Minggu, 20 September 2026
14:15 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Buku

Buku

kumpulan kertas atau bahan lainnya yang dijilid menjadi satu pada salah satu ujungnya dan berisi tulisan atau gambar

500px-Book_Collage.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buku di sebuah perpustakaan.

Buku adalah kumpulan atau himpunan kertas atau lembaran yang tertulis atau mengandung tulisan. Bahan-bahan tersebut bisa berbentuk potongan yang terbuat dari kayu, kertas bahkan gading gajah. Kumpulan ini dihimpun atau dijilid menjadi satu pada salah satu ujungnya dan berisi tulisan, gambar atau sebuah karangan fiksi. Setiap sisi dari sebuah lembaran kertas pada buku disebut sebuah halaman.[1]

Seiring dengan berkembangnya bidang dunia informatika, kini dikenal pula istilah e-book atau bukel (buku elektronik) yang mengandalkan perangkat seperti komputer meja, komputer jinjing, komputer tablet, telepon seluler dan lainnya, serta menggunakan perangkat lunak atau software tertentu untuk membuka dan membacanya.[2]

Dalam bahasa Indonesia terdapat kata "kitab" yang diserap dari bahasa Arab (كتاب) yang memiliki arti "buku" dalam bahasa Indonesia. Kemudian pada penggunaan kata tersebut, kata kitab ditujukan hanya kepada sebuah teks atau tulisan yang dijilid menjadi satu. Biasanya kitab merujuk kepada jenis tulisan kuno yang mempunyai ketetapan hukum atau dengan kata lain merupakan undang-undang yang mengatur. Istilah kitab biasanya digunakan untuk menyebut karya sastra para pujangga pada masa lampau yang dapat dijadikan sebagai bukti sejarah untuk mengungkapkan suatu peristiwa masa lampau seperti halnya kitab suci. Kerajaan-kerajaan di Nusantara pada masa lampau memberi kedudukan yang penting bagi para pujangga untuk menceritakan kehidupan dan kekuasaan raja pada waktu itu untuk diriwayatkan dengan cara tertulis.

Sejarah

Melihat dari berbagai sumber yang menguak sejarah tentang buku. Awalnya, buku pertama disebutkan lahir di Mesir pada tahun 2400-an SM setelah orang Mesir menciptakan kertas papirus. Kertas papirus yang berisi tulisan ini digulung dan gulungan tersebut merupakan bentuk buku yang pertama. Ada pula yang mengatakan buku sudah ada sejak zaman Sang Buddha di Kamboja karena pada saat itu Sang Buddha menuliskan wahyunya di atas daun kemudian membacanya berulang-ulang. Beberapa abad kemudian di Tiongkok, para cendekiawan menuliskan ilmunya di atas lidi yang diikatkan menjadi satu. Hal tersebut memengaruhi sistem penulisan di Tiongkok yang hurufnya ditulis secara vertikal, yakni dari atas ke bawah.

Buku yang terbuat dari kertas baru ada setelah Tiongkok berhasil menciptakan kertas pada tahun 200-an SM dari bahan dasar bambu yang ditemukan oleh Tsai Lun. Kertas membawa banyak perubahan pada dunia. Pedagang muslim membawa teknologi penciptaan kertas dari Tiongkok ke Eropa pada awal abad ke-11. Di sinilah industri kertas bertambah maju. Apalagi dengan adanya mesin cetak yang dibuat oleh Johann Gutenberg pada abad ke-15, perkembangan dan penyebaran buku mengalami revolusi. Kertas yang ringan dan dapat bertahan lama dikumpulkan menjadi satu dan terciptalah buku.

Jenis-jenis buku

Beberapa contoh buku:

Bagian-Bagian Buku

Sampul Buku

Terdiri dari sampul depan yang menampilkan judul, penulis, dan penerbit, serta sampul belakang yang biasa berisi sinopsis dan informasi penerbit.[3]

Halaman Hak Cipta

Memuat informasi tentang hak cipta dan perlindungan hukum untuk penulis dan penerbit.

Daftar Isi

Menyediakan daftar judul dari semua elemen buku secara sistematis untuk memudahkan pembaca menemukan informasi.

Isi Buku

Isi buku merupakan bagian utama yang berisi pembahasan atau informasi yang ingin disampaikan penulis. Ini adalah bagian terpenting dari buku.

Halaman Penutup

Berisi daftar rujukan, catatan, glosarium, dan biodata penulis.[3]

Lihat pula

Referensi

  1. "Definition of BOOK". www.merriam-webster.com (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-04-25. Diakses tanggal 2022-04-25.
  2. "e-book | Definition, History, & Facts | Britannica". www.britannica.com (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-04-28. Diakses tanggal 2022-04-25.
  3. 1 2 "Bagian-Bagian Buku yang Perlu Dipahami oleh Pembaca". kumparan. Diakses tanggal 2025-03-09.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan