Minggu, 20 September 2026
20:48 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Humaniora

Artikel ini bukan mengenai ilmu formal.

Humaniora atau ilmu humaniora adalah cabang ilmu yang mempelajari aspek-aspek manusia dan kebudayaannya. Berbeda dengan ilmu alam atau ilmu sosial yang berfokus pada fenomena fisik atau hal-hal empiris, humaniora lebih menekankan pada nilai-nilai, pemikiran, sejarah, bahasa, dan budaya manusia.

Menurut Soegarda Poerbakawatja, humaniora adalah ilmu-ilmu untuk memajukan manusia, sehingga mencapai kemanusiaannya yang sesungguhnya.[1] Menurut bahasa Latin, Humaniora biasa disebut artes libertales yaitu studi tentang kemanusiaan. Sedangkan menurut pendidikan Yunani Kuno, Humaniora disebut dengan trivium, yaitu logika, retorika, dan gramatika. Pada hakikatnya, humaniora adalah ilmu-ilmu yang bersentuhan dengan nilai-nilai kemanusiaan yang mencakup studi agama, filsafat, seni, sejarah, dan ilmu-ilmu bahasa.

Gelar akademik yang akan diperoleh oleh mahasiswa di Indonesia yang telah menyelesaikan jenjang studi S-1 Ilmu Humaniora dan ilmu sosial lainnya seperti Sosiologi, Linguistik, Politik, Antropologi, Sastra, Sejarah, dan lainnya adalah S.Hum (Sarjana Humaniora).

Kategori yang tergolong dalam ilmu ini antara lain:

Visi humaniora

Humaniora atau ilmu budaya memiliki visi untuk memperdalam pemahaman tentang manusia sebagai individu dan makhluk sosial, serta kontribusinya terhadap pembentukan kebudayaan, peradaban, dan nilai-nilai universal.[2][3] Ilmu ini bertujuan menciptakan masyarakat yang inklusif, berbudaya, dan beretika melalui eksplorasi mendalam terhadap sejarah, sastra, seni, filsafat, bahasa, serta fenomena sosial dan budaya. Humaniora bercita-cita menjadi landasan pengembangan ilmu pengetahuan yang tidak hanya berorientasi pada kemajuan teknologi, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai kemanusiaan dan keberlanjutan peradaban.

Referensi

  1. Poerbakawatja, Soegarda (1976). Ensiklopedi Pendidikan. Jakarta: Gunung Agung. hlm. 117.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. Henrich, Joseph (2015-06-01). "Culture and social behavior". Current Opinion in Behavioral Sciences. Social behavior. 3: 84–89. doi:10.1016/j.cobeha.2015.02.001. ISSN 2352-1546.
  3. Weingart, Peter; Mitchell, Sandra D.; Richerson, Peter J.; Maasen, Sabine, ed. (2013-06-17). Human By Nature (dalam bahasa Inggris) (Edisi 0). Psychology Press. ISBN 978-1-134-79954-1.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Utama
Interdisipliner
Kategorisasi lainnya


Ikon rintisan

Artikel bertopik ilmu pengetahuan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik budaya ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik masyarakat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan