Kamis, 05 November 2026
08:50 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Carus

Carus

Kaisar Romawi yang memerintah dari tahun 282 hingga 283 M

Bagikan:
250px-Carus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Carus pada koin anumerta.

Marcus Aurelius Carus, lebih dikenal sebagai Carus, adalah seorang Kaisar Romawi yang memerintah dari tahun 282 hingga 283 M. Ia naik takhta setelah kematian pendahulunya, Probus, dalam keadaan yang masih diperdebatkan oleh para sejarawan. Pemerintahannya singkat tetapi berpengaruh, ditandai dengan kampanye militer yang sukses di Timur melawan Kekaisaran Sassaniyah, tetapi diakhiri secara tragis oleh kematiannya yang mendadak.

Latar Belakang

Carus lahir sekitar tahun 224 M di Narbo (Narbonne, Gallia Narbonensis, sekarang bagian dari Prancis Selatan). Sedikit yang diketahui tentang masa mudanya, tetapi ia dikenal sebagai seorang pejabat militer yang berpengalaman sebelum naik takhta. Catatan menyebutkan bahwa ia menjabat sebagai praefectus praetorio (prefek pengawal kekaisaran), yang memberikan peluang baginya untuk memimpin setelah pembunuhan Probus.

Beberapa sumber menilai bahwa ia memiliki reputasi yang baik di kalangan tentara, meskipun ada yang berspekulasi bahwa ia mungkin terlibat dalam konspirasi yang mengakhiri pemerintahan Probus.

Pemerintahan

Ketika menjadi kaisar, Carus mengadopsi gelar lengkap Imperator Caesar Marcus Aurelius Carus Augustus. Pemerintahannya berfokus pada stabilitas militer dan memperluas pengaruh Romawi. Ia segera mengangkat dua putranya, Carinus dan Numerianus, sebagai Caesar untuk menjamin kelangsungan dinasti.

Kampanye Militer

  1. Kemenangan di Danube: Carus memulai pemerintahannya dengan menenangkan wilayah perbatasan di sepanjang Sungai Danube, yang sering terganggu oleh invasi suku barbar.
  2. Ekspedisi ke Persia: Kampanye terbesar Carus adalah invasinya ke wilayah Sassaniyah di Persia. Pada tahun 283, ia memimpin pasukan Romawi yang melintasi Mesopotamia dan berhasil merebut ibu kota Sassaniyah, Ktesiphon. Keberhasilan ini menjadi salah satu pencapaian militer terbesar dalam periode Kekaisaran Romawi Akhir.

Kematian

Carus meninggal secara tiba-tiba pada akhir tahun 283 saat masih berada di Timur. Menurut catatan, ia tewas akibat sambaran petir di tendanya, meskipun ada spekulasi bahwa kematiannya mungkin disebabkan oleh pembunuhan atau penyakit.

Setelah kematiannya, putranya Numerianus dan Carinus mengambil alih kendali kekaisaran. Pemerintahan mereka, bagaimanapun, tidak berlangsung lama dan penuh konflik internal.

Sumber

Sumber primer

Sumber sekunder

Lihat pula

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Carus.
Didahului oleh:
Probus
Kaisar Romawi
282–283
Diteruskan oleh:
Carinus dan
Numerianus
Principatus
27 SM – 235 M
Krisis
235–284
Dominatus
284–395
Romawi Barat
395–480
Romawi Timur
Bizantium

395–1204
Kekaisaran Nicea
1204–1261
Romawi Timur
Bizantium

1261–1453
Huruf cetak miring menunjukkan seorang rekan-kaisar, sedangkan yang digaris bawahi menunjukkan seorang perampas kekuasaan. Lihat pula: Kerajaan Romawi


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan