Minggu, 20 September 2026
19:01 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Rektor

Rektor

60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Rektor"  berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
250px-Inauguration-Lubomir-Dvorak.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pelantikan Rektor Lubomír Dvořák (Universitas Palacký Olomouc)

Rektor (bahasa Latin untuk 'penguasa') adalah pejabat senior di lembaga pendidikan, dan dapat merujuk pada pejabat di universitas atau sekolah menengah. Di luar dunia berbahasa Inggris, rektor sering kali merupakan pejabat paling senior di universitas, sementara di Amerika Serikat, padanannya sering disebut sebagai presiden, dan di Britania Raya dan Persemakmuran Bangsa-Bangsa, padanannya adalah Wakil Kanselir. Istilah dan jabatan rektor dapat disebut sebagai rectorate. Gelar ini digunakan secara luas di universitas-universitas di Eropa dan sangat umum di negara-negara Amerika Latin. Gelar ini juga digunakan di Brunei, Makau, Turki, Rusia, Pakistan, Filipina, Indonesia, Israel, dan Timur Tengah. Di universitas-universitas kuno Skotlandia, rektor, yang dipilih oleh mahasiswa (dan staf di Edinburgh), secara formal adalah pejabat paling senior ketiga di universitas dan secara historis bertanggung jawab untuk memimpin pengadilan universitas.

Istilah lain untuk rektor

  • Rector Magnificus
  • Lord Rector
  • President (sistem Anglo-Saxon seperti Amerika Serikat, Kanada, dll.)
  • Chancellor (sistem Commonwealth seperti Inggris Raya, Malaysia, India, Australia, dll.)
  • 'Excelentísimo e Ilustrísimo Señor Professor Doctor Don (diikuti nama rektor) (Spanyol)

Pengertian akademis

Rektor dalam lingkup akademis merupakan jabatan pimpinan utama dari lembaga pendidikan formal, pada umumnya merupakan lingkup Perguruan Tinggi (universitas dan institut).[1]

Gelar ini sangat umum diberikan di seluruh dunia. Di antaranya:

Eropa

  • Albania
  • Belgia
  • Bosnia-Herzegovina
  • Bulgaria
  • Ceko
  • Estonia
  • Hungaria
  • Islandia
  • Italia
  • Jerman
  • Kroasia
  • Latvia
  • Luksemburg
  • Makedonia Utara
  • Malta
  • Moldova
  • Polandia
  • Portugal
  • Rumania
  • Rusia
  • Serbia
  • Siprus
  • Negara-negara Skandinavia (Denmark, Swedia)
  • Skotlandia
  • Spanyol
  • Turki
  • Ukraina.

Amerika Latin

  • Argentina
  • Brasil
  • Chili
  • Republik Dominika
  • Meksiko
  • Peru
  • Venezuela

Asia

  • Filipina
  • Indonesia
  • Israel
  • Pakistan

Penggunaan di Eropa

Inggris

Di Inggris pimpinan universitas disebut chancellors, sedangkan istilah rector diberikan kepada pimpinan college atau dapat diterjemahkan sebagai fakultas otonom. Hal ini terjadi di dua Oxford College, Lincoln College, dan Exeter College.

Spanyol

Di Spanyol, istilah yang digunakan untuk sebutan rektor adalah Excelentísimo e Ilustrísimo Señor Professor Doctor Don setelh itu diikuti nama rektor. Misalkan nama si rektor adalah Wikipedia dari Universitas Salamanca gelar yang akan diberikan adalah: Excelentísimo e Ilustrísimo Señor Professor Doctor Wikipedia, Rector Magnífico de la Universidad de Salamanca. Gelar tersebut berarti Pangeran Professor Doktor yang Terbaik dan Menggambarkan, dari Universitas Salamanca. Secara faktual, dalam sistem pendidikan tinggi Spanyol, gelar kehormatan akademik seperti “Excelentísimo” dan “Magnífico” merupakan bagian dari protokol institusional yang masih dipertahankan hingga saat ini dan digunakan secara formal dalam dokumen serta acara akademik resmi universitas.

Penggunaan di Asia

India

Di India, pimpinan sekolah berasrama (boarding school) diberikan nama jabatan rektor. Kepala sekolah-sekolah Katolik juga diberikan jabatan rektor.

Indonesia

Rektor dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai pimpinan lembaga perguruan tinggi. Di dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional 2003, rektor adalah pimpinan tertinggi perguruan tinggi yang berkewajiban memajukan ilmu pengetahuan di masing-masing institusi melalui pendidikan dan penelitian, serta memberikan kontribusi maksimal kepada khalayak luas.

Pada tahun 1950-an, digunakan istilah "presiden universitas" untuk menyebut pemimpin universitas. Namun, Presiden RI saat itu, Soekarno, merasa keberatan karena menurutnya hanya ada satu presiden di Indonesia yakni Presiden RI sehingga kemudian istilah yang dipakai secara umum adalah rektor.

Istilah rektor di Indonesia juga umum digunakan bagi pimpinan tertinggi di pelbagai institusi pendidikan Katolik, sekolah dan terutama pendidikan calon imam atau seminari.

Penggunaan di Amerika

Amerika Serikat

Di perguruan-pergurun tinggi di Amerika Serikat, istilah untuk pimpinan tertinggi eksekutif adalah president atau university president. Pengguna istilah chancellor juga sering digunakan di Amerika Serikat, hal ini tergantung kepada sistem yang dipakai perguruan tinggi tersebut.

Di beberapa universitas di Amerika Serikat, istilah rector digunakan sebagai istilah kepala dewan tamu atau head of board of visitors di pimpinan perguruan tinggi:

  • University of Virginia
  • Virginia State University (Petersburg, Virginia)
  • Virginia Commonwealth University (Richmond, Virginia)
  • Washington and Lee University (Lexington, Virginia)
  • College of Wiliam and Mary (Williamsburg, Virginia)
  • Virgina Tech (Blacksburg, Virginia)

Dari tahun 1701-1745, kepala sebuah sekolah yang nantinya akan menjadi Yale University saat ini memiliki jabatan rector. Pada zamannya dahulu, Thomas Clap dari Yale College adalah orang terakhir yang memiliki jabatan istilah Rector (1740-1745) dan yang pertama yang memiliki jabatan dengan istilah President (1745-1766)

Beberapa perguruan tinggi Katolik, yang dijalankan oleh pendeta (misal, Jesuits) memberikan gelar Rector kepada pimpinan eksekutif sekolah. Di dalam banyak kasus, rector juga merupakan kepala komunitas pendeta yang bertugas di sekolah tersebut. Jadi pimpinan dari perguruan tinggi dan pimpinan pendeta dipersatukan dalam peranan Rector. Hal ini merupakan pelaksanaan yang sudah jarang dilakukan, karena perubahan sistem kepemimpinan sekolah Katolik sudah banyak berubah.

Pemilihan

Pemilihan rektor dibagi menjadi beberapa jenis:

  • Pemilihan melalui penunjukan langsung oleh kepala negara (Presiden RI) atas rekomendasi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, sistem ini dilaksanakan semasa Orde Baru dengan tujuan kampus bisa "dibimbing" untuk mengikuti maksud-maksud pemeritah.
  • Pemilihan oleh Senat Perguruan Tinggi, Pemilihan ini dilakukan oleh Senat perguruan tinggi yang secara musyawarah dan voting memilih kandidat rektor (dosen yang telah memenuhi kualifikasi-kualifikasi tertentu, biasanya masa dan mengajar tingkat pendidikan).
  • Pemilihan oleh Senat dan Mahasiswa, pemilihan ini mengikutsertakan mahasiswa dalam menentukan pimpinan lembaga.

Kontroversi

Banyak pro dan kontra yang terjadi dalam sistem pemilihan ini, mahasiswa dianggap belum memiliki kapasitas yang cukup untuk memilih calon rektor perguruan tinggi. Kontraversi ini menyulut kemarahan dan teguran keras Menteri Pendidikan Nasional R.I. kepada Universitas Islam Indonesia Jogjakarta yang pertama kali memproklamirkan sistem ini.

Pengertian agama

Panggilan rektor pada zaman dahulu juga digunakan oleh para ulama agama - agama termasuk pimpinan agama Katolik yaitu Uskup atau dalam bahasa Inggris disebut Bishop memimpin kota-kota dan provinsi-provinsi. Hal ini biasa terjadi di negara-negara Papal atau dalam bahasa Inggris disebut Papal States atau dalam bahasa Italy disebut sebagai "Stato Ecclesiastico, Stato Pontificio, Stato della Chiesa, Stati della Chiesa atau Stati Pontificii" atau dalam bahasa Latin disebut sebagai Status Pontificius

Negara-negara Papal ini merupakan negara-negara yang pada zaman ini membentuk negara Italia. Hal ini terjadi pada abad ke-6 dalam Kerajaan Piedmont-Sardinia.

Pengertian politik

Istilah Rektor juga diberikan kepada para pengampu jabatan tertentu di pemerintah negara-negara di dunia.

  • Rector Provinciae merupakan istilah latin untuk Gubenur Romawi, yang dikenal sejak zaman Suetonius, pada khususnya sebagai istlah hukum kenegaraan (seperti digunakan dalam Codices atau perundang-undangan Kasiar Theodosius I dan Kasiar Justinian I) sejak Kasiar Diocletian Tetrachy (waktu bergabung secara administratif Vicarius dalam kekuasaan Pretorian Perfect).
  • Primo Rettore merupakan gelar yang diberikan kepada Panglima perang Italy Gabriele D'Annunzio (b. 1863 - d. 1938) di kota Fiume dalam kurun waktu 8 September 1920 - 29 December 1920.

Rektor-rektor bersejarah

  1. Prof. Dr. Koesnadi Hardjasoemantri, S.H.,M.L., Rektor Emeritus Universitas Gadjah Mada, pencetus Kuliah Kerja Nyata (KKN) demi mengabdikan dunia ilmu pengetahuan langsung terhadap rakyat.
  2. Prof. Dr. Gede Sri Darma, S.T.,M.M., Rektor Universitas Pendidikan Nasional Denpasar, rektor termuda versi MURI.
  3. Anies Baswedan, Ph.D., Rektor Universitas Paramadina Jakarta, rektor termuda perguruan tinggi swasta
  4. Prof. Drs. Soeprapto Soedjono, MFA, Ph.D., Rektor Institut Seni Indonesia Yogyakarta, salah satu pencetus arah pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia, pencetus dihapuskannya OSPEK (Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus), karena selama ini pelaksanaan OSPEK mengarah kepada tindakan-tindakan negatif dan kontra produktif (perpeloncoan, balas dendam, dan pelanggaran HAM.
  5. Prof. Dr. Sofian Effendi, MPIA, Rektor Emeritus Universitas Gadjah Mada, pencetus sistem Badan Hukum Milik Negara (BHMN) dan Badan Hukum Pendidikan (BHP).
  6. Prof. Dr (HC). Willi Toisuta, Ph.D., Rektor ketiga Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, pencetus dan penggagas sekaligus mantan sekretaris BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional - Perguruan Tinggi), pencetus dan aktor intelektual sistem SKS (Sistem Kredit Semester) yang kini digunakan di seluruh Indonesia.
  7. Kusmayanto Kadiman, Ph.D., Rektor Emeritus Institut Teknologi Bandung, menjadi Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) 2004-2009.
  8. Prof. Dr. Ir. K.H. Mohammad Nuh, DEA, Rektor Emeritus ITS, menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) 2004-2009, kemudian menjadi Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) sejak 2009.
  1. Purwanto, Edi; Azainil, Azainil; Haryaka, Usfandi (2024-05-26). "Kepemimpinan Rektor dalam Pencapaian Visi Misi Institusi di IKIP PGRI Kalimantan Timur Samarinda". Educationist: Journal of Educational and Cultural Studies (dalam bahasa Inggris). 2 (3): 303–312. ISSN 2964-4798.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan