Selasa, 13 Oktober 2026
17:34 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Paus Yohanes XII

Paus Yohanes XII

Paus Gereja Katolik dari tahun dari tahun 955 hingga 964

Bagikan:
Head of the Catholic Church from 955 to 964Templat:SHORTDESC:Head of the Catholic Church from 955 to 964
Untuk Paus Koptik, lihat Paus Yohanes XII dari Aleksandria.

Yohanes XII
Uskup Roma
Otto_I_begegnet_Papst_Johannes_XII_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Miniatur Yohanes XII dari Codex Palatinus Germanicus, (ca 1450, Heidelberg University Library)
GerejaGereja Katolik
Awal masa kepausan
16 Desember 955
Akhir masa kepausan
14 Mei 964
PendahuluAgapitus II
PenerusBenediktus V
Pelantikan kardinal
oleh Agapitus II
Informasi pribadi
Nama lahirOktavianus dari Tusculum (Italia: Ottaviano di Toscolo)
Lahirca 930/937
Roma, Negara Kepausan
Meninggal14 Mei 964 (umur sekitar 27–34 tahun)
Roma, Negara Kepausan
Orang tuaAlberic II dari Spoleto
Alda dari Vienne (?)
Paus lainnya yang bernama Yohanes

Paus Yohanes XII (Latin: Ioannes XII; ca 930/937 –14 Mei 964), lahir Oktavianus, adalah uskup Roma dan penguasa Negara Kepausan dari tanggal 16 Desember 955 hingga kematiannya pada tahun 964. Ia memiliki hubungan keluarga dengan bangsawan Tusculum, sebuah keluarga Romawi yang berpengaruh yang telah mendominasi politik kepausan selama lebih dari setengah abad. Ia menjadi Paus antara usia 17 dan 25 tahun.[1] Jika usianya 17 tahun, maka ia mungkin adalah Paus termuda dalam sejarah; jika tidak, gelar itu mungkin milik Paus Benediktus IX, yang berusia antara 11 dan 20 tahun ketika terpilih.[2]

Pada tahun 960, ia berkonflik dengan Lombardia di selatan. Karena tidak dapat menguasai Roma dengan mudah, ia meminta bantuan dari Raja Otto I dari Jerman dan menobatkannya sebagai kaisar. Masa kepausan Yohanes XII menjadi terkenal karena dugaan kebejatan dan keduniawian yang ditunjukkannya dalam menjalankan jabatannya. Ia segera berselisih dengan Otto yang, pada tahun 963, mengadakan sinode di Roma yang bertujuan untuk menggulingkan Yohanes XII karena kejahatannya dan memilih Leo VIII sebagai penggantinya. Yohanes XII meninggal beberapa bulan setelah sinode menyatakan dia dicopot dari jabatannya.

Masa Muda

Ottaviano di Spoleto lahir pada tahun 937 di Tusculum, Italia. Ia adalah putra Alberico II, seorang bangsawan yang menguasai wilayah Roma dan sekitarnya. Alberico II memegang pengaruh besar atas Gereja Roma dan memastikan bahwa putranya akan mewarisi kekuasaan spiritual dan sekuler. Pada usia yang sangat muda, Ottaviano telah dipersiapkan untuk menjadi Paus, dan setelah kematian Paus Agapetus II pada tahun 955, ia terpilih menjadi Paus pada usia 18 tahun.

Setelah menjadi Paus, ia memilih nama Yohanes XII. Pemilihan ini mungkin dimaksudkan untuk menghormati Santo Yohanes Rasul, tetapi ada juga anggapan bahwa ia ingin menghubungkan dirinya dengan pendahulu-pendahulu yang lebih terhormat.

Pontifikat Yohanes XII

Hubungan dengan Otto I

Pada tahun 962, Yohanes XII menghadapi ancaman dari berbagai bangsawan Italia yang ingin merebut kendali atas Roma. Dalam upaya mempertahankan posisinya, ia meminta bantuan Otto I, Raja Jerman, yang telah berhasil mengonsolidasikan kekuasaan di Eropa Tengah. Sebagai imbalannya, Yohanes XII memahkotai Otto I sebagai Kaisar Romawi Suci pada tanggal 2 Februari 962 di Basilika Santo Petrus.

Sebagai bagian dari kesepakatan ini, Otto I mengesahkan Privilegium Ottonianum, yang memberikan perlindungan kepada Paus tetapi juga memastikan bahwa Kekaisaran memiliki pengaruh atas pemilihan Paus pada masa depan. Hubungan antara Yohanes XII dan Otto I, meskipun awalnya bersifat saling menguntungkan, segera memburuk karena Yohanes merasa bahwa Otto terlalu mencampuri urusan Gereja.

Gaya Hidup dan Kontroversi

Yohanes XII dikenal karena gaya hidupnya yang mewah dan sering kali dianggap tidak bermoral. Beberapa catatan sejarah, termasuk dari Liber Pontificalis dan kronik Liutprand dari Cremona, menuduh Yohanes terlibat dalam perjudian, pesta pora, dan hubungan seksual yang tidak pantas. Tuduhan ini telah menyebabkan Yohanes XII menjadi salah satu Paus yang paling kontroversial dalam sejarah Gereja Katolik.

Namun, beberapa sejarawan modern berpendapat bahwa catatan tentang gaya hidup Yohanes XII mungkin dibesar-besarkan oleh musuh-musuh politiknya, termasuk Otto I, yang ingin mendiskreditkan otoritas Paus.

Pemakzulan dan Konflik

Pada tahun 963, Otto I mengadakan sebuah sinode di Roma yang menuduh Yohanes XII melakukan perbuatan tidak bermoral dan pengkhianatan. Sinode tersebut memakzulkan Yohanes XII dan mengangkat Leo VIII sebagai Paus pengganti. Yohanes, yang pada saat itu telah melarikan diri dari Roma, tidak menerima keputusan ini dan memobilisasi pendukungnya untuk merebut kembali takhta kepausan.

Pada awal tahun 964, Yohanes XII kembali ke Roma dan berhasil menggulingkan Leo VIII. Namun, pemerintahannya yang kedua ini berlangsung singkat, karena pada tanggal 14 Mei 964, Yohanes XII wafat secara mendadak. Beberapa sumber menyatakan bahwa ia meninggal akibat stroke saat sedang bersama seorang wanita, sementara yang lain menyebut bahwa ia dibunuh oleh seorang suami yang cemburu.

Warisan

Yohanes XII sering dianggap sebagai contoh dari korupsi dan dekadensi dalam kepemimpinan Gereja pada Abad Pertengahan. Namun, pontifikatnya juga menunjukkan kompleksitas hubungan antara Gereja dan Kekaisaran pada masa itu, serta tantangan yang dihadapi Paus dalam mempertahankan otonomi Gereja.

Meskipun masa kepemimpinannya penuh dengan skandal, Yohanes XII tetap menjadi figur penting dalam sejarah Gereja Katolik, yang mencerminkan perjuangan Gereja untuk menyeimbangkan kekuasaan spiritual dan politik selama Abad Pertengahan.

Didahului oleh:
Agapitus II
Paus
955–964
Diteruskan oleh:
Leo VIII

Referensi

  1. ↑ "John XII | Pope, Death, Roman Catholicism, & Facts". Encyclopædia Britannica. 4 Mei 2025. Diakses tanggal 8 Mei 2025.
  2. ↑ "Pope John XII – The 130th Pope". PopeHistory.com. 27 Januari 2017. Diakses tanggal 8 Mei 2025.
  1. Liber Pontificalis.
  2. Liutprand dari Cremona, Antapodosis.
  3. Norwich, John Julius. The Popes: A History.
Abad ke-1
s.d. ke-4
Abad ke-5
s.d. ke-8
Abad ke-9
s.d. ke-12
Abad ke-13
s.d. ke-16
Abad ke-17
s.d. ke-20
Abad ke-21
Sejarah
Zaman Klasik dan
Abad Pertengahan Awal
Abad Pertengahan
Puncak dan Akhir
Zaman Modern
Awal dan Puncak
Ikon rintisan

Artikel bertopik Paus dalam Gereja Katolik Roma ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan