Jumat, 25 September 2026
00:31 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum
Friedrich Engels

Friedrich Engels

filsuf politik Jerman dan sosialis revolusioner

Friedrich Engels
250px-Friedrich_Engels_portrait_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Engels pada tahun 1879
Lahir(1820-11-28)28 November 1820
Barmen, Jülich-Cleves-Berg, Kerajaan Prusia
(sekarang Wuppertal, Jerman)
Meninggal5 Agustus 1895(1895-08-05) (umur 74)
London, Inggris
PendidikanGymnasium zu Elberfeld
(mengundurkan diri)[1]
Universitas Humboldt Berlin
(mengundurkan diri)[1]
Karya terkenal
Pasangan menikah
(m. 1878;meninggal 1878)
PasanganMary Burns (meninggal 1863)
Filsafat
EraFilsafat abad ke-19
WilayahFilsafat Barat
Minat utama
Gagasan terkenal
Tanda tangan
250px-Friedrich_Engels_Signature.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Friedrich Engels (28 November 1820  5 Agustus 1895) adalah anak sulung dari industrialis tekstil yang berhasil. Sewaktu ia dikirim ke Inggris untuk memimpin pabrik tekstil milik keluarganya yang berada di Manchester Inggris, ia melihat kemiskinan yang terjadi kemudian menulis dan dipublikasikan dengan judul Kondisi dari kelas pekerja di Inggris (Condition of the Working Classes in England, 1844).

Pada tahun 1844 Engels mulai ikut berkontribusi dalam jurnal radikal yang ditulis oleh Karl Marx di Paris, Prancis. Kolaborasi tulisan Engels dan Marx yang pertama adalah [2][3] The Holy Family.[4] Mereka berdua sering disebut "Bapak Pendiri Komunisme", di mana beberapa ide yang berhubungan dengan Marxisme sudah kelihatan. Bersama Karl Marx ia menulis Manifesto Partai Komunis (1848). Engels juga membantu Marx secara finansial, memungkinkan dia untuk melanjutkan tulisannya setelah pindah ke London pada tahun 1849. Setelah kematian Marx pada tahun 1883, Engels menyusun Das Kapital Volume II dan III (1885 dan 1894), membantu mendirikan Internasional Kedua, dan memimpin otoritas terhadap Marxisme. Setelah Karl Marx meninggal, ialah yang menerbitkan jilid-jilid lanjutan bukunya yang terpenting adalah Das Kapital.

Keluarga Engels adalah keluarga kaya dan memiliki pabrik kapas-tekstil besar di Prusia dan Inggris. Engels juga menulis berbagai karyanya, termasuk The Condition of the Working Class in England (1845), Anti-Dühring (1878), Dialectics of Nature (1878–1882), Asal-usul Keluarga, Kepemilikan Pribadi, dan Negara (1884), dan Ludwig Feuerbach dan Akhir Filsafat Jerman Klasik (1886).

Tulisan filosofisnya tentang materialisme, idealisme, dan dialektika membekali Marxisme dengan landasan ontologis dan metafisik.

Kehidupan dan pekerjaan

Masa muda

Friedrich Engels lahir pada tanggal 28 November 1820 di Barmen, Jülich-Cleves-Berg, Prusia (sekarang Wuppertal, Jerman), sebagai putra tertua dari Friedrich Engels Sr. (1796–1860) dan Elisabeth "Elise" Franziska Mauritia von Haar (1797–1873). Keluarga kaya Engels memiliki pabrik kapas-tekstil besar di Barmen dan Salford, Inggris, keduanya merupakan kota industri yang sedang berkembang. Orang tua Friedrich adalah penganut Protestan Pietist yang taat dan mereka membesarkan anak-anak mereka dengan cara yang sama.

Pada usia 13 tahun, Engels bersekolah di sekolah menengah (Gymnasium) di kota Elberfeld yang berdekatan tetapi harus keluar pada usia 17 tahun karena tekanan dari ayahnya, yang ingin dia menjadi pengusaha dan bekerja sebagai pedagang magang di perusahaan keluarga. Setelah setahun di Barmen, Engels muda, pada tahun 1838, dikirim oleh ayahnya untuk magang di sebuah rumah dagang di Bremen. Orang tuanya berharap dia akan mengikuti ayahnya berkarier di bisnis keluarga. Aktivitas revolusioner putra mereka mengecewakan mereka. Butuh beberapa tahun sebelum dia bergabung dengan perusahaan keluarga.

Selama di Bremen, Engels mulai membaca filsafat Georg Wilhelm Friedrich Hegel yang ajarannya mendominasi filsafat Jerman saat itu. Pada bulan September 1838 ia menerbitkan karya pertamanya, sebuah puisi berjudul "Orang Badui", di Bremisches Conversationsblatt No. 40. Ia juga terlibat dalam karya sastra lain dan mulai menulis artikel surat kabar yang mengkritik penyakit masyarakat akibat industrialisasi. Dia menulis dengan nama samaran "Friedrich Oswald" untuk menghindari menghubungkan keluarganya dengan tulisan-tulisannya yang provokatif.

Pada tahun 1841, Engels menjalankan dinas militernya di Angkatan Darat Prusia sebagai anggota Artileri Rumah Tangga (Jerman: Garde-Artillerie-Brigade). Ditugaskan ke Berlin, dia mengikuti kuliah universitas di Universitas Berlin dan mulai bergaul dengan kelompok Hegelian Muda. Dia secara anonim menerbitkan artikel di Rheinische Zeitung, yang mengungkap kondisi kerja dan kehidupan buruk yang dialami para pekerja pabrik. Editor Rheinische Zeitung adalah Karl Marx, tetapi Engels baru bertemu Marx pada akhir November 1842. Engels mengakui pengaruh filsafat Jerman terhadap perkembangan intelektualnya sepanjang kariernya. Pada tahun 1840, ia juga menulis: "Untuk mendapatkan hasil maksimal dalam hidup, Anda harus aktif, Anda harus hidup, dan Anda harus memiliki keberanian untuk merasakan serunya masa muda."

Engels mengembangkan keyakinan ateis dan hubungannya dengan orang tuanya menjadi tegang.

Lihat pula

Rujukan

  1. 1 2 Norman Levine, Divergent Paths: The Hegelian Foundations of Marx's Method, Lexington Books, 2006, p. 92: "the Young never graduated from the gymnasium, never went to university..."
  2. "REFORMERS: Friedrich Engels and Manchester's slums". Diarsipkan dari asli tanggal 2008-12-04. Diakses tanggal 2008-12-10.
  3. "Friedrich Engels". Diarsipkan dari asli tanggal 2007-04-03. Diakses tanggal 2008-12-10.
  4. Karl Marx, Friedrich Engels, The Holy Family, University Press of the Pacific, 2002-06, ISBN 0-89875-973-0 ISBN 978-0-89875-973-0
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan