Sabtu, 17 Oktober 2026
10:58 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Paus Selestinus I

Paus Selestinus I

Paus Gereja Katolik dari tahun 422 hingga 432

Bagikan:
Head of the Catholic Church from 422 to 432Templat:SHORTDESC:Head of the Catholic Church from 422 to 432

Selestinus I
Uskup Roma
Dundalk_Saint_Patrick%27s_Pro-Cathedral_West_Aisle_Window_06_Lower_Lights_2013_09_23%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Jendela kaca patri bergambar Paus Selestinus I, Irlandia
GerejaGereja Katolik
Awal masa kepausan
10 September 422
Akhir masa kepausan
27 Juli 432[1]
PendahuluBonifasius I
PenerusSistus III
Informasi pribadi
Lahirc. 359
Roma, Kekaisaran Romawi
Meninggal27 Juli 432
Orang kudus
Hari peringatan
Venerasi
Atribut
  • Merpati
  • Naga
  • Api
Paus lainnya yang bernama Selestinus

Paus Selestinus I (Latin: Caelestinus I) (c. 359 – 27 Juli 432) adalah uskup Roma dari tanggal 10 September 422 hingga kematiannya pada tanggal 27 Juli 432. Masa kepausan Selestinus sebagian besar dihabiskan untuk memerangi berbagai ajaran yang dianggap sesat. Ia berperan penting dalam penghukuman Nestorius di Konsili Efesus ketika Sirilus dari Aleksandria memintanya untuk mengambil keputusan; sebagai tanggapan, Selestinus mendelegasikan kepada Sirilus tugas untuk mengutuk Nestorius jika dia tidak mencabut ajaran-ajarannya. Ia mendukung misi para uskup Galia yang mengirim Germanus dari Auxerre pada tahun 429, ke Inggris untuk membahas Pelagianisme, dan kemudian menugaskan Palladius sebagai uskup bagi orang-orang Skotlandia di Irlandia dan Britania utara.

Kehidupan Awal

Selestinus I lahir di Campania, Italia, pada akhir abad ke-4, meskipun rincian pasti mengenai tanggal dan keluarganya tidak banyak diketahui. Ia diduga berasal dari keluarga Kristen yang saleh, yang mengajarkan kepadanya sejak kecil pentingnya hidup dalam kebenaran firman Allah. Dalam masa mudanya, Selestinus dikenal memiliki kecerdasan yang tajam dan kerinduan mendalam untuk memahami Kitab Suci dan ajaran Gereja.

Pemilihan sebagai Paus

Setelah wafatnya Paus Bonifasius I pada tahun 422, Selestinus dipilih untuk menggantikannya. Pemilihannya dilakukan dalam suasana yang penuh doa dan pengharapan, di mana para uskup percaya bahwa Selestinus adalah pilihan Allah untuk memimpin Gereja dalam masa-masa sulit. Ia diakui sebagai seorang yang bijaksana, penuh kasih, dan memiliki integritas iman yang kokoh.

Karya dan Kepemimpinan

Dalam kepemimpinannya, Paus Selestinus I menghadapi berbagai tantangan, baik di dalam maupun di luar Gereja. Beberapa kontribusi utamanya adalah:

Penentangan terhadap Ajaran Sesat

Paus Selestinus I adalah penentang keras ajaran sesat Pelagianisme, yang mengajarkan bahwa manusia dapat memperoleh keselamatan tanpa anugerah Allah. Ia juga berperan penting dalam melawan ajaran Nestorianisme, yang menyangkal kesatuan kodrat Yesus Kristus sebagai Allah dan manusia. Paus Selestinus mengutus Santo Sirilus dari Aleksandria untuk melawan ajaran Nestorius, yang akhirnya dikutuk dalam Konsili Efesus pada tahun 431.

Perluasan Gereja di Barat

Selestinus I memberikan perhatian besar pada penyebaran Injil di wilayah-wilayah Barat, termasuk di Kepulauan Inggris dan Irlandia. Ia mendukung misi Santo Paladius, yang diutus untuk menginjili bangsa Irlandia, sehingga Injil semakin tersebar luas di tanah yang subur bagi pekerjaan Allah.

Restorasi Gereja-Gereja

Ia memulai restorasi beberapa gereja di Roma, termasuk Basilika Santa Maria di Trastevere, yang mengalami kerusakan selama invasi sebelumnya. Restorasi ini bukan hanya mencerminkan kepeduliannya terhadap bangunan fisik Gereja, tetapi juga semangatnya dalam menjaga kemuliaan rumah Allah.

Liturgi dan Tradisi Gereja

Paus Selestinus I dikenal sebagai penjaga tradisi liturgi Gereja. Ia menekankan pentingnya ketertiban dalam ibadah dan ketaatan kepada tradisi apostolik yang diwariskan oleh para rasul. Dalam salah satu surat pastoralnya, ia menulis bahwa "liturgi adalah napas jiwa Gereja, di mana umat Allah bersatu dengan Kristus dalam doa dan pujian."

Akhir Hayat dan Warisan

Paus Selestinus I wafat pada tanggal 27 Juli 432 di Roma, setelah memimpin Gereja selama hampir sepuluh tahun. Ia dimakamkan di Pemakaman Priscilla, di mana banyak martir Gereja terdahulu dimakamkan. Gereja Katolik menghormatinya sebagai santo, dan hari peringatannya dirayakan setiap tanggal 6 April.

Warisan Paus Selestinus I terletak pada dedikasinya yang tak tergoyahkan terhadap kebenaran Injil dan perlindungan Gereja dari ancaman ajaran sesat. Ia menjadi teladan bagi para pemimpin Gereja untuk tetap setia kepada iman yang benar, sekalipun menghadapi tantangan besar.

Didahului oleh:
Bonifasius I
Paus
422 - 432
Diteruskan oleh:
Sistus III

Referensi

  1. Eusebius, Historia Ecclesiastica.
  2. Catholic Encyclopedia (1913), "Pope Celestine I."
  3. Patrologia Latina, Vol. LIII.
  4. Kelly, J.N.D., The Oxford Dictionary of Popes.
Abad ke-1
s.d. ke-4
Abad ke-5
s.d. ke-8
Abad ke-9
s.d. ke-12
Abad ke-13
s.d. ke-16
Abad ke-17
s.d. ke-20
Abad ke-21
Sejarah
Zaman Klasik dan
Abad Pertengahan Awal
Abad Pertengahan
Puncak dan Akhir
Zaman Modern
Awal dan Puncak
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan