Senin, 28 September 2026
11:10 WIB
TERKINI
Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas
Protokol Alma-Ata

Protokol Alma-Ata

Protokol Alma-Ata
330px-RIAN_archive_41059_CIS_heads_of_state.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Acara penandatanganan
JenisTraktat yang menyatakan deklarasi pendirian dan prinsip-prinsip Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (Commonwealth of Independent States, CIS).
Ditandatangani21 Desember 1991
LokasiAlma-Ata, Kazakhstan
Efektif21 Desember 1991
Penandatangan Rusia: Boris Yeltsin
 Ukraina: Leonid Kravchuk
 Belarus: Stanislav Shushkevich
 Armenia: Levon Ter-Petrosyan
 Azerbaijan: Ayaz Mutallibov
 Kazakhstan: Nursultan Nazarbayev
 Kirgizstan: Askar Akayev
 Moldova: Mircea Snegur
 Tajikistan: Rahmon Nabiyev
 Turkmenistan: Saparmurat Niyazov
 Uzbekistan: Islam Karimov

Protokol Alma-Ata adalah deklarasi pendirian dan prinsip-prinsip Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (Commonwealth of Independent States, CIS). Para pemimpin Rusia, Ukraina, dan Belarus telah menyepakati Perjanjian Belavezha pada 8 Desember 1991, yang membubarkan Uni Soviet dan membentuk CIS. Pada 21 Desember 1991, Armenia, Azerbaijan, Belarus, Kazakhstan, Kirgizstan, Moldova, Rusia, Tajikistan, Turkmenistan, Ukraina, dan Uzbekistan menyepakati Protokol Alma-Ata, bergabung dengan CIS. Perjanjian tersebut melibatkan tiga penandatangan Belavezha yang asli, serta delapan bekas republik Soviet tambahan. Lithuania, Latvia, Estonia, dan Georgia adalah bekas republik yang tak ikut serta.[1]

Referensi

  1. ↑ "THE ALMA-ATA DECLARATION". Federal Research Division / Country Studies / Area Handbook Series / Belarus / Appendix C. Library of Congress. Diarsipkan dari versi asli pada 2001-01-22. Diakses tanggal 2019-12-10.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik Eropa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan