Sabtu, 26 September 2026
02:28 WIB
TERKINI
Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia

Ovida

Ovida (wafat 9 Desember, 480) merupakan seorang Jenderal selama masa pemerintahan Kekaisaran Romawi Barat dan penguasa Romawi yang terakhir di Dalmatia.

Diikuti kudeta Flavius Orestes melawan Kaisar Romawi Barat Julius Nepos pada tanggal 28 Agustus, 475, Ovida tetap setia kepada Kaisar dan menemaninya melarikan diri ke Dalmatia. Situasi di Dalmatia, kontras dengan situasi lainnya di kerajaan, cukup stabil, dengan bantuan penduduk sipil dan pasukan Romawi. Tiga tahun berikutnya, Nepos memerintah di Dalmatia selagi di bagian Barat putra Orestes, Romulus Augustus digulingkan sebagai Kaisar oleh Jenderal Sciria, Odoacer.

Akan tetapi, pada tahun 479 Nepos mulai merencanakan sebuah operasi untuk menguasai Italia dari suku barbar. Berita tentang petualangan militer ini di Italia tidak duduk dengan baik dengan pasukan Nepos terutama pasukan Dalmatia; pada titiktersebut, Dalmatia sudah menjadi de facto independen selama 25 tahun dan tidak memiliki keinginan untuk memboikot hal tersebut dengan memprovokasi Odoacer. Pada musim semi tahun 480 Nepos dibunuh. Sumber sejarah menyebutkan 3 tanggal yang berbeda untuk kematian Nepos dan tiga tersangka yang berbeda pula. Ia dibunuh oleh tentara yang tidak puas yang mencoba untuk mencegah serangannya, atau oleh agen Glycerius, yang menggantikan Nepos sebagai Kaisar Romawi Barat dan yang benar-benar membencinya, atau oleh Ovida yang mengambil alih kontrol dari legion Dalmatia.

Nepos didukung oleh Kekaisaran Romawi Timur Zeno, yang dengan siapa Odoacer secara teknis adalah pengikutnya. Bertindak di luar dari tugas sebagai mestinya seorang bawahan Zeno di Italia, Odoacer menggunakan pembunuhan sebagai alasan untuk menyerang Dalmatia.

Ovida, sebagai satu-satunya tokoh yang berwenang yang berada di Dalmatia, terpaksa harus membela Dalmatia melawan pasukan Odoacer dalam sebuah perang singkat yang berakhir dengan kematian Ovida pada tanggal 9 Desember, 480. Dalmatia kemudian dianeksasikan menjadi bagian dari Kerajaan Italia Odoacer.

Didahului oleh:
Julius Nepos
Gubernur Militer Dalmatia Diteruskan oleh:
Dalmatia dianeksasi ke dalam wilayah Odoacer
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan