Sabtu, 17 Oktober 2026
16:08 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Bahasa Bawean

Bahasa Bawean

dialek bahasa Madura yang dituturkan secara umum di pulau Bawean, Indonesia

Bagikan:
Bahasa Bawean
bhâsa Phêbiyên
Dituturkan diIndonesia
WilayahPulau Bawean, Kabupaten Gresik
EtnisBawean
Penutur
20.000 (1984)[1]
Lihat sumber templat}}
20px-Info_Simple.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnailBeberapa pesan mungkin terpotong pada perangkat mobile, apabila hal tersebut terjadi, silakan kunjungi halaman iniKlasifikasi bahasa ini dimunculkan secara otomatis dalam rangka penyeragaman padanan, beberapa parameter telah ditanggalkan dan digantikam oleh templat.
Tampilkan klasifikasi manual
Posisi bahasa Bawean dalam dialek-dialek bahasa Madura Sunting klasifikasi ini

Catatan:

Simbol "†" menandai bahwa bahasa tersebut telah atau diperkirakan telah punah
Dialek
Daun
Kepuhteluk
Suwari
Status resmi
Diakui sebagai
bahasa minoritas di
Diatur olehIndonesia Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Kode bahasa
ISO 639-3–
Glottologbawe1237
Lokasi penuturan
250px-Baweanese-Map.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  Wilayah dituturkannya bahasa Bawean
  Wilayah yang termasuk ke dalam Kabupaten Gresik (termasuk Pulau Bawean)
osm-intl,7,a,a,323x250.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Bahasa_Bawean&revid=30017734&groups=_fb55ff9802c9626639dc68c6dac9914c278c0222&parser=parsoidTampilkan peta yang diperbesar
osm-intl,3,a,a,323x250.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Bahasa_Bawean&revid=30017734&groups=_fb55ff9802c9626639dc68c6dac9914c278c0222&parser=parsoidTampilkan peta yang diperkecil
Perkiraan persebaran penuturan bahasa ini.
Koordinat: 5°46′S 112°40′E / 5.767°S 112.667°E / -5.767; 112.667 Sunting di Wikidata
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Tentang artikel
Pemberitahuan
Templat ini mendeteksi bahwa artikel bahasa ini masih belum dinilai kualitasnya oleh ProyekWiki Bahasa dan ProyekWiki terkait dengan subjek.
Perhatian: untuk penilai, halaman pembicaraan artikel ini telah diisi sehingga penilaian akan berkonflik dengan isi sebelumnya. Harap salin kode dibawah ini sebelum menilai.

{{PW Bahasa|importance=|class=}}

Terjadi [[false positive]]? Silakan laporkan kesalahan ini.

02.24, Sabtu, 17 Oktober, 2026 (UTC) • Sebanyak 1.636 artikel belum dinilai
Artikel ini belum dinilai oleh ProyekWiki Bahasa
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Bahasa Bawean[2] adalah sebuah ragam geografis bahasa yang dianggap sebagai salah satu dialek dari bahasa Madura[a 1] yang utamanya dituturkan oleh suku Bawean di pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.[3][4] Bahasa ini mulanya merupakan sebuah pijin yang telah mengalami proses kreolisasi, sehingga memiliki beragam kosakata campuran dari bahasa lain, seperti bahasa Jawa (terutama dialek Gresik), Banjar, Bugis, dan Makassar.[5][6]

Status kebahasaan

Dalam buku Bahasa-Bahasa Indonesia (1984) karya P.W.J. Nababan, bahasa Bawean dicatat sebagai bahasa tersendiri dengan 20.000 penutur di Pulau Bawean.[1] Sedangkan menurut penelitian yang dilakukan oleh Retno Fatmalasari dalam jurnal berjudul Integrasi Kata Bahasa Jawa dan Bahasa Madura ke Dalam Bahasa Bawean yang diterbitkan pada tahun 2020, meskipun banyak yang menyebut bahasa Bawean sebagai salah satu dialek dari bahasa Madura, dalam penelitian ini bahasa Bawean tetap dianggap sebagai sebuah bahasa tersendiri.[7]

Dialek

Bahasa Bawean mempunyai beberapa dialek, perbedaan dialek ini bisa ditemukan di beberapa desa yang ada di Pulau Bawean. Mengutip dari Repository Unair, Eva Wijayanti mengungkapkan bahwa terdapat empat desa yang memiliki dialek bahasa yang cukup berbeda, yaitu desa Daun dan Suwari di kecamatan Sangkapura, serta desa Kepuhteluk dan Diponggo (penutur bahasa Jawa Diponggo) di kecamatan Tambak.[6][8]

Ragam dialek dari tiga desa tersebut (kecuali Diponggo) tecermin dalam penyebutan untuk kata 'saya'. Masyarakat desa Daun menyebut 'saya' dengan kata éson, sedangkan masyarakat desa Suwari menyebutnya éhon. Kemudian, masyarakat desa Kepuhteluk akan menyebut 'saya' dengan kata bulâ. Sedangkan masyarakat Diponggo yang berbahasa Jawa menyebutnya dengan kata aku.[8]

Variasi dialek inipun menjadi ciri khas dari masing-masing desa. Oleh karena itu, cukup dengan mendengar dialek yang mereka pakai, orang Bawean lainnya akan dengan mudah mengenali dari desa mana mereka berasal. Dari keempat ragam bahasa tersebut, desa Diponggo dikatakan berbeda bahasa, yakni merupakan penutur bahasa Jawa Diponggo. Hal ini karena sebagian besar kosakata yang digunakan masyarakat Diponggo hampir sama dengan kosakata dalam bahasa Jawa (terutama dialek Gresik).[8]

Kosakata bahasa Jawa, seperti dé'é, iki, séwu, ayu, saiki, isuk, dan kosakata serapan lainnya juga digunakan oleh masyarakat desa Diponggo. Hal ini terjadi karena kebanyakan masyarakat desa Diponggo merupakan keturunan orang-orang Jawa. Tidak mengherankan jika kemudian masyarakat Diponggo menggunakan bahasa Jawa.[8]

Kreolisasi

Bahasa Kreol Bawean
Cakap Boyan
Bawean Selat, Bawean Pasar[a 2]
250px-Screenshoot_Cakap_Bawean_Creole.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Contoh percakapan dalam bahasa kreol Bawean di kolom komentar laman Facebook.
Dituturkan diMalaysia dan Singapura
WilayahJohor, Kuala Lumpur, dan Selangor (Malaysia); Lorong Buangkok (Singapura)[9]
EtnisBawean
Penutur
tidak diketahui
Lihat sumber templat}}
20px-Info_Simple.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnailBeberapa pesan mungkin terpotong pada perangkat mobile, apabila hal tersebut terjadi, silakan kunjungi halaman iniKlasifikasi bahasa ini dimunculkan secara otomatis dalam rangka penyeragaman padanan, beberapa parameter telah ditanggalkan dan digantikam oleh templat.
Tampilkan klasifikasi manual
Posisi bahasa Bawean dalam dialek-dialek bahasa Madura Sunting klasifikasi ini

Catatan:

Simbol "†" menandai bahwa bahasa tersebut telah atau diperkirakan telah punah
Kode bahasa
ISO 639-3–
Lokasi penuturan
osm-intl,7,a,a,323x250.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Bahasa_Bawean&revid=30017734&groups=_ca28a382ebc6b2be70385681ee32a34f0541e22c&parser=parsoidTampilkan peta yang diperbesar
osm-intl,3,a,a,323x250.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Bahasa_Bawean&revid=30017734&groups=_ca28a382ebc6b2be70385681ee32a34f0541e22c&parser=parsoidTampilkan peta yang diperkecil
Perkiraan persebaran penuturan bahasa ini.
Koordinat: 5°46′S 112°40′E / 5.767°S 112.667°E / -5.767; 112.667 Sunting di Wikidata
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Tentang artikel
Pemberitahuan
Templat ini mendeteksi bahwa artikel bahasa ini masih belum dinilai kualitasnya oleh ProyekWiki Bahasa dan ProyekWiki terkait dengan subjek.
Perhatian: untuk penilai, halaman pembicaraan artikel ini telah diisi sehingga penilaian akan berkonflik dengan isi sebelumnya. Harap salin kode dibawah ini sebelum menilai.

{{PW Bahasa|importance=|class=}}

Terjadi [[false positive]]? Silakan laporkan kesalahan ini.

02.24, Sabtu, 17 Oktober, 2026 (UTC) • Sebanyak 1.636 artikel belum dinilai
Artikel ini belum dinilai oleh ProyekWiki Bahasa
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Dalam bahasa Bawean juga terdapat suatu bentuk bahasa kreol sebagai akibat dari akulturasi budaya dan bahasa yang terjadi pada masyarakat etnis Bawean.[10] Bahasa ini dianggap sebagai proses dari kreolisasi bahasa Madura. Bentuk bahasa kreol ini berbeda dengan bentuk asli bahasa Bawean di pulau asalnya yang dipengaruhi oleh bahasa Madura, Jawa, dan Melayu.[11] Ragam bahasa kreol ini umumnya dituturkan oleh perantau dan keturunan Bawean yang menetap di Malaysia dan Singapura. Penggunaannya bercampur dengan bahasa Melayu standar dan ragam bahasa Inggris di negara tersebut. Contohnya dapat dilihat pada kalimat "Bulâ ni orèng Boyan la, first time ni i ada balik kat kampong halaman" yang berarti "Saya ini orang Bawean lah, untuk pertama kalinya saya pulang ke kampung halaman".[12]

Fonologi

Dalam bahasa Bawean terdapat 28 lambang transkripsi fonetik yang terdiri dari 18 konsonan fonem dan 10 dasar-sistem vokal.[6] Berikut merupakan kotak fonem yang terdapat dalam bahasa Madura dialek Bawean, huruf yang berada dalam tanda kurung siku ⟨...⟩ menunjukkan penulisan ortografi fonetik dalam sumber.

Vokal

Dalam bahasa Bawean, terdapat 2 fonem vokal yang tidak terdapat dalam dialek utama bahasa Madura (fonem /o/ dan /e/), sehingga menjadikan dialek ini mempunyai 10 fonem vokal secara keseluruhan.[6]

Perbandingan kotak fonem vokal
Bawean
Depan Madya Belakang
takbulat bulat
Tertutup /i/
⟨i⟩
/ɨ/
⟨I⟩
/u/
⟨u⟩
Tengah /e/
⟨e⟩
/ə/
⟨ə⟩
/ɤ/
⟨U⟩
/o/
⟨o⟩
½ buka /ɛ/
⟨ɛ⟩
/ɔ/
⟨Ͻ⟩
Terbuka /a/
⟨a⟩
Madura
Depan Madya Belakang
takbulat bulat
/i/
⟨i⟩
/ɨ/
⟨e⟩
/u/
⟨u⟩
/e/
⟨è⟩
/ə/
⟨e⟩
/ɤ/
⟨â⟩
/ɔ/
⟨o⟩
/a/
⟨a⟩

Konsonan

Berbeda dengan fonem vokalnya yang lebih banyak, fonem konsonan dalam kotak fonem bahasa Madura dialek Bawean lebih sedikit ketimbang dialek utama bahasa Madura. Bahasa Bawean hanya memiliki 18 konsonan dibandingkan dengan bahasa Madura yang memiliki sekitar 27 fonem konsonan.[6][13] Sedikitnya jumlah konsonan pada dialek ini mungkin disebabkan karena ketidakadaan fonem letupan tarik-belakang (/ʈ/ dan /ɖ/) serta penghembusan fonem yang sering kali ditemukan dalam dialek utama justru jarang ditemui dalam dialek ini.[13]

Dwibib. Gigi/
Ronggi.
Langit-
langit
Lang-
bel.
Celah-
suara
Sengau /m/
⟨m⟩
/n/
⟨n⟩
/ɲ/
⟨ñ⟩
/ŋ/
⟨ŋ⟩
Letup nirsuara /p/
⟨p⟩
/t/
⟨t⟩
/c/
⟨c⟩
/k/
⟨k⟩
/ʔ/
⟨?⟩
bersuara /b/
⟨b⟩
/d/
⟨d⟩
/ɟ/
⟨j⟩
/ɡ/
⟨g⟩
Geser /s/
⟨s⟩
/h/
⟨h⟩
Getar /r/
⟨r⟩
Hampiran /l/
⟨l⟩
/j/
⟨y⟩
/w/
⟨w⟩

Kosakata

Berikut merupakan beberapa contoh kosakata khas dalam bahasa Bawean.

  • eson atau bule, berarti 'aku'
  • bekna, berarti 'kamu'
  • kalaaken, berarti 'ambilkan'
  • kalaben, berarti 'dengan'
  • tak kabessanyo'on atau naddeh nyo'on, berarti 'terima kasih'
  • songkan, berarti 'malas'
  • pandir, berarti 'bicara'
  • odik, berarti 'hidup'
  • olo, berarti 'kepala'
  • sakotik, berarti 'sedikit'
  • kathirik, berarti 'sendiri'
  • toghellen, berarti 'kerabat' atau 'saudara'

Contoh kalimat

Berikut ini contoh kalimat yang menggunakan kosakata dalam bahasa Bawean.

  • "eson terro ka bekna", berarti "aku sayang kamu" (kata eson terkadang juga yang menyebutnya ehon)
  • "buk, bede berrus?", berarti "bu, ada sikat?" (kata berrus berasal dari bahasa Inggris 'brush')
  • "mak, pamelleaken pellem", berarti "bu, belikan mangga" (terdapat pengaruh bahasa Jawa Kuno di akhiran -aken)
  • "silling na se bucor la mare e pabender", berarti "langit-langitnya yang bocor sudah diperbaiki" (kata silling dalam bahasa Bawean berasal dari bahasa Inggris 'ceiling'; 'langit-langit' dalam bahasa Bawean adalah sentek)
  • "araa, mak ghik bede edinnak? ekowa la alajer ka Singgapur", berarti "kenapa, kok masih disini? katanya sudah pergi berlayar ke Singapura" (kata araa berasal dari kata 'arapah' dalam bahasa Madura, sedangkan kata alajer yang berarti 'berlayar' untuk menunjukkan bahwa orang tersebut pergi keluar dari pulau Bawean)

Lihat juga

Referensi

Sumber primer

  1. 1 2 Nababan, P.W.J. (1984). Bahasa-Bahasa Indonesia (PDF). Padang, Indonesia: Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Padang. hlm. 558. Diakses tanggal 11-02-2024. {{cite book}}: |website= diabaikan; Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  2. ↑ Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2019). "Dialect: Bawean" [Dialek Bawean] (dalam bahasa Inggris). Jena, Germany: Max Planck Institute for the Science of Human History [Kota Jena, negara Jerman: Institut Max Planck untuk Ilmu Sejarah Manusia].{{cite web}}: |first3= memiliki nama generikPemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  3. 1 2 Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2019). "Madurese" [Bahasa Madura] (dalam bahasa Inggris). Jena, Germany: Max Planck Institute for the Science of Human History [Kota Jena, negara Jerman: Institut Max Planck untuk Ilmu Sejarah Manusia]. {{cite web}}: |first3= memiliki nama generikPemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  4. ↑ Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2019). "Maduresic" (dalam bahasa Inggris). Jena, Germany: Max Planck Institute for the Science of Human History [Kota Jena, negara Jerman: Institut Max Planck untuk Ilmu Sejarah Manusia].{{cite web}}: |first3= memiliki nama generikPemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  5. ↑ M, Rizka Nur Laily. Muallifa, Rizka (ed.). "3 Hal Menakjubkan yang Hanya Bisa Dijumpai di Pulau Bawean Jawa Timur". Merdeka.com. Diakses tanggal 2020-05-07.
  6. 1 2 3 4 5 Wijayanti, Eva Dwi (2016). "Skripsi Variasi Dialek Bahasa Bawean di Wilayah Pulau Bawean Kabupaten Gresik: Kajian Dialektologi". 123dok.com. Surabaya, Indonesia: Universitas Airlangga: 165. Diakses tanggal 11-02-2024.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  7. ↑ Fatmalasari, Retno (2020). "Integrasi Kata Bahasa Jawa dan Bahasa Madura ke Dalam Bahasa Bawean". ejournal.unesa.ac.id. 6. Surabaya, Indonesia: Universitas Negeri Surabaya: 11. Diakses tanggal 10 Februari 2024.
  8. 1 2 3 4 Fajri Kurnia (22 Maret 2021). "Istimewa! Pulau Kecil Ini Punya Dialek Bahasa yang Beragam". www.goodnewsfromindonesia.id. Diakses tanggal 18 April 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ Iksan, Ashadi (6 April 2019). "Kampung Lorong Buankok, Desa Komunitas Keturunan Bawean di Singapura". daerah.sindonews.com (dalam bahasa Melayu). Sindonews. Diakses tanggal 14 Februari 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ Utami, S.W.B.; Anggraini, Bea (2019). "Tribes in Bawean as "the miniature of Indonesia"" [Suku-suku di Bawean sebagai "miniatur Indonesia"]. scholar.unair.ac.id (dalam bahasa Inggris). 35. Surabaya, Indonesia: Universitas Airlangga: 12. Diakses tanggal 14 Februari 2024.
  11. ↑ Andayani, S. (2022). "Tipologi Bahasa Bawean Sebagai Kreolisasi Bahasa Madura Dalam Identitasnya Sebagai Bahasa Hibrida". kimli.mlindonesia.org. Probolinggo, Indonesia: Universitas Panca Marga. Diakses tanggal 14 Februari 2024.
  12. ↑ "Bahasa Bawean - Facebook". www.facebook.com (dalam bahasa Melayu). Suara Komuniti Bawean (SKB). 14 Juli 2014. Diakses tanggal 14 Februari 2024.
  13. 1 2 Davies, W. D. (2010). A Grammar of Madurese. Berlin: De Gruyter Mouton.

Catatan

  1. ↑ Menurut Glottolog 4.8, bahasa Madura terbagi menjadi 6 dialek yang terdiri dari: Bawean, Bangkalan, Pamekasan, Sampang, Sumenep, dan Sapudi.[3]
  2. ↑ Nama alternatifnya dikutip dari perkataan penutur aslinya.

Pranala luar

Aceh-Cam
Gayo-Batak
Sumatra Barat Laut
Melayu
Minangkabau
Melayu Barisan Selatan
Musi
Lampung
Lain-lain

1 Kreol • 2 Bahasa isyarat • 3 Bahasa isolat • 4 Bahasa Pidgin • 5 Tidak diklasifikasikan
a juga dituturkan di Malaysia dan/ Brunei Darussalam. • b juga dituturkan di Timor Leste, Papua Nugini dan/ negara-negara Oseania lainnya. Italik: Bahasa punah atau bahasa mati. *Catatan: Kalimantan dan Papua di sini hanya yang termasuk dalam teritori Indonesia.

Lihat pula: Daftar bahasa di Indonesia menurut BPS 2010


Ikon rintisan

Artikel bertopik bahasa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan