Jumat, 16 Oktober 2026
17:35 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super

Paus Silvester III

Kepala Gereja Katolik pada tahun 1045

Bagikan:

Silvester III
Uskup Roma
GerejaGereja Katolik
Awal masa kepausan
20 Januari 1045
Akhir masa kepausan
10 Maret 1045
PendahuluBenediktus IX
PenerusBenediktus IX
Informasi pribadi
Nama lahirGiovanni dei Crescenzi Ottaviani
Lahirc. 1000
Roma, Negara Kepausan, Kekaisaran Romawi Suci
MeninggalOktober 1063 (umur 63 tahun)
Sabina, Negara Kepausan, Kekaisaran Romawi Suci
Paus lainnya yang bernama Silvester

Paus Silvester III (c. 1000 – Oktober 1063), lahir Yohanes (Italia: Giovanni) di Roma, menjabat sebagai uskup Roma dan penguasa Negara Kepausan dari 20 Januari hingga 10 Maret 1045.

Latar Belakang

Giovanni dei Crescenzi–Ottaviani berasal dari keluarga bangsawan Romawi yang memiliki pengaruh besar di dalam politik lokal. Sebagai seorang uskup, ia dikenal memiliki hubungan erat dengan keluarga Crescenzi, yang sering terlibat dalam persaingan kekuasaan dengan keluarga Tusculum dan kelompok-kelompok lainnya.

Pada awal abad ke-11, Roma mengalami ketidakstabilan politik yang luar biasa. Paus Benediktus IX, pendahulunya, dikenal sebagai pemimpin yang korup dan tidak bermoral. Pada tahun 1044, Benediktus IX menghadapi perlawanan yang meningkat dari penduduk Roma dan faksi-faksi bangsawan, sehingga ia dipaksa meninggalkan kota tersebut. Dalam kekosongan kekuasaan itu, Giovanni diangkat sebagai Paus dengan nama Silvester III.

Masa Kepausan

Masa jabatan Silvester III sangat singkat, hanya berlangsung selama 49 hari. Ketika ia dilantik sebagai Paus, Benediktus IX tidak sepenuhnya menyerahkan klaimnya atas Tahta Suci. Pada bulan Maret 1045, Benediktus IX kembali ke Roma dengan dukungan militer dan berhasil merebut kembali kendali atas Tahta Suci. Silvester III kemudian dipaksa mundur, dan Benediktus IX kembali menjabat sebagai Paus.

Pasca-Penggulingan

Setelah digulingkan, Silvester III kembali ke wilayah keuskupannya di Sabina. Namun, ia tetap dianggap sebagai salah satu dari tiga paus yang bersaing pada masa itu, bersama Benediktus IX dan Paus Gregorius VI. Dalam konsili-konsili berikutnya, kepausannya dianggap sebagai tidak sah (antipaus) oleh beberapa pihak. Meski demikian, beberapa catatan menyebutkan bahwa ia tetap mempertahankan gelarnya sebagai Uskup Sabina hingga akhir hayatnya.

Kontroversi dan Warisan

Masa kepausan Silvester III mencerminkan ketegangan besar antara kekuatan politik dan spiritual di Gereja Katolik pada abad ke-11. Ia sering dianggap sebagai korban dari intrik-intrik politik yang melibatkan keluarga-keluarga bangsawan Roma. Meski ia tidak meninggalkan warisan teologis atau administratif yang signifikan, namanya tetap tercatat dalam daftar resmi Paus.

Gelar Silvester III sering diperdebatkan oleh para sejarawan gereja. Sebagian melihatnya sebagai seorang paus sah yang masa jabatannya terlalu singkat untuk meninggalkan dampak, sementara yang lain menganggapnya sebagai antipaus karena ia diangkat melalui campur tangan politik.

Kematian

Tidak ada catatan pasti mengenai tanggal kematian Silvester III. Ia diperkirakan meninggal beberapa tahun setelah digulingkan, kemungkinan besar pada sekitar tahun 1062. Kehidupan pasca-kepausannya lebih banyak dihabiskan sebagai Uskup Sabina.

Didahului oleh:
Benediktus IX
Paus
1045 – 1045
Diteruskan oleh:
Benediktus IX

Referensi

  • Kelly, J.N.D., The Oxford Dictionary of Popes.
  • Mann, Horace K., The Lives of the Popes in the Early Middle Ages.
  • Schaff, Philip, History of the Christian Church.
Abad ke-1
s.d. ke-4
Abad ke-5
s.d. ke-8
Abad ke-9
s.d. ke-12
Abad ke-13
s.d. ke-16
Abad ke-17
s.d. ke-20
Abad ke-21
Sejarah
Zaman Klasik dan
Abad Pertengahan Awal
Abad Pertengahan
Puncak dan Akhir
Zaman Modern
Awal dan Puncak
Ikon rintisan

Artikel bertopik Paus dalam Gereja Katolik Roma ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan