Selasa, 29 September 2026
10:46 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Bukti

Bukti

Bagikan:
250px-Oameni_la_BIAS_2014_%2814495218155%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jejak kondensasi (contrail) pada sebuah pertunjukan dirgantara ini menjadi bukti yang menunjukkan lintasan terbang pesawat tersebut.

Bukti bagi suatu proposisi adalah segala sesuatu yang mendukung proposisi tersebut. Umumnya, bukti dipahami sebagai suatu petunjuk bahwa proposisi itu benar. Definisi dan peran bukti dapat berbeda-beda tergantung pada bidang kajiannya.

Dalam epistemologi, bukti adalah apa yang membenarkan suatu kepercayaan atau menjadikan seseorang rasional dalam memegang sikap doksastik tertentu. Sebagai contoh, pengalaman perseptual terhadap sebuah pohon dapat berfungsi sebagai bukti yang membenarkan keyakinan bahwa ada sebuah pohon di hadapan kita. Dalam konteks ini, bukti sering dipahami sebagai suatu keadaan mental yang bersifat pribadi. Dalam fenomenologi, bukti dibatasi pada pengetahuan intuitif, yang sering dikaitkan dengan asumsi kontroversial bahwa pengetahuan semacam itu memberikan akses yang tak terbantahkan terhadap kebenaran.

Dalam ilmu pengetahuan, bukti ilmiah merupakan informasi yang diperoleh melalui metode ilmiah untuk menegaskan atau menyangkal hipotesis ilmiah, dan berperan sebagai penengah yang netral di antara berbagai teori yang saling bersaing. Misalnya, pengukuran atas orbit “anomali” Merkurius dianggap sebagai bukti yang memperkuat teori relativitas umum Einstein. Namun, persoalan mengenai ketidaktentuan dan teori-sarat menjadi dua tantangan yang dapat melemahkan peran bukti ilmiah. Filsuf ilmu umumnya memahami bukti bukan sebagai keadaan mental, melainkan sebagai informasi yang dapat diverifikasi—yakni objek atau peristiwa fisik yang dapat diamati dan diperoleh melalui penerapan metode ilmiah.

Dalam hukum, bukti adalah informasi yang digunakan untuk menegaskan atau menolak klaim yang relevan dalam suatu perkara, seperti kesaksian, bukti dokumenter, dan bukti fisik.[1]

Hubungan antara bukti dan pernyataan yang didukungnya dapat bervariasi dalam tingkat kekuatan, mulai dari korelasi yang lemah hingga bukti yang tak terbantahkan. Teori-teori tentang hubungan evidensial berupaya menelaah hakikat keterkaitan ini. Pendekatan probabilistik berpendapat bahwa sesuatu dapat dianggap sebagai bukti apabila keberadaannya meningkatkan probabilitas kebenaran pernyataan yang didukung. Menurut model hipotesis-deduktif, bukti terdiri atas pengamatan yang merupakan konsekuensi dari suatu hipotesis. Sementara itu, pendekatan contoh positif menyatakan bahwa sebuah kalimat observasi dapat dianggap sebagai bukti bagi suatu pernyataan universal apabila kalimat tersebut menggambarkan contoh positif dari pernyataan tersebut.

Referensi

  1. ↑ American College of Forensic Examiners Institute. (2016). The Certified Criminal Investigator Body of Knowledge. Boca Raton, Florida: CRC Press. hlm. 112–113. ISBN978-1-4987-5206-0
Ikon rintisan

Artikel bertopik ilmu pengetahuan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik filsafat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik hukum ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan