Kamis, 01 Oktober 2026
02:16 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh

Bahasa Bugis Sebira

Bagikan:
Bahasa Bugis Sebira
Basa Ugi Sebira
Dituturkan diIndonesia
WilayahPulau Sebira (DKI Jakarta)
EtnisBugis
Penutur
per. 450–550
Tampilkan klasifikasi manual
    • Bugis Sebira
Tampilkan klasifikasi otomatis
Kode bahasa
ISO 639-3–
GlottologTidak ada
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  +  Info templat
Tentang artikel
Pemberitahuan
Templat ini mendeteksi bahwa artikel bahasa ini masih belum dinilai kualitasnya oleh ProyekWiki Bahasa dan ProyekWiki terkait dengan subjek.
Perhatian: untuk penilai, halaman pembicaraan artikel ini telah diisi sehingga penilaian akan berkonflik dengan isi sebelumnya. Harap salin kode dibawah ini sebelum menilai.

{{PW Bahasa|importance=|class=}}

Terjadi [[false positive]]? Silakan laporkan kesalahan ini.

16.01, Rabu, 30 September, 2026 (UTC) • Sebanyak 1.635 artikel belum dinilai
Artikel ini belum dinilai oleh ProyekWiki Bahasa
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Bahasa Bugis Sebira (Bugis: Basa Ugi Sebira) adalah dialek bahasa Bugis yang dituturkan oleh komunitas suku Bugis di Pulau Sebira, pulau berpenghuni paling utara di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.[1][2]

Meskipun berada dalam wilayah administrasi ibu kota, letak geografis Pulau Sebira terisolasi ratusan kilometer dari Sulawesi Selatan dan lebih dekat ke daratan Sumatera (terutama Lampung).[3] Dialek ini terbentuk pasca-migrasi nelayan asal Bone sekitar tahun 1974–1975. Akibat keterpisahan geografis yang lama, bahasa ini mengalami perkembangan internal serta kontak bahasa sekunder dengan bahasa Melayu Kepulauan Seribu (bahasa Orang Pulo) dan bahasa Indonesia.[3][4]

Penggunaan

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kepulauan Seribu, total populasi penduduk Pulau Sebira berkisar antara 500 hingga 600 jiwa.[2] Sekitar 90% dari keseluruhan penduduknya merupakan keturunan etnis Bugis asal Bone, sehingga pulau ini sering dijuluki sebagai "Pulau Bugis" di DKI Jakarta.[3]

Jumlah penutur aktif dialek ini diperkirakan mencapai 450 hingga 550 jiwa. Bahasa ini dituturkan lintas generasi dalam aktivitas domestik sehari-hari dan industri perikanan lokal.

Distribusi geografis

Sebaran penutur bahasa Bugis dialek Sebira terlokalisasi di area pemukiman di Pulau Sebira (Rukun Warga 003, Kelurahan Pulau Harapan), terutama di sekitar kawasan pelabuhan nelayan dan area pemukiman padat RT 001 dan RT 002.

Ciri khas

Menurut data pemetaan bahasa dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, bahasa Bugis di DKI Jakarta memiliki persentase perbedaan leksikostatistik sebesar 45% jika dibandingkan dengan dialek induknya di Sulawesi.[1]

Perbedaan ini ditandai oleh beberapa ciri:

  • Penyusutan kosakata agraris: Kosakata yang berkaitan dengan pertanian mengalami pergeseran atau hilang, digantikan oleh istilah maritim, navigasi, dan perikanan laut dalam.
  • Asimilasi fonetis: Penutur muda mulai mengadopsi struktur artikulasi bahasa Melayu Kepulauan Seribu, seperti pelafalan bunyi hambat glotal (glottal stop) pada akhir kata secara lebih tebal.
  • Retensi leksikal: Dialek ini tetap mempertahankan sejumlah kosakata intim domestik khas bahasa Bugis dialek Bone tahun 1970-an yang sebagian besar sudah mengalami pergeseran pada penutur Bugis perkotaan di Sulawesi Selatan hari ini.

Lihat juga

Referensi

  1. 1 2 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2026). "Bahasa Bugis di Provinsi DKI Jakarta". Labbineka Kemendikdasmen RI.
  2. 1 2 Suryanto. (2023). "Nelayan-Nelayan Terakhir Sabira". ANTARA Foto.
  3. 1 2 3 Kurniawan, A. (2023). "Mengunjungi Sebira, Pulau Terjauh Jakarta". Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan RI.
  4. ↑ Simanjuntak, J. (2021). "Katalog Repositori Institusi: Tinjauan Historis Pemukiman Warga Pulau Sebira". Repositori Universitas Kristen Indonesia.

Daftar pustaka

  • Pelras, Christian. (2006). Manusia Bugis. Jakarta: Nalar.
  • Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2021). Kamus Pokok Bahasa Bugis-Indonesia. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Aceh-Cam
Gayo-Batak
Sumatra Barat Laut
Melayu
Minangkabau
Melayu Barisan Selatan
Musi
Lampung
Lain-lain

1 Kreol • 2 Bahasa isyarat • 3 Bahasa isolat • 4 Bahasa Pidgin • 5 Tidak diklasifikasikan
a juga dituturkan di Malaysia dan/ Brunei Darussalam. • b juga dituturkan di Timor Leste, Papua Nugini dan/ negara-negara Oseania lainnya. Italik: Bahasa punah atau bahasa mati. *Catatan: Kalimantan dan Papua di sini hanya yang termasuk dalam teritori Indonesia.

Lihat pula: Daftar bahasa di Indonesia menurut BPS 2010
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan