Selatan pada masa apartheid.[4]

Gagasan separatisme kulit putih dikritik karena dianggap sebagai "samaran" bagi gagasan supremasi kulit putih.[5]

Pendukung separatisme kulit putih

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Dobratz, Betty A.; Shanks-Meile, Stephanie L. (1997). The White Separatist Movement in the United States: White Power, White Pride!. New York: Twayne Publishers. ISBN 9780805738650. OCLC 37341476.
  2. ↑ Betty A. Dobratz, Stephanie L. Shanks-Meile, The White Separatist Movement in the United States: "White Power, White Pride! (Baltimore, JHU Press: 2000), vii 10
  3. ↑ Alex Haley and Betty Shabazz, The Autobiography of Malcolm X (Ballantine Books: New York, 1965), 246.
  4. ↑ Nelson Mandela, Long Walk to Freedom (New York: Back Bay Books, 1995), 122.
  5. ↑ Dobratz, Betty A.; Shanks-Meile, Stephanie L. (Musim panas 2006). "The Strategy of White Separatism". Journal of Political and Military Sociology. 34 (1): 49–80.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif]


Ikon rintisan

Artikel bertopik politik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan