Rabu, 14 Oktober 2026
10:21 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Gayatri Chakravorty Spivak

Gayatri Chakravorty Spivak

Bagikan:
Gayatri Chakravorty Spivak
250px-Gayatri_Chakravorty_Spivak_at_Goldsmiths_College.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir1942
Filsafat
Erafilsafat abad 20
WilayahTeori Postkolonial
Postkolonialisme
Poststrukturalisme
Minat utama
Sejarah ide-ide · Literatur · Dekonstruksi · Feminisme · Marxisme
Gagasan terkenal
"subaltern", "esensialisme strategis"
250px-Gayatri_Chakravorty_Spivak_%2816998043375%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gayatri Spivak

Gayatri Chakravorty Spivak (lahir 24 Februari 1942) adalah salah seorang pemikir yang turut menjadi pelopor studi poskolonialisme.[1] Spivak melakukan kajian kritis atas pengaruh kolonialisme dalam bidang budaya dan sastra.[2] Analisis yang ia gunakan memakai perspektif Marxisme, feminisme, dan dekonstruksi.[1][2] Hal-hal yang menjadi kajian Spivak adalah para imigran, kelas pekerja, kaum perempuan, dan pihak-pihak yang menjadi minoritas dan tertindas.[2]

Spivak memberi kritik terhadap ide-ide yang dominan, seperti kebudayaan Barat lebih maju dari Timur, model demokrasi Barat adalah bentuk paling maju, dan sebagainya.[2] Bagi Spivak, kolonialisme Eropa tidak hilang begitu saja, ketika banyak bekas jajahannya memperoleh kemerdekaan, sebab struktur-struktur politik, ekonomi, hingga kebudayaan masih meneruskan kolonialisme itu.[2]

Spivak berupaya melakukan dekonstruksi terhadap struktur-struktur yang menindas tersebut sehingga pihak yang tadinya tertindas dapat bersuara.[1] Esainya yang berjudul "Can the Subaltern Speak?" (Apakah subaltern dapat berbicara?) merupakan publikasi yang paling dikenal.

Publikasi

Akademis

  • Myself, I Must Remake: The Life and Poetry of W.B. Yeats (1974).
  • Of Grammatology (terjemahan dari teks Jacques Derrida, dengan pengantar kritis) (1976)
  • In Other Worlds: Essays in Cultural Politics (1987).
  • Selected Subaltern Studies (edited with Ranajit Guha) (1988)
  • The Post-Colonial Critic – Interviews, Strategies, Dialogues (1990)
  • Outside in the Teaching Machine (1993).
  • The Spivak Reader (1995).
  • A Critique of Postcolonial Reason: Towards a History of the Vanishing Present (1999).
  • Death of a Discipline (2003).
  • Other Asias (2005).
  • An Aesthetic Education in the Era of Globalization (2012).

Sastra

  • Imaginary Maps (terjemahan dari tiga cerita oleh Mahasweta Devi, dengan pengantar kritis) (1994)
  • Breast Stories (terjemahan dari tiga cerita oleh Mahasweta Devi, dengan pengantar kritis) (1997)
  • Old Women (terjemahan dari dua cerita oleh Mahasweta Devi, dengan pengantar kritis)(1999)
  • Song for Kali: A Cycle (terjemahan dari cerita oleh Ramproshad Sen) (2000)
  • Chotti Munda and His Arrow (terjemahan dari novel oleh Mahasweta Devi, dengan pengantar kritis) (2002)
  • Red Thread

Referensi

  1. 1 2 3 Martin L. Sinaga. Identitas Poskolonial "Gereja Suku" dalam Masyarakat Sipil. Yogyakarta: LKiS. Hal. 19-20.
  2. 1 2 3 4 5 (Inggris)Stephen Morton. 2004. Gayatri Chakravorty Spivak. New York: Routledge. P. 1-2.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan