Rabu, 14 Oktober 2026
13:52 WIB
TERKINI
Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas
Paus Benediktus V

Paus Benediktus V

Paus Gereja Katolik dari tahun 964 (periode singkat)

Bagikan:

Benediktus V
Uskup Roma
250px-Scherbe_vom_Grab_Benedikt_V_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Miniatur Benediktus V dalam fragmen dari monumen makamnya
GerejaGereja Katolik
Awal masa kepausan
22 Mei 964
Akhir masa kepausan
23 Juni 964
PendahuluYohanes XII
PenerusLeo VIII
Imamat
Pelantikan kardinal
Februari 964
oleh Paus Yohanes XII
Informasi pribadi
LahirRoma, Negara Kepausan
Meninggal4 Juli 965
Hamburg, Kekaisaran Romawi Suci
Paus lainnya yang bernama Benediktus

Paus Benediktus V (Latin: Benedictus V; meninggal 4 Juli 965) adalah paus dan penguasa Negara Kepausan dari 22 Mei hingga 23 Juni 964, sebagai oposisi terhadap Leo VIII. Ia digulingkan oleh Kaisar Otto I. Masa kepausannya yang singkat terjadi pada akhir periode yang dikenal sebagai Saeculum obscurum.

Latar Belakang Kehidupan

Benediktus V lahir di Roma sekitar tahun 915 dalam sebuah keluarga yang hidup sederhana namun dikenal karena kesalehannya. Tidak banyak yang tercatat mengenai masa kecilnya, tetapi ia tumbuh dalam lingkungan yang menjunjung tinggi nilai-nilai keimanan Kristiani. Dalam perjalanan hidupnya, Benediktus menunjukkan kecerdasan dan integritas moral yang luar biasa, sehingga ia diangkat menjadi seorang diaken di Roma.

Sebagai seorang diaken, Benediktus dikenal sebagai pria yang bijaksana dan rendah hati. Ia memiliki kecintaan yang mendalam terhadap Kitab Suci dan melayani dengan setia di Gereja. Banyak orang melihat dalam dirinya seorang pemimpin rohani yang dapat membawa Gereja kepada kemuliaan yang lebih besar.

Pemilihan Sebagai Paus

Setelah meninggalnya Paus Yohanes XII pada bulan Mei 964, Gereja menghadapi kekosongan kepemimpinan. Dalam suasana penuh ketegangan, Benediktus V terpilih sebagai Paus oleh para imam dan rakyat Roma. Pemilihannya mencerminkan keinginan mereka untuk memiliki seorang pemimpin yang setia kepada ajaran Kristus dan mampu menegakkan integritas Gereja.

Namun, pemilihan Benediktus V tidak mendapatkan persetujuan dari Kaisar Otto I, penguasa Kekaisaran Romawi Suci. Otto I sebelumnya telah menunjuk Leo VIII sebagai Paus, meskipun Leo tidak diterima secara luas oleh rakyat Roma. Ketegangan ini memicu konflik antara Roma dan kekaisaran.

Konflik dengan Kaisar Otto I

Kaisar Otto I, yang merasa bahwa haknya sebagai pelindung Gereja telah dilanggar, segera bertindak untuk menegaskan otoritasnya. Ia memimpin pasukannya ke Roma dan memaksa Benediktus V untuk menyerahkan jabatannya. Dalam pertemuan yang berlangsung penuh tekanan, Benediktus dipaksa untuk mengakui Leo VIII sebagai Paus yang sah.

Kehendak Otto I yang kuat menggambarkan hubungan kompleks antara Gereja dan Kekaisaran pada masa itu. Meskipun Benediktus V menyerahkan jabatannya dengan patuh, ia tetap dihormati oleh banyak umat sebagai seorang pria yang setia kepada panggilannya.

Pengasingan dan Akhir Hidup

Setelah dilengserkan, Benediktus V diasingkan ke Hamburg, Jerman, di bawah pengawasan Adaldag, Uskup Agung Hamburg-Bremen. Di sana, ia hidup dalam kesederhanaan dan kerendahan hati, mengabdikan dirinya kepada doa dan refleksi.

Meskipun masa jabatan kepausannya singkat, Benediktus V tetap dikenang sebagai seorang pria yang setia kepada iman Kristiani. Ia wafat di Hamburg pada tanggal 4 Juli 965, dan jenazahnya dimakamkan di sana. Banyak orang menganggapnya sebagai seorang martir karena pengorbanannya demi mempertahankan integritas Gereja.

Warisan dan Penghormatan

Warisan Benediktus V terletak pada keteladanan imannya di tengah badai konflik politik. Meskipun masa jabatannya singkat dan penuh tantangan, ia dikenang sebagai seorang pemimpin yang berpegang teguh pada kebenaran Injil.

Dalam tradisi Gereja Katolik, Benediktus V sering dianggap sebagai simbol keteguhan hati dan kerendahan hati di tengah kesulitan. Kisah hidupnya menginspirasi banyak umat untuk tetap setia kepada panggilan Allah, meskipun harus menghadapi tekanan dan penganiayaan.

Kutipan Tentang Benediktus V

"Dan engkau, Benediktus, walau singkat kepemimpinanmu, tetaplah menjadi pelita yang bercahaya di tengah gelapnya dunia. Engkau adalah saksi kebenaran, yang hidupnya dipersembahkan kepada Sang Khalik yang Mahatinggi."

Dengan kehidupan yang singkat namun penuh makna, Benediktus V menjadi salah satu Paus yang kisahnya terus mengingatkan umat Kristiani akan pentingnya kesetiaan kepada iman, meski berada di bawah bayang-bayang kekuasaan dunia.

Didahului oleh:
Leo VIII
Paus
964 – 964
Diteruskan oleh:
Yohanes XIII
Abad ke-1
s.d. ke-4
Abad ke-5
s.d. ke-8
Abad ke-9
s.d. ke-12
Abad ke-13
s.d. ke-16
Abad ke-17
s.d. ke-20
Abad ke-21
Sejarah
Zaman Klasik dan
Abad Pertengahan Awal
Abad Pertengahan
Puncak dan Akhir
Zaman Modern
Awal dan Puncak
Ikon rintisan

Artikel bertopik Paus dalam Gereja Katolik Roma ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan