Minggu, 20 September 2026
09:09 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Delta Nil

Delta Nil

wilayah megapolis di Mesir

30°54′N 31°7′E / 30.900°N 31.117°E / 30.900; 31.117

250px-NileDelta-EO.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Citra daerah Delta Nil dari satelit NASA.

Delta Nil (bahasa Arab:دلتا النيل, translit. Deltā n-Nīl) adalah sebuah delta yang terbentuk di utara Mesir di mana Sungai Nil bermuara ke Laut Tengah. Ini merupakan salah satu delta terbesar di dunia - dari Iskandariyah di bagian barat sampai ke Port Said di bagian timur, meliputi sekitar 240 km garis pantai Laut Tengah dan merupakan daerah agrikultur. Diukur dari utara ke selatan, delta ini memiliki panjang sekitar 160 km.

Bentuk dan komposisi

250px-Nile_River_and_delta_from_orbit.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sungai dan Delta Nil

Delta Nil membentuk sebuah segitiga atau bunga teratai ketika dilihat dari atas. Bagian tepi luar delta ini tererosi, dan salinitas beberapa laguna telah meningkat karena bertambahnya saluran dengan Laut Tengah. Karena delta Nil tidak lagi menerima aliran tahunan yang mengandung nutrisi dan sedimen dari hulu karena konstruksi Bendungan Aswan, kesuburan tanah di daerah tersebut menjadi berkurang, dan pupuk dalam jumlah besar digunakan di sana sekarang.

Sejarah

Manusia telah tinggal di daerah Delta Nil selama ribuan tahun, dan telah bertani selama paling sedikit lima ribu tahun. Sungai Nil biasanya dibanjiri setahun sekali, tetapi hal ini berakhir ketika adanya pembangunan Bendungan Aswan. Catatan kuno menyebutkan bahwa delta ini memiliki tujuh percabangan: (dari timur ke barat) Pelusiac, Tanitic, Mendesian, Phatnitic, Sebennytic, Bolbitine, dan Canopic. Saat ini, hanya ada dua cabang utama, karena pengawasan banjir, endapan lumpur, dan perubahan relief: The Damietta (berhubungan dengan Phatnitic) di sebelah timur dan Rosetta (berhubungan dengan Bolbitinic)[1] di bagian barat delta. Batu Rosetta ditemukan di Delta Nil pada tahun 1799 di kota pelabuhan Rossetta (Rashid). Pada masa firaun, daerah ini merupakan daerah Mesir Hilir. Daerah ini juga disebut "Tanah Goshen".

250px-Rosetta_stone.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Batu Rosetta, ditemukan di Delta Nil pada 1799

delta nil terbuat dari tanah humus

Flora & Fauna

Selama musim gugur, sebagian Sungai Nil berwarna merah dengan bunga teratai. Daerah hilir (utara) dan hulu Sungai Nil memiliki tanaman yang tumbuh lebat. Tanaman daerah hilir Sungai Nil adalah teratai Mesir, sedangkan daerah hulunya adalah tanaman papirus, walaupun tidak sebanyak dulu, dan menjadi agak jarang ditemukan.

Beberapa ratus ribu burung air menghabiskan musim dingin di Delta Nil. Beberapa hewan lain yang ditemukan di delta ini termasuk katak, kura-kura, penyu, musang, dan kadal Nil. Buaya Nil tidak lagi ditemukan di daerah Delta Nil. Ikan yang dapat dijumpai di delta ini termasuk ikan mullet dan sole.

250px-Chlidonias_hybrida_3_%28Marek_Szczepanek%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Salah satu fauna Delta Nil

Iklim

Daerah Delta Nil memiliki iklim Mediterania, dengan ciri-ciri sedikit hujan. Hanya 10 sampai 200 mm hujan yang turun di daerah delta selama setahun, dan kebanyakan hujan turun pada bulan-bulan musim dingin. Udara panas terasa di daerah ini selama bulan Juli dan Agustus, dengan rata-rata suhu 30 °C, dan paling tinggi sekitar 48 °C. Temperatur musim dingin biasanya pada kisaran 5° sampai 10 °C. Wilayah Delta Nil menjadi agak lembap selama musim panas.

Kota-kota modern dan kuno di daerah delta

Lihat pula

Referensi

  1. p87 in W. Hayes, 'Most Ancient Egypt', JNES, 23 (1964), 73-114

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan