Jumat, 06 November 2026
04:40 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Anthemius

Anthemius

Kaisar Romawi Barat yang memerintah dari tahun 467 hingga 472

Bagikan:
Anthemius
250px-Solidus_of_Anthemius.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Solidus dari Anthemius tertanda:
d·n· anthemius perpet· aug·
Kaisar Romawi
di Barat
Berkuasa12 April 467 – 11 Juli 472
PendahuluLibius Severus
PenerusAnicius Olybrius
Kaisar TimurLeo I
LahirKonstantinopel[1]
Meninggal11 Juli 472
Roma
PasanganMarcia Euphemia
KeturunanAlypia
Anthemiolus
Marcian
Romulus
Nama lengkap
Procopius Anthemius
DinastiTheodosius (oleh perkawinan)
AgamaKristen Kalsedon[a]

Anthemius (nama lengkap: Procopius Anthemius, sekitar tahun 420 – 11 Juli 472) adalah seorang Kaisar Romawi Barat yang memerintah dari tahun 467 hingga 472. Ia dikenal sebagai salah satu kaisar terakhir yang mencoba untuk memulihkan kekuasaan dan kestabilan Kekaisaran Romawi Barat sebelum keruntuhannya pada tahun 476. Masa pemerintahannya ditandai dengan upaya reformasi militer, diplomasi yang intens dengan Kekaisaran Romawi Timur, serta konflik internal yang akhirnya menyebabkan kejatuhannya.

Latar Belakang

Anthemius lahir sekitar tahun 420 di Konstantinopel, Kekaisaran Romawi Timur, dari keluarga yang memiliki hubungan dekat dengan istana kekaisaran. Ayahnya, Procopius, adalah seorang jenderal terkenal, sementara ibunya memiliki hubungan keluarga dengan Kaisar Romawi Timur, Marcianus. Hubungan keluarganya yang kuat membuat Anthemius memiliki peluang besar untuk mendapatkan posisi penting dalam pemerintahan Romawi Timur.

Ia menerima pendidikan yang sangat baik dalam ilmu pemerintahan dan militer, menjadikannya salah satu pejabat paling terdidik pada masanya. Sebelum menjadi kaisar, Anthemius menjabat sebagai comes rei militaris (komandan militer) di bawah pemerintahan Kaisar Leo I di Romawi Timur.

Pengangkatan sebagai Kaisar

Pada tahun 467, Leo I menunjuk Anthemius sebagai Kaisar Romawi Barat untuk menggantikan Libius Severus yang wafat pada tahun 465. Penunjukan ini merupakan upaya untuk memperkuat aliansi antara Kekaisaran Romawi Barat dan Timur dalam menghadapi ancaman serius dari suku Vandal di Afrika Utara, yang dipimpin oleh Raja Geiseric.

Anthemius dinikahkan dengan putri Kaisar Romawi Timur, Marcia Euphemia, untuk memperkokoh legitimasinya sebagai kaisar. Pada April 467, ia dinobatkan sebagai Augustus di Roma dan segera memulai pemerintahannya.

Masa Pemerintahan

Kebijakan Militer

Anthemius terkenal karena upayanya untuk memperkuat pertahanan Kekaisaran Romawi Barat yang telah melemah akibat serangan dari berbagai suku barbar, termasuk Vandal, Visigoth, dan Ostrogoth.

  • Kampanye Melawan Vandal: Salah satu inisiatif terbesar Anthemius adalah ekspedisi melawan Vandal di Afrika Utara pada tahun 468. Ekspedisi ini dipimpin oleh komandan Romawi Timur, Basiliskus, dengan dukungan finansial dan militer dari kedua bagian kekaisaran. Namun, kampanye tersebut berakhir dengan kekalahan besar dalam Pertempuran Cap Bon, yang sangat merugikan sumber daya kekaisaran.
  • Pertahanan di Galia: Anthemius juga menghadapi ancaman dari Visigoth di Galia. Ia bersekutu dengan suku Breton dan beberapa panglima perang lokal untuk melawan Visigoth. Namun, konflik internal di antara komandan Romawi Barat, terutama dengan Ricimer, melemahkan upaya ini.

Hubungan dengan Kekaisaran Romawi Timur

Sebagai kaisar yang diangkat oleh Romawi Timur, Anthemius sering dianggap lebih sebagai perwakilan Romawi Timur daripada pemimpin independen. Hal ini menimbulkan ketegangan dengan elit lokal Romawi Barat, terutama Ricimer, seorang jenderal kuat yang sebelumnya menjadi penentu utama dalam pemilihan Kaisar Romawi Barat.

Konflik Internal dan Kejatuhan

Ketegangan antara Anthemius dan Ricimer semakin memburuk dari waktu ke waktu. Ricimer merasa terpinggirkan dan tidak senang dengan kebijakan Anthemius, terutama hubungannya yang erat dengan Romawi Timur. Pada tahun 472, konflik ini mencapai puncaknya ketika Ricimer memberontak dan mengangkat Olybrius sebagai kaisar tandingan.

Setelah berbulan-bulan pengepungan di Roma, pasukan Ricimer berhasil merebut kota tersebut. Anthemius melarikan diri dan akhirnya dibunuh oleh pasukan Ricimer pada 11 Juli 472.

Referensi

  1. ↑ PLRE, "Anthemius 3", p. 96.
  • Bury, J. B. History of the Later Roman Empire.
  • Jones, A. H. M. The Later Roman Empire, 284–602.
  • Heather, Peter. The Fall of the Roman Empire: A New History of Rome and the Barbarians.

Bibliografi

Sumber primer

Sumber mengenai kehidupan Anthemius lebih banyak jika dibandingkan dengan sebagian besar Kaisar Barat pada abad kelima. Hal ini terjadi karena ia berasal dari Konstantinopel (tempat sejarah istana dipertahankan) dan rincian yang disampaikan oleh penyair Galia-Romawi Sidonius Apollinaris pada 1 Januari 468.

Sumber sekunder

Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Libius Severus
Kaisar Romawi Barat
467-472
Diteruskan oleh:
Olybrius
Jabatan politik
Didahului oleh:
Aetius
Flavius Studius
Konsul Romawi
455
Bersama dengan: Valentinianus III
Diteruskan oleh:
Iohannes
Varanes
Avitus
Didahului oleh:
Pusaeus
Iohannes
Konsul Romawi
468
Diteruskan oleh:
Marcianus
Zeno
Principatus
27 SM – 235 M
Krisis
235–284
Dominatus
284–395
Romawi Barat
395–480
Romawi Timur
Bizantium

395–1204
Kekaisaran Nicea
1204–1261
Romawi Timur
Bizantium

1261–1453
Huruf cetak miring menunjukkan seorang rekan-kaisar, sedangkan yang digaris bawahi menunjukkan seorang perampas kekuasaan. Lihat pula: Kerajaan Romawi
Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  1. ↑ Meskipun Anthemius secara umum diketahui menganut agama Kristen, dia diasumsikan menganut agama pagan oleh sumber kontemporer.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan