Jumat, 06 November 2026
16:09 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Libius Severus

Libius Severus

Kaisar Romawi Barat yang memerintah dari 19 November 461 hingga kematiannya pada 465

Bagikan:
Libius Severus
Uang logam emas dengan gambar Libius Severus
Gambar Libius Severus di uang logam Solidus dengan tulisan:
d·n· libius severus p·f· aug·
Kaisar Romawi
di Kekaisaran Romawi Barat
(tidak diakui sebagai kaisar di Kekaisaran Romawi Timur)
Berkuasa19 November 461 – 14 November 465[nb 1]
PendahuluMayorianus
PenerusAnthemius
Kaisar Kekaisaran Romawi TimurLeo I
LahirLucania[5]
Meninggal14 November 465[nb 1]
Nama lengkap
Libius Severus (Serpentius?)
AgamaKekristenan

Libius Severus adalah seorang Kaisar Romawi Barat yang memerintah dari 19 November 461 hingga kematiannya pada 465. Pemerintahannya dianggap sebagai periode kelemahan Kekaisaran Romawi Barat karena kendali sebenarnya berada di tangan Ricimer, seorang jenderal barbar yang memiliki pengaruh besar di istana kekaisaran. Libius Severus adalah figur yang tidak memiliki kekuatan politik mandiri, menjadikannya lebih sebagai boneka daripada seorang penguasa sejati.

Latar Belakang

Libius Severus lahir di Lucania, Italia selatan. Sedikit yang diketahui tentang masa kecil dan kehidupan awalnya sebelum menjadi kaisar. Ia berasal dari kalangan bangsawan Italia, tetapi tidak memiliki reputasi besar di bidang militer atau politik sebelum naik takhta.

Pengangkatan sebagai Kaisar

Setelah pembunuhan kaisar sebelumnya, Mayorianus, pada tahun 461, Ricimer membutuhkan seorang kaisar yang mudah dikendalikan untuk mengelola kekaisaran. Libius Severus dipilih dan dinobatkan sebagai kaisar pada 19 November 461. Namun, pengangkatannya tidak diakui oleh Kekaisaran Romawi Timur yang dipimpin oleh Kaisar Leo I, sehingga memperlemah posisi Severus sebagai kaisar secara internasional.

Pemerintahan

Pemerintahan Libius Severus ditandai oleh kekacauan politik dan ancaman eksternal. Kekaisaran menghadapi berbagai masalah, termasuk:

  1. Ancaman Barbar: Invasi oleh suku-suku barbar, seperti Vandal di Afrika Utara yang dipimpin oleh Raja Geiseric, terus menggerogoti wilayah kekaisaran.
  2. Fragmentasi Kekuasaan: Beberapa provinsi kekaisaran, seperti Galia dan Hispania, semakin sulit dikendalikan dari pusat kekuasaan di Italia.
  3. Krisis Internal: Ricimer, yang sebenarnya memegang kekuasaan, sering bentrok dengan pejabat tinggi lainnya, memperburuk stabilitas politik di Roma.

Libius Severus tidak memiliki peran aktif dalam menangani masalah-masalah ini. Sebagian besar keputusan penting dibuat oleh Ricimer.

Hubungan dengan Kekaisaran Romawi Timur

Salah satu kegagalan utama pemerintahan Libius Severus adalah kurangnya pengakuan dari Kekaisaran Romawi Timur. Kaisar Leo I menolak untuk mengakui Severus sebagai kaisar yang sah, sehingga hubungan antara kedua bagian kekaisaran menjadi tegang. Ketegangan ini semakin memperlemah posisi Severus di mata dunia.

Kematian

Libius Severus meninggal secara tiba-tiba pada 15 Agustus 465 di Italia. Penyebab kematiannya masih menjadi perdebatan di kalangan sejarawan. Beberapa sumber kuno menyebutkan bahwa ia diracun atas perintah Ricimer, meskipun tidak ada bukti konklusif yang mendukung klaim ini. Setelah kematiannya, takhta kekaisaran kosong selama hampir dua tahun hingga Ricimer memilih Anthemius sebagai pengganti pada 467.

Referensi

  1. 1 2 3 Jones, A. H. M; Martindale, J. R.; Morris, John (1971). The Prosopography of the later Roman Empire. Cambridge [England]: University Press. hlm. 1004–1005.
  2. ↑ MacGeorge, Penny (2002). Late Roman Warlords. Oxford University Press. ISBN 978-0199252442.
  3. ↑ Theophanes the Confessor (1997). Mango, Cyril; Scott; Roger (ed.). The Chronicle of Theophanes Confessor: Byzantine and Near Eastern History AD 284–813. Oxford: Clarendon Press. ISBN 0-19-822568-7.
  4. ↑ Fasti Vindobonenses priores cum excerptis Sangallensibus. In Mommsen, Theodorus (Ed.). Chronica Minora. Volume 1, 305
  5. ↑ Al-Tamimi, Aymenn Jawad (Oktober 4, 2019). "The Gallic Chronicle of 511: Translation and Commentary". Aymenn Jawad Al-Tamimi. Diakses tanggal April 14, 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link).
  1. Heather, P. J. (2005). The Fall of the Roman Empire: A New History of Rome and the Barbarians. Oxford University Press.
  2. Oost, Stewart Irvin (1968). Galla Placidia Augusta: A Biographical Essay. University of Chicago Press.
  3. Jones, A. H. M., Martindale, J. R., & Morris, J. (1971). The Prosopography of the Later Roman Empire, Volume 2: A.D. 395–527. Cambridge University Press.

Bacaan lebih lanjut

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Libius Severus.
Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  1. 1 2 Banyakan ahli sejarah menulis tanggal 19 November 461 sebagai tanggal meraih kekuasaan Libius Severus dan 14 November 465 sebagai tanggal meninggalnya Libius Severus,[1][2]: 261  tetapi sumber-sumber yang lebih kuno mempunyai tanggal yang berbeda. Menurut Viktor orang Tunnuna[1] dan Teofanis Sang Pengaku Iman[3]: AM5955  disebut bahwa hari naik ke kekuasaan pada tanggal 7 Juli 461 dan menurut Fasti vindobonenses priores bahwa tanggal meninggalnya Libius Severus adalah 15 Agustus 465,[4] walaupun sumber kuno ini ditentangkan oleh penulis dalam prosopografi berjudul Prosopography of the Later Roman Empire.[1]
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan