Minggu, 08 November 2026
10:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Reaganomics

Reaganomics

kebijakan ekonomi yang dipromosikan oleh Presiden AS Ronald Reagan

Bagikan:
330px-President_Ronald_Reagan_Addresses_the_Nation_from_the_Oval_Office_on_Tax_Reduction_Legislation_-_DPLA_-_c671d512e3601137f56b068779ab6e2b.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Reagan menyampaikan pidato tentang rencana pemotongan pajak dari Kantor Oval pada bulan Juli 1981.

Reaganomics (/reɪɡəˈnɒmɪks/; lakuran Reagan dan economics yang dicetuskan Paul Harvey)[1] mengacu pada kebijakan ekonomi yang diperkenalkan Presiden Amerika Serikat Ronald Reagan tahun 1980-an. Kebijakan-kebijakannya sering dikaitkan dengan ekonomi penawaran, biasa disebut ekonomi menetes ke bawah atau ekonomi voodoo oleh para pesaingnya dan ekonomi pasar bebas oleh para pendukungnya.

Empat pilar kebijakan ekonomi Reagan adalah mengurangi peningkatan anggaran pemerintah, mengurangi pajak pendapatan federal dan pajak keuntungan modal, mengurangi regulasi pemerintah, dan memperketat peredaran uang demi mengurangi inflasi.[2]

Dampak kebijakan ekonomi Reagan masih diperdebatkan. Para pendukung menunjuk pada berakhirnya stagflasi, pertumbuhan PDB yang lebih kuat, dan revolusi kewirausahaan dalam beberapa dekade berikutnya. Para kritikus menunjuk pada kesenjangan pendapatan yang semakin lebar, apa yang mereka gambarkan sebagai suasana keserakahan, berkurangnya mobilitas ekonomi, dan utang nasional yang meningkat tiga kali lipat dalam delapan tahun yang pada akhirnya membalikkan tren pasca Perang Dunia II berupa penurunan utang nasional AS sebagai persentase PDB.

Lihat pula

Catatan kaki

  1. ↑ Holley, Joe (Maret 1, 2009). "Broadcaster Delivered 'The Rest of the Story'". The Washington Post. Diakses tanggal Maret 1, 2009.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Niskanen, William A. (1992). "Reaganomics". Dalam David R. Henderson (ed.) (ed.). Concise Encyclopedia of Economics (Edisi 1st). Library of Economics and Liberty.{{cite encyclopedia}}: |editor= memiliki nama generik OCLC317650570

Referensi

  • Bienkowski Wojciech, Brada Josef, Radlo Mariusz-Jan eds. (2006) Reaganomics Goes Global. What Can the EU, Russia and Transition Countries Learn from the USA?, Palgrave Macmillan.
  • Boskin Michael J. (1987) Reagan and the US Economy. The Successes, Failures, and Unfinished Agenda, ICEG.
  • Krugman, Paul (Juni 11, 2004). "An Economic Legend". The New York Times. ISSN 0362-4331. Diakses tanggal 2010-03-25.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  • Niskanen, William A. (1988) Reaganomics: An Insider's Account of the Policies and the People, Oxford University Press, Oxford.
  • Marable Manning. (1981) REAGANISM, RACISM, AND REACTION: Black Political Realignment in the 1980s, Taylor & Francis, Ltd.
  • Bowser, Benjamin. (1985) Race Relations in the 1980's: The Case of the United States, Sage Publications Incorporated.

Pranala luar

Templat:Ronald Reagan

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan