Selasa, 13 Oktober 2026
15:12 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Paus Yulius I

Paus Yulius I

Paus Gereja Katolik dari tahun 337 hingga 352

Bagikan:
Santo Paus

Yulius I
Uskup Roma
250px-Pope_Julius_I_%E2%80%93_Santa_Maria_in_Trastevere.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
GerejaGereja Katolik
Awal masa kepausan
6 Februari 337
Akhir masa kepausan
12 April 352
PendahuluMarkus
PenerusLiberius
Informasi pribadi
LahirTidak diketahui
Roma, Kekaisaran Romawi Barat
Meninggal12 April 352
Roma, Kekaisaran Romawi Barat
Orang kudus
Hari peringatan12 April
Paus lainnya yang bernama Yulius

Paus Yulius I adalah pemimpin Gereja Katolik Roma yang menjabat sebagai paus dari tahun 337 hingga 352. Ia lahir di Roma, sekitar awal abad ke-4, pada masa ketika Kekristenan mulai mendapatkan kebebasan untuk berkembang di Kekaisaran Romawi. Informasi mengenai masa muda Yulius tidak banyak tercatat, tetapi ia dikenal sebagai seorang yang beriman teguh dan memiliki pengetahuan mendalam tentang ajaran Kristus.

Pemilihan sebagai Paus

Yulius diangkat sebagai paus pada tanggal 6 Februari 337, menggantikan Paus Markus. Pemilihannya berlangsung dalam suasana tenang, meskipun Gereja tengah menghadapi tantangan besar dari berbagai kontroversi doktrin, terutama perselisihan yang dipicu oleh Arianisme. Dalam kapasitasnya sebagai uskup Roma, Yulius segera dikenal karena kebijaksanaannya dalam menangani isu-isu teologis dan administrasi Gereja.

Pertentangan dengan Arianisme

Pada masa kepemimpinan Paus Yulius I, perselisihan mengenai ajaran Arianisme mencapai puncaknya. Arianisme, yang dipelopori oleh Arius, mengajarkan bahwa Yesus Kristus tidak sepenuhnya setara dengan Allah Bapa. Ajaran ini ditentang oleh banyak uskup, termasuk Santo Athanasius dari Aleksandria, yang merupakan pendukung kuat doktrin Trinitas.

Paus Yulius I dengan tegas membela ajaran Ortodoks Gereja. Ia memberikan perlindungan kepada Athanasius yang diusir dari keuskupan Aleksandria akibat tekanan dari kelompok Arian. Pada tahun 340, Paus Yulius menyelenggarakan sebuah sinode di Roma untuk mengadili perselisihan ini. Dalam sinode tersebut, ia menegaskan bahwa uskup Roma memiliki otoritas tertinggi dalam menentukan persoalan-persoalan iman dan moral, serta memulihkan kedudukan Athanasius sebagai uskup Aleksandria.

Dalam surat-surat pastoralnya, Yulius menyerukan kepada para uskup untuk berpegang teguh pada ajaran yang telah ditetapkan dalam Konsili Nikea (325). Ia menegaskan bahwa "Sang Putra adalah dari hakikat yang sama dengan Sang Bapa," sebagaimana dirumuskan dalam pengakuan iman Nikea.

Karya Pelayanan

Selain menangani isu doktrin, Paus Yulius I juga dikenal karena kontribusinya dalam pengorganisasian Gereja. Ia mendirikan beberapa gereja di Roma dan memperkuat peran uskup dalam pengelolaan komunitas Kristen. Ia juga menetapkan bahwa perselisihan di antara para uskup harus diselesaikan di bawah otoritas Roma.

Paus Yulius mendorong perayaan hari raya Natal pada tanggal 25 Desember sebagai peringatan kelahiran Kristus, menggantikan tradisi pagan yang sebelumnya dirayakan pada waktu yang sama. Penetapan ini bertujuan untuk memperkuat identitas Kristen dalam kehidupan masyarakat.

Terdapat klaim yang salah, yang menyatakan bahwa Paus Yulius menetapkan tanggal tersebut setelah Patriarkh Sirilus dari Yerusalem meminta kepastian atas tanggal kelahiran Yesus. [1] Bukti terkait klaim tersebut ada pada sebuah catatan yang tersimpan di Roma.

Akhir Hidup dan Warisan

Paus Yulius I meninggal dunia pada tanggal 12 April 352. Ia dimakamkan di Pemakaman Kalepodius di Via Aurelia, Roma. Setelah wafat, Yulius dihormati sebagai santo oleh Gereja Katolik, dengan hari peringatannya jatuh pada tanggal 12 April.

Kepemimpinan Paus Yulius I meninggalkan warisan penting dalam sejarah Gereja, terutama dalam hal pembelaan terhadap ajaran Ortodoks dan penguatan otoritas paus sebagai pemimpin tertinggi umat Kristen. Ia dikenang sebagai seorang gembala yang setia kepada Kristus dan sebagai pembela iman yang teguh dalam menghadapi tantangan besar pada zamannya.

Lihat juga

Didahului oleh:
Markus
Paus
337 - 352
Diteruskan oleh:
Liberius

Referensi

  1. ↑ Pearse, Roger (2018-12-21). "Dubious claims: Pope Julius I decided that Jesus was born on 25 December?". Roger Pearse (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2026-09-01.
  • Encyclopaedia Britannica, "Pope Julius I"
  • New Advent Catholic Encyclopedia, "Pope Julius I"
  • Catholic Online, "St. Julius I"
Abad ke-1
s.d. ke-4
Abad ke-5
s.d. ke-8
Abad ke-9
s.d. ke-12
Abad ke-13
s.d. ke-16
Abad ke-17
s.d. ke-20
Abad ke-21
Sejarah
Zaman Klasik dan
Abad Pertengahan Awal
Abad Pertengahan
Puncak dan Akhir
Zaman Modern
Awal dan Puncak
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan