Tom Cotton | |
|---|---|
Official portrait, 2015 | |
| Chair of the Senate Republican Conference | |
| Mulai menjabat January 3, 2025 | |
| Pemimpin | John Thune |
| Pendahulu | John Barrasso |
| Chair of the Senate Intelligence Committee | |
| Mulai menjabat January 3, 2025 | |
| Pendahulu | Mark Warner |
| Senator Amerika Serikat dari Arkansas | |
| Mulai menjabat January 3, 2015 MenjabatbersamaJohn Boozman | |
| Pendahulu | Mark Pryor |
| Anggota DewanPerwakilanRakyatA.S. dari dapil 4th Arkansas | |
| Masa jabatan January 3, 2013 –January 3, 2015 | |
| Pendahulu | Mike Ross |
| Pengganti | Bruce Westerman |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | Thomas Bryant Cotton 13 Mei 1977 (umur 49) Dardanelle, Arkansas, U.S. |
| Partai politik | Republican |
| Suami/istri | Anna Peckham (m. 2014) |
| Anak | 2 |
| Pendidikan | Harvard University (BA, JD) Claremont Graduate University (attended) |
| Tanda tangan | |
| Situs web | Senate website Campaign website |
| Karier militer | |
| Dinas/cabang | |
Masa dinas |
|
| Pangkat | Captain |
| Satuan | |
| Wars | |
| Penghargaan | |
Thomas Bryant Cotton (lahir 13 Mei 1977) adalah seorang politikus Amerika Serikat. Sebagai anggota Partai Republik, ia menjabat dalam DPR dari 2013 sampai 2015, dan menjabat sebagai Senator Amerika Serikat junior dari Arkansas sejak 2015.
Karir militer

Pada Mei 2006, Cotton aktif berdinas di Irak sebagai bagian dari Operation Iraqi Freedom dimana ia bertugas sebagai pemimpin peloton di Divisi Lintas Udara ke-101. Di Irak, ia memimpin peleton infanteri serangan udara berkekuatan 41 personel di Resimen Infanteri ke-506, serta merencanakan dan melaksanakan patroli tempur harian.[1] Pada bulan Desember 2006, Cotton dipromosikan menjadi letnan satu dan ditugaskan kembali ke Resimen Infanteri AS ke-3 (The Old Guard) di Fort Myer, Arlington, Virginia, sebagai komandan peleton.[2]
Dari Oktober 2008 sampai Juli 2009, Cotton berdinas di Afganistan timur.[3] Ia ditugaskan di bawah Train Advise Assist Command – East di pangkalan operasi depan (FOB) Gamberi, Provinsi Laghman, sebagai perwira operasi Tim Rekonstruksi Provinsi (PRT), tempat ia merencanakan operasi kontra-pemberontakan dan rekonstruksi harian.[4]
Cotton diberhentikan secara terhormat pada September 2009. Selama masa dinasnya, ia menyelesaikan dua penugasan tempur di luar negeri serta dianugerahi Bronze Star, dua Army Commendation Medal, Combat Infantryman Badge, Ranger tab, Afghanistan Campaign Medal, dan Iraq Campaign Medal.[5]
Pasca karir militernya, Cotton bekerja di McKinsey & Company. Pada Juli 2010, Cotton berdinas di Cadangan Angkatan Darat Amerika Serikat (USAR). Ia diberhentikan secara terhormat pada Mei 2013.[6]
Anggota DPR AS
Tidak lama setelah Cotton selesai berdinas di Afganistan, ia diperkenalkan kepada Chris Chocola, mantan anggota DPR dan presiden Club for Growth, sebuah komite aksi politik pro-Partai Republik yang kemudian menjadi salah satu donatur terbesar karir politik Cotton.[7] Cotton awalnya berpikiran untuk mencalonkan diri sebagai senator melawan Blanche Lincoln pada 2010 namun ia menolak karena kekurangan dana dan merasa bahwa ia masih belum siap.[8][9]
Cotton memulai kampanyenya untuk Kongres di daerah pemilihan ke-4 Arkansas pada tahun 2011 dan telah berencana untuk mencalonkan diri sebelum petahana dari Partai Demokrat, Mike Ross, memutuskan untuk tidak mencalonkan diri kembali.[7][10][11][12]
Senator Amerika Serikat
Pemilu
2014

Pada tanggal 6 Agustus 2013, Cotton mengumumkan bahwa ia akan menantang petahana dari Partai Demokrat, Mark Pryor, untuk memperebutkan kursinya di Senat Amerika Serikat.[13] Stuart Rothenberg dari Roll Call menyebut bahwa Pryor senator paling rentan yang mencalonkan diri kembali pada 2014.[14] Cotton mendapatkan dukungan dari Club for Growth PAC,[15][16][17] Senator Marco Rubio,[18] National Federation of Independent Business,[19] dan mantan calon presiden Mitt Romney yang berkampanye untuk Cotton.[20][21] Tidak lama setelah seluruh tempat pemungutan suara ditutup, Associated Press mengumumkan bahwa Cotton telah menang[22] dengan 56,5% suara melawan 39,4% untuk Pryor.[23] Cotton mengambil sumpah jabatan pada 6 Januari 2015.[24]
Masa jabatan
Nominasi Cassandra Butts
Pada bulan Februari 2015, Obama kembali mencalonkan Cassandra Butts, mantan pengacara Gedung Putih, sebagai Duta Besar Amerika Serikat untuk Bahama. Pencalonannya terhambat oleh tindakan sejumlah senator. Pertama, Ted Cruz memberlakukan penundaan menyeluruh terhadap semua calon pejabat Departemen Luar Negeri AS.[25] Cotton secara khusus menghalangi pencalonan Butts serta calon duta besar untuk Swedia dan Norwegia setelah Secret Service membocorkan informasi pribadi mengenai sesama anggota Kongres, meskipun masalah tersebut tidak berkaitan dengan para calon itu. Cotton pada akhirnya mencabut penahanannya terhadap pencalonan duta besar untuk Swedia dan Norwegia, namun tetap menahan pencalonan Butts.[25]
Butts berkata kepada kolumnis Frank Bruni dari New York Times bahwa ia pergi menemui Cotton secara pribadi untuk meminta penjelasan kenapa Cotton menolak percalonannya. Cotton berkata bahwa ia menganggap pengangkatan Butts adalah bentuk kolusi karena ia mengetahui persahabatan Butts dan Obama dan ia ingin "menyakiti rasa sakit khusus kepada presiden" menurut Bruni. Juru bicara Cotton tidak menyanggah penilaian Butts tersebut. Butts meninggal dunia pada 26 Mei 2016 saat masih menantikan pemungutan suara Senat.[25]
Pemerintahan Trump pertama
Pada bulan September 2020, Trump memasukkan Cotton ke dalam daftar pendek kandidat potensial untuk Mahkamah Agung, namun pada akhirnya memilih Amy Coney Barrett.[26][27] Menjelang pemilihan presiden berikutnya yang tinggal kurang dari dua bulan lagi, Cotton mendukung pemungutan suara segera di Senat terkait calon yang diajukan Trump untuk mengisi kekosongan kursi Mahkamah Agung akibat wafatnya Hakim Ruth Bader Ginsburg. Secara munafik, Cotton pada 2016 menolak percalonan Merrick Garland selama tahun pemilihan presiden berlangsung beralasan dengan tiga pertanyaan berikut: "Mengapa kita harus menghentikan perdebatan nasional mengenai hakim agung berikutnya? Mengapa kita harus membungkam suara masyarakat? Mengapa kita harus menolak kesempatan bagi para pemilih untuk turut menentukan susunan Mahkamah Agung?"[28]
Pandangan politik
Cotton dianggap sebagai seorang konservatif secara politik. Center for Legislative Accountability dari American Conservative Union memberikan peringkat seumur hidup sebesar 86,06 kepadanya.[29]
Luar Negeri
Tiongkok
Pada tahun 2018, Cotton menjadi salah satu sponsor Countering the Chinese Government and Communist Party's Political Influence Operations Act—sebuah rancangan undang-undang yang diajukan oleh Marco Rubio dan Catherine Cortez Masto—yang akan memberikan wewenang kepada Menteri Luar Negeri AS dan Direktur Intelijen Nasional (DNI) untuk membentuk gugus tugas lintas lembaga dengan tujuan mengkaji upaya Tiongkok dalam memengaruhi Amerika Serikat dan sekutu-sekutu utamanya.[30]
Pada Februari 2019, Cotton merupakan salah satu dari sekelompok Senator Partai Republik yang menandatangani sebuah petisi kepada Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat Nancy Pelosi meminta Pelosi mengundang Presiden Taiwan Tsai Ing-wen ke sesi gabungan Kongres Amerika Serikat. Permintaan ini dibuat ditengah ketegangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok yang semakin memanas dan diperkirakan akan membuat pimpinan Tiongkok semakin geram jika permintaan dikabulkan.[31]
Pada bulan Mei 2019, saat ditanya mengenai dampak tarif terhadap para petani di Arkansas, Cotton menyatakan bahwa memang akan ada "pengorbanan tertentu dari pihak rakyat Amerika—saya akui itu—namun pengorbanan tersebut tergolong sangat kecil dibandingkan dengan pengorbanan yang dilakukan oleh para prajurit kita di luar negeri, yakni para pahlawan gugur yang kini dimakamkan di Arlington"; ia juga menambahkan bahwa para petani bersedia melakukan pengorbanan demi upaya AS membendung langkah Tiongkok yang ingin menggeser posisi AS di kancah global.[32]
Pada bulan Juli 2019, Cotton dan Senator Chris Van Hollen menjadi sponsor utama Defending America's 5G Future Act, sebuah rancangan undang-undang yang bertujuan mencegah penghapusan Huawei dari "daftar entitas" Departemen Perdagangan tanpa adanya tindakan dari Kongres, serta memberikan wewenang kepada Kongres untuk memblokir pemberian pengecualian oleh pemerintah bagi perusahaan AS yang ingin berbisnis dengan Huawei. Rancangan undang-undang tersebut juga akan mengukuhkan secara hukum perintah eksekutif Trump yang diterbitkan pada bulan Mei sebelumnya, yang memberikan wewenang kepada pemerintahannya untuk melarang perusahaan teknologi asing—yang dianggap sebagai ancaman keamanan nasional—menjalankan bisnis di Amerika Serikat.[33]
Pada bulan April 2020, Cotton menyatakan bahwa mahasiswa asal Tiongkok di Amerika Serikat seharusnya dibatasi untuk mempelajari bidang humaniora dan dilarang mempelajari bidang-bidang yang berkaitan dengan sains. Dalam sebuah wawancara dengan Fox News, ia mengatakan, "Menurut saya, merupakan suatu skandal bahwa kita telah melatih begitu banyak orang paling cerdas dari Partai Komunis Tiongkok."[34][35]
Pada 10 Agustus 2020, pemerintah Tiongkok menjatuhkan sanksi terhadap Cotton dan 10 warga Amerika lainnya karena "berperilaku buruk terkait isu-isu Hong Kong".[36] Menanggapi sanksi tersebut, Cotton mengadakan konferensi pers menyatakan bahwa sanksi Tiongkok sangat impoten dan menantang kembali, "Jika Tiongkok mengira oposisi saya terhadap tirani komunisme selama ini layak diganjar sanksi ini, saya punya dua kata untuk mereka: tunggu saja".[37]
Pada bulan Juli 2023, Cotton mengkritik upaya Presiden Joe Biden untuk menjalin hubungan diplomatik dengan Tiongkok, dengan mengatakan: "Para pejabat pemerintahan Biden seharusnya berhenti mengejar-ngejar rekan sejawat mereka dari Partai Komunis Tiongkok layaknya remaja yang sedang dimabuk cinta. Hal itu memalukan dan menyedihkan."[38]
Pada 2024, Tom Cotton memberikan pertanyaan kepada CEO TikTok Shou Zi Chew di Senat Amerika Serikat mengenai keselamatan anak di media sosial. Namun ia beberapa kali bertanya kepada Shou apakah ia berafiliasi dengan Partai Komunis Tiongkok meskipun Shou sudah beberapa kali menegaskan bahwa ia berkebangsaan Singapura dan tidak memiliki status kewarganegaraan Tiongkok. Cotton terus menerus mempertanyakan kewarganegaraan Singapura milik Shou dan terus mencurigai Shou sebagai seorang kader komunis Tiongkok. Atas hal tersebut, Cotton mendapatkan reaksi keras terutama dari Singapura[39][40] atas insiden tersebut.[41][42]
Referensi
- ↑ "NATIONAL DEFENSE PAC today announces with extreme pride its endorsement of Congressman Thomas Cotton" (PDF) (Rilis pers). National Defense PAC. Oktober 6, 2014. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal Oktober 30, 2020. Diakses tanggal Januari 31, 2021.
{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Cotton, Tom (Mei 31, 2017). "Congress must support Arlington expansion". Philadelphia Media Network. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 2, 2017. Diakses tanggal Desember 1, 2017.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Senator Thomas B. Cotton". Combat Veterans for Congress. SanDiego, California: Combat Veterans For Congress PAC. Diakses tanggal Januari 2, 2026. ...deployed to Afghanistan in support of Operation Enduring Freedom on October 15, 2008... he returned from Afghanistan on July 20, 2009.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "NATIONAL DEFENSE PAC today announces with extreme pride its endorsement of Congressman Thomas Cotton" (PDF) (Rilis pers). National Defense PAC. Oktober 6, 2014. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal Oktober 30, 2020. Diakses tanggal Januari 31, 2021.
{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "NATIONAL DEFENSE PAC today announces with extreme pride its endorsement of Congressman Thomas Cotton" (PDF) (Rilis pers). National Defense PAC. Oktober 6, 2014. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal Oktober 30, 2020. Diakses tanggal Januari 31, 2021.
{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Tom Cotton Army Service Record". MuckRock. September 2, 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juni 12, 2020. Diakses tanggal Maret 23, 2015.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 Ball, Molly (September 17, 2014). "The Making of a Conservative Superstar". The Atlantic. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juni 9, 2020. Diakses tanggal Juni 9, 2020.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Bolduc, Brian (Oktober 7, 2011). "G.I. Tom". National Review. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal April 14, 2023. Diakses tanggal Desember 1, 2017.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ LoGiurato, Brett (Agustus 12, 2013). "10 Things Everyone Should Know About Tom Cotton, The Arkansas Politician Who Should Scare The Hell Out Of Democrats". Business Insider. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 5, 2014. Diakses tanggal September 5, 2014.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Joseph, Cameron (Juli 25, 2011). "Rep. Mike Ross to retire". The Hill. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 29, 2011. Diakses tanggal Desember 2, 2011.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Brantley, Max (Juli 25, 2011). "U.S. Rep. Mike Ross won't seek 2012 re-election". Arkansas Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 2, 2017. Diakses tanggal Desember 1, 2017.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Ross exit shakes up 2012 field". Baxter Bulletin. Mountain Home, Arkansas: Gannett. Juli 27, 2011. hlm. 13. Diakses tanggal Januari 14, 2026. Tom Cotton, a management consultant from Dardanelle who served in the Army in Iraq and Afghanistan, is the only announced candidate so far on the Republican side. Cotton said he had planned to run for Ross' seat before Monday's announcement.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Condon, Stephanie (Agustus 6, 2013). "Republican Rep. Tom Cotton announces bid to challenge Sen. Mark Pryor, D-Ark". CBS News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Agustus 7, 2013. Diakses tanggal Agustus 6, 2013.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Rothenberg, Stuart (Juni 9, 2014). "Mark Pryor: Still This Cycle's Most Vulnerable Senator". Roll Call. Diarsipkan dari asli tanggal Juli 14, 2014. Diakses tanggal Juli 12, 2014.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Gentilviso, Chris (Agustus 7, 2013). "Tom Cotton 2014 Senate Run Gets Early Club For Growth Endorsement". The Huffington Post. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Oktober 28, 2018. Diakses tanggal Februari 17, 2020.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Judis, John (Oktober 16, 2013). "The Shrinking Club for Growth". The New Republic. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Maret 25, 2017. Diakses tanggal Maret 12, 2017.
{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Joseph, Cameron (Agustus 7, 2013). "Club for Growth endorses Tom Cotton, launches ads in Arkansas Senate race". The Hill. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Januari 18, 2014. Diakses tanggal Januari 16, 2014.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Strauss, Daniel (September 17, 2013). "Rubio Endorses Rep. Tom Cotton for Senate". Talking Points Memo. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Mei 27, 2014. Diakses tanggal Mei 26, 2014.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Urban, Peter (Juli 1, 2014). "Small-business group endorses Cotton". Arkansas News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juli 14, 2014. Diakses tanggal Juli 12, 2014.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Ramsey, David (Agustus 21, 2014). "Mitt Romney endorses Tom Cotton". Arkansas Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 3, 2017. Diakses tanggal Desember 2, 2017.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Brantley, Max (Agustus 20, 2014). "Mitt Romney to campaign for Asa Hutchinson and Tom Cotton; Democrats comment". Arkansas Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 3, 2017. Diakses tanggal Desember 2, 2017.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Glueck, Katie (November 4, 2014). "Cotton defeats Pryor in Arkansas". Politico. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 6, 2014. Diakses tanggal Februari 11, 2020.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "November 4, 2014 Arkansas General Election and Nonpartisan Runoff - Election Official Results". Arkansas Secretary of State. Desember 11, 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 2, 2019. Diakses tanggal Juni 28, 2020.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Kranz, Michal. "Meet Tom Cotton, the Arkansas senator with Trump's ear who graduated from Harvard in 3 years and might become the next head of the CIA". Business Insider. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Agustus 9, 2020. Diakses tanggal Februari 11, 2020.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 Bruni, Frank (Juni 7, 2016). "An Obama Nominee's Crushed Hopes". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Maret 4, 2017. Diakses tanggal Februari 28, 2017.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Klar, Rebecca (September 9, 2020). "Tom Cotton after Trump names him potential Supreme Court nominee: 'It's time for Roe v. Wade to go'". The Hill. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 11, 2020. Diakses tanggal September 11, 2020.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Amy Coney Barrett: Trump nominates conservative favourite for Supreme Court". BBC News. September 27, 2020. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 26, 2020. Diakses tanggal September 27, 2020.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Desjardins, Lisa (September 22, 2020). "What every Republican senator has said about filling a Supreme Court vacancy in an election year". PBS NewsHour. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Oktober 31, 2020. Diakses tanggal September 27, 2020.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Sen. Tom Cotton". American Conservative Union Foundation. Diakses tanggal Maret 5, 2021.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen] - ↑ Derby, Kevin. "Marco Rubio, Catherine Cortez Masto Take Aim at China in New Legislation". Sunshine State News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juli 28, 2019. Diakses tanggal Juli 28, 2019.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Republican U.S. senators want Taiwan president to address Congress". Reuters. Februari 7, 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juli 27, 2019. Diakses tanggal Juli 27, 2019.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Tillett, Emily (Mei 13, 2019). "Tom Cotton says sacrifice of Americans paying tariffs is "minimal" compared to those serving overseas". CBS News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Agustus 6, 2020. Diakses tanggal Juli 16, 2019.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Miller, Maggie (Juli 16, 2019). "Lawmakers introduce bill to block U.S. companies from doing business with Huawei". The Hill. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Agustus 3, 2020. Diakses tanggal Juli 16, 2019.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Re, Gregg (April 26, 2020). "Tom Cotton suggests Chinese students shouldn't be allowed to study sciences in the US". Fox News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juli 11, 2020. Diakses tanggal April 27, 2020.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Bowden, John (April 26, 2020). "Cotton suggests US shouldn't give visas to Chinese students to study science". The Hill. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juli 11, 2020. Diakses tanggal April 27, 2020.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Duster, Chandelis; Jiang, Steven (Agustus 10, 2020). "China sanctions Rubio, Cruz and other US officials for 'Hong Kong-related issues'". CNN. Diakses tanggal Desember 29, 2024.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Cotton Reacts to Chinese Sanctions". Senator Tom Cotton (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-09-10.
- ↑ Garrity, Kelly (Juni 4, 2023). "Tom Cotton: U.S. needs to stop chasing Chinese officials 'like lovestruck teenagers'". Politico (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal Januari 7, 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Singaporeans slam US senator's grilling of TikTok CEO Chew Shou Zi's nationality, links to China: 'pure ignorance'". South China Morning Post (dalam bahasa Inggris). Februari 1, 2024. Diakses tanggal Februari 1, 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Singaporeans bemoan U.S. Senator's 'ignorant' grilling of TikTok CEO". Associated Press News (dalam bahasa Inggris). Februari 1, 2024. Diakses tanggal Februari 1, 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Sen. Tom Cotton faces backlash for repeatedly asking TikTok's CEO about his citizenship". NBC News (dalam bahasa Inggris). Februari 1, 2024. Diakses tanggal Januari 24, 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Senator faces backlash for asking TikTok CEO if he's a secret Chinese communist". The Independent (dalam bahasa Inggris). Februari 1, 2024. Diakses tanggal Januari 7, 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Pranala luar
Informasi umum
- Kemunculan di C-SPAN
| Internasional | |
|---|---|
| Orang | |
| Lain-lain | |
Artikel bertopik biografi Amerika Serikat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |