Jumat, 25 September 2026
10:13 WIB
TERKINI
Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara
Julius Nepos

Julius Nepos

salah satu Kaisar Romawi Barat terakhir, yang berkuasa dari 474 hingga 475

Flavius Julius Nepos
Kaisar dari
Kekaisaran Romawi Barat
250px-Tremissis_Julius_Nepos-RIC_3221.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tremissis (uang logam) Julius Nepos
BerkuasaJuni 474 – 28 Agustus 475 (memerintah dari Italia)
475–480 (memerintah dari Dalmatia)
PendahuluGlycerius
PenerusRomulus Augustus
Lahirk. 430
Meninggal25 April, 9 Mei, atau 22 Juni 480 (umur 50)
Spalatum, Dalmatia
AyahNepotianus
IbuSaudara perempuan dari Marcellinus
Istri

Julius Nepos (lahir sekitar tahun 430 – meninggal pada 9 Mei 480) adalah salah satu Kaisar Romawi Barat terakhir, yang berkuasa dari 474 hingga 475. Ia tetap diakui sebagai kaisar secara de jure hingga kematiannya pada 480, meskipun kendali atas wilayah Kekaisaran Romawi Barat secara efektif telah hilang. Pemerintahannya menandai salah satu episode terakhir dalam sejarah Kekaisaran Romawi Barat sebelum keruntuhannya.

Kehidupan Awal

Julius Nepos lahir sekitar tahun 430 di wilayah Dalmatia (kini wilayah Kroasia), yang pada masa itu merupakan bagian dari Kekaisaran Romawi Barat. Nepos berasal dari keluarga bangsawan terkemuka. Pamannya, Marcellinus, adalah seorang jenderal berpengaruh di Dalmatia, yang memainkan peran penting dalam politik Kekaisaran Romawi Barat. Nepos awalnya mengikuti jejak pamannya sebagai gubernur militer Dalmatia dan mengendalikan wilayah tersebut dengan otonomi besar.

Pengangkatan sebagai Kaisar

Nepos diangkat sebagai Kaisar Romawi Barat pada 474 oleh Kaisar Romawi Timur, Leo I. Pengangkatannya terjadi di tengah situasi politik yang tidak stabil, di mana Kekaisaran Romawi Barat telah kehilangan banyak wilayahnya dan berada di bawah ancaman invasi dari suku-suku barbar, seperti bangsa Vandal dan Visigoth. Leo I berharap Nepos mampu mengonsolidasikan kekuasaan Romawi di Barat dan memperkuat hubungan antara Kekaisaran Romawi Barat dan Timur.

Untuk memperkuat legitimasinya, Nepos memaksa pendahulunya, Kaisar Glycerius, turun takhta. Glycerius kemudian diasingkan ke Dalmatia dan diangkat sebagai Uskup Salona.

Pemerintahan

Pemerintahan Nepos dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk kerusuhan internal dan ancaman eksternal. Salah satu langkah penting yang diambil oleh Nepos adalah menandatangani perjanjian damai dengan Euric, Raja Visigoth, pada 475. Dalam perjanjian ini, Nepos mengakui kedaulatan Visigoth atas wilayah Galia selatan, sebuah langkah yang dianggap perlu untuk menjaga stabilitas tetapi dikritik karena mengorbankan wilayah Romawi.

Kudeta dan Pengasingan

Pada tahun 475, Nepos digulingkan oleh jenderalnya sendiri, Orestes, yang kemudian mengangkat putranya, Romulus Augustulus, sebagai kaisar boneka. Setelah kudeta ini, Nepos melarikan diri ke Dalmatia, di mana ia tetap mempertahankan kendali atas wilayah tersebut. Kekaisaran Romawi Timur terus mengakui Nepos sebagai Kaisar Romawi Barat yang sah, tetapi ia tidak mampu merebut kembali kekuasaannya.

Kematian

Julius Nepos dibunuh pada 9 Mei 480 oleh dua anak buahnya sendiri, mungkin atas perintah Glycerius, mantan kaisar yang telah ia singkirkan. Pembunuhan ini menandai akhir dari klaim Kekaisaran Romawi Barat, karena setelah kematiannya, Kaisar Romawi Timur, Zeno, tidak menunjuk pengganti untuk takhta Romawi Barat. Hal ini secara simbolis dianggap sebagai akhir resmi Kekaisaran Romawi Barat.

Referensi

Bibliografi

  • MacGeorge, Penny (2002). Late Roman warlords. Oxford University Press. ISBN 0199252440.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |http://books.google.gr/books?id= diabaikan
  • Jones, A.H.M., The Later Roman Empire, 284–602: A Social, Economic, and Administrative Survey. Oxford University Press, 1964.
  • Heather, Peter, The Fall of the Roman Empire: A New History of Rome and the Barbarians. Oxford University Press, 2006.
  • Norwich, John Julius, Byzantium: The Early Centuries. Penguin Books, 1988.

Referensi

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Iulius Nepos.
Julius Nepos
Lahir: 430 Meninggal: 480
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Glycerius
Kaisar Romawi Barat
474–475
Diteruskan oleh:
Romulus Augustulus
Didahului oleh:
Glycerius
Kaisar Romawi
474–480
Diteruskan oleh:
Zeno sebagai Kaisar dari seluruh kerajaan
Didahului oleh:
Marcellinus
Gubernur Militer atau Penguasa Dalmatia
468–480
Diteruskan oleh:
Ovida
Principatus
27 SM – 235 M
Krisis
235–284
Dominatus
284–395
Romawi Barat
395–480
Romawi Timur
Bizantium

395–1204
Kekaisaran Nicea
1204–1261
Romawi Timur
Bizantium

1261–1453
Huruf cetak miring menunjukkan seorang rekan-kaisar, sedangkan yang digaris bawahi menunjukkan seorang perampas kekuasaan. Lihat pula: Kerajaan Romawi
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan