Kamis, 29 Oktober 2026
04:55 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Alexis de Tocqueville

Alexis de Tocqueville

ahli hukum, Prancis

Bagikan:
250px-Alexis_de_Tocqueville_%28Th%C3%A9odore_Chass%C3%A9riau_-_Versailles%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Alexis de Tocqueville, lukisan tahun 1850

Charles Alexis Clérel de Tocqueville (Paris, 29 Juli 1805 – Cannes, 16 April 1859)[1] adalah seorang pakar filsafat politik dan filsafat sejarah asal Prancis. Ia terutama terkenal dengan karyanya De la démocratie en Amérique yang terbit dalam dua jilid (1835 dan 1840) dan L'Ancien Régime et la Révolution (1856). Di dalam kedua karyanya ini, ia menganalisis standar kehidupan dan kondisi sosial beberapa individu, serta hubungan mereka dengan pasar dan negara di Dunia Barat. De la démocratie en Amérique diterbitkan setelah De Tocqueville melakukan perjalanan ke Amerika Serikat.

Karya tulis

De la démocratie en Amérique

De la démocratie en Amérique (Demokrasi di Amerika) ditulis oleh Alexis de Tocqueville ketika menjadi pengamat sosial di Amerika Serikat pada dasawarsa tahun 1830-an. Isi buku De la démocratie en Amérique memberikan wawasan mengenai demokrasi dan mengenai masyarakat Amerika Serikat. Di dalam bukunya, Alexis de Tocqueville memberikan tafsiran mengenai masyarakat Amerika Serikat dengan status sebagai bangsawan dari Prancis sekaligus pengamat dari negeri asing yang memiliki kebudayaan yang berbeda dalam konteks demokrasi.[2]

Referensi

  1. ↑ de Tocqueville, Alexis (1993). Le Petit Larousse. hlm. 1715.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Sommer, Mark (Januari 1994). Hidup dalam Kebebasan [Living in Freedom: The Exhilaration and Anguish of Prague's Second Spring]. Diterjemahkan oleh Maran, Canisyus. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. hlm. 11. ISBN 979-461-150-6.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan