Minggu, 27 September 2026
01:11 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Konstantinus IV

Konstantinus IV

Kaisar Romawi Timur dari tahun 668 hingga 685

Konstantinus IV
Κωνσταντίνος Δ'
Kaisar Romawi Timur
250px-Privil_classe.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mosaik Konstantinus IV di Basilika Sant'Apollinare in Classe (Ravenna)
Berkuasa668 – September 685
PendahuluMezezius
Konstans II
PenerusYustinianus II
Lahir652
Konstantinopel
MeninggalSeptember 685 (umur 33)
Konstantinopel
AyahKonstans II
IbuFausta
KeturunanYustinianus II
Heraklius
DinastiDinasti Heraklius

Konstantinus IV (bahasa Yunani: Κωνσταντῖνος Δ', Kōnstantinos IV; bahasa Latin: Constantinus IV) adalah Kaisar Romawi Timur yang berkuasa dari tahun 668 hingga 685. Ia adalah putra dari Kaisar Konstans II dan Fausta, serta ayahanda dari Kaisar Yustinianus II.

Kehidupan Awal

Konstantinus IV lahir pada sekitar tahun 652. Ayahandanya, Konstans II, adalah Kaisar Bizantium yang berkuasa dari tahun 641 hingga 668. Konstantinus IV memiliki dua orang saudara laki-laki, yaitu Tiberius dan Herakleios.

Naik Takhta

Pada tahun 668, Konstans II dibunuh oleh para tentara yang memberontak di Sirakusa, Sisilia. Konstantinus IV, yang saat itu berusia sekitar 16 tahun, naik takhta sebagai Kaisar Bizantium. Ia dinobatkan sebagai kaisar oleh Patriark Konstantinopel, Theodore I.

Perang melawan Arab

Pada masa pemerintahan Konstantinus IV, Kekaisaran Bizantium terus-menerus diserang oleh Kekhalifahan Arab. Pada tahun 669, pasukan Arab menyerang Konstantinopel, tetapi dapat dipukul mundur oleh pasukan Bizantium. Konstantinus IV juga berhasil memenangkan pertempuran lainnya melawan Arab, termasuk Pertempuran Syllaeum pada tahun 678.

Perang melawan Bulgar

Pada tahun 680, Konstantinus IV memimpin pasukan Bizantium melawan Kekaisaran Bulgar Pertama. Pasukan Bizantium berhasil memenangkan pertempuran, tetapi Konstantinus IV terluka parah dan terpaksa kembali ke Konstantinopel.

Pemerintahan

Konstantinus IV dikenal sebagai kaisar yang bijak dan adil. Ia memperkuat kekuatan angkatan laut Bizantium dan memperbaiki sistem pertahanan kekaisaran. Ia juga memperkuat kekuasaan patriark Konstantinopel dan memperbaiki hubungan antara Kekaisaran Bizantium dan Gereja Ortodoks.

Keluarga

Konstantinus IV menikah dengan Anastasia, dan mereka memiliki dua orang putra, yaitu Yustinianus II dan Herakleios. Yustinianus II kemudian menjadi Kaisar Bizantium setelah kematian Konstantinus IV.

Kematian

Konstantinus IV meninggal pada tanggal 10 Juli 685, setelah menderita penyakit yang berkepanjangan. Ia digantikan oleh putranya, Yustinianus II, yang berusia 16 tahun saat itu.

Referensi

  • Norwich, John Julius (1990). Byzantium: The Early Centuries. Penguin Books.
  • Ostrogorsky, George (1957). History of the Byzantine State. Rutgers University Press.
  • Treadgold, Warren (1997). A History of the Byzantine State and Society. Stanford University Press.

Sumber

Sumber utama

Theophanes, Chronographia.

Sumber sekunder

Media terkait Constantine IV di Wikimedia Commons

Konstantinus IV
Lahir: 652 Meninggal: 685
Gelar
Didahului oleh:
Konstans II
Kaisar Romawi Timur
668–685
bersama dengan Konstans II, 654–668
Heraclius dan Tiberius, 659–681
Diteruskan oleh:
Yustinianus II
Principatus
27 SM – 235 M
Krisis
235–284
Dominatus
284–395
Romawi Barat
395–480
Romawi Timur
Bizantium

395–1204
Kekaisaran Nicea
1204–1261
Romawi Timur
Bizantium

1261–1453
Huruf cetak miring menunjukkan seorang rekan-kaisar, sedangkan yang digaris bawahi menunjukkan seorang perampas kekuasaan. Lihat pula: Kerajaan Romawi


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan