Rabu, 04 November 2026
20:57 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
September Hitam

September Hitam

Perang Sipil di Yordania antara 1970 dan 1971

Bagikan:
September Hitam
أيلول الأسود
330px-Smoke_rises_above_Amman_during_Black_September%2C_1_October_1970.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Asap di Amman selama pertempuran antara Angkatan Darat Yordania melawan fedayeen Palestina pada tanggal 1 Oktober 1970.
Tanggal6 September 1970–17 Juli 1971
(tahap utama 16–27 September 1970)
Lokasi
Yordania
Hasil

Kemenangan Yordania:

Pihak yang terlibat

Organisasi Pembebasan Palestina PLO

 Suriah

 Yordania

Pemimpin atau tokoh terkemuka
Organisasi Pembebasan Palestina Yasser Arafat
Organisasi Pembebasan Palestina Khalil Al-Wazir
Organisasi Pembebasan Palestina Abu Ali Iyad
Organisasi Pembebasan Palestina George Habash
Organisasi Pembebasan Palestina Nayef Hawatmeh
Suriah Salah Jadid
Yordania Raja Hussein
Yordania Habis Al-Majali
Yordania Zaid ibn Shaker
Yordania Wasfi Al-Tal
Pakistan Zia-ul-Haq
Kekuatan
Organisasi Pembebasan Palestina 15.000–40.000[1]
Suriah 10.000[2]
300 tank[3]
Yordania 65.000–74.000[4]
Korban jiwa dan kerugian
PLO: 3.400 tewas[5][6]
Suriah: 600 korban di pihak Suriah (tewas dan terluka)[1]
120 tank dan APC hilang[7]
Yordania: 537 tewas[8]

September Hitam (bahasa Arab:أيلول الأسود; Aylūl Al-Aswad), juga dikenal sebagai Perang Saudara Yordania, adalah konflik yang berlangsung antara Angkatan Darat Yordania yang dipimpin oleh Raja Hussein melawan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) yang diketuai oleh Yasser Arafat. Perang ini mencapai puncaknya dari tanggal 16 hingga 27 September 1970 di wilayah Yordania, dan konfliknya sendiri masih berlanjut hingga 17 Juli 1971.

Setelah Israel berhasil mengusir Yordania dari Tepi Barat pada tahun 1967, para pejuang Palestina yang disebut "fedayeen" memindahkan markas mereka ke Yordania dan melancarkan serangan terhadap Israel dari situ. Serangan balasan terhadap perkemahan PLO di Karameh (sebuah kota di perbatasan Yordania dengan Tepi Barat) berujung pada pertempuran besar. Dunia Arab merasa bahwa Yordania dan Palestina berhasil memenangkan Pertempuran Karameh pada tahun 1968, sehingga dukungan dari negara-negara Arab terhadap para pejuang Palestina di Yordania pun meningkat drastis. Kekuatan PLO di Yordania kemudian bertambah dan mereka mulai secara terbuka menyerukan penjatuhan monarki Hashemite. Mereka bertindak seperti negara di dalam negara dan sering kali mengabaikan hukum dan regulasi setempat, dan bahkan mencoba membunuh Raja Hussein dua kali, sehingga terjadinya bentrok antara mereka dengan Angkatan Darat Yordania pada Juni 1970. Hussein ingin mengusir fedayeen dari Yordania, tetapi ia takut musuh-musuhnya akan mencap tindakan ini sebagai tindakan kejam terhadap rakyat Palestina. Kemudian terjadilah insiden Pembajakan Dawson's Field pada tanggal 10 September. Selama insiden tersebut, fedayeen membajak tiga pesawat sipil dan memaksakan pendaratan ketiga pesawat ini di Zarqa. Mereka menyandera orang-orang asing dan kemudian meledakkan pesawat-pesawat tersebut. Hussein sudah tidak tahan lagi dan memerintahkan Angkatan Darat Yordania untuk bertindak.[9]

Pada tanggal 17 September, Angkatan Darat Yordania mengepung kota-kota yang ditempati oleh PLO (termasuk Amman dan Irbid) dan mulai menembaki fedayeen yang telah mendirikan markas di perkemahan pengungsi Palestina. Pada hari berikutnya, pasukan dari Suriah bersama dengan Angkatan Darat Pembebasan Palestina mendekati kota Irbid, dan fedayeen menyatakan kota tersebut sebagai kota yang telah "dibebaskan". Pada tanggal 22 September, pasukan Suriah mundur setelah angkatan darat Yordania melancarkan serangan darat dan udara yang menimbulkan korban jiwa yang besar di pihak Suriah. Namun, akibat tekanan dari negara-negara Arab, Hussein menghentikan serangannya. Pada tanggal 13 Oktober, ia menandatangani perjanjian dengan Arafat untuk mengatur keberadaan fedayeen. Namun, pasukan Yordania kembali menyerang pada Januari 1971. Fedayeen diusir dari kota-kota di Yordania hingga 2.000 fedayeen yang dikepung di hutan di dekat Ajloun menyerah pada tanggal 17 Juli.[9]

Raja Hussein mengizinkan anggota fedayeen untuk meninggalkan Yordania. Mereka pindah ke Lebanon dengan melewati wilayah Suriah dan kemudian menjadi salah satu pihak yang bertikai dalam Perang Saudara Lebanon pada tahun 1975. Organisasi September Hitam didirikan selama konflik ini untuk melakukan pembalasan. Organisasi ini menyatakan diri sebagai dalang pembunuhan Perdana Menteri Yordania Wasfi Al-Tal pada tahun 1971 dan pembantaian atlet-atlet Israel di München pada tahun 1972.

Catatan kaki

  1. 1 2 Katz, Samuel M. (1995). Arab Armies of the Middle East Wars 2. New York: Osprey Publishing. hlm. 10. ISBN 0-85045-800-5.
  2. ↑ Dunstan, Simon (2003). The Yom Kippur War 1973: Golan Heights Pt.1. Elsm Court, Chapel Way, Botley, Oxford OX2 9LP, United Kingdom: Osprey Publishing Ltd. ISBN 1 84176 220 2.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi (link)
  3. ↑ Shlaim 2008, hlm. 326. sfn error: tanpa target: CITEREFShlaim2008 (bantuan)
  4. ↑ Shlaim 2008, hlm. 321. sfn error: tanpa target: CITEREFShlaim2008 (bantuan)
  5. ↑ Massad, Joseph Andoni (2001). Colonial Effects: The Making of National Identity in Jordan. New York: Columbia University Press. hlm. 342. ISBN 0-231-12323-X.
  6. ↑ Bailey, hlm.59, The Making of a War, John Bulloch, hlm.67
  7. ↑ Shlaim 2008, hlm. 334. sfn error: tanpa target: CITEREFShlaim2008 (bantuan)
  8. ↑ "Duty Martyrs". JAF. Diakses tanggal 31 Agustus 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. 1 2 Shlaim 2008, hlm. 311-340. sfn error: tanpa target: CITEREFShlaim2008 (bantuan)

Bacaan lanjut

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Black September in Jordan.
1940-an
1950-an
1960-an
1970-an
1980-an
1990-an
Konflik beku
Kebijakan luar negeri
Ideologi
Kapitalisme
Komunisme
Lainnya
Organisasi
Propaganda
Perlombaan
Sejarawan
Lihat pula
Ikon rintisan

Artikel bertopik militer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan