Jumat, 16 Oktober 2026
03:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M

Bahasa Muyu

bagian dari rumpun bahasa Papua

Bagikan:
Bahasa Muyu
BPS: 1078 4
Muyu otbop (selatan), Muyu weng (utara)
Dituturkan diIndonesia
Wilayah
EtnisMuyu
Penutur
22.000[1]
Tampilkan klasifikasi manual
Kode bahasa
ISO 639-3Mencakup:
kti – Muyu Utara (Niinati)
kts – Muyu Selatan (Metomka)
Glottolognort2916  (Utara)
sout2940  (Selatan)
BPS (2010)1078 4
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Tentang artikel
Pemberitahuan
Templat ini mendeteksi bahwa artikel bahasa ini masih belum dinilai kualitasnya oleh ProyekWiki Bahasa dan ProyekWiki terkait dengan subjek.
Perhatian: untuk penilai, halaman pembicaraan artikel ini telah diisi sehingga penilaian akan berkonflik dengan isi sebelumnya. Harap salin kode dibawah ini sebelum menilai.

{{PW Bahasa|importance=|class=}}

Terjadi [[false positive]]? Silakan laporkan kesalahan ini.

15.48, Kamis, 15 Oktober, 2026 (UTC) • Sebanyak 1.635 artikel belum dinilai
Artikel ini belum dinilai oleh ProyekWiki Bahasa
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Muyu, Moyu,[1] adalah salah satu dari bahasa Papua dari cabang Ok yang dituturkan di Papua Selatan.

Awalnya pater Petrus Drabbe, mengklasifikasikan bahasa ini menjadi dua dialek, Kadi (Muyu Utara) yang dipakai di Kampung Niinati dan Muyu Selatan yang dipakai di Kampung Metomka. Walaupun berdasarkan penuturnya mungkin bahasa ini merupakan kontinum dialek yang terdiri beberapa dialek, yaitu: Kamindip, Okpari, Kakaib, Are, Kasaut, Yonggom, Ningrum, dan Kawiyet. Kampung Metomka sekarang sudah tidak ada lagi, sedangkan Muyu Utara yang dipakai di Kampung Ninati adalah dialek yang disebut penuturnya sebagai Yonggom. Lalu dalam satu dialek pun terdapat pula beberapa sub-dialek yang berbeda.[2]

Peta Bahasa Kemendikbud mencatat tiga jenis, Muyu (BPS: 1078 4) yang digunakan Kampung Kamka,[3] Kadi (BPS: 0999 0)[4] yang digunakan di Kampung Woropko,[5] dan Muyu Selatan (BPS: 0917 2)[6] yang digunakan di Kampung Anggumbit.[7]

Referensi

  1. 1 2 Zahrer, Alexander. 2019. First data of Moyu, a lowland Ok language of New Guinea. 11th International Austronesian and Papuan Languages and Linguistics Conference (APLL11), 13-15 Juni 2019, Universitas Leiden.
  2. ↑ Zahrer, Alexander (2023). A Grammar of Muyu (Dr.Phil tesis) (dalam bahasa english). Münster: Westfälische Wilhelms-Universität Münster.{{cite thesis}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  3. ↑ "Muyu". Peta Bahasa. Diakses tanggal 2024-10-12.
  4. ↑ bahasa Kataut / Kati Utara / Kati-Ninanti / Muyu Utara / Niinati / Ninatie
  5. ↑ "Kadi". Peta Bahasa. Diakses tanggal 2024-10-12.
  6. ↑ bahasa Digoel / Digul / Kati Metomka / Kati Selatan / Metomka / Moejoe / Muyu selatan / Ok Bari / Yongom
  7. ↑ "Muyu Selatan". Peta Bahasa. Diakses tanggal 2024-10-12.
Aceh-Cam
Gayo-Batak
Sumatra Barat Laut
Melayu
Minangkabau
Melayu Barisan Selatan
Musi
Lampung
Lain-lain

1 Kreol • 2 Bahasa isyarat • 3 Bahasa isolat • 4 Bahasa Pidgin • 5 Tidak diklasifikasikan
a juga dituturkan di Malaysia dan/ Brunei Darussalam. • b juga dituturkan di Timor Leste, Papua Nugini dan/ negara-negara Oseania lainnya. Italik: Bahasa punah atau bahasa mati. *Catatan: Kalimantan dan Papua di sini hanya yang termasuk dalam teritori Indonesia.

Lihat pula: Daftar bahasa di Indonesia menurut BPS 2010


Ikon rintisan

Artikel bertopik bahasa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan