Senin, 26 Oktober 2026
09:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Yaneer Bar-Yam

Yaneer Bar-Yam

Bagikan:
Yaneer Bar-Yam
250px-Yaneer_Bar-Yam_preparing_for_his_talk_on_Day_2_of_Wikimania_2014.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bar-Yam (kiri) di Wikimania 2014
Lahir1959 (umur 66–67)
PendidikanInstitut Teknologi Massachusetts (BS, PhD)
Karier ilmiah
BidangSistem kompleks (penerapan terhadap sistem sosial, biologi dan fisika)
Tempat kerjaNew England Complex Systems Institute (NECSI) (1997-kini)
Universitas Boston (1991-1997)
DisertasiMicroscopic Theory of the Dynamics of Defects in Semiconductors. (1984)
John Dimitris Joannopoulos
Mahasiswa doktoral
Erik Rauch
Situs webnecsi.edu/faculty/bar-yam.html

Yaneer Bar-Yam (kelahiran 1959) adalah seornag ilmuwan dan aktivis Amerika Serikat yang mengkhususkan diri dalam sistem kompleks. Sebagai pakar dalam analisis kuantitatif pandemi, ia menasehati para pembuat kebijakan terhadap epidemi virus Ebola Afrika Barat[1] dan mendirikan EndCoronavirus.org, sebuah jaringan global yang terdiri dari lebih dari 4.000 sukarelawan yang dibentuk pada Februari 2020 untuk menyediakan informasi, panduan, dan advokasi kebijakan untuk melawan pandemi Covid-19.[2] Ia adalah presiden pendiri New England Complex Systems Institute (NECSI), sebuah institusi riset independen yang mengkaji ilmu sistem kompleks dan penerapannya di kehidupan nyata.

Referensi

  1. ↑ "How Community Response Stopped Ebola". New England Complex Systems Institute (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2020-05-29.
  2. ↑ Bar-Yam, Opinion by Yaneer. "Don't let governors fool you about reopening". CNN. Diakses tanggal 2020-05-29.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan