Senin, 28 September 2026
08:34 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
The Structure of Scientific Revolutions

The Structure of Scientific Revolutions

The Structure of Scientific Revolutions
Structure-of-scientific-revolutions-1st-ed-pb.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Sampul edisi pertama
PengarangThomas S. Kuhn
Perancang sampulTed Lacey
NegaraAmerika Serikat
BahasaInggris
SubjekSejarah sains
GenreFilsafat
PenerbitUniversity of Chicago Press
Tanggal terbit
1962 (Edisi 50 tahun: 2012)
Jenis mediaPaperback
Halaman264
ISBNISBN 9780226458113
501
LCCQ175.K95

The Structure of Scientific Revolutions adalah sebuah buku yang ditulis pada tahun 1962 mengenai sejarah sains. Buku ini ditulis oleh fisuf Thomas Kuhn. Penerbitan buku ini merupakan peristiwa penting dalam bidang filsafat sains dan memicu diskusi dan perdebatan dalam komunitas cendekiawan. Kuhn menentang pandangan yang banyak dianut pada saat itu mengenai kemajuan dalam "sains normal". Kemajuan ilmiah sebelumnya dianggap sebagai "pengembangan lewat akumulasi" fakta-fakta dan teori-teori yang telah diterima. Kuhn berargumen bahwa kontinuitas semacam itu diganggu oleh periode-periode kemunculan sains revolusioner. Penemuan "anomali" selama revolusi sains memunculkan paradigma baru. Paradigma tersebut kemudian mengajukan pertanyaan-pertanyaan baru dari data yang lama, bergerak di luar "penyelesaian teka teki" dalam paradigma sebelumnya, mengubah aturan main dan "peta" yang mengarahkan penelitian baru.[1]

Contohnya, analisis Revolusi Kopernikus oleh Kuhn menekankan bahwa pada awalnya model heliosentris tidak menawarkan prediksi pergerakan benda langit yang lebih akurat (seperti posisi suatu planet) dibandingkan dengan sistem Ptolemeus, tetapi model ini menarik perhatian beberapa praktisioner karena menjanjikan solusi yang lebih baik dan sederhana yang dapat dikembangkan suatu saat nanti. Kuhn menyebut konsep inti revolusi tersebut sebagai "paradigma", dan istilah ini kemudian banyak digunakan secara analogis pada pertengahan akhir abad ke-20. Keyakinan Kuhn bahwa pergeseran paradigma adalah percampuran sosiologi, antusiasme, dan janji ilmiah, dan bukan prosedur yang ditentukan secara logis, memicu kegemparan. Kuhn menjawab permasalahan ini dalam tulisan yang diterbitkan dalam edisi kedua pada tahun 1969. Bagi beberapa komentator, pemikiran Kuhn telah memperkenalkan humanisme realistik dalam inti sains, sementara yang lain merasa sains dirusak oleh unsur-unsur irasional yang dimasukkan oleh Kuhn.

Catatan kaki

  1. ↑ Kuhn, Thomas S. The Structure of Scientific Revolutions. 3rd ed. Chicago, IL: University of Chicago Press, 1996. "Mengajukan pertanyaan-pertanyaan baru dari data yang lama" di halaman 139, 159. "Bergerak di luar "penyelesaian teka teki" dalam paradigma sebelumnya" di halaman 37, 144. "Mengubah aturan main" di halaman 40, 41, 52, 175. "Mengubah arah "peta" penelitian" di halaman 109, 111.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik buku ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan