Kamis, 08 Oktober 2026
21:59 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

Paus Sistus III

Paus Gereja Katolik dari tahun 432 hingga 440

Bagikan:
Head of the Catholic Church from 432 to 440Templat:SHORTDESC:Head of the Catholic Church from 432 to 440

Sistus III
Uskup Roma
GerejaGereja Katolik
Awal masa kepausan
31 Juli 432
Akhir masa kepausan
18 Agustus 440
PendahuluSelestinus I
PenerusLeo I
Informasi pribadi
LahirRoma, Kekaisaran Romawi
Meninggal18 Agustus 440
Gaul, Kekaisaran Romawi Barat
Orang kudus
Hari peringatan28 Maret
Paus lainnya yang bernama Sistus

Paus Sistus III, adalah uskup Roma dari tanggal 31 Juli 432 hingga kematiannya pada tanggal 18 Agustus 440. Pengangkatannya sebagai Paus dikaitkan dengan periode peningkatan pembangunan di kota Roma. Hari rayanya dirayakan oleh Gereja Katolik dan Gereja Ortodoks Timur pada tanggal 28 Maret.[1][2]

Latar Belakang dan Awal Kehidupan

Sistus III dilahirkan di Roma pada akhir abad keempat, meskipun tanggal dan tahun kelahirannya tidak tercatat secara pasti. Ia hidup pada masa ketika Kekaisaran Romawi Barat sedang melemah, dan dunia Kristen sedang diliputi oleh perdebatan teologis yang sengit. Sebagai seorang imam, Sistus dikenal karena kesalehan, kebijaksanaan, dan pengabdiannya yang tulus kepada Gereja. Sebelum menjadi Paus, ia menjabat sebagai seorang imam di Roma, di mana ia mendapatkan reputasi sebagai seorang pembela iman yang gigih.

Pemilihan sebagai Paus

Sistus III diangkat menjadi Paus pada 31 Juli 432, menggantikan Paus Selestinus I. Pemilihannya terjadi di tengah situasi yang menuntut kepemimpinan yang kuat, terutama untuk meredakan ketegangan antara para pendukung Konsili Efesus dan mereka yang menentangnya, khususnya kaum Nestorian. Paus Sistus III melanjutkan semangat pendahulunya untuk menegakkan ajaran Konsili Efesus, tetapi dengan pendekatan yang lebih lembut dan penuh perdamaian.

Kepemimpinan dan Kontribusi

Dukungan terhadap Ajaran Konsili Efesus

Salah satu tugas utama yang diemban oleh Paus Sistus III adalah memperkuat keputusan Konsili Efesus, yang menetapkan Maria sebagai Theotokos. Gelar ini menjadi pusat perdebatan antara para pendukung Nestorius, yang mengajarkan bahwa Maria hanya ibu dari Kristus manusia (Christotokos), dan Gereja yang mengajarkan bahwa Maria adalah Bunda Allah dalam keilahian Kristus. Paus Sistus III menegaskan ajaran resmi Gereja tanpa menggunakan kekerasan, melainkan dengan dialog dan pembinaan.

Pembangunan Basilika

Paus Sistus III dikenang sebagai seorang pembangun besar dalam sejarah Gereja Katolik. Ia memprakarsai pembangunan dan renovasi beberapa gereja utama di Roma, termasuk:

  • Basilika Santa Maria Maggiore: Basilika ini direnovasi di bawah kepemimpinan Sistus III sebagai bentuk penghormatan kepada Maria sebagai Theotokos. Interior basilika dihiasi dengan mosaik-mosaik indah yang menceritakan kisah Perawan Maria dan kehidupan Kristus.
  • Basilika Santo Petrus Lama: Paus Sistus III juga mendukung berbagai proyek pemeliharaan gereja-gereja yang lebih tua di Roma, memastikan bahwa tempat ibadah tetap menjadi pusat kehidupan rohani umat beriman.

Perdamaian dan Rekonsiliasi

Paus Sistus III dikenal sebagai seorang pendamai. Ia berusaha menyembuhkan perpecahan yang disebabkan oleh perdebatan teologis. Ia mengundang para uskup dari berbagai belahan Kekaisaran untuk berdialog, menciptakan suasana persaudaraan yang memungkinkan terjalinnya rekonsiliasi.

Pengajaran dan Tulisan

Sistus III tidak meninggalkan banyak tulisan, tetapi surat-suratnya kepada para uskup di wilayah lain mencerminkan kebijaksanaan dan komitmennya terhadap kebenaran iman. Dalam surat-suratnya, ia sering menekankan perlunya kesatuan di dalam Gereja dan pentingnya memelihara tradisi para rasul.

Akhir Hidup dan Warisan

Paus Sistus III wafat pada 18 Agustus 440 di Roma. Ia dimakamkan di Basilika Santo Laurensius di luar tembok, sebuah tempat yang sering dijadikan lokasi perziarahan.

Warisan Paus Sistus III terletak pada visinya tentang Gereja yang damai, bersatu, dan berpusat pada Kristus. Basilika Santa Maria Maggiore tetap menjadi monumen abadi atas dedikasinya kepada Maria dan ajaran Gereja.

Penghormatan dan Kanonisasi

Paus Sistus III dihormati sebagai santo oleh Gereja Katolik. Hari peringatannya dirayakan setiap tanggal 19 Agustus. Ia dikenang sebagai gembala yang rendah hati, pembangun yang visioner, dan pembela iman yang teguh.

Didahului oleh:
Selestinus I
Paus
432 – 440
Diteruskan oleh:
Leo I (Leo Agung)

Referensi

  1. ↑
  2. ↑ "The Holy Orthodox Popes of Rome". orthodoxengland.org.uk. Diakses tanggal 2 Mei 2024.
  1. Duffy, Eamon. Saints and Sinners: A History of the Popes. Yale University Press, 1997.
  2. Kelly, J. N. D. The Oxford Dictionary of Popes. Oxford University Press, 1986.
  3. Chadwick, Henry. The Church in Ancient Society: From Galilee to Gregory the Great. Oxford University Press, 2001.
Abad ke-1
s.d. ke-4
Abad ke-5
s.d. ke-8
Abad ke-9
s.d. ke-12
Abad ke-13
s.d. ke-16
Abad ke-17
s.d. ke-20
Abad ke-21
Sejarah
Zaman Klasik dan
Abad Pertengahan Awal
Abad Pertengahan
Puncak dan Akhir
Zaman Modern
Awal dan Puncak


Ikon rintisan

Artikel bertopik Paus dalam Gereja Katolik Roma ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan