Senin, 21 September 2026
07:47 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Blok Timur

Blok Timur

kelompok negara sosialis Eropa Tengah dan Timur

Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia.
Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus.
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Blok Timur"  berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
250px-Europe-blocs-49-89x4.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Situasi politik di Eropa selama Perang Dingin setelah 1948.

Blok Timur, juga dikenal sebagai Blok Komunis (Combloc), Blok Sosialis, dan Blok Soviet, adalah istilah kolektif untuk koalisi tidak resmi negara-negara komunis di Eropa Tengah dan Timur, Asia, Afrika, dan Amerika Latin yang bersekutu dengan Uni Soviet dan eksis selama Perang Dingin (1947-1991). Negara-negara ini mengikuti ideologi Marxisme-Leninisme, berlawanan dengan Blok Barat yang kapitalis. Blok Timur sering disebut “Dunia Kedua”, sedangkan istilah “Dunia Pertama” merujuk pada Blok Barat dan “Dunia Ketiga” merujuk pada negara-negara non-blok yang sebagian besar berada di Afrika, Asia, dan Amerika Latin, tetapi juga termasuk bekas sekutu Soviet sebelum tahun 1948, Yugoslavia, yang terletak di Eropa.

Di Eropa Barat, istilah Blok Timur umumnya merujuk pada Uni Soviet dan negara-negara Eropa Tengah dan Timur yang tergabung dalam Comecon (Jerman Timur, Polandia, Cekoslowakia, Hungaria, Rumania, Bulgaria, dan Albania). Di Asia, Blok Timur terdiri dari Mongolia, Vietnam, Laos, Kamboja, Korea Utara, Yaman Selatan, Suriah, dan Tiongkok. Di Amerika, negara-negara yang bersekutu dengan Uni Soviet termasuk Kuba dari tahun 1961 dan untuk periode terbatas Nikaragua dan Grenada.

Daftar negara

250px-Stamp_of_USSR_1556.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perangko Soviet tahun 1950, menggambarkan bendera dan masyarakat negara-negara komunis saat itu, termasuk di Eropa Timur

Pakta Warsawa (1955–1991)

Negara Komunis lainnya

Negara yang bersekutu

250px-Communist_Block.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Negara-negara dengan pemerintahan komunis dalam merah, negara-negara yang menurut Uni Soviet sedang menuju sosialisme dalam oranye, dan negara-negara dengan referensi konstitusional terhadap sosialisme dalam kuning.

Lihat pula

  1. Lihat De-satelitisasi Komunis Rumania
  2. Lihat Perpecahan Sino-Soviet
  3. Lihat Perpecahan Tito-Stalin
  4. Aliansi Soviet-Chili berakhir dengan penggulingan pemerintahan Allende dalam sebuah kudeta militer, setelah itu Chili menjadi sekutu Perang Dingin Amerika Serikat. Uni Soviet kemudian mendukung sebuah pemberontakan bersenjata melawan pemerintah militer hingga Chili kembali ke demokrasi pada 1990.
  1. "Intelijen Soviet di Amerika Latin Selama Perang Dingin Diarsipkan 28 Februari 2010 di Wayback Machine.", Kuliah oleh Jenderal Nikolai Leonov, Centro de Estudios Publicos (Chili), 22 September 1999.
  2. Kass, Ilana (September 1977). "The Forgotten Friendship: Israel and the Soviet Bloc 1947–1953". American Political Science Review. 71 (3): 1304–1305. doi:10.2307/1960285. ISSN 0003-0554. JSTOR 1960285. S2CID 146764535.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. Sunayama, Sonoko (2007). Syria and Saudi Arabia: Collaboration and Conflicts in the Oil Era. New York: I.B. Tauris. hlm. 31. ISBN 978-1-84511-302-5.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan