Minggu, 01 November 2026
02:42 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Pembasmian untuk Kebebasan

Pembasmian untuk Kebebasan

Bagikan:
250px-FreedomGram.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pesan yang membujuk bangsa Amerika Serikat untuk mengirim pesan-pesan kebebasan melalui pembasmian

Pembasmian untuk Kebebasan adalah sebuah kampanye propaganda Amerika Serikat yang berlangsung dari 1950–1960. Tujuan utamanya adalah untuk mengumpulkan dana untuk Radio Free Europe. Kampanye tersebut juga dipakai CIA untuk mendanai Radio Free Europe dan untuk menumbuhkan dukungan domestik untuk kebijakan-kebijakan Perang Dingin Amerika Serikat.[1][2]

Referensi

  1. ↑ Medhurst, Martin J. (1997). "Eisenhower and the Crusade for Freedom: The Rhetorical Origins of a Cold War Campaign". Presidential Studies Quarterly. 27 (4): 646–661. ISSN 0360-4918.
  2. ↑ Cummings, Radio Free Europe's "Crusade for Freedom" (2010), pp. 2–3. "The goals of Radio Free Europe and the Crusade for Freedom could be seen as fundamentally the same: winning the hearts and minds of Americans in the ideological struggle against Communism. Their targets were different: Radio Free Europe focused on the hearts and minds of those behind the Iron Curtain; the Crusade for Freedom targeted Americans. Their commonality was to keep the true sponsorship of Radio Free Europe hidden from the public."

Daftar pustaka

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Crusade for Freedom.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan