Minggu, 20 September 2026
07:06 WIB
TERKINI
Cek Fakta Membongkar Hoaks Tilang: Isu Denda Fantastis dan Tilang Manual Kembali Beredar Cek Fakta Waspada Hoaks! Video Menkeu Suahasil Umumkan Dana Hibah Ternyata Rekayasa AI Cek Fakta Memahami Desil Bansos dan Kiat Aman Mengecek Status Bantuan Sosial Online Peristiwa Solidaritas Prabowo untuk Palestina Menggema di Gontor, Terima Keffiyeh Emosional Climate BMKG Prediksi Hujan Sedang-Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia Hingga Oktober 2026 Makro Vietnam Sambut Investor Asing, Kaji Potensi Obligasi Negara dan Peringkat Kredit Hukum Harapan Tertunda: Tiga Tahun Pengungsi Rohingya Bertahan di Pekanbaru Teroka Misi Jurnalistik di Benghazi: Menembus Kekacauan Perang Saudara Libya 2011 Gaya Hidup Fenomena Sound Horeg di Mata MUI: Isu Lingkungan dan Kesehatan Menjadi Sorotan Bola Fabregas Tolak Disamakan dengan Cruyff Meski Bawa Como Berjaya di Eropa Cek Fakta Membongkar Hoaks Tilang: Isu Denda Fantastis dan Tilang Manual Kembali Beredar Cek Fakta Waspada Hoaks! Video Menkeu Suahasil Umumkan Dana Hibah Ternyata Rekayasa AI Cek Fakta Memahami Desil Bansos dan Kiat Aman Mengecek Status Bantuan Sosial Online Peristiwa Solidaritas Prabowo untuk Palestina Menggema di Gontor, Terima Keffiyeh Emosional Climate BMKG Prediksi Hujan Sedang-Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia Hingga Oktober 2026 Makro Vietnam Sambut Investor Asing, Kaji Potensi Obligasi Negara dan Peringkat Kredit Hukum Harapan Tertunda: Tiga Tahun Pengungsi Rohingya Bertahan di Pekanbaru Teroka Misi Jurnalistik di Benghazi: Menembus Kekacauan Perang Saudara Libya 2011 Gaya Hidup Fenomena Sound Horeg di Mata MUI: Isu Lingkungan dan Kesehatan Menjadi Sorotan Bola Fabregas Tolak Disamakan dengan Cruyff Meski Bawa Como Berjaya di Eropa
Papirus

Papirus

250px-Letter_on_Papyrus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Surat resmi yang ditulis dengan papirus, abad ketiga SM.

Papirus adalah bahan menyerupai kertas tebal yang digunakan pada zaman dahulu sebagai tempat menulis. Bahan ini dibuat dari empulur tumbuhan papirus, Cyperus papyrus, yang tumbuh di lahan basah.[1] Papirus juga dapat merujuk pada dokumen yang ditulis pada lembaran dari bahan tersebut, yang kemudian digabungkan berdampingan dan digulung menjadi gulungan, bentuk awal sebuah buku.

Papirus pertama kali digunakan di Mesir (setidaknya sejak Dinasti Pertama) karena tumbuhan papirus pernah tumbuh melimpah di Delta Nil. Papirus juga digunakan di wilayah Mediterania dan di Kerajaan Kush. Selain sebagai media tulisan, orang-orang Mesir kuno juga menggunakan papirus dalam konstruksi artefak lain, seperti perahu alang-alang, keset, tali, sandal, dan keranjang.[2]

Pembuatan

Pada 1200 SM, di Mesir Kuno ditemukan rumput papirus.[3] Papirus merupakan tumbuhan berserat yang beruas-ruas. Bagian yang basah pada papirus dibuat menjadi kertas.[4] Kertas papirus dibuat menggunakan batang papirus. Papirus telah digunakan untuk menulis dokumen sejak dinasti pertama di kerajaan Mesir Kuno. Bagian yang dibuat sebagai kertas adalah inti gelagah yang telah diiris tipis-tipis. Sementara bagian kulitnya dikupas dan tidak digunakan.[5] Bagian gelagah kemudian disusun sepasang-sepasang dengan ditumpuk. Lalu diatasnya diletakkan selembar kain kemudian dipukul. Pemukulan menggunakan palu kayu selama satu hingga dua jam. Pemukulan dihentikan ketika kedua sayat menempel menjadi satu. Setelah itu, lembaran papirus dikempa menggunakan alat penindih yang berat. Gulungan yang panjang diperoleh setelah lembaran digosok dengan batu bulat dan bagian pinggirnya dipotong serta disambung.[6]

Bagian lembaran papirus dapat melekat satu sama lain karena mengandung getah. Getah ini berfungsi sebagai perekat bagian-bagian papirus yang salin bersilangan.[7]

Manfaat

Pengetahuan masa lampau

Para sejarawan meneliti papirus yang ditinggalkan oleh para penduduk Mesir Kuno untuk mengetahui kehidupan mereka. Tanpa penemuan papirus, sejarah tentang kehidupan masa Mesir Kuno tidak akan diketahui. Catatan-catatan pada papirus telah memberikan informasi penting mengenai penguasa-penguasa dan penakluk-penakluk besar dalam sejarah dunia.[8]

Praktis medis di Mesir Kuno tercatat dalam papirus medis Mesir. Di dalamnya terdapat keterangan mengenai praktik medis pada masa Mesir Kuno. Isinya memuat jenis penyakit, cara mengenalinya dan cara menyembuhkannya. Metode pengobatannya ada tiga yaitu menggunakan herbal, pembedahan dan mantra sihir. Jumlah papirus medis di dunia hanya sedikit karena banyaknya perampokan makam.[9]

Referensi

  1. "Papyrus definition". Dictionary.com. Diakses tanggal 20 November 2008.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. "Ebers Papyrus". Encyclopædia Britannica. Diakses tanggal 8 Maret 2014.{{cite encyclopedia}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. Rodin, Rhoni (2022). Sejarah dan Perbandingan Perkembangan Perpustakaan di Dunia. Kendari: Lembaaga Chakra Brahmanda Lentera. hlm. 16. ISBN 978-623-6541-76-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. Situmorang, Jonar T. H. (2013). Bibliologi: Menyingkap Sejarah Perjalanan Alkitab dari Masa ke Masa. Yogyakarta: Penerbit ANDI. hlm. 10. ISBN 978-979-29-2983-6.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. Susmihara (2017). Sejarah Peradaban Dunia I (PDF). Makassar: Alauddin University Press. hlm. 47–48. ISBN 978-602-237-662-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. Sabana, S., dan Setiawan, H., ed. (2005). Legenda Kertas: Menelusuri Jalan Sebuah Peradaban. Bandung: Kiblat Buku Utama. hlm. 46. ISBN 979-3631-38-4.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penyunting (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. Hubbard, D. A., dan Bush, F. W. (2008). Pengantar Perjanjian Lama 1: Taurat dan Sejarah. Jakarta: Gunung Mulia. hlm. 62. ISBN 978-979-415-815-9.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  8. Gottschalk, Louis (2015). Mengerti Sejarah. Diterjemahkan oleh Notosusanto, Nugroho. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia. hlm. 22–23. ISBN 979-8034-27-9.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  9. Mendel, Yavor. Cambridge Stanford Books (ed.). Pengobatan Kuno. Diterjemahkan oleh C.S.B. Equipment. hlm. 70.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan