Minggu, 20 September 2026
22:50 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Karl Popper

Karl Popper

filsuf ilmu Austria-Britania

Sir Karl Raimund Popper
CH FRS FBA
250px-Karl_Popper2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Popper pada dekade 1980-an
Lahir28 Juli 1902
Meninggal17 September 1994(1994-09-17) (umur 92)
Filsafat
EraFilsuf abad ke-20
WilayahFilsuf Barat
Analitis
Rasionalisme kritis
Falibilisme
Epistemologi evolusionistik
Liberalisme
Minat utama
Epistemologi
Filsafat ilmu
Fisafat sosial and Filsafat politik
Filsafat budi
Gagasan terkenal
Falsifiabilitas
Metode Hipotetik-deduktif

Sir Karl Raymund Popper (28 Juli 1902  17 September 1994) merupakan seorang filsuf dan profesor asal Austria dan Britania Raya.[1] Dia juga disebut sebagai filsuf terbesar abad 20 di bidang filsafat ilmu.[2]

Popper dikenal dengan gagasan falsifikasi sebagai lawan dari verifikasionisme dan induktivisme klasik dalam metode ilmiah. Falsifikasionisme mengatakan bahwa suatu teori ilmiah tidaklah terbukti keilmiahannya hanya dengan pembuktian saja, tapi harus diusahakan mencari kesalahan dari teori tersebut sampai kemudian teori tersebut bisa difalsifikasi.

Apabila teori tersebut tidak berhasil difalsifikasi, maka teori tersebut tidak teruji keilmiahannya. Popper juga dikenal sebagai penentang besar aspek justifikasionisme dalam studi ilmiah yang dilakukan para induktivis. Ia memahami bahwa keseluruhan studi ilmiah tidak semestinya dicapai dengan justifikasi, melainkan rasionalisme kritis.[3]

Dalam ranah politik, Popper dikenal sebagai salah satu filsuf yang kuat mempertahankan Demokrasi Liberal dan prinsip-prinsip Kritisisme Sosial yang akan membantu terbentuknya Masyarakat Terbuka. Ide-ide politiknya memengaruhi hampir seluruh ideologi politik demokrasi, seperti Sosialisme dan Sosial Demokrasi, Liberalisme dan Liberalisme Klasik, dan Konservatisme.[4]

Kehidupan awal

Karl Popper lahir di Wina, Austria pada 28 Juli 1902.[1]

Hasil pemikiran

Masyarakat terbuka dan masyarakat tertutup

Pada 1945, Karl Popper menetapkan kriteria evaluasi atas perbandingan antara masyarakat terbuka dan masyarakat tertutup.[5]

Referensi

  1. 1 2 Watkins, John (1994/12/01). "Obituary Karl Popper". British Academic Journal. 45 (4). Diakses tanggal 2017/10/04.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=
  2. Adams, Ian. Fifty Major Political Thinker. Routdlege.
  3. William W. Bartley: Rationality versus the Theory of Rationality, Dalam Mario Bunge: The Critical Approach to Science and Philosophy (The Free Press of Glencoe, 1964), section IX.
  4. "Karl Popper Political Philosophy". Diakses tanggal 2017/10/04.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  5. Tol, R., Dijk, K. v., dan Acciaoli, G., ed. (2009). "Pendahuluan". Kuasa dan Usaha di Masyarakat Sulawesi Selatan [Authority and enterprise among the peoples of South Sulawesi]. Diterjemahkan oleh Tim Penerjemah Ininnawa. Makassar dan Jakarta: Penerbit Ininnawa dan KITLV Jakarta. ISBN 978-979-98499-7-7.{{cite book}}: |translator-last= memiliki nama generikPemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penyunting (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Karl Popper.
Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Karl Popper.
Perspektif
Deklinasi
Konsep utama
Antitesis
Pergeseran paradigma terkait
dalam sejarah ilmu
Topik terkait
Perdebatan positivis
Metode
Kontribusi
Pendukung
Kritik
Kritikus
Konsep


Flag of AustriaBiography icon

Artikel bertopik biografi Austria ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Flag of Britania RayaBiography icon

Artikel bertopik biografi Britania Raya ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan