Minggu, 20 September 2026
07:06 WIB
TERKINI
Cek Fakta Membongkar Hoaks Tilang: Isu Denda Fantastis dan Tilang Manual Kembali Beredar Cek Fakta Waspada Hoaks! Video Menkeu Suahasil Umumkan Dana Hibah Ternyata Rekayasa AI Cek Fakta Memahami Desil Bansos dan Kiat Aman Mengecek Status Bantuan Sosial Online Peristiwa Solidaritas Prabowo untuk Palestina Menggema di Gontor, Terima Keffiyeh Emosional Climate BMKG Prediksi Hujan Sedang-Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia Hingga Oktober 2026 Makro Vietnam Sambut Investor Asing, Kaji Potensi Obligasi Negara dan Peringkat Kredit Hukum Harapan Tertunda: Tiga Tahun Pengungsi Rohingya Bertahan di Pekanbaru Teroka Misi Jurnalistik di Benghazi: Menembus Kekacauan Perang Saudara Libya 2011 Gaya Hidup Fenomena Sound Horeg di Mata MUI: Isu Lingkungan dan Kesehatan Menjadi Sorotan Bola Fabregas Tolak Disamakan dengan Cruyff Meski Bawa Como Berjaya di Eropa Cek Fakta Membongkar Hoaks Tilang: Isu Denda Fantastis dan Tilang Manual Kembali Beredar Cek Fakta Waspada Hoaks! Video Menkeu Suahasil Umumkan Dana Hibah Ternyata Rekayasa AI Cek Fakta Memahami Desil Bansos dan Kiat Aman Mengecek Status Bantuan Sosial Online Peristiwa Solidaritas Prabowo untuk Palestina Menggema di Gontor, Terima Keffiyeh Emosional Climate BMKG Prediksi Hujan Sedang-Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia Hingga Oktober 2026 Makro Vietnam Sambut Investor Asing, Kaji Potensi Obligasi Negara dan Peringkat Kredit Hukum Harapan Tertunda: Tiga Tahun Pengungsi Rohingya Bertahan di Pekanbaru Teroka Misi Jurnalistik di Benghazi: Menembus Kekacauan Perang Saudara Libya 2011 Gaya Hidup Fenomena Sound Horeg di Mata MUI: Isu Lingkungan dan Kesehatan Menjadi Sorotan Bola Fabregas Tolak Disamakan dengan Cruyff Meski Bawa Como Berjaya di Eropa
Doktor

Doktor

gelar akademik

60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Doktor"  berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Artikel ini bukan mengenai Dokter.
250px-Doctorate_Jefferson_Perez.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jefferson Pérez saat menerima gelar doktor pada 30 Juli 2009.

Doktor (bahasa Inggris:doctor) adalah gelar akademik gelar akademik yang diberikan kepada lulusan program pendidikan doktor atau strata 3 (S-3). Pemberian gelar ini biasanya membutuhkan pengakuan dari dewan pengajar di universitas tempat kandidat menempuh studi bahwa ia telah mencapai tingkat keilmuan yang setara dengan anggota dewan tersebut. Karya ilmiah yang digunakan untuk mencapai tingkat ini adalah disertasi.

Umumnya, pendidikan doktor ditempuh selama 3,5 sampai 7 tahun atau sekitar 6 sampai 14 semester. Program doktor dimulai dengan perkuliahan selama 1 hingga 3 semester, bergantung pada sistem pendidikan di masing-masing universitas. Setelah menyelesaikan perkuliahan, mahasiswa harus mengikuti ujian kualifikasi (komprehensif) yang sangat ketat, di mana mereka wajib lulus beberapa mata kuliah dasar. Banyak peserta yang gagal dan harus menghentikan studi pada tahap ini. Tahap berikutnya adalah ujian usulan disertasi (seminar proposal disertasi). Pada tahap ini, peserta memaparkan pokok-pokok pemikiran dalam proposal disertasinya di hadapan komisi penguji. Proposal harus mengandung kebaruan (novelty) dalam ilmu pengetahuan. Tahap ini sangat sulit dan banyak peserta terpaksa mundur karena gagal meyakinkan komisi mengenai nilai kebaruan ide yang diajukan. Pertanyaan yang diajukan meliputi pentingnya penelitian, konstruksi filosofi dan teori yang dibangun, serta tujuan penelitian. Jika proposal dinyatakan layak, peserta berhak menyandang gelar Kandidat Doktor.

Setelah ujian proposal, Ketua Komisi Penguji menunjuk seorang promotor dan dua ko-promotor (biasanya profesor) untuk membimbing Kandidat Doktor dalam penulisan disertasi. Penulisan disertasi menuntut penelitian mendalam dan kemampuan akademik tinggi, serta ketekunan dan sumber daya yang memadai. Banyak kandidat yang gagal atau mengundurkan diri pada tahap ini karena tidak mampu menghasilkan novelty sesuai proposal. Kandidat sering melakukan studi banding ke universitas terkemuka di dunia untuk memperkuat risetnya. Jika disertasi dinyatakan layak oleh komisi pembimbing, kandidat akan mengikuti ujian seminar hasil penelitian disertasi, di mana temuan penelitian dipresentasikan. Jika lulus, kandidat akan melakukan penelitian lanjutan untuk menyempurnakan temuan berdasarkan masukan komisi. Setelah menyelesaikan tahap ini dan mendapat persetujuan, kandidat masuk ke tahap Ujian Pra-Promosi Doktor.

Tahap Pra-Promosi (nama ini bisa berbeda di tiap universitas) adalah ujian tertutup di mana kandidat memaparkan temuan novelty dari disertasinya dan diuji oleh 5-10 profesor. Ujian ini sangat menantang dan dapat berlangsung 3-4 jam. Bila dinyatakan layak, kandidat melaju ke tahap akhir yaitu Ujian Promosi Doktor. Ujian Promosi adalah ujian terbuka (public exam), di mana kandidat mempertanggungjawabkan hasil penelitiannya di depan publik dan komisi penguji. Ujian ini menandai pencapaian jenjang akademik tertinggi dan menjadi momen pengukuhan gelar doktor. Kandidat akan menjawab pertanyaan dari profesor yang dihormati dan berkompeten. Setelah pengujian, tim komisi akan memutuskan kelayakan kandidat untuk menyandang gelar doktor di hadapan publik.

Gelar doktor di Indonesia

Di Indonesia, gelar doktor ditulis di depan nama yang berhak dengan mencantumkan singkatan Dr. (huruf D ditulis dengan huruf kapital, berbeda dengan "dr." untuk dokter yang huruf d-nya ditulis dalam huruf kecil).

Riset

Doktor riset hampir selalu diberikan berdasarkan pengakuan terhadap riset akademik yang mencapai standar yang layak diterbitkan (meskipun kenyataannya mungkin tidak diterbitkan) dan mewakili paling tidak satu sumbangan kecil terhadap pengetahuan manusia. Riset ini biasanya dipertimbangkan lewat penyerahan dan pembelaan tesis atau disertasi doktorat, meskipun dalam beberapa kasus suatu kumpulan tulisan yang telah diterbitkan serta bersifat koheren pun dapat juga diterima.

Gelar doktor di negara lain

Jerman

Gelar doktor di Jerman diberikan berbasis riset. Gelar doktor dari negara ini (dan juga Swiss dan Austria) dibedakan menurut bidang ilmu yang ditekuni kandidat. Beberapa di antaranya:

  • Doktor ilmu pertanian (doctor agricultur, Dr. agr.)
  • Doktor ilmu teknik (doctor ingenieur, Dr.-Ing.)
  • Doktor ilmu sains (doctor rerum naturalium, Dr. rer.nat.)
  • Doktor ilmu ekonomi (doctor rerum oeconomicum, Dr. rer.oec.)
  • Doktor dalam ilmu ekonomi, administrasi bisnis, ilmu politik (Dr. rer. pol. - doctor rerum politicarum)

Doktor di bidang profesional diberikan pada bidang tertentu (kedokteran).

Doktor kehormatan

Lihat pula artikel Honoris Causa.

Doktor kehormatan (doctor honoris causa, Dr.(H.C.)) diberikan atas sumbangsih besar bagi suatu bidang tertentu tetapi tidak harus bersifat akademik. Di Britania Raya, Australia, dan beberapa negara Persemakmuran, dibuat pembedaan antara doktor riset menjadi doktor junior (biasanya diberikan setelah menyelesaikan pelajaran dan riset pascasarjana antara 3-5 tahun dan penulisan tesis), dan doktor tinggi yang diberikan atas dasar riset luar biasa selama kurang lebih 10 tahun, yang dinilai melalui penelitian terhadap hasil publikasinya. Gelar doktor tinggi ini juga digunakan sebagai doktor kehormatan, tetapi apabila diberikan atas dasar penelitian akademik maka sifatnya bukan kehormatan.

Lihat pula

Referensi

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik pendidikan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan