Rabu, 23 September 2026
10:50 WIB
TERKINI
Berita Terkuak: Modus Dua Pria Raup Jutaan dari Konten Mesum 'A Day in My Life' Berita Fenomena Bau Tak Sedap Malam Hari di Transjakarta Koridor 8 Jadi Sorotan Berita Bupati Boltara Sirajudin Lasena Terjaring OTT KPK, Proyek Jalan Disorot Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Berita Terkuak: Modus Dua Pria Raup Jutaan dari Konten Mesum 'A Day in My Life' Berita Fenomena Bau Tak Sedap Malam Hari di Transjakarta Koridor 8 Jadi Sorotan Berita Bupati Boltara Sirajudin Lasena Terjaring OTT KPK, Proyek Jalan Disorot Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis

Bahasa pijin

bagian dari rumpun bahasa Kreol

Bahasa pijin[1] adalah sebuah bentuk bahasa kontak yang digunakan oleh orang-orang dengan latar belakang penutur bahasa yang berbeda-beda. Sebuah pijin biasanya memiliki tata bahasa yang sangat sederhana dengan kosakata dari bahasa yang berbeda-beda. Sebuah pijin tidak memiliki penutur bahasa ibu. Jika memiliki penutur asli maka bahasa ini disebut bahasa kreol.

Bahasa pijin diperkirakan berasal dari wilayah Afrika Barat di daerah Nigeria dan sekitarnya. Saat zaman perbudakan dimulai oleh bangsa Amerika dan Eropa, penduduk Afrika Barat dijadikan budak oleh mereka. Karena mereka kurang memahami kosakata yang diucapkan majikannya, mereka mencampur kosakata bahasa Inggris atau bahasa Prancis dengan bahasa ibu mereka sehingga menciptakan tata bahasa yang baru.

Bahasa pijin dituturkan di banyak negara di Afrika Barat dan negara kepulauan di Samudra Pasifik sedangkan bahasa kreol dituturkan di Kepulauan Karibia dan Amerika Selatan. Masing-masing bahasa pijin memiliki dialek tersendiri sesuai kondisi geografis, sosial, dan budaya. Namun, bahasa pijin masih bertumpu pada bahasa induknya, kebanyakan kosakata bahasa pijin diambil dan dimodifikasi dari bahasa Inggris dan bahasa Prancis.

Etimologi

Secara etimologis, kata “pijin” kemungkinan besar berasal dari istilah bahasa Inggris “business” yang berarti “perdagangan”. Pada awalnya, kata ini merupakan ragam yang penting sebagai bahasa bantu dalam sebuah kontak bahasa. Karena pengaruh substratum Tiongkok, kemungkinan perkembangan kata “pijin” adalah sebagai berikut: /business/ > /pizin/ > /pizin/ > /pizin/ > /pidgin/ > /pijin/.[2]

Kemunculan

Pada umumnya, bahasa pijin muncul dalam suatu keadaan kebahasaan darurat. Ekspansi kolonialisme dan imperialisme Eropa mengakibatkan bangsa Eropa dan penduduk asli memiliki kebutuhan untuk berkomunikasi. Para penduduk setempat tidak memahami bahasa para pendatang, tapi mereka memiliki keinginan untuk mengerti.[3]

Bangsa Eropa, misalnya, menyederhanakan tata bahasa dan kosakata mereka dengan harapan dapat berkomunikasi dengan penduduk asli. Sebaliknya, penduduk asli juga berusaha untuk mempermudah sistem bahasanya agar bangsa Eropa dapat memahami mereka. Hal ini mengakibatkan kedua belah pihak dapat berkomunikasi, tetapi secara terpatah-patah.[3]

Lama-kelamaan muncullah suatu bahasa campuran dengan sebuah konvensi kebahasaan yang lebih ketat. Bahasa campuran ini sering muncul dalam situasi kontak bahasa dari dua kebudayaan yang berbeda. Di dalam bahasa campuran ini, bahasa yang mempunyai prestise sosial yang lebih tinggi akan berkembang menjadi penyumbang yang dominan.[3]

Referensi

  1. "Entri: Pijin". KBBI V. Diakses tanggal 2024-06-23.
  2. Soekiman 2014, hlm. 31.
  3. 1 2 3 Soekiman 2014, hlm. 32.

Daftar pustaka

Lihat pula


Ikon rintisan

Artikel bertopik bahasa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan