Rabu, 04 November 2026
17:23 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan

Paus Leo II

Paus Gereja Katolik dari tahun 682 hingga 683

Bagikan:
Head of the Catholic Church from 682 to 683Templat:SHORTDESC:Head of the Catholic Church from 682 to 683

Leo II
Uskup Roma
GerejaGereja Katolik
Awal masa kepausan
16 April 682
Akhir masa kepausan
28 Juni 683
PendahuluAgato
PenerusBenediktus II
Imamat
Pelantikan kardinal
5 Desember 680
oleh Agato
Informasi pribadi
Lahir1 Januari 611
Sisilia, Kekaisaran Bizantium
Meninggal28 Juni 683 (umur 72 tahun)
Roma, Kekaisaran Bizantium
Orang tuaPaulus
Orang kudus
Hari peringatan28 Juni (3 Juli, kalender sebelum tahun 1970)
Paus lainnya yang bernama Leo

Paus Leo II (ca 01 Januari 611 – 28 Juni 683) adalah Uskup Roma dari tanggal 17 Agustus 682 hingga kematiannya pada tanggal 28 Juni 683. Salah satu paus dari Kepausan Bizantium, ia digambarkan oleh seorang penulis biografi sezaman sebagai sosok yang adil dan berilmu. Ia dikenang sebagai seorang santo dalam Martirologi Romawi.[1]

Kehidupan Awal

Paus Leo II dilahirkan di Sisilia dalam sebuah keluarga Kristen yang taat. Sedikit yang diketahui mengenai masa mudanya, tetapi catatan menunjukkan bahwa ia memiliki kecakapan dalam bahasa Yunani dan Latin, dua bahasa utama dalam liturgi dan teologi Gereja pada waktu itu. Pendidikan rohaninya diperkaya oleh pemahaman mendalam tentang Alkitab, musik liturgi, serta tradisi gerejawi.

Sebagai seorang rohaniwan, Leo menunjukkan dedikasi tinggi terhadap pelayanan pastoral dan karya misioner. Sebelum menjadi paus, ia dikenal sebagai diakon di Roma, di mana ia membantu memimpin berbagai urusan gereja, termasuk pengembangan liturgi dan pendidikan para imam.

Kepausan

Leo II dipilih menjadi paus pada tahun 681, tetapi penahbisannya sebagai pemimpin Tahta Suci baru dilaksanakan pada 17 Agustus 682. Penundaan ini terkait dengan masalah administratif antara Gereja Katolik dan kekaisaran Bizantium, yang kala itu memiliki pengaruh besar terhadap pengesahan paus.

Pernyataan Doktrin dan Konsili Konstantinopel III

Paus Leo II dikenal atas dukungannya yang penuh terhadap keputusan Konsili Konstantinopel III (680–681). Konsili ini mengutuk ajaran sesat Monotelitisme, yang mengklaim bahwa Yesus Kristus hanya memiliki satu kehendak ilahi, bukan dua kehendak (ilahi dan manusiawi) sebagaimana diimani oleh Gereja. Leo menegaskan bahwa ajaran tersebut bertentangan dengan ajaran yang benar mengenai sifat Kristus sebagai Allah yang menjadi manusia.

Dalam sebuah surat kepada Kaisar Bizantium Konstantinus IV, Leo II menekankan perlunya kesatuan gereja dan kepatuhan terhadap kebenaran Injil. Ia juga mengkritik beberapa pendahulunya, termasuk Paus Honorius I, yang dianggap telah gagal melawan Monotelitisme.

Pembaharuan Liturgi

Salah satu kontribusi besar Leo II adalah dalam bidang liturgi. Ia dikenal sebagai pencinta musik suci dan memperbaiki penggunaan chant dalam liturgi Roma. Paus Leo II mempromosikan pengembangan chant Gregorian, yang kemudian menjadi dasar bagi musik liturgi di Gereja Barat.

Hubungan dengan Kekaisaran Bizantium

Paus Leo II memelihara hubungan baik dengan Kekaisaran Bizantium. Ia mendukung upaya Kaisar Konstantinus IV untuk menegakkan perdamaian dan menegaskan kesatuan iman di seluruh wilayah kekaisaran. Melalui diplomasi yang bijaksana, Leo II berhasil mempererat hubungan antara Gereja Barat dan Timur.

Warisan dan Wafat

Leo II dikenal sebagai paus yang rendah hati dan sangat peduli terhadap umatnya. Ia mengutamakan pelayanan kepada kaum miskin dan tertindas, serta dikenal sebagai pembela keadilan dalam menghadapi ketidakadilan sosial pada zamannya. Dedikasi Leo terhadap liturgi, teologi, dan perdamaian gereja menjadikannya tokoh penting dalam sejarah Gereja Katolik.

Paus Leo II wafat pada 28 Juni 683. Jenazahnya dimakamkan di Basilika Santo Petrus di Roma. Gereja Katolik mengenangnya sebagai paus yang beriman teguh dan pengajar iman yang benar.

Kanonsasi dan Peringatan

Paus Leo II dihormati sebagai seorang santo dalam Gereja Katolik. Hari peringatannya dirayakan setiap tanggal 3 Juli, sesuai dengan kalender liturgi Gereja. Namanya dikenang sebagai simbol dedikasi terhadap kesatuan dan kemurnian iman Kristen.

Didahului oleh:
Agato
Paus
682 – 683
Diteruskan oleh:
Benediktus II

Referensi

  1. ↑  Satu atau lebih kalimat sebelum ini memuat teks dari suatu penerbitan yang sekarang berada dalam ranah publik: Mann, Horace Kinder (1910). "Pope St. Leo II" . Dalam Herbermann, Charles (ed.). Catholic Encyclopedia. Vol. 9. New York: Robert Appleton.
  1. Duffy, Eamon. Saints and Sinners: A History of the Popes. New Haven: Yale University Press, 2001.
  2. Kelly, J.N.D. The Oxford Dictionary of Popes. Oxford: Oxford University Press, 1986.
  3. Mann, Horace K. The Lives of the Popes in the Early Middle Ages. London: Kegan Paul, Trench, Trübner & Co., 1914.
  4. Kirsch, Johann Peter. "Pope Leo II." The Catholic Encyclopedia. Vol. 9. New York: Robert Appleton Company, 1910.
Abad ke-1
s.d. ke-4
Abad ke-5
s.d. ke-8
Abad ke-9
s.d. ke-12
Abad ke-13
s.d. ke-16
Abad ke-17
s.d. ke-20
Abad ke-21
Sejarah
Zaman Klasik dan
Abad Pertengahan Awal
Abad Pertengahan
Puncak dan Akhir
Zaman Modern
Awal dan Puncak


Ikon rintisan

Artikel bertopik Paus dalam Gereja Katolik Roma ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan