Jumat, 16 Oktober 2026
05:14 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M

Paus Bonifasius VI

Paus Gereja Katolik dari tahun 896 (periode singkat)

Bagikan:

Bonifasius VI
Uskup Roma
GerejaGereja Katolik
Awal masa kepausan
11 April 896
Akhir masa kepausan
26 April 896
PendahuluFormosus
PenerusStefanus VI
Informasi pribadi
LahirRoma, Negara Kepausan
Meninggal26 April 896
Roma, Negara Kepausan[1]
Paus lainnya yang bernama Bonifasius

Paus Bonifasius VI (Latin: Bonifatius VI; meninggal 26 April 896), penduduk asli Roma,[2] menjabat sebentar sebagai uskup Roma dan penguasa Negara Kepausan pada bulan April 896. Ia terpilih sebagai hasil dari kerusuhan yang terjadi segera setelah kematian Paus Formosus pada tanggal 4 April. Sebelum masa pemerintahannya, ia telah dua kali dijatuhi hukuman pencabutan jabatan sebagai subdiakon dan sebagai imam.[3] Setelah masa jabatannya selama lima belas hari, ada yang mengatakan bahwa ia meninggal karena penyakit asam urat,[3] dan oleh pihak lain telah diusir secara paksa untuk memberi jalan bagi Stefanus VI, kandidat dari partai Kadipaten Spoleto.[4]

Sejarawan kepausan Caesar Baronius menggambarkannya sebagai 'monster menjijikkan' yang bersalah atas perzinahan dan pembunuhan.[5]

Pada sebuah sinode di Roma yang diadakan oleh Yohanes IX pada tahun 898, pemilihannya dinyatakan batal dan tidak sah.[3]

Sedikit sekali yang tertulis tentang kehidupan Bonifasius VI. Para sejarawan meyakini bahwa ayahnya adalah seorang pria bernama Adrianus, yang juga seorang uskup.[6] Kemudian, kemungkinan besar ia bertugas sebagai sub-diakon atau imam sebelum terpilih menjadi Paus.[6]

Kehidupan Awal

Bonifasius VI lahir di Roma sekitar pertengahan abad ke-9. Nama ayahnya adalah Adrianus, yang menurut beberapa sumber merupakan seorang pejabat gerejawi di kota Roma. Masa mudanya tidak banyak tercatat dalam sejarah, tetapi ia diduga tumbuh dalam lingkungan keagamaan yang menjadikannya seorang imam yang saleh.

Karier Gerejawi

Sebelum diangkat menjadi Paus, Bonifasius VI dikenal sebagai seorang imam yang pernah menjabat sebagai subdiakon. Beberapa catatan juga menyebutkan bahwa ia sempat menjadi uskup sebelum diangkat ke takhta kepausan, meskipun ada kontroversi mengenai validitas penahbisannya karena masalah disiplin yang pernah ia alami.

Bonifasius VI diangkat menjadi Paus setelah kematian Paus Formosus pada tanggal 4 April 896 M. Namun, pemilihannya sebagai Paus terjadi di tengah tekanan politik yang kuat dari faksi-faksi yang bersaing di Roma, khususnya keluarga Spoletan yang memiliki pengaruh besar pada masa itu.

Kepausan yang Singkat

Paus Bonifasius VI memerintah Gereja hanya selama 15 hari, menjadikan masa kepausannya sebagai salah satu yang terpendek dalam sejarah Gereja Katolik. Situasi politik yang kacau dan perpecahan internal di Roma membuat masa jabatannya sulit untuk dipertahankan.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa Bonifasius VI meninggal karena sakit mendadak, sementara sumber lainnya menyatakan bahwa ia mungkin dipaksa turun takhta atau dibunuh oleh lawan politiknya. Keadaan ini masih menjadi perdebatan di kalangan sejarawan gerejawi.

Kontroversi dan Warisan

Bonifasius VI adalah salah satu Paus yang masa jabatannya dikaburkan oleh konflik internal Gereja dan intrik politik. Beberapa sejarawan mempertanyakan legitimasi pemilihannya karena adanya indikasi bahwa ia pernah dilarang menjalankan fungsi gerejawi akibat pelanggaran disiplin.

Namun, di tengah segala kontroversi tersebut, Bonifasius VI tetap diakui sebagai Paus yang sah oleh Gereja Katolik. Masa kepausannya, meskipun singkat, merupakan refleksi dari ketidakstabilan politik dan spiritual pada zaman itu.

Akhir Hidup

Bonifasius VI meninggal pada bulan April 896 M, tidak lama setelah diangkat menjadi Paus. Ia dimakamkan di Roma, tetapi lokasi pasti makamnya tidak diketahui. Setelah kematiannya, ia digantikan oleh Paus Stefanus VI, yang kemudian terlibat dalam pengadilan jenazah Paus Formosus, sebuah peristiwa tragis dalam sejarah Gereja yang dikenal sebagai Synodus Horrenda atau "Sinode Jenazah".

Peninggalan

Meskipun Bonifasius VI tidak sempat meninggalkan kebijakan atau warisan besar selama kepausannya yang singkat, masa jabatannya tetap menjadi bagian penting dari sejarah Gereja. Kepausannya mencerminkan tantangan besar yang dihadapi Gereja Katolik dalam mempertahankan otoritas spiritual dan moralnya di tengah tekanan duniawi.

Lihat pula

Didahului oleh:
Formosus
Paus
896
Diteruskan oleh:
Stefanus VI

Referensi

  1. ↑ The Editors of Encyclopædia Britannica. "Boniface VI". Encyclopædia Britannica. Diakses tanggal 9 Agustus 2016.{{cite encyclopedia}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Platina, Bartolomeo (1479), The Lives of the Popes From The Time Of Our Saviour Jesus Christ to the Accession of Gregory VII, vol. I, London: Griffith Farran & Co., hlm. 237, diakses tanggal 2013-04-25
  3. 1 2 3 McBrien, Richard P. (2000). Lives of the Popes: The Pontiffs from St. Peter to Benedict XVI. HarperCollins. hlm. 146. ISBN 0-06-087807-X.
  4. ↑  Satu atau lebih kalimat sebelum ini memuat teks dari suatu penerbitan yang sekarang berada dalam ranah publik: Herbermann, Charles, ed. (1913). "Pope Boniface VI" . Catholic Encyclopedia. New York: Robert Appleton.
  5. ↑ Baronius, Caesar (1868). Annales Ecclesiastici. in Monumenta Germaniae Historica.
  6. 1 2 "Pope Boniface VI - PopeHistory.com". popehistory.com (dalam bahasa American English). 2017-01-27. Diakses tanggal 2023-05-18.
  1. The Editors of Encyclopædia Britannica. "Boniface VI". Encyclopædia Britannica. Retrieved 9 August 2016.
  2. Platina, Bartolomeo (1479), The Lives of the Popes From The Time Of Our Saviour Jesus Christ to the Accession of Gregory VII, vol. I, London: Griffith Farran & Co., p. 237, retrieved 2013-04-25
  3. McBrien, Richard P. (2000). Lives of the Popes: The Pontiffs from St. Peter to Benedict XVI. HarperCollins. p. 146. ISBN 0-06-087807-X.
  4. One or more of the preceding sentences incorporates text from a publication now in the public domain: Herbermann, Charles, ed. (1913). "Pope Boniface VI". Catholic Encyclopedia. New York: Robert Appleton Company.
  5. Baronius, Caesar (1868). Annales Ecclesiastici. in Monumenta Germaniae Historica.
Abad ke-1
s.d. ke-4
Abad ke-5
s.d. ke-8
Abad ke-9
s.d. ke-12
Abad ke-13
s.d. ke-16
Abad ke-17
s.d. ke-20
Abad ke-21
Sejarah
Zaman Klasik dan
Abad Pertengahan Awal
Abad Pertengahan
Puncak dan Akhir
Zaman Modern
Awal dan Puncak
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan