Rabu, 23 September 2026
08:57 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Joe Biden

Joe Biden

Presiden Amerika Serikat ke-46 (2021–2025) dan Wakil Presiden Amerika Serikat ke-47 (2009–2017)

Artikel ini perlu dikembangkan dari artikel terkait di Wikipedia bahasa Inggris. (Februari 2024)
klik [tampil] untuk melihat petunjuk sebelum menerjemahkan.
  • Lihat versi terjemahan mesin dari artikel bahasa Inggris.
  • Terjemahan mesin Google adalah titik awal yang berguna untuk terjemahan, tapi penerjemah harus merevisi kesalahan yang diperlukan dan meyakinkan bahwa hasil terjemahan tersebut akurat, bukan hanya salin-tempel teks hasil terjemahan mesin ke dalam Wikipedia bahasa Indonesia.
  • Jangan menerjemahkan teks yang berkualitas rendah atau tidak dapat diandalkan. Jika memungkinkan, pastikan kebenaran teks dengan referensi yang diberikan dalam artikel bahasa asing.
  • Setelah menerjemahkan, {{Translated|en|Joe Biden}} harus ditambahkan di halaman pembicaraan untuk memastikan kesesuaian hak cipta.
  • Untuk panduan lebih lanjut, lihat Wikipedia:Panduan dalam menerjemahkan artikel.
Joe Biden
250px-Joe_Biden_presidential_portrait.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret resmi, 2021
Presiden Amerika Serikatke-46
Masa jabatan
20 Januari 2021 –20 Januari 2025
PendahuluDonald Trump
PenggantiDonald Trump
Wakil Presiden Amerika Serikatke-47
Masa jabatan
20 Januari 2009 –20 Januari 2017
PresidenBarack Obama
PendahuluDick Cheney
PenggantiMike Pence
Senator Amerika Serikat
dari Delaware
Masa jabatan
3 Januari 1973 –15 Januari 2009
MenjabatbersamaTom Carper
PendahuluJ. Caleb Boggs
PenggantiTed Kaufman
Ketua Komite Hubungan Luar Negeri Senat Amerika Serikat
Masa jabatan
3 Januari 2007 –3 Januari 2009
PendahuluRichard Lugar
PenggantiJohn Kerry
Masa jabatan
6 Juni 2001 –3 Januari 2003
PendahuluJesse Helms
PenggantiRichard Lugar
Masa jabatan
3 Januari 2001 –20 Januari 2001
PendahuluJesse Helms
PenggantiJesse Helms
Ketua International Narcotics Control Caucus
Mulai menjabat
2007
MenjabatbersamaChuck Grassley
PendahuluChuck Grassley
Anggota Konsili New Castle County
Masa jabatan
1970–1972
Informasi pribadi
LahirJoseph Robinette Biden Jr.
20 November 1942 (umur 83)
Partai politikDemokrat (sejak 1969)
Suami/istri
Anak4, termasuk Beau, Hunter, dan Ashley
AlmamaterUniversitas Delaware (BS)
Universitas Syracuse (JD)
ProfesiPolitikus, pengacara, pengarang
Tanda tangan
Situs webSitus kampanye Presiden

Joseph Robinette Biden Jr. [a] (lahir 20 November 1942) adalah seorang politikus Amerika yang menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat ke-46. Setelah mengalahkan Donald Trump yang merupakan petahana saat pemilihan umum Presiden Amerika Serikat 2020, dia dilantik sebagai Presiden AS ke-46 pada 20 Januari 2021 hingga sampai 20 Januari 2025. Ia adalah anggota Partai Demokrat dan pernah menjabat sebagai Wakil Presiden Amerika Serikat ke-47 dari 2009 hingga 2017 serta Senator senior dari Delaware dari 1973 hingga 2009.

Ia pernah mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 1988 dan 2008 namun mengundurkan diri dalam dua kesempatan tersebut. Pada 22 Agustus 2008, diumumkan bahwa Barack Obama telah memilih Biden sebagai pasangan bakal calon wakil presidennya dalam pemilihan presiden 2008.[1]

Pada April 2019, Biden mengumumkan pencalonannya dalam pemilihan presiden 2020, dan dia mencapai mayoritas delegasi yang diperlukan untuk mengamankan pencalonan Partai Demokrat pada Juni 2020. Pada 11 Agustus, ia mengumumkan Senator AS Kamala Harris dari California sebagai pasangannya.[2] Biden memenangkan pemilihan presiden 2020 pada 3 November melawan Presiden Trump. Dengan demikian, dia adalah wakil presiden non-petahana kedua yang terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat, dan yang pertama sejak Richard Nixon pada tahun 1968.[3]

Biden dilahirkan di Scranton, Pennsylvania, dari keluarga Joseph R. Biden, Sr. dan Catherine Eugenia Finnegan. Ia anak sulung dari 4 bersaudara dan dibesarkan dengan agama Katolik Roma. Keluarga ini pindah ke Delaware ketika Joe Biden berusia 10 tahun. Pada 1961, ia lulus dari Archmere Academy di Claymont, dan pada 1965 dari Universitas Delaware di Newark. Ia kemudian meneruskan pendidikan ke Syracuse University College of Law, lulus pada 1968.

Pada 1966 ia menikahi Neilia Hunter. Mereka dikaruniai 3 anak, Joseph R. III (Beau), Robert Hunter, dan Naomi. Istri dan anaknya yang masih bayi tewas dalam sebuah kecelakaan mobil tidak lama setelah ia terpilih menjadi senator pada 1972. Kedua anak laki-lakinya juga menderita luka berat dalam kejadian tersebut. Pada 1977, Biden menikah dengan Jill Tracy Jacobs. Mereka dikaruniai satu anak, Ashley.

Pencapaian

  • Presiden pertama yang menjabat di atas usia 78 dan kemudian berusia 80 saat masih menjabat.
  • Presiden pertama dari Generasi Silent (lahir tahun 1942).
  • Presiden pertama yang memiliki interpreter bahasa isyarat rutin dalam briefing pers harian.
  • Presiden pertama yang mengakui Hari Bangsa Pribumi (Indigenous Peoples’ Day) secara resmi.
  • Presiden pertama yang memenangkan lebih dari 80 juta suara dalam satu pemilihan.

Pernikahan, sekolah hukum, dan awal karier (1966-1973)

Biden menikahi Neilia Hunter, seorang mahasiswi dari Universitas Syracuse pada 27 Agustus 1966 setelah mengatasi keengganan orang tuanya agar dia menikah dengan seorang Katolik. Pernikahan mereka diadakan di gereja Katolik di Skaneateles, New York.[4] Pernikahan itu dikaruniai 3 anak: Joseph Robinette 'Beau" Biden III, Robert Hunter Biden dan Naomi Christina 'Amy' Biden.[5]

Kematian istri dan putri

Beberapa minggu setelah menjadi Senator terpilih, istrinya Neilia dan putrinya Naomi terbunuh di kecelakaan mobil saat mereka sedang belanja untuk hari Natal di Hockessin, Delaware pada 18 Desember 1972.[5][6] Kematian istri dan putrinya cukup menimpa Biden hingga ia berpikir untuk mengundurkan diri.[7] Menurut Beau Biden saat menceritakan tentang ayahnya pada Konvensi Nasional Demokrat 2012, Joe berkata kepada kedua anaknya bahwa "Delaware bisa mendapatkan Senator baru, tetapi anak saya tidak bisa mempunyai ayah baru".[8] Namun, Biden dibujuk oleh Ketua Mayoritas Senat Mike Mansfield, mantan wakil presiden Hubert Humphrey, dan adik presiden John F. Kennedy, Ted Kennedy untuk tetap menjabat.[8][9] Biden mengambil sumpah sebagai Senator AS di rumah sakit.[8] Joe sempat memikirkan untuk bunuh diri dan pikirannya diisi kemarahan dan ketidakyakinan agama.[10] Ia juga menulis bahwa "Tuhan telah memainkan trik yang mengerikan" kepadanya[11] dan memiliki kesulitan berkonsentrasi saat kerja.[12][13]

Pernikahan kedua

Joe Biden bertemu dengan Jill Tracy Jacobs pada 1975 dalam kencanan buta yang diatur oleh saudaranya, Frank Biden.[14][15] Saat itu, Jill memiliki hubungan buruk dengan suaminya Bill Stevenson dan sedang mengajukan penceraian.[16] Sambil berpacaran, Jill bekerja selama 5 bulan di kantor senat Joe Biden,[17] termasuk dalam kunjungan kerja mingguan Biden di bagian selatan Delaware yang bertujuan untuk mengumpulkan aspirasi rakyat.[18] Keduanya menikah pada 17 Juni 1977 di kapel Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York,[19][20] dan berbulan madu di Danau Balaton, Republik Rakyat Hungaria.[21][22] Joe Biden menulis bahwa Jill berjasa dalam merevitalisasi karir dan pandangan hidupnya.[23]

Pada 1981, Jill melahirkan putri kedua Biden, Ashley[24] yang kelak menjadi seorang pekerja sosial, aktivis, dan perancang busana.[25] Jill juga membantu mengasuh putra tirinya, Beau dan Hunter yang berusia 8 dan 7 tahun ketika Joe menikah dengan Jill. Beau beranjak dewasa untuk menjadi seorang pengacara militer di Irak dan Jaksa Agung Delaware[26] sebelum ia meninggal pada 2015 akibat kanker otak.[27][28]

Kampanye presiden 1988 dan 2008

1988

Biden mencalonkan diri sebagai Presiden pada 9 Juni 1987 untuk pemilihan umum Presiden Amerika Serikat 1988.[29] Ia dianggap sebagai kandidat yang kuat karena citranya yang moderat, kemampuan berbicaranya, profilnya yang tinggi sebagai ketua Komite Kehakiman Senat pada sidang nominasi Robert Bork untuk Mahkamah Agung yang akan datang, dan daya tariknya bagi generasi Baby Boomer.[30][31][32] Ia berhasil mengumpulkan dana lebih banyak pada kuartal pertama tahun 1987 dibandingkan kandidat lainnya.[31][32]

Namun pada bulan Agustus, kampanye Biden mulai menghadapi kekacauan. Pesan kampanyenya menjadi membingungkan karena persaingan antar staf,[33] dan pada bulan September ia dituduh telah plagiat pidato ketua umum Partai Buruh Britania Raya Neil Kinnock.[34] Biden sebelumnya pernah menyebut nama Kinnock,[35][36] tetapi tidak melakukannya pada dua kesempatan di bulan Agustus.[36][37] Awal tahun itu, Biden juga menggunakan kutipan dari pidato Robert F. Kennedy (yang kemudian dituding sebagai kesalahan para ajudannya) dan pidato pelantikan John F. Kennedy. Dua tahun sebelumnya, ia telah menggunakan kutipan dari pidato Hubert Humphrey tahun 1976.[38] Biden menjawab bahwa politisi sering kali saling meminjam ide tanpa memberikan kredit, dan bahwa salah satu saingannya dalam perebutan nominasi, Jesse Jackson, telah menghubunginya untuk menunjukkan bahwa Jackson telah menggunakan materi yang sama karya Humphrey yang juga digunakan Biden.[39][40] Beberapa hari kemudian, terungkap bahwa, saat masih kuliah hukum, Biden telah mengambil teks dari artikel Fordham Law Review dengan kutipan yang tidak memadai.[40] Atas permintaan Biden, Dewan Tanggung Jawab Profesional Mahkamah Agung Delaware meninjau insiden tersebut dan menyimpulkan bahwa ia tidak melanggar aturan apa pun.[41] Pidato Biden yang tidak mengutip Neil Kinnock digunakan oleh Michael Dukakis untuk menyerang Biden sampai ia menghentikan percalonannya.[42] Dukakis tidak menyangkalnya dan menyesali perbuatannya.[43]

Setelah menghentikan kampanyenya, Biden pergi ke Eropa dalam rangka kerja dan ia bertemu dengan Neil Kinnock. Keduanya bertemu selama satu setengah jam dan Biden memberikan naskah pidato yang memplagiarisasi pidato Kinnock.[43] Pertemuan itu berlangung hangat dan Biden dengan nada bercanda menyatakan bahwa Kinnock dipersilakan untuk meniru pidato Biden dengan atau tanpa atribusi walaupun ia tidak meminta maaf.[43] Kinnock menyatakan bahwa ia sangat menikmati pertemuan tersebut dan merasa simpati, mengharapkan banyak pertemuan dengan Biden untuk kedepannya.[44] Mengingat pertemuan tersebut, Kinnock berkata bahwa ia dan Biden langsung menjadi teman akrab dan menyatakan bahwa Biden sangat tulus.[45]

2008

Setelah menjajaki kemungkinan maju dalam beberapa siklus pemilihan sebelumnya, pada Januari 2007, Biden mengumumkan pencalonannya dalam pemilihan umum 2008.[46][47][48] Biden memfokuskan perhatiannya pada Perang Irak, rekam jejaknya sebagai ketua komite-komite utama Senat, dan pengalamannya dalam kebijakan luar negeri.[49] Biden dikenal dengan kalimat-kalimat singkatnya selama kampanye; dalam sebuah debat, ia berkata tentang kandidat Partai Republik Rudy Giuliani, "Hanya ada tiga hal yang ia sebutkan dalam satu kalimat: kata benda, kata kerja, dan 9/11."[50]

Mengingat kontroversi plagiarismenya pada 1988, Biden mengundang Neil Kinnock ke kantornya pada 2007 dimana Biden sendiri memperkenalkan Kinnock kepada seluruh jajaran stafnya. Sambil bercanda, Biden berkata, "Saudara sekalian, saya ingin memperkenalkan kepada anda penulis pidato terbaik saya sepanjang masa". Kinnock dan seluruh jajaran staf Biden ketawa mendengar itu.[45] Kinnock mendukung Biden ketika ia mencalonkan diri untuk ketiga kalinya pada 2020.

Biden menghadapi kesulitan menggalang dana dan mencari dukungan di kampanyenya. Ia gagal menarik perhatian publik melawan Hillary Clinton dan Barack Obama.[51] Ia tidak pernah meraih angka di atas satu digit dalam jajak pendapat nasional para kandidat Demokrat. Dalam kontes pertama pada 3 Januari 2008, Biden menempati posisi kelima dalam kaukus Iowa, memperoleh sedikit kurang dari satu persen delegasi negara bagian.[52] Biden mundur pada sore harinya.[53]

Meskipun gagal, kampanyenya pada 2008 menaikkan perawakan Biden di lingkungan politik nasional.[54] Ia juga terpesona melihat Barack Obama. Keduanya sama-sama menjabat di Komite Hubungan Luar Negeri Senat, namun sebelumnya kedua orang sangat membenci satu sesama lain. Biden membenci ketenaran Obama yang sangat cepat,[55][56] sementara Obama memandang Biden sebagai cerewet dan merendahkan.[57] Namun setelah kampanye, Biden dan Obama saling memberi apresiasi ketika mereka sudah saling mengenal pada 2007. Obama sangat mengapresiasi gaya kampanye Biden dan upayanya dalam menarik perhatian kelas pekerja, sementara Biden menyatakan bahwa ia memandang Obama sebagai "orang yang berkualitas".[57][56]

Kampanye wakil presiden

2008

Photo of Biden outdoors behind a lectern, with Obama seated behind him and smiling
Biden berbicara pada acara pengumuman calon wakil presiden tanggal 23 Agustus 2008 di Old State Capitol di Springfield, Illinois.

Pada Agustus 2008, Obama mengadakan pertemuan rahasia dengan Biden mengenai posisi Biden di pemerintahan Obama yang akan datang jika ia menang,[58] dimana dalam pertemuan tersebut hubungan pribadi mereka semakin menguat.[56] Pada 22 Agustus, Obama mengumumkan bahwa Biden akan menjadi pendampingnya.[59] The New York Times menyatakan bahwa pilihan Obama mencerminkan keinginan untuk seseorang dengan dasar pengalaman politik luar negeri dan keamanan nasional yang kuat.[60] Media lain melaporkan bahwa Biden mewakili suara kelas menengah dan kerah biru.[61][62] Biden secara resmi ditunjuk sebagai calon wakil presiden pada Konvensi Nasional Demokrat 2008 yang diselenggarakan pada 27 Agustus di Denver.[63]

Percalonan Biden tidak menarik banyak perhatian karena banyka perhatian ditujukan kepada calon wakil presiden yang mendampingi John McCain dari Partai Republik, yakni Gubernur Alaska Sarah Palin.[64][65] Dibawah instruksi kampanye Obama, Biden diminta untuk menjaga pidatonya tetap ringkas dan berusaha menghindari komentar yang terlontar begitu saja.[66][67] Secara pribadi, komentar Biden membuat Obama frustasi. "Berapa kalikah Biden akan berkata sesuatu yang bodoh?", Obama bertanya dengan marah.[68] Staf kampanye Obama memberikan istilah pernyataan Biden sebagai "bom Joe" dan mereka tidak memberitahukan Biden mengenai strategi kampanye, membuat Biden kesal.[69] Hubungan antara Obama dan Biden sempat tegang selama satu bulan sampai Biden meminta maaf kepada Obama dan keduanya membentuk kerja sama yang kuat.[68]

Saat krisis keuangan tahun 2008 mencapai puncaknya pada bulan September 2008 dan rancangan undang-undang Emergency Economic Stabilization Act of 2008 menjadi faktor utama dalam kampanye, Biden memberikan suara mendukung undang-undang tersebut—yang bernilai 700 miliar dolar AS—dan undang-undang itu pun disahkan oleh Senat.[70] Pada 2 Oktober, ia berdebat dengan Palin di Universitas Washington di St. Louis. Jajak pendapat pasca debat melihat meskipun banyak pemilih menyatakan bahwa Palin telah melampaui banyak ekspektasi, Joe Biden tetap memenangkan debat tersebut.[71] Pada 4 November, Obama dan Biden dipilih sebagai presiden dan wakil presiden berikutnya.[72][73][74]

Sembari menjadi calon wakil presiden, Biden juga berkampanye untuk kursi Senatnya[75] karena peraturan daerah Delaware mengizinkannya.[46] Biden memenangkan pemilu sebagai Wakil Presiden dan Senator dari Delaware.[76] Biden menyatakan bahwa ia tidak akan mundur dari jabatan senator sebelum ia mengambil sumpah jabatan pada Januari 2009.[77] Biden mundur pada 15 Januari untuk melaksanakan tugas wakil presiden.[78][79]

2012

250px-P101112ps-488_Air_Force_One_Obama_watches_VP_debate.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Obama menonton debat Joe Biden dengan Paul Ryan di Air Force One

Pada Oktober 2010, Biden menyatakan bahwa Obama memintanya untuk tetap menjadi wakil presiden pada pemilu 2012.[80] Namun dengan jajak pendapat opini Obama memburuk, Kepala Staf Gedung Putih William M. Daley melakukan jajak pendapat rahasia pada akhir 2011 mengenai ide untuk menggantikan Biden dengan Hillary Clinton.[81] Ide tersebut ditelantarkan setelah jajak pendapat tersebut tidak menghasilkan peningkatan opini,[82] dan staf Gedung Putih kemudian menyatakan bahwa Obama sendiri tidak pernah memikirkan untuk menggantikan Biden.[83]

Pada Mei 2012, Biden menyatakan bahwa ia "sangat nyaman" dengan gagasan perkawinan sejenis menarik perhatian publik karena berlawanan dengan Obama yang lebih mempertimbangkan evolusi masyarakat.[84] Pernyataan ini tidak dilakukan atas persetujuan Obama, membuatnya dan stafnya kesal dengan Biden karena Obama berencana untuk mengganti tanggapannya pada malam hari konvensi.[69][85][86] Banyak advokat LGBT memanfaatkan pernyataan Biden,[85] dan beberapa hari kemudian Obama menyatakan bahwa ia juga mendukung perkawainan sejenis, sebuah tindakan yang dinilai dipaksakan karena pernyataan Biden.[87]

Wakil Presiden Amerika Serikat

Masa jabatan pertama

Photo of Biden raising his right hand, reciting the Oath
Biden dilantik sebagai wakil presiden oleh Hakim Agung John Paul Stevens pada 20 Januari 2009.

Biden mengatakan bahwa ia bermaksud untuk menghilangkan beberapa peran eksplisit yang diemban oleh wakil presiden George W. Bush, Dick Cheney, dan tidak bermaksud untuk meniru jabatan wakil presiden sebelumnya.[88] Ia mengambil sumpah jabatan pada 20 Januari 2009.[89] Biden menjadi wakil presiden pertama dari Delaware[90] dan umat Katolik pertama yang menjabat sebagai Wakil Presiden Amerika Serikat.[91][92] Anggota pemerintah Obama mengungkapkan bahwa Biden akan memainkan peran oposisi internal dan memaksa setiap orang untuk menegaskan kebijakannya.[93] Kepala staf Gedung Putih, Rahm Emanuel, mengatakan Biden membantu melawan pemikiran kelompok.[94] Keluarga Biden menjaga suasana santai di kediaman resmi mereka di Washington, sering menjamu cucu-cucu mereka, dan secara teratur kembali ke rumah mereka di Delaware.[95]

Respons Biden yang tidak sesuai konteks terhadap sebuah pertanyaan pada bulan April 2009, pada awal wabah flu babi, menyebabkan Gedung Putih segera menarik kembali pernyataannya.[96] Pernyataan tersebut menghidupkan kembali reputasi Biden sebagai orang yang sering membuat kesalahan.[97][98][99] Sebuah insiden mikrofon yang menyala merekam ucapan Biden kepada Obama bahwa penandatanganan Undang-Undang Perlindungan Pasien dan Perawatan Terjangkau (Patient Protection and Affordable Care Act) adalah "hal yang sangat penting" pada tanggal 23 Maret 2010.[100] Hal ini kemudian dibalas Obama dengan pernyataan yang sama 12 tahun kemudian ketika Biden yang sudah menjadi presiden mengesahkan Undang-Undang Pengurangan Inflasi.[101] Meskipun keduanya memiliki kepribadian berbeda, Obama dan Biden membentuk hubungan dekat yang berdasarkan dari hubungan putri Obama, Sasha dengan cucu perempuan Biden, Maisy yang sama-sama bersekolah di Sidwell Friends School.[102]

Biden gencar berkampanye untuk Partai Demokrat dalam pemilihan paruh waktu tahun 2010, mempertahankan sikap optimis di tengah prediksi kekalahan besar bagi partai tersebut.[103] Setelah Partai Republik meraih kemenangan besar dalam pemilihan dan Emanuel mengundurkan diri, hubungan Biden di masa lalu dengan anggota Partai Republik di Kongres menjadi semakin penting.[104][105] Dia memimpin upaya administrasi yang sukses untuk mendapatkan persetujuan Senat bagi perjanjian New START.[104][105] Pada Desember 2010, advokasi Biden untuk jalan tengah, yang diikuti oleh negosiasinya dengan pemimpin minoritas Senat Mitch McConnell, berperan penting dalam menghasilkan paket pajak kompromi pemerintah yang mencakup perpanjangan sementara pemotongan pajak era Bush.[105][106]

Karir setelah wakil presiden (2017–2021)

250px-The_Funeral_of_President_George_H.W._Bush_%2832332101008%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Biden menghadiri pemakaman George H. W. Bush, Desember 2018

Biden meninggalkan jabatannya pada 20 Januari 2017, dan digantikan oleh wakil presiden ke-48 Amerika Serikat, Mike Pence. Setelah meninggalkan jabatan wakil presiden, Biden menjadi profesor kehormatan di Universitas Pennsylvania, mengembangkan Pusat Diplomasi dan Keterlibatan Global Penn Biden. Biden tetap berada di posisi itu hingga tahun 2019.[107][108]

Pada 2017, Biden menulis sebuah memoar, Promise me Dad (Indonesia: Berjanjilah padaku, Ayah) dan mengadakan tur buku.[109] Pada tahun 2019, ia dan istrinya melaporkan bahwa mereka telah menghasilkan lebih dari $15 juta sejak berakhirnya masa jabatannya sebagai wakil presiden dari kegiatan berbicara di depan umum dan penjualan buku.[110]

Biden tetap tampil di mata publik, mendukung para kandidat sambil terus mengomentari politik, perubahan iklim, dan kepresidenan Donald Trump.[111][112][113] Ia juga terus menyuarakan dukungannya untuk hak-hak LGBT, melanjutkan advokasi pada isu yang semakin erat kaitannya dengan dirinya selama masa jabatannya sebagai wakil presiden.[114][115] Pada 2018, ia memberikan eulogi kepada almarhum Senator John McCain.[116] Biden juga mendukung riset kanker.[117]

Kampanye presiden 2020

Spekulasi

Photo of Biden raising his fist while standing behind a lectern
Biden di rapat umum peluncuran kampanyenya di Philadelphia, Mei 2019

Antara 2016 sampai 2019, banyak media menyatakan bahwa Joe Biden akan berpotensi mencalonkan diri sebagai Presiden pada 2020.[118] Ketika ditanya mengenai percalonannya, Biden menyatakan "jangan pernah menyatakan tidak".[119] Sebuah komite aksi politik yang bernama Time for Biden dibentuk pada Januari 2018.[120] Joe Biden resmi mencalonkan diri pada 25 April 2019,[121] menyatakan bahwa ia khawatir dengan pemerintahan Trump dan merasa tanggung jawab.[122]

Kampanye

Jajak pendapat publik menunjukkan bahwa Biden merupakan calon terkuat Partai Demokrat Amerika Serikat melawan Donald Trump.[123][124][125] Dengan fokus Partai Demokrat ditujukan untuk melengserkan Trump melalui elektabilitas,[126] hal ini membuat Biden terkenal di pemilih Demokrat.[127] Hal ini juga membuat Biden menjadi sasaran empuk bagi serangan Trump.[128][129] Pada September 2019, Trump memaksa Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy untuk melancarkan investigasi terhadap keterlibatan Joe dan Hunter Biden dalam dugaan korupsi Burisma Holdings.[130] Ukraina kembali dengan hasil penyelidikan yang sama sekali tidak menemukan kesalahan keluarga Biden.[131][132][133] Hal ini malah menjadi bumerang bagi Trump karena tindakan tersebut dianggap sebagai upaya untuk mencela hak Biden menjadi presiden,[134] sehingga menjadi skandal politik[135] dan pemakzulan Donald Trump.[136]

Antara Maret sampai April 2019, 8 wanita menuduh Biden telah melakukan tindakan asusila, seperti memegang, mencium dan memeluk mereka secara sembrono.[137] Biden sebelumnya menyebut dirinya sebagai "politisi yang suka bersentuhan" dan mengakui bahwa perilaku ini telah menimbulkan masalah baginya.[138] Jurnalis Mark Bowden menggambarkan kebiasaan Biden sepanjang hidupnya untuk berbicara dari jarak dekat, menulis bahwa dia "tidak hanya bertemu Anda, dia merangkul Anda... bergeser lebih dekat" dan mencondongkan tubuh ke depan saat berbicara.[139] Pada April 2019, Biden mengikrarkan janji bahwa ia akan lebih menghormati ruang pribadi orang lain.[140]

Sepanjang tahun 2019, Biden secara umum unggul dibandingkan kandidat Demokrat lainnya dalam jajak pendapat nasional.[141][142] Meskipun begitu, ia berakhir di posisi keempat di kaukus Iowa dan menempati urutan kelima di pemilihan awal New Hampshire.[143][144] Ia perlahan-lahan bangkit setelah kaukus Nevada, mendapatkan 15% suara untuk mendapatkan delegasi, namun masih berakhir ketinggalan sebanyak 21.6% suara melawan Bernie Sanders.[145] Dengan menggunakan daya tarik yang kuat terhadap pemilih kulit hitam dalam kampanye dan debat di South Carolina, Biden memenangkan pemilihan pendahuluan South Carolina dengan selisih lebih dari 28 poin.[146] Setelah Amy Klobuchar dan Pete Buttigieg kemudian mundur dan menyatukan kekuatan mereka kepada Biden, ia mendapatkan hasil yang besar pada pemilihan awal Super Tuesday. Biden memenangkan 18 dari 28 pemilihan awal, menempatkannya di posisi memimpin.[147] Elizabeth Warren dan Michael Bloomberg kemudian mundur, dan Biden berhasil memperlebar hasilnya melawan Sanders di empat negara bagian pada 10 Mei.[148] Pada Maret 2019, Biden berkata "Saya memandang diri saya sebagai sebuah jembatan, bukan sebagai apapun yang lain. Ada sebuah generasi pemimpin yang kalian lihat berdiri di belakang saya. Mereka adalah masa depan bangsa ini."[149]

Pada akhir Maret 2020, Tara Reade, salah satu dari delapan wanita yang pada tahun 2019 menuduh Biden melakukan kontak fisik yang tidak pantas, menuduh Biden telah melakukan pelecehan seksual terhadapnya pada tahun 1993.[150] Terdapat ketidaksesuaian antara tuduhan Reade pada tahun 2019 dan 2020.[150][151] Biden dan tim kampanyenya membantah tuduhan pelecehan seksual tersebut.[152][153]

Sanders mengakhiri kampanyenya pada 8 April 2020. Ketika hal tersebut terjadi, Biden menjadi calon tunggal yang diunggulkan Partai Demokrat.[154] Pada 13 April 2020, Sanders menyatakan dukungan kepada Biden.[155] Hari esoknya, mantan Presiden Barack Obama yang merupakan atasan Biden sebagai Wakil Presiden memberikan dukungan kepadanya.[156] Setelah Biden menjadi calon tunggal presiden, banyak spekulasi bersebaran mengenai pendampingnya. Sebagian karena "harapan, yang diremehkan tetapi tidak sepenuhnya disangkal oleh tim kampanye Biden, bahwa pria berusia 77 tahun itu akan menjadi presiden satu periode".[157] Biden sendiri menyatakan bahwa ia memosisikan dirinya sebagai seorang pembimbing dan calon transisi.[158] Pada 11 Agustus 2020, Biden mengumumkan bahwa ia akan didampingi oleh Kamala Harris sebagai calon wakil presiden, membuat Harris menjadi orang Afrika Amerika dan diaspora Asia Selatan pertama yang menjadi calon wakil presiden dalam sebuah tiket partai besar.[159] Pada 18 Agustus 2020, Biden dan Harris ditetapkan sebagai calon presiden dan wakil presiden Partai Demokrat di Konvensi Nasional Demokrat 2020.[160][161]

Pemilu dan transisi

Results for the 2020 United States presidential election
Hasil suara elektoral 2020. Biden menang dengan 306 suara berbanding 232 suara.

Biden menjadi presiden terpilih setelah memenangkan pemilu 2020 melawan presiden petahana Donald Trump.[162] Tetapi, Trump tidak mengakui kekalahan dan menganggap bahwa hasil tersebut merupakan hasil yang curang. Trump dan sekutu politiknya berulang kali membuat klaim keliru mengenai hasil pemilu tersebut sebagai hasil yang curang dan menyatakan bahwa hasil yang sah menunjukkan bahwa Trump menang. Transisi Biden ditunda karena Gedung Putih memerintahakan seluruh jajaran pemerintahan federal untuk tidak bekerja sama dengan tim transisi Biden.[163] Pada tanggal 23 November, Administrator Layanan Umum Emily W. Murphy secara resmi mengakui Biden sebagai pemenang pemilu 2020 dan mengizinkan dimulainya proses transisi ke pemerintahan Biden.[164]

Meskipun sebagian besar gugatan yang diajukan ditolak atau diputuskan tidak sah oleh berbagai pengadilan, Trump tetap bersekongkol[165] dengan tim kampanyenya untuk menyerahkan dokumen di beberapa negara bagian (yang semuanya dimenangkan Biden) yang secara keliru mengklaim sebagai suara elektoral yang sah untuk Presiden Trump dan Wakil Presiden Mike Pence. Setelah penyerahan dokumen-dokumen ini, tim kampanye Trump bermaksud agar ketua Senat Amerika Serikat, baik Presiden Senat Pence atau Presiden pro tempore Chuck Grassley, mengklaim kekuasaan sepihak untuk menolak para pemilih selama sesi penghitungan suara pada 6 Januari 2021; ketua tersebut akan menolak semua pemilih dari beberapa negara bagian tempat tim kampanye Trump telah menyerahkan dokumen palsu, sehingga menyisakan 232 suara untuk Trump dan 222 suara untuk Biden, dan dengan demikian membalikkan hasil pemilihan untuk kemenangan Trump. Rencana ini gagal setelah Pence memutuskan untuk tidak terlibat. Meskipun demikian, Trump mendesak para pendukungnya pada tanggal 6 Januari untuk berunjuk rasa ke Capitol saat sidang gabungan Kongres sedang berlangsung di sana untuk menghitung suara elektoral dan meresmikan kemenangan Biden, di mana ratusan orang menyerbu gedung tersebut dan mengganggu penghitungan suara. Selama serangan itu, Biden berpidato kepada bangsa, menyebut peristiwa tersebut sebagai "serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya, tidak seperti apa pun yang pernah kita lihat di zaman modern".[166][167] Biden meminta Trump untuk berpidato dihadapan media nasional untuk membujuk pendukungnya untuk mundur.[168][169] Setelah Gedung Capitol dikosongkan, Kongres secara resmi menghitung hasil pemilihan, dengan Pence, dalam perannya sebagai presiden Senat, mengumumkan Biden dan Harris sebagai pemenang.[170] Trump pada akhirnya mengakui kekalahan namun tidak menyebutkan nama Biden.[171]

Presiden Amerika Serikat

Pelantikan

Biden dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat pada 20 Januari 2021.[172][173] Pada usia 78 tahun, Biden merupakan presiden tertua sepanjang sejarah Amerika Serikat ketika mulai menjabat.[b][172][175] Ia merupakan presiden Katolik kedua setelah John F. Kennedy,[176][177] dan Presiden pertama dari Delaware.[178] Ia juga menjadi orang pertama setelah George H. W. Bush yang menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden,[179] dan hingga saat ini merupakan satu-satunya presiden dari Generasi Bisu.[180][181] Pelantikan Biden berlangsung "secara tenang, tidak seperti pelantikan sebelumnya" karena tindakan pencegahan COVID-19 serta peningkatan besar-besaran langkah-langkah keamanan akibat serangan di Gedung Capitol Amerika Serikat pada 6 Januari.[182]

Citra publik

Selama karirnya, Joe Biden secara konsisten dimasukan sebagai salah satu Senator termiskin.[183][184] Biden menjelaskan penyebabnya karena ia dipilih muda.[185] Karena merasa bahwa pejabat publik yang kurang mampu mungkin tergoda untuk menerima sumbangan sebagai imbalan atas bantuan politik, ia mengusulkan langkah-langkah reformasi pendanaan kampanye selama masa jabatan pertamanya.[186]

Lihat pula

Catatan

  1. Diucapkan /ˈbdən/ simak BY-dən
  2. Donald Trump memecahkan rekor ini pada 2025 dimana ia mulai menjabat pada usia 78 tahun juga. Namun, Trump lebih tua dari Biden sebanyak 5 bulan dan 6 hari.[174]

Referensi

  1. BarackObama.com (2008). Situs kampanye Barack Obama mengumumkan pilihan bakal calon wakil presiden Diarsipkan 2008-08-26 di Wayback Machine.. Diambil pada 23 August, 2008.
  2. "Biden VP pick: Kamala Harris chosen as running mate". BBC News (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2020-08-12. Diakses tanggal 2020-11-08.
  3. Iswara, Aditya Jaya. Iswara, Aditya Jaya (ed.). "Hasil Pilpres AS: Raih 290 Suara, Joe Biden Akhiri Kepemimpinan Trump". Kompas.com. Diakses tanggal 2020-11-08.
  4. Biden, Joe (31 Juli 2007). Promises to Keep. Random House. hlm. 36-37. ISBN 978-1-4000-6536-3.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. 1 2 "Timeline of Biden's life and career". web.archive.org. 2008-09-25. Diakses tanggal 2024-10-06.
  6. "BIDEN'S WIFE, CHILD KILLED IN CAR CRASH". The New York Times. 19 Desember 1972.
  7. Almanac on American Politics. 2008. hlm. 364.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  8. 1 2 3 Woodward, Alex (21 Agustus 2020). "Beau Biden: Moving tributes to Joe Biden's son during final night of DNC 2020". The Independent.
  9. "Biden's regular Joe side". Los Angeles Times (dalam bahasa American English). 2008-08-24. Diakses tanggal 2024-10-06.
  10. Cohen, Max (17 Agustus 2020). "Biden says he thought about suicide after 1972 death of his wife and daughter". Politico.
  11. Biden, Promises to Keep, p. 81
  12. Bumiller, Elisabeth (Desember 14, 2007). "Biden Campaigning With Ease After Hardships". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2008-12-10. Diakses tanggal September 13, 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. "On Becoming Joe Biden". NPR. Agustus 1, 2007. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2008-09-09. Diakses tanggal September 12, 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. Seelye, Katharine Q. (Agustus 24, 2008). "Jill Biden Heads Toward Life in the Spotlight". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2008-12-10. Diakses tanggal Agustus 25, 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. Cartwright, Al (Juli 17, 1977). "Son told Joe to marry Jill". Wilmington News-Journal. hlm. 3. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-07-29. Diakses tanggal Maret 8, 2020 via Newspapers.com.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  16. Markovetz, Jessie (November 21, 2006). "Behind the Stone Balloon: Part 1". The Review. University of Delaware. Diarsipkan dari asli tanggal 2010-02-13. Diakses tanggal Juli 28, 2010.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. Roberts, Roxanne (Juli 30, 2017). "Joe Biden still wants to be president. Can his family endure one last campaign?". The Washington Post. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-06-08. Diakses tanggal Agustus 6, 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  18. Cartwright, Al (Juli 17, 1977). "Son told Joe to marry Jill". Wilmington News-Journal. hlm. 3. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-07-29. Diakses tanggal Maret 8, 2020 via Newspapers.com.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  19. Dart, Bob (Oktober 24, 2008). "Bidens met, forged life together after tragedy". Orlando Sentinel. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-10-20. Diakses tanggal Januari 24, 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  20. Biden, Promises to Keep, p. 117.
  21. Sarkadi, Zsolt (November 8, 2020). "Biden és felesége 1977-ben a Balatonnál voltak nászúton". 444.hu (dalam bahasa Hungaria). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-11-08. Diakses tanggal November 8, 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  22. Adler, Katya (November 8, 2020). "US election: What does Joe Biden's win mean for Brexit Britain and Europe?". BBC News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-11-10. Diakses tanggal November 9, 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  23. Biden, Promises to Keep, p. 113.
  24. "A timeline of U.S. Sen. Joe Biden's life and career". Associated Press. Agustus 23, 2008. Diarsipkan dari asli tanggal 2008-09-25. Diakses tanggal September 6, 2008 via SFGate.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  25. "Ashley Biden and Howard Krein". The New York Times. Juni 3, 2012. hlm. ST15. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-11-01. Diakses tanggal Januari 24, 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  26. Cooper, Christopher (Agustus 20, 2008). "Biden's Foreign Policy Background Carries Growing Cachet". The Wall Street Journal. hlm. A4. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2013-06-01. Diakses tanggal Agustus 23, 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  27. Helsel, Phil (Mei 31, 2015). "Beau Biden, Son of Vice President Joe Biden, Dies After Battle With Brain Cancer". NBC News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-01-22. Diakses tanggal Desember 30, 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  28. Kane, Paul (Mei 31, 2015). "Family losses frame Vice President Biden's career". The Washington Post. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2019-12-30. Diakses tanggal Desember 30, 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  29. Dionne, E. J. Jr. (Juni 10, 1987). "Biden Joins Campaign for the Presidency". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-11-05. Diakses tanggal Januari 24, 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  30. Leubsdorf, Carl P. (September 6, 1987). "Biden Keeps Sights Set On White House". The Dallas Morning News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-01-03. Diakses tanggal Januari 24, 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Reprinted in "Lifelong ambition led Joe Biden to Senate, White House aspirations". The Dallas Morning News. Agustus 23, 2008. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2008-09-19.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  31. 1 2 Toner, Robin (Agustus 31, 1987). "Biden, Once the Field's Hot Democrat, Is Being Overtaken by Cooler Rivals". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-01-03. Diakses tanggal Januari 24, 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  32. 1 2 Taylor 1990, hlm. 83.
  33. Taylor 1990, hlm. 108–109.
  34. Dowd, Maureen (September 12, 1987). "Biden's Debate Finale: An Echo From Abroad". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-02-15. Diakses tanggal Januari 24, 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  35. Randolph, Eleanor (September 13, 1987). "Plagiarism Suggestion Angers Biden's Aides". The Washington Post. hlm. A6. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-01-03. Diakses tanggal Januari 24, 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  36. 1 2 Risen, James; Shogan, Robert (September 16, 1987). "Differing Versions Cited on Source of Passages: Biden Facing New Flap Over Speeches". Los Angeles Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Januari 3, 2021. Diakses tanggal Januari 24, 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  37. Germond, Jack; Witcover, Jules (1989). Whose Broad Stripes and Bright Stars? The Trivial Pursuit of the Presidency 1988. Warner Books. ISBN 978-0-446-51424-8.
  38. Dowd, Maureen (September 16, 1987). "Biden Is Facing Growing Debate On His Speeches". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-01-03. Diakses tanggal Januari 24, 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  39. Almanac of American Politics 2008, p. 364.
  40. 1 2 Dionne, E. J. Jr. (September 18, 1987). "Biden Admits Plagiarism in School But Says It Was Not 'Malevolent'". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2009-04-04. Diakses tanggal Februari 4, 2022.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  41. "Professional Board Clears Biden In Two Allegations of Plagiarism". The New York Times. Associated Press. Mei 29, 1989. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2009-07-07. Diakses tanggal Februari 4, 2022.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  42. Smith, David (2020-09-07). "Neil Kinnock on Biden's plagiarism 'scandal' and why he deserves to win: 'Joe's an honest guy'". The Guardian (dalam bahasa Inggris (Britania)). ISSN 0261-3077. Diakses tanggal 2026-05-28.
  43. 1 2 3 "Offers Briton His Talks 'Without Attribution' : Biden Meets Kinnock, but He's Not Speechless". Los Angeles Times (dalam bahasa American English). 1988-01-12. Diakses tanggal 2026-05-28.
  44. "Biden meets Kinnock - UPI Archives". UPI (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-05-28.
  45. 1 2 Smith, David (2020-09-07). "Neil Kinnock on Biden's plagiarism 'scandal' and why he deserves to win: 'Joe's an honest guy'". The Guardian (dalam bahasa Inggris (Britania)). ISSN 0261-3077. Diakses tanggal 2026-05-28.
  46. 1 2 Almanac of American Politics 2008, p. 366.
  47. "Sen. Biden not running for president". CNN. Agustus 12, 2003. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2019-02-09. Diakses tanggal September 18, 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  48. Balz, Dan (Februari 1, 2007). "Biden Stumbles at the Starting Gate". The Washington Post. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-10-18. Diakses tanggal Agustus 23, 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  49. "Transcript: The Democratic Debate". ABC News. Agustus 19, 2007. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2008-10-11. Diakses tanggal September 24, 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  50. Farrell, Joelle (November 1, 2007). "A noun, a verb and 9/11". Concord Monitor. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2008-08-28. Diakses tanggal Agustus 23, 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  51. "Conventions 2008: Sen. Joseph Biden (D)". National Journal. Agustus 25, 2008. Diarsipkan dari asli tanggal 2008-09-06. Diakses tanggal September 16, 2008.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  52. "Iowa Democratic Party Caucus Results". Iowa Democratic Party. Diarsipkan dari versi asli pada 2008-12-29. Diakses tanggal Agustus 28, 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  53. Murray, Shailagh (Januari 4, 2008). "Biden, Dodd Withdraw From Race". The Washington Post. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Mei 20, 2008. Diakses tanggal Agustus 29, 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  54. Heilemann, John; Halperin, Mark (2010). Game Change: Obama and the Clintons, McCain and Palin, and the Race of a Lifetime. New York: HarperCollins. ISBN 978-0-06-173363-5.
  55. Traub, James (November 24, 2009). "After Cheney". The New York Times Magazine. hlm. MM34. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Januari 3, 2021. Diakses tanggal Januari 24, 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  56. 1 2 3 Wolffe 2009, hlm. 218.
  57. 1 2 Heilemann, John; Halperin, Mark (2010). Game Change: Obama and the Clintons, McCain and Palin, and the Race of a Lifetime. New York: HarperCollins. ISBN 978-0-06-173363-5.
  58. Lizza, Ryan (Oktober 20, 2008). "Biden's Brief". The New Yorker. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juli 25, 2014. Diakses tanggal November 24, 2008.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  59. Vargas, Jose Antonio (Agustus 23, 2008). "Obama's veep message to supporters". The Washington Post. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 4, 2010. Diakses tanggal Agustus 23, 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  60. Nagourney, Adam; Zeleny, Jeff (Agustus 23, 2008). "Obama Chooses Biden as Running Mate". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Agustus 25, 2008. Diakses tanggal Agustus 23, 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  61. Dionne, E. J. Jr. (Agustus 25, 2008). "Tramps Like Us: How Joe Biden will reassure working class voters and change the tenor of this week's convention". The New Republic. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Agustus 28, 2008. Diakses tanggal Agustus 25, 2008.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  62. Wolffe 2009, hlm. 217.
  63. Brown, Jennifer (Agustus 27, 2008). "Biden accepts VP nomination". The Denver Post. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 7, 2021. Diakses tanggal September 7, 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  64. Leibovich, Mark (September 19, 2008). "Meanwhile, the Other No. 2 Keeps On Punching". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 21, 2008. Diakses tanggal September 20, 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  65. Tapper, Jake (September 14, 2008). "Joe Who?". ABC News. Diarsipkan dari asli tanggal September 15, 2008. Diakses tanggal September 15, 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  66. Broder, John M. (Oktober 30, 2008). "Hitting the Backroads, and Having Less to Say". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Oktober 31, 2008. Diakses tanggal Oktober 31, 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  67. Tumulty, Karen (Oktober 29, 2008). "Hidin' Biden: Reining In a Voluble No. 2". Time. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Januari 9, 2014. Diakses tanggal November 1, 2008.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  68. 1 2 Heilemann, John; Halperin, Mark (2010). Game Change: Obama and the Clintons, McCain and Palin, and the Race of a Lifetime. New York: HarperCollins. ISBN 978-0-06-173363-5.
  69. 1 2 Leibovich, Mark (Mei 7, 2012). "For a Blunt Biden, an Uneasy Supporting Role". The New York Times. hlm. 1. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Januari 3, 2021. Diakses tanggal Januari 24, 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  70. "Senate Passes Economic Rescue Package". NY1. Oktober 1, 2008. Diarsipkan dari asli tanggal Oktober 5, 2008. Diakses tanggal Oktober 2, 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  71. Witcover 2010, hlm. 655–661.
  72. "Obama: 'This is your victory'". CNN. November 4, 2008. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 7, 2008. Diakses tanggal November 5, 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  73. Franke-Ruta, Garance (November 19, 2008). "McCain Takes Missouri". The Washington Post. Diarsipkan dari asli tanggal Oktober 23, 2015. Diakses tanggal November 19, 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  74. "President—Election Center 2008". CNN. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 9, 2008. Diakses tanggal November 19, 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  75. Chase, Randall (Agustus 24, 2008). "Biden Wages 2 Campaigns At Once". Fox News. Associated Press. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Januari 15, 2021. Diakses tanggal Agustus 29, 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  76. Nuckols, Ben (November 4, 2008). "Biden wins 7th Senate term but may not serve". USA Today. Associated Press. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Februari 26, 2009. Diakses tanggal Februari 6, 2009.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  77. Gaudiano, Nicole (Januari 7, 2009). "A bittersweet oath for Biden". The News Journal. Diarsipkan dari asli tanggal Februari 12, 2009. Diakses tanggal Februari 7, 2009.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  78. "Obama Wins $350B Senate TARP Vote". ABC News. Januari 15, 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 4, 2023. Diakses tanggal Juli 9, 2024.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  79. "Senate swears in Biden replacement Kaufman". NBC News. Januari 16, 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 24, 2022. Diakses tanggal Juli 9, 2024.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  80. Stolberg, Sheryl Gay (Oktober 12, 2010). "Vice President Tries to Energize Democrats". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Oktober 28, 2010. Diakses tanggal Oktober 14, 2010.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  81. Martin, Jonathan (Oktober 31, 2013). "Book Details Obama Aides' Talks About Replacing Biden on 2012 Ticket". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Januari 3, 2021. Diakses tanggal Januari 24, 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  82. Martin, Jonathan (Oktober 31, 2013). "Book Details Obama Aides' Talks About Replacing Biden on 2012 Ticket". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Januari 3, 2021. Diakses tanggal Januari 24, 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  83. Allen, Jonathan (November 1, 2013). "W.H.: Obama never considered dropping Joe Biden". Politico. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 4, 2013. Diakses tanggal November 3, 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  84. Parsons, Christi (Mei 6, 2012). "Biden 'comfortable' with equal rights for gays who wed". Los Angeles Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Mei 26, 2019. Diakses tanggal Mei 8, 2012.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  85. 1 2 "AP source: Biden apologizes to Obama over comments". Fox News. Associated Press. Mei 10, 2012. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Oktober 6, 2018. Diakses tanggal Mei 16, 2012.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  86. Thursh, Glenn (Agustus 23, 2012). "6 hidden fault lines in President Obama's campaign". Politico. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 8, 2020. Diakses tanggal Januari 24, 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  87. Calmes, Jackie; Baker, Peter (Mei 9, 2012). "Obama Says Same-Sex Marriage Should Be Legal". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Mei 10, 2012. Diakses tanggal Mei 10, 2012.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  88. "Biden says he'll be different vice president". CNN. Desember 22, 2008. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 24, 2008. Diakses tanggal Desember 22, 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  89. "In culminating moment, Biden is vice president". The Oregonian. Associated Press. Januari 20, 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Januari 1, 2020. Diakses tanggal Juli 27, 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  90. "Think you know your election trivia?". CNN. November 3, 2008. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 6, 2008. Diakses tanggal November 9, 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  91. Rudin, Ken (Januari 9, 2009). "The First Catholic Vice President?". NPR. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 25, 2019. Diakses tanggal September 25, 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  92. Gaudiano, Nicole (November 6, 2008). "VP's home awaits if Biden chooses". The News Journal. Diarsipkan dari asli tanggal November 9, 2008. Diakses tanggal November 8, 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  93. Baker, Peter (April 28, 2019). "Biden and Obama's 'Odd Couple' Relationship Aged Into Family Ties". The New York Times. ISSN 0362-4331. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juni 6, 2020. Diakses tanggal April 26, 2020. He was also the in-house skeptic on the use of force, arguing against a troop surge to Afghanistan, military intervention in Libya and the raid that killed Osama bin Laden.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  94. Leibovich, Mark (Maret 28, 2009). "Speaking Freely, Biden Finds Influential Role". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal April 1, 2009. Diakses tanggal Maret 31, 2009.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  95. Parnes, Amie (Juni 28, 2011). "The Bidens' 'regular' lives". Politico. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Oktober 16, 2015. Diakses tanggal Juni 28, 2011.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  96. Silva, Mark; Parsons, Christi (Mei 1, 2009). "White House adjusts Biden's swine flu advice". Los Angeles Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Oktober 9, 2019. Diakses tanggal Mei 28, 2009.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  97. "White House tempers Biden's swine flu advice". The Boston Globe. Mei 1, 2009. Diarsipkan dari asli tanggal Mei 5, 2009. Diakses tanggal Mei 28, 2009.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  98. Bailey, Holly; Thomas, Evan (Oktober 10, 2009). "An Inconvenient Truth Teller". Newsweek. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 23, 2013. Diakses tanggal November 6, 2009.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  99. Kurtzman, Daniel (Mei 8, 2009). "The Week's Best Late-Night Jokes". About.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juni 11, 2019. Diakses tanggal Mei 28, 2009.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  100. Adams, Richard (Maret 23, 2010). "Joe Biden: 'This is a big fucking deal'". The Guardian.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  101. "Obama Calls Back to Biden's Hot Mic Gaffe: Signing the Inflation Reduction Act Is a 'Big F-ing Deal'". Yahoo Entertainment (dalam bahasa American English). 2022-08-17. Diakses tanggal 2026-05-28.
  102. Leibovich, Mark (Mei 7, 2012). "For a Blunt Biden, an Uneasy Supporting Role". The New York Times. hlm. 1. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Januari 3, 2021. Diakses tanggal Januari 24, 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  103. Stolberg, Sheryl Gay (Oktober 12, 2010). "Vice President Tries to Energize Democrats". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Oktober 28, 2010. Diakses tanggal Oktober 14, 2010.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  104. 1 2 Lee, Carol E.; Bresnahan, John (Desember 9, 2010). "Joe Biden expands role as White House link to Congress". Politico. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Oktober 16, 2015. Diakses tanggal Desember 10, 2010.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  105. 1 2 3 Cooper, Helene (Desember 11, 2010). "As the Ground Shifts, Biden Plays a Bigger Role". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 13, 2010. Diakses tanggal Desember 13, 2010.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  106. Hulse, Carl; Calmes, Jackie (Desember 7, 2010). "Biden and G.O.P. Leader Helped Hammer Out Bipartisan Tax Accord". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 8, 2010. Diakses tanggal Desember 8, 2010.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  107. Hingston, Sandy (Oktober 23, 2021). "The Biden Administration Keeps Tapping Penn People for Major Roles: D.C.'s gain is Philly's loss". Philadelphia. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-03-05. Diakses tanggal Maret 5, 2022.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  108. Tamari, Jonathan (Juli 12, 2019). "Penn has paid Joe Biden more than $900K since he left the White House. What did he do to earn the money?". Philadelphia. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Februari 22, 2023. Diakses tanggal Februari 22, 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  109. Kane, Paul (Juni 11, 2018). "Biden wraps up book tour amid persistent questions about the next chapter". The Washington Post. ISSN 0190-8286. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 7, 2020. Diakses tanggal November 10, 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  110. Eder, Steve; Glueck, Katie (Juli 9, 2019). "Joe Biden's Tax Returns Show More Than $15 Million in Income After 2016". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juli 15, 2019. Diakses tanggal Juli 16, 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  111. Hutchins, Ryan (Mei 28, 2017). "Biden backs Phil Murphy, says N.J. governor's race 'most important' in nation". Politico. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2019-12-30. Diakses tanggal Januari 24, 2021.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  112. "The Democratic candidates on foreign policy". Foreign Policy. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-06-16. Diakses tanggal Agustus 27, 2021.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  113. Greenwood, Max (Mei 31, 2017). "Biden: Paris deal 'best way to protect' US leadership". The Hill. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Februari 25, 2020. Diakses tanggal Januari 24, 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  114. Dovere, Edward-Isaac (Maret 26, 2014). "VP's LGBT comments raise eyebrows". Politico. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-01-03. Diakses tanggal Januari 24, 2021.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  115. Peoples, Steve (Juni 21, 2017). "Joe Biden to LGBT gala: 'Hold President Trump accountable'". The Seattle Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juni 20, 2020. Diakses tanggal Januari 24, 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  116. Friedman, Megan (Agustus 30, 2018). "Joe Biden Just Gave an Incredibly Powerful Speech at John McCain's Memorial". Town & Country. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-06-10. Diakses tanggal Januari 24, 2021.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  117. O'Brien, Sara Ashley (Maret 12, 2017). "Joe Biden: The fight against cancer is bipartisan". CNN Business. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Mei 26, 2019. Diakses tanggal Maret 13, 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  118. A. Memoli, Michael (Desember 6, 2016). "Joe Biden wouldn't count out a 2020 run for president. But he was asked in an emotional moment". Los Angeles Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juni 20, 2020. Diakses tanggal Agustus 27, 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  119. Wright, David (Desember 7, 2016). "Biden stokes 2020 buzz on Colbert: 'Never say never'". CNN. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juni 20, 2020. Diakses tanggal Desember 8, 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  120. Charnetzki, Tori (Januari 10, 2018). "New Quad City Super PAC: 'Time for Biden'". WVIK. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juni 20, 2020. Diakses tanggal Januari 24, 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  121. Scherer, Michael; Wagner, John (April 25, 2019). "Former vice president Joe Biden jumps into White House race". The Washington Post. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Mei 26, 2020. Diakses tanggal April 25, 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  122. Dovere, Edward-Isaac (Februari 4, 2019). "Biden's Anguished Search for a Path to Victory". The Atlantic. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juni 20, 2020. Diakses tanggal Februari 9, 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  123. Oates, Ashley Pratte (Januari 24, 2019). "Opinion". NBC News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Mei 14, 2023. Diakses tanggal Mei 14, 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  124. Robillard, Kevin; Terkel, Amanda (April 17, 2019). "Every 2020 Democrat Wants To Be The Electable Candidate". HuffPost. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Mei 14, 2023. Diakses tanggal Mei 14, 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  125. Pramuk, Jacob (November 5, 2019). "Here's how Biden, Sanders, Warren and other top Democrats are faring against Trump in national polls". CNBC. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Mei 14, 2023. Diakses tanggal Mei 14, 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  126. Barabak, Mark Z. (Januari 31, 2020). "Desperate to beat Trump, Democrats differ over who is best". Los Angeles Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Mei 14, 2023. Diakses tanggal Mei 14, 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  127. Scocca, Tom (April 12, 2020). "Biden's Electability Only Works if There Is an Election". Slate. ISSN 1091-2339. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-05-14. Diakses tanggal Mei 14, 2023.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  128. Allen, Mike (Juli 25, 2018). "Scoop: Trump fears Biden 2020, losing Pennsylvania". Axios. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Mei 14, 2023. Diakses tanggal Mei 13, 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  129. Edelman, Adam (Maret 22, 2018). "Trump says Biden would go down "fast" and "crying" in a fight". NBC News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Mei 14, 2023. Diakses tanggal Mei 14, 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  130. Kramer, Andrew E. (September 20, 2019). "Ukraine Pressured on U.S. Political Investigations". The New York Times. ISSN 0362-4331. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 20, 2019. Diakses tanggal September 20, 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  131. Isachenkov, Vladimir (September 27, 2019). "Ukraine's prosecutor says there is no probe into Biden". Associated Press. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Oktober 1, 2019. Diakses tanggal Oktober 1, 2019. Though the timing raised concerns among anti-corruption advocates, there has been no evidence of wrongdoing by either the former vice president or his son.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  132. "White House 'tried to cover up details of Trump-Ukraine call'". BBC News. September 26, 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 30, 2019. Diakses tanggal Oktober 1, 2019. There is no evidence of any wrongdoing by the Bidens.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  133. Brown, Matthew (Januari 15, 2021). "Fact check: False conspiracy theories allege connection between Biden victory and Ukraine". USA Today. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juni 8, 2021. Diakses tanggal Juli 7, 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  134. Mackinnon, Amy (September 20, 2019). "Is Trump Trying to Get Ukraine to Take Out Biden for Him?". Foreign Policy. Graham Holdings. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2019-09-20. Diakses tanggal September 20, 2019.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  135. Cullison, Alan; Ballhaus, Rebecca; Volz, Dustin (September 21, 2019). "Trump Repeatedly Pressed Ukraine President to Investigate Biden's Son". The Wall Street Journal. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 23, 2019. Diakses tanggal September 20, 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  136. Brooks, Matt (Februari 10, 2021). "This is why Donald Trump was impeached the first time – previous charges against former US president explained". The Scotsman. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Mei 14, 2023. Diakses tanggal Mei 14, 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  137. Arnold, Amanda; Lampen, Claire (April 12, 2020). "All the Women Who Have Spoken Out Against Joe Biden". The Cut. Diakses tanggal Mei 19, 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  138. Brice-Saddler, Michael (Maret 29, 2019). "Nevada Democrat accuses Joe Biden of touching and kissing her without consent at 2014 event". Los Angeles Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juni 20, 2020. Diakses tanggal Desember 30, 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  139. Bowden, Mark (Agustus 30, 2010). "The Salesman". The Atlantic. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-11-23. Diakses tanggal Maret 27, 2023.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  140. Ember, Sydney; Martin, Jonathan (April 3, 2019). "Joe Biden, in video, says he will be 'more mindful' of personal space". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juni 20, 2020. Diakses tanggal Maret 28, 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  141. "NBC/WSJ poll: Former Vice-President Joe Biden frontrunner in race for Democratic nomination". NBC News. Desember 19, 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Februari 13, 2020. Diakses tanggal Februari 10, 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  142. Silver, Nate (Januari 10, 2020). "Biden Is The Front-Runner, But There's No Clear Favorite". FiveThirtyEight. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Februari 14, 2020. Diakses tanggal Februari 10, 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  143. "2020 Iowa Democratic Caucuses Live Results". The Washington Post. Februari 3, 2020. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 7, 2020. Diakses tanggal Maret 22, 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  144. "New Hampshire results". NBC News. Februari 11, 2020. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Februari 12, 2020. Diakses tanggal Februari 12, 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  145. "Nevada Election Results 2020". Politico. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 15, 2020. Diakses tanggal November 14, 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  146. Peoples, Steve; Kinnard, Meg; Barrow, Bill (Februari 29, 2020). "Biden wins South Carolina, aims for Super Tuesday momentum". Associated Press. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Februari 29, 2020. Diakses tanggal Maret 1, 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  147. Montanaro, Domenico (Maret 4, 2020). "5 Takeaways From Super Tuesday And Joe Biden's Big Night". NPR. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 13, 2020. Diakses tanggal November 14, 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  148. Bradner, Eric; Krieg, Gregory; Merica, Dan (Maret 11, 2020). "5 takeaways as Biden takes command of Democratic race on Super Tuesday II". CNN. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Maret 11, 2020. Diakses tanggal Maret 11, 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  149. Bradner, Eric; Mucha, Sarah (Maret 9, 2020). "Joe Biden says he's a 'bridge' to a new generation of leaders while campaigning with Harris, Booker, Whitmer". CNN.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  150. 1 2 Lerer, Lisa; Ember, Sydney (April 12, 2020). "Examining Tara Reade's Sexual Assault Allegation Against Joe Biden". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal April 12, 2020. Diakses tanggal April 14, 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  151. McGann, Laura (Mei 7, 2020). "The Agonizing Story of Tara Reade". Vox. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Mei 7, 2020. Diakses tanggal Mei 19, 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  152. Reinhard, Beth; Viebeck, Elise; Viser, Matt; Crites, Alice (April 12, 2020). "Sexual assault allegation by former Biden Senate aide emerges in campaign, draws denial". The Washington Post. Diakses tanggal April 14, 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  153. Phillips, Amber (Juni 1, 2020). "What we know about Tara Reade's sexual assault allegation against Joe Biden". The Washington Post. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juni 18, 2020. Diakses tanggal Agustus 27, 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  154. Ember, Sydney (April 8, 2020). "Bernie Sanders Drops Out of 2020 Democratic Race for President". The New York Times. ISSN 0362-4331. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal April 8, 2020. Diakses tanggal April 8, 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  155. Ember, Sydney; Glueck, Katie (April 13, 2020). "Bernie Sanders Endorses Joe Biden for President". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal April 13, 2020. Diakses tanggal April 13, 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  156. Merica, Dan; Zeleny, Jeff (April 14, 2020). "Obama endorses Biden for president in video message". CNN. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal April 14, 2020. Diakses tanggal April 14, 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  157. Martin, Jonathan; Burns, Alexander (Mei 3, 2020). "Why Biden's Choice of Running Mate Has Momentous Implications". The New York Times.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  158. Martin, Jonathan; Burns, Alexander (Mei 3, 2020). "Why Biden's Choice of Running Mate Has Momentous Implications". The New York Times.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  159. "Biden VP pick: Kamala Harris chosen as running mate". BBC News. Agustus 12, 2020. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Oktober 10, 2020. Diakses tanggal Agustus 26, 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  160. Jamerson, Joshua; Day, Chad (Agustus 18, 2020). "DNC Nominates Joe Biden to Lead Nation Through Pandemic". The Wall Street Journal. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Agustus 18, 2020. Diakses tanggal Agustus 19, 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  161. Olorunnipa, Toluse; Janes, Chelsea; Sonmez, Felicia; Itkowitz, Colby; Wagner, John (Agustus 19, 2020). "Joe Biden officially becomes the Democratic Party's nominee on convention's second night". The Washington Post. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 17, 2020. Diakses tanggal Agustus 19, 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  162. Santucci, Jeanine (Desember 9, 2020). "Timeline: Trump insists he won the election as Biden prepares to take the White House". USA Today. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juni 24, 2021. Diakses tanggal Juni 21, 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  163. Rein, Lisa; Viser, Matt; Miller, Greg; Dawsey, Josh (November 9, 2020). "White House, escalating tensions, orders agencies to rebuff Biden transition team". The Washington Post. ISSN 0190-8286. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 14, 2020. Diakses tanggal Januari 4, 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  164. Holmes, Kristen; Herb, Jeremy (November 23, 2020). "First on CNN: GSA tells Biden that transition can formally begin". CNN. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 23, 2020. Diakses tanggal November 23, 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  165. Smith, Jack (Januari 7, 2025). "Final Report of the Special Counsel Under 28 C.F.R. § 600.8" (PDF). United States Department of Justice. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2025-01-14. Diakses tanggal Februari 20, 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  166. Kimble, Lindsay (Januari 6, 2021). "Joe Biden Calls on Donald Trump to 'Step Up' amid Chaos Led by 'Extremists' at Capitol". People. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-01-26. Diakses tanggal Februari 9, 2021.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  167. Weissert, Will; Superville, Darlene (Januari 7, 2021). "Biden urges restoring decency after 'assault' on democracy". Associated Press. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Januari 29, 2021. Diakses tanggal Februari 9, 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  168. "President-elect Biden Delivers Remarks in Wilmington, Delaware". C-SPAN. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-01-06. Diakses tanggal Januari 7, 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  169. Shear, Michael D. (Januari 6, 2021). "Biden calls on Trump to go on national television and 'demand an end to this siege.'". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-01-06. Diakses tanggal Januari 6, 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  170. King, Ledyard; Groppe, Maureen; Wu, Nicholas; Jansen, Bart; Subramanian, Courtney; Garrison, Joey (Januari 6, 2021). "Pence confirms Biden as winner, officially ending electoral count after day of violence at Capitol". USA Today. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-01-07. Diakses tanggal Januari 7, 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  171. 1 2 Hunnicutt, Trevor; Zengerle, Patricia; Renshaw, Jarrett (Januari 20, 2021). "Taking helm of divided nation, U.S. President Biden calls for end to 'uncivil war'". Reuters. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-01-20. Diakses tanggal Januari 20, 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  172. Baker, Peter (Januari 20, 2021). "Biden Inaugurated as the 46th President Amid a Cascade of Crises". The New York Times. ISSN 0362-4331. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-01-20. Diakses tanggal Mei 11, 2024.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  173. Diaz, Johnny (Januari 20, 2025). "Trump Is the Oldest President to Take the Oath, Again". The New York Times. ISSN 0362-4331. Diakses tanggal November 8, 2025.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  174. Zak, Dan (Januari 12, 2021). "Joe Biden, 78, will lead an American gerontocracy". The Washington Post. ISSN 0190-8286. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-02-02. Diakses tanggal Mei 11, 2024.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  175. "Biden to become the second Catholic president in U.S. history, after JFK". NBC News. Januari 19, 2021. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-01-19. Diakses tanggal Januari 20, 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  176. Sandstrom, Aleksandra (Januari 20, 2021). "Biden is only the second Catholic president, but nearly all have been Christians". Pew Research Center. Diakses tanggal Mei 11, 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  177. Cormier, Ryan; Talorico, Patricia (November 7, 2020). "Delaware history is made: The First State gets its first president in Joe Biden". The News Journal. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-11-08. Diakses tanggal Januari 20, 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  178. Talia Lakritz (Januari 19, 2021). "15 vice presidents who became president themselves". Insider. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2026-01-13. Diakses tanggal Januari 12, 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  179. "At long last, the silent generation's hour has come". Financial Times. Maret 6, 2020. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-01-26. Diakses tanggal Agustus 26, 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  180. "At 78 and the oldest president, Biden sees a world changed". Associated Press. Januari 23, 2021. Diakses tanggal Mei 11, 2024.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  181. "Masked Crowd, No Trump: Why Biden Inauguration Will Be Like No Other". NDTV. Agence France-Presse. Januari 18, 2021. Diakses tanggal Juni 21, 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  182. Wallsten, Peter (Agustus 24, 2008). "Demographics part of calculation: Biden adds experience, yes, but he could also help with Catholics, blue-collar whites and women". Los Angeles Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Mei 15, 2019. Diakses tanggal Agustus 25, 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  183. Broder, John M. (September 13, 2008). "Biden Releases Tax Returns, in Part to Pressure Rivals". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2011-04-25. Diakses tanggal September 13, 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  184. Mooney, Alexander (September 12, 2008). "Biden tax returns revealed". CNN. Diarsipkan dari asli tanggal 2008-09-13. Diakses tanggal September 13, 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  185. Current Biography Yearbook 1987, p. 44.

Bacaan lanjutan

Pranala luar

Jabatan partai politik
Didahului oleh:
James M. Tunnell Jr.
Democratic nominee for U.S. Senator from Delaware
(Class 2)

1972, 1978, 1984, 1990, 1996, 2002, 2008
Diteruskan oleh:
Chris Coons
Didahului oleh:
John Edwards
Democratic nominee for Vice President of the United States
2008, 2012
Diteruskan oleh:
Tim Kaine
Didahului oleh:
Hillary Clinton
Democratic nominee for President of the United States
2020
Diteruskan oleh:
Kamala Harris
Senat Amerika Serikat
Didahului oleh:
J. Caleb Boggs
United States Senator (Class 2) from Delaware
1973–2009
Menjabat bersama dengan: William V. Roth Jr., Tom Carper
Diteruskan oleh:
Ted Kaufman
Didahului oleh:
Strom Thurmond
Ranking Member of the Senate Judiciary Committee
1981–1987
Diteruskan oleh:
Strom Thurmond
Posisi baru Ranking Member of the Senate Narcotics Caucus
1985–1987
Diteruskan oleh:
Chuck Grassley
Didahului oleh:
Strom Thurmond
Chair of the Senate Judiciary Committee
1987–1995
Diteruskan oleh:
Orrin Hatch
Didahului oleh:
Chuck Grassley
Chair of the Senate Narcotics Caucus
1987–1995
Diteruskan oleh:
Chuck Grassley
Didahului oleh:
Orrin Hatch
Ranking Member of the Senate Judiciary Committee
1995–1997
Diteruskan oleh:
Patrick Leahy
Didahului oleh:
Chuck Grassley
Ranking Member of the Senate Narcotics Caucus
1995–2001
Diteruskan oleh:
Chuck Grassley
Didahului oleh:
Claiborne Pell
Ranking Member of the Senate Foreign Relations Committee
1997–2001
Diteruskan oleh:
Jesse Helms
Didahului oleh:
Jesse Helms
Chair of the Senate Foreign Relations Committee
2001–2003
Diteruskan oleh:
Richard Lugar
Didahului oleh:
Chuck Grassley
Chair of the Senate Narcotics Caucus
2001–2003
Diteruskan oleh:
Chuck Grassley
Didahului oleh:
Jesse Helms
Ranking Member of the Senate Foreign Relations Committee
2003–2007
Diteruskan oleh:
Richard Lugar
Didahului oleh:
Chuck Grassley
Ranking Member of the Senate Narcotics Caucus
2003–2007
Diteruskan oleh:
Dianne Feinstein
Didahului oleh:
Richard Lugar
Chair of the Senate Foreign Relations Committee
2007–2009
Diteruskan oleh:
John Kerry
Didahului oleh:
Chuck Grassley
Chair of the Senate Narcotics Caucus
2007–2009
Diteruskan oleh:
Dianne Feinstein
Gelar kehormatan
Didahului oleh:
John V. Tunney
Baby of the United States Senate
1973–1979
Diteruskan oleh:
Bill Bradley
Jabatan politik
Didahului oleh:
Dick Cheney
Vice President of the United States
2009–2017
Diteruskan oleh:
Mike Pence
Didahului oleh:
Donald Trump
President of the United States
2021–2025
Diteruskan oleh:
Donald Trump
Urutan protokoler Amerika Serikat
Didahului oleh:
Barack Obama
sebagai Former president
Order of precedence of the United States
Former President
Diteruskan oleh:
Dan Quayle
sebagai Former Vice president
Lambang Presiden Amerika Serikat
George Washington · John Adams · Thomas Jefferson · James Madison · James Monroe · John Quincy Adams · Andrew Jackson · Martin Van Buren · William Henry Harrison · John Tyler · James Knox Polk · Zachary Taylor · Millard Fillmore · Franklin Pierce · James Buchanan · Abraham Lincoln · Andrew Johnson · Ulysses S. Grant · Rutherford B. Hayes · James A. Garfield · Chester A. Arthur · Grover Cleveland · Benjamin Harrison · Grover Cleveland · William McKinley · Theodore Roosevelt · William Howard Taft · Woodrow Wilson · Warren G. Harding · Calvin Coolidge · Herbert Hoover · Franklin D. Roosevelt · Harry S. Truman · Dwight D. Eisenhower · John F. Kennedy · Lyndon B. Johnson · Richard Nixon · Gerald Ford · Jimmy Carter · Ronald Reagan · George H. W. Bush · Bill Clinton · George W. Bush ·Barack Obama ·Donald Trump ·Joe Biden ·Donald Trump
Bendera Amerika Serikat
Lambang Wakil Presiden Amerika Serikat
Bendera Amerika Serikat
Ketua
DNC
Calon presiden
Partai menurut negara bagian
dan teritori
Negara bagian
Teritori
Konvensi
(Daftar)
Pemimpin Fraksi DPR AS
Ketua Fraksi Senat AS
Organisasi
terkait
Artikel terkait
Partai Demokrat
Calon Demokrat
Partai Republik
Calon Republik
Partai Konstitusi
Partai Hijau
Partai Libertarian
Partai Sosialis
Brian Moore (calon)
Partai Pelarangan
Calon lain
Pasal I · II · III · IV · V · VI · VII · VIII · IX · X (Sejarah)
Undang-undang
terdampak
Tokoh
Lembaga
pemerintah
Lembaga swadaya
masyarakat
Lokasi
Negara bagian
dan Washington DC
Wilayah lainnya
Kapal
Respons
Tokoh
Federal
Lokal
Ilmuwan
Ide
120px-Yellow_flag_waving.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Varian
Klasik
Konservatif
Sosial
Lain-lain
Filsafat
Politikus
Organisasi
Topik berkaitan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan