Minggu, 20 September 2026
08:00 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Eropa Timur

Eropa Timur

bagian timur benua Eropa

60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Eropa Timur"  berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
EasternEurope1.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Eropa Timur ditandai dengan warna biru

Eropa Timur secara geografis adalah wilayah di bagian timur benua Eropa. Pada umumnya kawasan ini terletak di antara pegunungan Ural dan Kaukasus serta perbatasan Rusia barat, atau secara alternatif juga mencakup negara-negara yang berdekatan dengan perbatasan Rusia barat. Seperti halnya dengan benua, sebuah wilayah hanyalah konstruksi sosial sehingga jangan disamakan dengan aspek fisikal yang berdasarkan kriteria abstrak dan netral.

Sejarah

Frasa ini digunakan di negara-negara Barat untuk mengelompokkan seluruh negara Eropa yang tadinya merupakan rezim komunis yang dijuluki Blok Timur. Konsep Eropa Timur diperkuat dengan dominasi ideologi Komunisme dan terutama Uni Soviet setelah Perang Dunia II. Ide sebuah "Tirai Besi" yang memisahkan Eropa Barat dan Timur merupakan pandangan umum selama Perang Dingin berlangsung. Pandangan ketat ini memunculkan berbagai masalah karena ia gagal untuk mencakupi kompleksnya wilayah ini. Contohnya, negara komunis seperti Yugoslavia dan Albania menolak dikuasai oleh Moskow, tetapi kekecualian ini diacuhkan oleh banyak kalangan barat.

Lebih lanjut lagi, pandangan bahwa Eropa hanya dibagi menjadi Barat dan Timur diyakini pejoratif oleh penduduk negara bagian timur Eropa, terutama sejak runtuhnya Tembok Berlin dan Komunisme di seluruh Eropa. Penduduk negara bagian timur Eropa tidak hanya mengkategorikan mereka sendiri sebagai "Penduduk Eropa Timur" tetapi juga lebih suka mengategorikannya di grup-grup lain, mengasosiasikannya dengan Eropa Tengah, dengan Skandinavia (di Eropa Timur) atau dengan Eropa Selatan. Perlu dicatat bahwa negara bagian timur yang tidak pernah menganut ideologi komunis, seperti Finlandia di utara dan Yunani di selatan, tidak pernah dikategorikan sebagai bagian dari Eropa Timur, sedangkan beberapa begara yang berada jauh di barat tetapi dalam pengaruh komunis masuk bagian Eropa Timur.

Asal mula frasa "Eropa Timur" baru muncul belakangan ini. Selama bertahun-tahun Eropa terbagi menjadi poros Utara-Selatan, dengan negara-negara bagian selatan Mediterania mempunyai banyak kesamaan, dan sebelah utara Samudra Atlantik dan Laut Baltik juga mempunyai persamaan. Frasa "Eropa Timur" pertama kali muncul pada abad ke-18 dan ke-19, dan digunakan untuk menggolongkan area yang lebih terbelakang ekonominya dari seluruh Eropa. Kawasan ini dilihat sebagai daerah di bawah kekuasaan pemerintahan otokratik. Definisi ini sangat buram, dan banyak negara yang tidak masuk kriteria pandangan stereotipical ini.

Eropa Timur mempunyai hubungan dengan timur dan barat. Ketika seluruh negara dipengaruhi kuat oleh agama Katolik atau Protestan dan mempunyai hubungan sejarah dan budaya erat dengan Jerman, Italia, Prancis atau Skandinavia (misalnya Liga Hanseatik di Baltik), banyak negara yang berhubungan dengan blok Timur. Rusia dikuasai oleh bangsa Mongol selama berabad-abad sehingga konvensi politik dan sosial Rusia mirip seperti mereka. Lebih jauh di bagian selatan terdapat Kerajaan Ottoman dan Islam berpengaruh kuat. Negara-negara Balkan serta Hungaria dan Rumania dahulunya pernah dikuasai oleh bangsa Turk.

Eropa Timur

500px-EasternEuropeanMap.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Negara-negara di Eropa Timur, pre_1995

Negara-negara yang digolongkan sebagai Eropa Timur & dulunya Asia Utara semuanya bekas pecahan Uni Soviet:

Baltik

Negara-negara Baltik yang digolongkan sebagai negara di Eropa Timur yaitu:

Eropa Tenggara/Semenanjung Balkan

Definisi ini diluaskan untuk mencakup negara-negara bekas aliran komunis berikut:

Selain itu terdapat pula Yunani dan bagian Eropa Turki

Negara Republik Independen

Terdapat pula 4 negara independen de facto yang diakui secara terbatas yaitu:

Lihat pula

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan