Jumat, 23 Oktober 2026
09:56 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Republik Rakyat Angola

Republik Rakyat Angola

Bagikan:
Republik Rakyat Angola
República Popular de Angola
1975–1992
Lokasi Angola
Ibu kotaLuanda
Bahasa umumPortugis
PemerintahanNegara komunis
Presiden 
• 1975−1979
Agostinho Neto
• 1979−1992
José Eduardo dos Santos
Perdana Menteri 
• 1975−1978
Lopo do Nascimento
• 1991−1992
Fernando José de França Dias Van-Dúnem
Era SejarahPerang Dingin
• Didirikan
1975
• Dibubarkan
1992
Mata uangKwanza
Kode ISO 3166AO
Didahului olehDigantikan oleh
Afrika Barat Portugis
Angola

Republik Rakyat Angola didirikan pada tahun 1975 setelah Angola diberikan kemerdekaan oleh Portugal. Negara ini menganut ideologi komunisme.

Negara ini menikmati hubungan persahabatan dengan Uni Soviet, Kuba, dan Republik Rakyat Mozambik.[1] Negara ini diperintah oleh Gerakan Rakyat untuk Pembebasan Angola (MPLA), yang berideologi komunisme. MPLA didukung oleh Kuba dan Uni Soviet. Kelompok lawan MPLA, yang dikenal sebagai Uni Nasional untuk Kemerdekaan Total Angola (UNITA) memulai perang saudara dengan MPLA, dengan dukungan dari Afrika Selatan dan Amerika Serikat.

Pada tahun 1991, MPLA dan UNITA menandatangani perjanjian damai, yang memungkinkan pemilu multipartai di Angola. Meskipun masih terjadi perselisihan keras, Republik Rakyat Angola akhirnya dibubarkan pada tahun 1992.

Referensi


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan