Senin, 28 September 2026
10:42 WIB
TERKINI
Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal
Segregasi ras

Segregasi ras

250px-1943_Colored_Waiting_Room_Sign.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Papan penanda "Colored Waiting Room" (Ruang Tunggu Kulit Berwarna) di sebuah stasiun bus Greyhound di Rome, Georgia, Amerika Serikat, pada September 1943. Foto ini merupakan bagian dari koleksi Perpustakaan Kongres Amerika Serikat

Segregasi ras adalah segregasi atau pemisahan, baik oleh hukum atau tindakan, orang-orang dari ras yang berbeda dalam segala macam kegiatan sehari-hari, seperti pendidikan, perumahan, dan penggunaan fasilitas umum. Dengan demikian, segregasi ras adalah bentuk rasisme institusional. Hukum segregasi ras telah ada di banyak negara, terutama Amerika Serikat, Nazi Jerman, dan Afrika Selatan selama era Apartheid. Meskipun tidak lagi dianggap dapat diterima di sebagian besar negara, segregasi ras masih ada di banyak komunitas melalui tindakan individu anggotanya. Namun, seiring kemajuan dunia menuju pemahaman bahwa semua orang termasuk dalam satu keluarga manusia, praktik-praktik seperti itu menjadi kurang lazim dan semakin banyak komunitas yang meruntuhkan penghalang yang memisahkan ras.[1]

Jenis

Segregasi pendidikan

Segregasi pendidikan pernah dialami oleh orang kulit hitam di Amerika Serikat sebelum tahun 1954 M melalui doktrin "terpisah tetapi sama". Doktrin ini kemudian menjadi satu perkara pengadilan di Amerika Serikat yang gugatannya diberikan kepada Dewan Pendidikan Topeka oleh Brown. Karena itu, perkara gugatan ini dinamai Brown v. Board of Education. Dengan bantuan Dana Pendidikan dan Pembelaan Hukum NAACP, Brown mengusut serangkaian perkara pengadilan berkaitan dengan segregasi pendidikan di negara bagian Delaware, Kansas, Carolina Selatan, Virginia dan Distrik Columbia. Setelah dikelompokkan, perkaranya diajukan ke Mahkamah Agung Amerika Serikat pada tanggal 17 Mei 1954 dengan gugatan bahwa doktrin "terpisah tetapi sama" tidak sah untuk diberlakukan dalam sistem pendidikan di Amerika Serikat. Akhirnya, gugatan Brown disetujui secara penuh oleh Mahkamah Agung Amerika Serikat. Doktrin "terpisah tetapi sama" ditetapkan untuk dihapuskan dari sistem pendidikan di Amerika Serikat karena dinyatakan sebagai salah satu bentuk segregasi ras. Semua lembaga pendidikan di Amerika Serikat akhirnya menghentikan pemisahan fasilitas pendidikan untuk orang kulit hitam di Amerika Serikat setelah hasil perkara tersebut diumumkan ke seluruh negara bagian di Amerika Serikat.[2]

Referensi

  1. ↑ "Racial segregation - New World Encyclopedia". www.newworldencyclopedia.org. Diakses tanggal 2021-07-09.
  2. ↑ Gardner, John William (Mei 1994). Yang Terbaik [Excellence: Can We be Equal and Excellent too?]. Diterjemahkan oleh Pabottingi, Mochtar. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. hlm. 22. ISBN 979-461-069-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)


Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan