Minggu, 20 September 2026
21:46 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Hillary Clinton

Hillary Clinton

politikus asal Amerika Serikat

American politician and diplomat (born 1947)Templat:SHORTDESC:American politician and diplomat (born 1947)
"Hillary" beralih ke halaman ini. Untuk kegunaan lain, lihat Hillary (disambiguasi).
Hillary Clinton
Clinton posing for a picture at the 2024 Renewing Democracy Summit
Clinton pada tahun 2024
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat ke-67
Masa jabatan
21 Januari 2009 –1 Februari 2013
PresidenBarack Obama
Wakil
PendahuluCondoleezza Rice
PenggantiJohn Kerry
Senator Amerika Serikat
dari New York
Masa jabatan
3 Januari 2001 –21 Januari 2009
PendahuluDaniel Patrick Moynihan
PenggantiKirsten Gillibrand
Ibu Negara Amerika Serikat
Dalam peran
20 Januari 1993 –20 Januari 2001
PresidenBill Clinton
PendahuluBarbara Bush
PenggantiLaura Bush
Ibu Negara Arkansas
Dalam peran
11 Januari 1983 –12 Desember 1992
GubernurBill Clinton
PendahuluGay Daniels White
PenggantiBetty Tucker
Dalam peran
9 Januari 1979 –19 Januari 1981
GubernurBill Clinton
PendahuluBarbara Pryor
PenggantiGay Daniels White
11 Rektor Universitas Queen Belfast
Mulai menjabat
2 Januari 2020
PresidenIan Greer
PendahuluThomas J. Moran
Informasi pribadi
LahirHillary Diane Rodham
26 Oktober 1947 (umur 78)
Chicago, Illinois, AS
Partai politikDemokrat (1968–sekarang)
Suami/istri
(m. 1975)
AnakChelsea Clinton
Orang tua
Kerabatkeluarga Clinton
PendidikanWellesley College (BA)
Yale University (JD)
Penghargaan sipil
Daftar penghargaan dan penghormatan
Tanda tanganCursive signature in ink
Situs webhillaryclinton.com
Clinton mengakui kekalahan dalam pemilihan presiden 2016
Recorded November 9, 2016
120px-Hillary_Clinton_crop.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Artikel ini bagian dari seri
Hillary Clinton

Menteri Luar Negeri A.S.

Senator A.S. dari New York

Ibu Negara Amerika Serikat


Departemen Luar Negeri Amerika Serikat

Hillary Diane Rodham Clinton (nama gadis Rodham[a]; lahir 26 Oktober 1947) adalah seorang politikus, pengacara dan diplomat Amerika. Ia adalah Menteri Luar Negeri Amerika Serikat ke-67 dalam pemerintahan Barack Obama dari tahun 2009 hingga 2013, seorang Senator AS yang mewakili New York dari tahun 2001 hingga 2009, dan Ibu Negara Amerika Serikat sebagai istri Bill Clinton dari tahun 1993 hingga 2001. Anggota Partai Demokrat, dia adalah calon partai dalam pemilihan presiden 2016, menjadi wanita pertama yang memenangkan nominasi presiden oleh partai politik besar AS dan satu-satunya wanita yang memenangkan suara rakyat untuk presiden AS. Dia merupakan satu-satunya ibu negara Amerika Serikat yang mencalonkan diri untuk jabatan terpilih.

Rodham lulus dari Wellesley College pada tahun 1969 dan dari Yale Law School pada tahun 1973. Setelah menjabat sebagai penasihat hukum kongres, dia pindah ke Arkansas dan, pada tahun 1975, menikah dengan Bill Clinton. Pada tahun 1977, Clinton mendirikan Arkansas Advocates for Children and Families, dan pada tahun 1979 ia menjadi mitra wanita pertama di Little Rock's Rose Law Firm. Clinton adalah Ibu Negara Bagian Arkansas dari tahun 1979 hingga 1981 dan kemudian dari tahun 1983 hingga 1992. Sebagai Ibu Negara AS, Clinton menganjurkan reformasi layanan kesehatan. Pada tahun 1994, rencana layanan kesehatannya gagal mendapatkan persetujuan dari Kongres. Pada tahun 1997 dan 1999, Clinton memainkan peran utama dalam mempromosikan pembentukan State Children's Health Insurance Program, Adoption and Safe Families Act, dan Foster Care Independence Act. Pada tahun 1998, hubungan pernikahan Clinton menjadi sorotan publik selama skandal Lewinsky, yang membuatnya secara terbuka menegaskan kembali komitmennya terhadap pernikahan tersebut.

Clinton adalah pertama kali terpilih menjadi Senat AS pada tahun 2000, menjadi senator perempuan pertama dari New York dan Ibu Negara pertama yang memegang jabatan terpilih secara bersamaan. Sebagai senator, ia mengepalai Komite Pengarah dan Penjangkauan Demokrat Senat dari tahun 2003 hingga 2007. Clinton mencalonkan diri sebagai presiden pada tahun 2008, tetapi kalah dari Barack Obama dalam pemilihan pendahuluan Demokrat. Pada tahun 2009, ia mengundurkan diri dari Senat untuk menjadi menteri luar negeri Obama. Ia menanggapi Musim Semi Arab dengan menganjurkan intervensi militer 2011 di Libya, tetapi dikritik keras oleh Republik karena kegagalan mencegah atau memberikan respons yang memadai terhadap serangan Benghazi 2012. Clinton membantu mengatur rezim sanksi internasional terhadap Iran dalam upaya memaksa negara itu untuk menghentikan program nuklirnya, yang akhirnya mengarah pada Rencana Aksi Komprehensif Bersama multinasional pada tahun 2015. peralihan strategis ke Asia merupakan aspek utama masa jabatannya. Penggunaannya atas server email pribadi saat menjabat sebagai sekretaris menjadi subjek pengawasan ketat; meskipun tidak ada tuntutan yang diajukan, Kontroversi ini adalah topik yang paling banyak dibahas selama pencalonan presiden keduanya pada tahun 2016. Dia memenangkan nominasi Demokrat, tetapi kalah dalam pemilihan umum melawan lawannya dari Partai Republik, Donald Trump, di Electoral College, sambil memenangkan suara terbanyak.

Setelah kehilangannya, ia menulis banyak buku dan meluncurkan Onward Together, sebuah organisasi aksi politik yang didedikasikan untuk pengumpulan dana bagi kelompok politik progresif. Pada tahun 2011, Clinton diangkat sebagai Ketua Pendiri Kehormatan Institut untuk Perempuan, Perdamaian dan Keamanan di Universitas Georgetown, dan penghargaan yang dinamai atas namanya telah diberikan setiap tahun di universitas tersebut. Sejak 2020, ia menjabat sebagai Rektor Universitas Queen Belfast. Pada tahun 2023, Clinton bergabung dengan Columbia University sebagai Profesor Praktik di Sekolah Urusan Internasional dan Publik.

Keluarga

Hillary Rodham dilahirkan di Chicago, Illinois. Ia berasal dari sebuah keluarga pengikut Gereja Metodis di Park Ridge, Illinois. Ayah Hillary Rodham merupakan seorang penganut konservatisme bernama Hugh Ellsworth Rodham yang bekerja sebagai eksekutif dalam industri tekstil. Semetara itu, ibu dari Hillary Rodham bernama Dorothy Emma Howell Rodham dan bekerja sebagai ibu rumah tangga. Hillary mempunyai dua orang saudara lelaki yang bernama Hugh dan Tony. Leluhur dari keluarga Rodham berasal dari Wales.[1]

Pendidikan dan pekerjaan awal

Hillary Rodham menamatkan pendidikan di Sekolah Hukum Yale pada tahun 1973 dan menjadi pengacara. Pada tahun 1974, ia pindah ke Arkansas dan kemudian mengadakan pernikahan dengan Bill Clinton pada 1975. Ia lalu menjadi rekan wanita pertama di Firma Hukum Rose pada tahun 1979. Hillary Rodham menjadi salah satu pengacara yang paling berpengaruh di Amerika Serikat.[butuh rujukan]

Karier politik

Pada periode tahun 1979–1981 dan 1981–1992, Hillary Rodham menjadi Ibu Gubernur Arkansas. Selama periode tersebut, ia aktif dalam sejumlah organisasi yang terkait dengan kesejahteraan anak-anak serta menjadi anggota direksi Wal-Mart dan beberapa perusahaan lainnya.

Sebagai Ibu Negara Amerika Serikat, rancangan layanan kesehatan Clinton yang merupakan inisiatif terbesarnya gagal disetujui Kongres pada tahun 1994. Pada tahun 1997 dan 1999, Clinton berperan dalam pembentukan Program Asurasi Kesehatan Anak-Anak Negara (State Children's Health Insurance Program), Undang-Undang Adopsi dan Keluarga Aman (Adoption and Safe Families Act), dan Undang-Undang Kemandirian Asuhan Keluarga (Foster Care Independence Act). Pada tahun 1996, ia diperintahkan untuk memberikan kesaksian di hadapan juri akibat kontroversi Whitewater. Ia tidak pernah didakwa dengan tuduhan apapun maupun beberapa penyelidikan lainnya selama masa kepresidenan suaminya. Kondisi pernikahannya dengan Bill Clinton menjadi perhatian umum setelah terungkapnya skandal Lewinsky pada tahun 1998.

Setelah pindah ke New York, Clinton terpilih sebagai senator Negara Bagian New York pada tahun 2000 sehingga menjadi mantan Ibu Negara pertama yang memenangi pemilihan umum untuk suatu jabatan di AS. Di Senat, awalnya ia mendukung pemerintahan George W. Bush mengenai beberapa kebijakan luar negeri, termasuk memberikan suaranya dalam mendukung Resolusi Perang Irak yang menyetujui dilaksanakannya Perang Irak. Ia kemudian berbalik menentang tindakan pemerintah dalam Perang Irak dan juga menentang kebijakan pemerintah Bush dalam hampir seluruh masalah dalam negeri. Ia terpilih kembali sebagai senator dengan kemenangan telak pada tahun 2006. Pada 20 Januari 2007 ia resmi menyatakan dirinya ikut serta dalam pemilihan umum presiden Amerika Serikat 2008.[2] Selain Hillary Clinton, calon kanditat presiden yang ditetapkan oleh Partai Demokrat dalam Pemilihan umum Presiden Amerika Serikat 2008 ialah Barack Obama. Saat masa pencalonan kandidat Presiden Amerika Serikat 2008, Hillary Clinton telah berusia 60 tahun. Sedangkan Barack Obama telah berusia 47 tahun.[3]

Pada pemilihan calon presiden Amerika tersebut, Clinton berhasil memenangi lebih banyak pemilihan pendahuluan dan anggota delegasi daripada wanita lainnya sepanjang sejarah AS, tetapi setelah kampanye yang panjang, Senator Barack Obama menjadi calon terpilih Partai Demokrat pada Juni 2008.

Sekretaris Luar Negeri Amerika Serikat (2009–2013)

Pada tanggal 22 Januari 2009 Hillary Clinton dilantik sebagai Menteri Luar Negeri Amerika Serikat. Ia menjabat sebagai Menteri Luar Negeri AS hingga 1 Februari 2013, dan digantikan oleh John Kerry.

Masa jabatan

Meskipun ia merupakan rival Obama selama masa percalonan presiden di Partai Demokrat, Hillary memiliki hubungan kerja yang baik tanpa rasa perebutan kekuasaan. Pemerintah Obama memandang bahwa Hillary merupakan seorang anggota tim yang baik. Ia kerap membela kebijakan pemerintah secara umum. Ia juga berhati-hati dalam berurusan dengan presiden supaya namanya atau bahkan nama suaminya tidak melampaui reputasi presiden.[4][5] Kebijakan luar negeri Obama dan Clinton dilakukan secara pragmatis tanpa terikat ideologi.[6] Clinton bertemu dengan Obama setiap minggu, namun tidak memiliki hubungan dekat sehari-hari tak seperti pendahulunya.[7] Namun demikian, Obama menyatakan bahwa ia memercayai Clinton dalam menjalankan kebijakannya.[8] Hillary juga bersekutu dengan Sekretaris Pertahanan Amerika Serikat Robert Gates yang memiliki pandangan strategis yang sama dengannya.[9]

Hillary bekerja untuk memperbaiki citra Amerika Serikat di pandangan dunia. Setelah mengambil sumpah jabatan, Hillary menghabiskan waktu beberapa hari menghubungi lebih dari selusin pemimpin dunia dan memberi indikasi bahwa arah kebijakan luar negeri Amerika Serikat akan berpindah haluan. Beberapa hari setelah mulai menjabat, ia menyatakan, "Kita memiliki banyak kerusakan yang harus diperbaiki".[10]

Kampanye presiden 2016

250px-Hillary_Clinton_Elizabeth_Warren_Manchester_NH_October_2016.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Clinton berkampanye untuk Presiden di Manchester, New Hampshire, pada bulan Oktober 2016, dengan Senator Massachusetts Elizabeth Warren (duduk).

Pada tanggal 12 April 2015, Clinton secara resmi mengumumkan pencalonan dirinya sebagai presiden di pemilu 2016.[11] Dia memiliki kampanye yang sudah menunggu, termasuk jaringan donor yang besar, koperasi berpengalaman, dan komite aksi politik Ready for Hillary dan Priorities USA Action, dan infrastruktur lainnya.[12] Markas kampanye didirikan di borough Kota New York Brooklyn.[13] Fokus dari kampanyenya mencakup meningkatkan pendapatan kelas menengah, membuat prasekolah universal dan membuat kuliah lebih terjangkau, dan memperbaiki Undang-Undang Layanan Kesehatan Terjangkau (Affordable Care Act).[14][15] Awalnya dianggap sebagai favorit untuk memenangkan nominasi Partai Demokrat,[11] Clinton menghadapi tantangan tak terduga yang kuat dari Senator Bernie Sanders dari Vermont yang mengaku dirinya sosialis demokratis, yang sikapnya selama ini menentang pengaruh perusahaan dan orang kaya dalam politik Amerika bergaung dengan warga yang tidak puas terganggu oleh efek ketimpangan pendapatan di Amerika Serikat dan kontras dengan hubungan Clinton dengan Wall Street.[15][16]

Dalam kontes awal musim pendahuluan, Clinton memenangkan kaukus Iowa Demokrat dengan sangat tipis, diadakan tanggal 1 Februari terhadap Sanders yang semakin populer,[17][18] membuatnya wanita pertama yang memenangkan kaukus Iowa.[17] Dalam pemilihan pendahuluan pertama, diadakan di New Hampshire pada 9 Februari, ia kalah dari Sanders dengan selisih yang besar.[19] Sanders adalah ancaman yang meningkat dalam kontes berikutnya, kaukus Nevada pada tanggal 20 Februari,[20] tetapi Clinton berhasil memenangkan lima poin persentase, dibantu oleh berkampanye pada hari-hari akhir di kalangan pekerja kasino.[21] Clinton mengikuti itu dengan kemenangan telak di pemilihan pendahuluan South Carolina pada tanggal 27 Februari.[20] Kedua kemenangan tersebut menstabilkan kampanyenya dan menunjukkan Clinton menghindari gejolak manajemen yang merugikan usahanya tahun 2008.[20]

Pada 5 Juni 2016, ia telah mendapatkan delegasi terikat dan superdelegasi pendukung yang cukup bagi media untuk menganggap dia calon potensial.[22] Pada tanggal 7 Juni, setelah memenangkan sebagian besar negara bagian di babak utama akhir dari pemilihan pendahuluan, Clinton mengadakan reli kemenangan di Brooklyn di mana ia menjadi wanita pertama yang mengklaim status calon potensial untuk partai politik besar Amerika Serikat.[23] Pada akhir kampanye, Clinton telah memenangkan 2.219 delegasi terikat dibandingkan Sanders 1.832; dengan perkiraan 594 superdelegasi dibandingkan dengan Sanders 47.[24] Dia menerima hampir 17 juta suara selama proses pencalonan, sedangkan Sanders memperoleh 13 juta.[25]

250px-Bernie_Sanders_%26_Hillary_Clinton_%2828250130386%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bernie Sanders mendukung Hillary Clinton di New Hampshire, Juli 2016

Clinton secara resmi dinominasikan pada Konvensi Nasional Demokrat 2016 di Philadelphia pada 26 Juli 2016, menjadi wanita pertama yang dicalonkan sebagai presiden oleh partai politik besar AS.[26] Pilihan calon wakil presidennya, Senator Tim Kaine, dinominasikan oleh Konvensi hari berikutnya.[27] Lawannya dalam pemilihan umum adalah Donald Trump dari Partai Republik, Gary Johnson dari Partai Libertarian, dan Jill Stein dari Partai Hijau.

Clinton memimpin secara signifikan dalam jajak pendapat nasional dibandingkan Trump pada sebagian besar dari tahun 2016. Pada awal Juli, Trump dan Clinton menjadi seri dalam jajak pendapat utama setelah kesimpulan FBI dari penyelidikan ke surel-surelnya.[28] Direktur FBI James Comey menyimpulkan Clinton telah "sangat ceroboh" dalam penanganannya dari material rahasia pemerintah.[29] Pada akhir Juli, Trump memimpin pertama kali atas Clinton di jajak pendapat utama menyusul convention bounce 3 sampai 4 persen di Konvensi Nasional Republik, sejalan dengan bouncing rata-rata pada konvensi sejak tahun 2004, meskipun ke arah sisi kecil menurut standar historis.[30][31] Setelah convention bounce 7 persen Clinton di Konvensi Nasional Demokrat, dia kembali memimpin secara signifikan dalam jajak pendapat nasional pada awal Agustus.[32][33]

Dia dikalahkan oleh Donald Trump dalam pemilihan presiden pada 8 November 2016.[34] Pada dini hari tanggal 9 November, Trump telah menerima 279 suara electoral college, dengan 270 dibutuhkan untuk menang, dan sumber-sumber media menyatakan dia sebagai pemenang.[35] Clinton kemudian menelepon Trump untuk mengakui dan mengucapkan selamat atas kemenangannya, di mana Trump menyampaikan pidato kemenangannya.[36] Keesokan paginya Clinton menyampaikan pidato konsesi publik di mana ia mengakui rasa sakit dari kekalahannya, tetapi meminta pendukungnya untuk menerima Trump sebagai presiden, mengatakan “Kami berutang padanya pikiran terbuka dan kesempatan untuk memimpin.”[37] Clinton menerima lebih banyak suara rakyat dari Trump, membuatnya calon presiden kelima untuk memenangkan suara populer tetapi kalah dalam pemilihan.[38] Seminggu setelah pemilu, penghitungan suara rakyat menunjukkan bahwa dia memimpin dengan lebih dari satu juta suara, dengan banyak suara belum dihitung.[39]

Clinton berbicara di belakang podium dengan mikrofon di tangannya. Dia berbicara pada Brown & Black Presidential Forum di Des Moines, Iowa, pada tanggal 11 Januari 2016.
Clinton berbicara di Brown & Black Presidential Forum di Des Moines, Iowa, 11 Januari 2016
Clinton dalam setelan biru, melihat ke arah kamera. Penonton di latar belakang. Dia adalah di sebuah acara berbicara di Tempe pada 2 November 2016.
Clinton dalam sebuah acara di Tempe, Arizona pada 2 November 2016

Kegiatan pasca-2016

Hillary Clinton menghadiri pelantikan Presiden Donald Trump pada 20 Januari 2017.[40] Ia menjelaskan keputusannya kepada media massa bahwa, "Saya kemari hari ini untuk menghormati demokrasi kita dan nilai-nilainya. Saya tidak akan berhenti memercayai bangsa kita dan [sic] masa depannya."[41]

Pada 28 April 2020, Hillary Clinton mendeklarasikan dukungan kepada mantan Wakil Presiden Joe Biden sebagai calon presiden pada pemilu 2020[42] dan ia memberikan pidato di Konvensi Nasional Demokrat 2020 pada bulan Agustus.[43] Pada 21 Juli 2024, Clinton memberikan dukungan kepada Wakil Presiden Kamala Harris untuk calon presiden di pemilu 2024.[44] Pada 19 Agustus 2024, Clinton berpidato di Konvensi Nasional Demokrat 2024. Dalam pidatonya, ia menyinggung 34 pidana berat yang dijatuhkan kepada mantan presiden Donald Trump yang mencoba menjabat kembali sebagai presiden, menyebabkan hadirin meneriaki "Lock him up!" yang secara ironis merujuk kepada teriakan pendukung Trump "Lock her up!" karena skandal email Clinton selama kampanyenya pada 2016.[45]

Pada 2 Januari 2020, Clinton diangkat sebagai rektor di Queen's University Belfast. Ia menjadi rektor ke-11 dan rektor wanita pertama di universitas tersebut, mengisi jabatan yang telah kosong sejak 2018 setelah kematian pendahulunya, Thomas J. Moran.[46][47]

Sejarah pemilihan umum

Kampanye untuk Senat AS, 2000

  • Hillary Rodham Clinton (D), 55,27% / 3.747.310
  • Rick Lazio (R), 43,01% / 2.915.730

Kampanye untuk Senat AS, 2006

  • Hillary Rodham Clinton (D), 67,00% / 3.008.428
  • John Spencer (R), 31,01% / 1.392.189

Pencalonan diri sebagai presiden 2008

Pada 20 Januari 2007, Clinton mengumumkan pembentukan sebuah komite penjajakan bagi pencalonannya sebagai Presiden AS, hanya beberapa hari setelah Senator Barack Obama (D-Illinois) mengumumkan rencananya yang sama.

Lihat pula

Referensi

  1. "Official Report of the Welsh Assembly 06/07/99". Diarsipkan dari asli tanggal Maret 9, 2005. Diakses tanggal Januari 20, 2007.
  2. Analysis: Clinton enters historic race
  3. Rahman, Taufik (Maret 2008). Tim Hikmah (ed.). Obama: Tentang Israel, Islam, dan Amerika. Jakarta Selatan: Hikmah. hlm. 3. ISBN 978-979-114-159-8.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. Combe, Rachael (April 5, 2012). "At the Pinnacle of Hillary Clinton's Career". Elle. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 18, 2014. Diakses tanggal September 15, 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. Landler, Mark; Cooper, Helene (Maret 19, 2010). "From Bitter Campaign to Strong Alliance". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Januari 19, 2018. Diakses tanggal Juli 12, 2024.
  6. Myers, Steven Lee (Juli 1, 2012). "Last Tour of the Rock-Star Diplomat". The New York Times Magazine. hlm. 18–23, 49. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 27, 2020. Diakses tanggal Juli 12, 2024.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. Landler, Mark; Cooper, Helene (Maret 19, 2010). "From Bitter Campaign to Strong Alliance". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Januari 19, 2018. Diakses tanggal Juli 12, 2024.
  8. Myers, Steven Lee (Juli 1, 2012). "Last Tour of the Rock-Star Diplomat". The New York Times Magazine. hlm. 18–23, 49. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 27, 2020. Diakses tanggal Juli 12, 2024.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. Allen and Parnes 2014, pp. 117–21.
  10. Richter, Paul (Januari 28, 2009). "World breathes sigh of relief, Hillary Clinton says". Los Angeles Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Oktober 18, 2017. Diakses tanggal Juli 12, 2024.
  11. 1 2 Chozick, Amy (April 12, 2015). "Hillary Clinton Announces 2016 Presidential Bid". The New York Times.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. Von Drehle, David (Januari 27, 2014). "Can Anyone Stop Hillary?". Time.
  13. Karnie, Annie (Juli 16, 2015). "A peek inside Hillary Clinton's Brooklyn HQ". Politico.
  14. "This time around, Clinton aligns position with progressive Democrats". PBS. Associated Press. April 19, 2015.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. 1 2 Pace, Julie (Januari 30, 2016). "For some Americans, politicians' promises of change and disruption have come too slowly, or failed altogether". USA Today. Associated Press.
  16. Confessore, Nicholas; Horowitz, Jason (Januari 21, 2016). "Hillary Clinton's Paid Speeches to Wall Street Animate Her Opponents". The New York Times.
  17. 1 2 Hepker, Aaron (Februari 2, 2016). "All Precincts Reported: Clinton Defeats Sanders By Historically Small Margin". WHO-TV.
  18. Richardson, Bradford (Februari 7, 2016). "Clinton hangs on in revised Iowa caucus results". The Hill.
  19. Collison, Stephen (Februari 10, 2016). "Outsiders sweep to victory in New Hampshire". CNN.
  20. 1 2 3 Thrush, Glenn; Karni, Annie (Maret 3, 2016). "How Clinton hit the reset button on 2016". Politico.
  21. Reston, Maeve (Februari 21, 2016). "Hillary Clinton takes Nevada in victory over Bernie Sanders". CNN.
  22. Chozick, Amy; Healy, Patrick (Juni 6, 2016). "Hillary Clinton Has Clinched Democratic Nomination, Survey Reports". The New York Times.
  23. Collinson, Stephen (Juni 8, 2016). "Hillary Clinton celebrates victory". CNN.
  24. "Democratic Party: CNN delegate estimate". CNN. Diakses tanggal Juni 18, 2016.
  25. "Democratic Convention 2016". The Green Papers. Diakses tanggal Juni 29, 2016.
  26. Rappeport, Alan; Acindor, Yamiche; Martin, Jonathan (Juli 26, 2016). "Democrats Nominate Hillary Clinton Despite Sharp Divisions". The New York Times.
  27. Keneally, Meghan; Struyk, Ryan (Juli 27, 2016). "Tim Kaine Nominated as Democratic Vice Presidential Candidate". ABC News.
  28. Barro, Josh (Juli 14, 2016). "The polls are swinging against Hillary Clinton because she gave voters reason to distrust her". Business Insider.
  29. "Election Update: Why Our Model Is Bullish On Trump, For Now" (dalam bahasa American English). Juli 28, 2016. Diakses tanggal Agustus 3, 2016.
  30. "Post-Democratic convention bounce: 7 points for Clinton". Diakses tanggal Agustus 3, 2016.
  31. "Election Update: Clinton's Bounce Appears Bigger Than Trump's" (dalam bahasa American English). Agustus 1, 2016. Diakses tanggal Agustus 3, 2016.
  32. "Fox News projects: Trump wins presidency, defeats Clinton in historic election upset". Fox News (dalam bahasa American English). November 8, 2016. Diakses tanggal November 9, 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  33. "Clinton vs. Trump: Voters Have Their Say on Election Day". New York Times. November 9, 2016. Diakses tanggal November 9, 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  34. Horowitz Satlin, Alana (November 9, 2016). "Clinton Delays Concession Speech As Trump Seizes Victory". Huffington Post. Diakses tanggal November 9, 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  35. "Highlights of Hillary Clinton's Concession Speech and President Obama's Remarks". The New York Times. November 9, 2016. Diakses tanggal November 17, 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  36. Revesz, Rachael (November 16, 2016). "Five presidential nominees who won popular vote but lost the election". The Independent. Diakses tanggal November 18, 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  37. Conway, Madeline (November 15, 2016). "Clinton's lead in the popular vote passes 1 million". Politico. Diakses tanggal November 17, 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  38. Alba, Monica; Silva, Daniella (Januari 3, 2017). "Hillary and Bill Clinton to Attend Donald Trump's Inauguration". NBC News. Diarsipkan dari asli tanggal Agustus 12, 2022. Diakses tanggal Agustus 20, 2024.
  39. Petit, Stephanie (Januari 20, 2017). "Donald Trump and Hillary Clinton Shake Hands at Inaugural Luncheon". People. Diarsipkan dari asli tanggal Juni 21, 2022. Diakses tanggal Agustus 20, 2024.
  40. Wise, Alana (April 28, 2020). "Former Democratic Nominee Hillary Clinton Endorses Joe Biden". NPR.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  41. "Democrats Announce Additional Speakers and Schedule Updates for 2020 Democratic National Convention: "Uniting America"". 2020 Democratic National Convention. Agustus 11, 2020. Diarsipkan dari asli tanggal Agustus 14, 2020. Diakses tanggal Agustus 11, 2020.
  42. McCreesh, Shawn (Juli 21, 2024). "Clintons Endorse Kamala Harris to Be Democrats' Nominee for President". The New York Times. Diakses tanggal Agustus 20, 2024.
  43. Gangitano, Alex (Agustus 19, 2024). "DNC crowd chants 'lock him up' on Trump during Hillary Clinton remarks". The Hill. Diakses tanggal Agustus 25, 2024.
  44. Moriarty, Gerry (Januari 2, 2020). "Hillary Clinton appointed chancellor of Queen's University Belfast". The Irish Times. Diakses tanggal Januari 2, 2020.
  45. Meredith, Robbie (Januari 2, 2020). "Hillary Clinton is new chancellor of NI university". BBC News. Diakses tanggal Januari 21, 2020.

Bibliografi

Allen, Jonathan; Parnes, Amie (2014). HRC: State Secrets and the Rebirth of Hillary Clinton. New York: Crown Publishers. ISBN 0-8041-3675-0.
Balz, Dan; Johnson, Haynes (2009). The Battle for America, 2008: The Story of an Extraordinary Election. New York: Viking Penguin. ISBN 0-670-02111-3.
Bernstein, Carl (2007). A Woman in Charge: The Life of Hillary Rodham Clinton. New York: Alfred A. Knopf. ISBN 0-375-40766-9.
Brock, David (1996). The Seduction of Hillary Rodham. New York: The Free Press. ISBN 0-684-83451-0.
Brower, Kate Andersen (2015). The Residence: Inside the Private World of The White House. New York: Harper. ISBN 0-06-230519-0.
Burns, Lisa M. (2008). First Ladies and the Fourth Estate: Press Framing of Presidential Wives. DeKalb, Illinois: Northern Illinois University Press. ISBN 0-87580-391-1.
Clinton, Hillary Rodham (2003). Living History. New York: Simon & Schuster. ISBN 0-7432-2224-5.
Gerth, Jeff; Van Natta, Don Jr. (2007). Her Way: The Hopes and Ambitions of Hillary Rodham Clinton. New York: Little, Brown and Company. ISBN 0-316-01742-6.
Ghattas, Kim (2013). The Secretary: A Journey with Hillary Clinton from Beirut to the Heart of American Power. New York: Times Books. ISBN 0-8050-9511-X.
Heilemann, John; Halperin, Mark (2010). Game Change: Obama and the Clintons, McCain and Palin, and the Race of a Lifetime. New York: HarperCollins. ISBN 0-06-173363-6.
Hudson, Valerie M.; Leidl, Patricia (2015). The Hillary Doctrine: Sex & American Foreign Policy. New York: Columbia University Press. ISBN 0-231-16492-0.
Kornblut, Anne (2009). Notes from the Cracked Ceiling: Hillary Clinton, Sarah Palin, and What It Will Take for a Woman to Win. New York: Crown Books. ISBN 0-307-46425-3.
Maraniss, David (1995). First in His Class: A Biography of Bill Clinton. New York: Simon & Schuster. ISBN 0-671-87109-9.
Morris, Roger (1996). Partners in Power: The Clintons and Their America. New York: Henry Holt. ISBN 0-8050-2804-8.
Norton, Greg (2016). Hillary For Prison: The Ugly Truth About Hillary Clinton Mainstream Media Does Not Want You to Know. Greg Norton.
Olson, Barbara (1999). Hell to Pay: The Unfolding Story of Hillary Rodham Clinton. Washington: Regnery Publishing. ISBN 0-89526-197-9.
Troy, Gil (2006). Hillary Rodham Clinton: Polarizing First Lady. Lawrence, Kansas: University Press of Kansas. ISBN 0-7006-1488-5.

Pranala luar

Resmi

Organisasi

Liputan media

Lainnya

Didahului oleh:
Condoleezza Rice
Menteri Luar Negeri AS
2009-2013
Diteruskan oleh:
John Kerry
Didahului oleh:
Barbara Jean Lunsford Pryor
Ibu Gubernur Arkansas
1979–1981
Diteruskan oleh:
Gay Daniels White
Didahului oleh:
Gay Daniels White
Ibu Gubernur Arkansas
1983–1992
Diteruskan oleh:
Betty Tucker
Didahului oleh:
Barbara Bush
Ibu Negara Amerika Serikat
1993–2001
Diteruskan oleh:
Laura Bush
Didahului oleh:
Daniel Patrick Moynihan
Senator (Kelas 1) Amerika Serikat asal New York
2001–2009
Diteruskan oleh:
Kirsten Gillibrand
AL:    Britt (R)    Tuberville (R)
AK:    Murkowski (R)    Sullivan (R)
AZ:    Gallego (D)    Kelly (D)
AR:    Boozman (R)    Cotton (R)
CA:    Schiff (D)    Padilla (D)
CO:    Bennet (D)    Hickenlooper (D)
CT:    Blumenthal (D)    Murphy (D)
DE:    Rochester (D)    Coons (D)
FL:    Moody (R)    R. Scott (R)
GA:    Ossoff (D)    Warnock (D)
HI:    Schatz (D)    Hirono (D)
ID:    Crapo (R)    Risch (R)
IL:    Durbin (D)    Duckworth (D)
IN:    Young (R)    Braun (R)
IA:    Grassley (R)    Ernst (R)
KS:    Moran (R)    Marshall (R)
KY:    McConnell (R)    Paul (R)
LA:    Cassidy (R)    Kennedy (R)
ME:    Collins (R)    King (I)
MD:    Cardin (D)    Van Hollen (D)
MA:    Warren (D)    Markey (D)
MI:    Stabenow (D)    Peters (D)
MN:    Klobuchar (D)    Smith (D)
MS:    Wicker (R)    Hyde-Smith (R)
MO:    Blunt (R)    Hawley (R)
MT:    Sheehy (R)    Daines (R)
NE:    Fischer (R)    Sasse (R)
NV:    Cortez Masto (D)    Rosen (D)
NH:    Shaheen (D)    Hassan (D)
NJ:    Menendez (D)    Booker (D)
NM:    Heinrich (D)    Luján (D)
NY:    Schumer (D)    Gillibrand (D)
NC:    Burr (R)    Tillis (R)
ND:    Hoeven (R)    Cramer (R)
OH:    Brown (D)    Portman (R)
OK:    Inhofe (R)    Lankford (R)
OR:    Wyden (D)    Merkley (D)
PA:    McCormick (R)    Fetterman (D)
RI:    Reed (D)    Whitehouse (D)
SC:    Graham (R)    T. Scott (R)
SD:    Thune (R)    Rounds (R)
TN:    Blackburn (R)    Hagerty (R)
TX:    Cornyn (R)    Cruz (R)
UT:    Lee (R)    Romney (R)
VT:    Leahy (D)    Sanders (I)
VA:    Warner (D)    Kaine (D)
WA:    Murray (D)    Cantwell (D)
WV:    Manchin (D)    Capito (R)
WI:    Johnson (R)    Baldwin (D)
WY:    Barrasso (R)    Lummis (R)
Partai Demokrat
Calon Demokrat
Partai Republik
Calon Republik
Partai Konstitusi
Partai Hijau
Partai Libertarian
Partai Sosialis
Brian Moore (calon)
Partai Pelarangan
Calon lain
120px-Seal_of_the_President_of_the_United_States.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ketua
DNC
Calon presiden
Partai menurut negara bagian
dan teritori
Negara bagian
Teritori
Konvensi
(Daftar)
Pemimpin Fraksi DPR AS
Ketua Fraksi Senat AS
Organisasi
terkait
Artikel terkait
Portal
Akses topik terkait
Temukan informasi lain di
proyek saudari Wikimedia
  1. Pronounced /ˈrɑːdəm/ simak
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan