Minggu, 20 September 2026
17:20 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Konstantinus V

Konstantinus V

Kaisar Romawi Timur dari tahun 741 hingga 775

Kōnstantinos V
Κωνσταντίνος Ε΄
250px-Solidus-Leo_III_and_Constantine_V-sb1504.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Konstantinus V (kanan) dan ayahnya, Leo III
Kaisar Romawi Timur
Berkuasa18 Juni 741 – 14 September 775
PendahuluLeo III
PenerusLeo IV
LahirJuli 718
Konstantinopel
Meninggal14 September 775
AyahLeo III, Kaisar Romawi Timur
IbuMaria
PasanganTzitzak (Irene), Putri Khazar
Maria
Eudokia
KeturunanLeo IV, Kaisar Romawi Timur
Nikephoros, Caesar,
Christopher, Caesar
Niketas, Nobelissimos,
Eudokimos, Nobelissimos,
Anthimos, Nobelissimos,
Anthousa (Santa Anthousa)
WangsaIsauria

Konstantinus V (718 – 14 September 775) adalah seorang Kaisar Bizantium dari dinasti Isauria yang memerintah dari tahun 741 hingga kematiannya pada tahun 775. Ia adalah putra dari Kaisar Leo III dan dikenal dalam sejarah karena kebijakannya yang kontroversial, terutama dalam kebijakan ikonoklasme. Pemerintahannya ditandai dengan reformasi militer dan administratif, serta konflik internal dan eksternal yang signifikan.

Kehidupan Awal

Konstantinus lahir pada tahun 718 di Konstantinopel, ibu kota Kekaisaran Bizantium, sebagai putra Leo III dan istrinya Maria. Ia menerima pendidikan yang memadai sebagai seorang putra mahkota dan dilatih dalam seni militer dan administrasi. Pada usia dua tahun, ia dinobatkan sebagai kaisar bersama oleh ayahnya pada tahun 720, memastikan suksesi yang lancar.

Naik Takhta

Konstantinus naik takhta pada 18 Juni 741 setelah kematian Leo III. Namun, pemerintahannya segera diuji oleh pemberontakan saudaranya tiri, Artabasdos, yang menuntut takhta dengan dukungan dari kaum ikonofil (pendukung pemujaan ikon). Artabasdos berhasil merebut Konstantinopel pada tahun 742, tetapi Konstantinus mampu merebut kembali kekuasaan pada tahun 743 setelah serangkaian pertempuran.

Kebijakan Ikonoklasme

Sebagai penerus ayahnya, Konstantinus melanjutkan kebijakan ikonoklasme, yaitu pelarangan dan penghancuran ikon-ikon religius yang dianggap sebagai bentuk penyembahan berhala. Pada tahun 754, ia mengadakan Konsili Hieria yang menyatakan bahwa penggunaan ikon adalah bidah. Kebijakan ini mendapat penentangan keras dari kaum ikonofil, terutama biarawan, yang menjadi target utama penganiayaan selama pemerintahannya.

Reformasi Militer

Konstantinus dikenal sebagai pemimpin militer yang kompeten. Ia memperkuat pertahanan kekaisaran dengan mereorganisasi sistem militer tema (provinsi militer). Selain itu, ia berhasil memukul mundur serangan Arab di Asia Kecil dan mengamankan perbatasan kekaisaran di timur. Di barat, ia melancarkan ekspedisi melawan Bulgar, meskipun keberhasilannya bervariasi.

Kebijakan Administratif

Pemerintahan Konstantinus ditandai dengan reformasi administratif yang bertujuan meningkatkan efisiensi pemerintahan. Ia memperkenalkan kebijakan perpajakan yang lebih terorganisasi dan memperkuat kekuasaan pusat atas wilayah-wilayah kekaisaran. Reformasi ini membantu stabilitas ekonomi Kekaisaran Bizantium meskipun mendapat kritik dari beberapa pihak.

Konflik Internal

Meskipun berhasil mengonsolidasikan kekuasaan, Konstantinus menghadapi perlawanan dari berbagai kelompok dalam kekaisaran, terutama dari pihak Gereja yang mendukung ikonofil. Ia juga mengalami pemberontakan dari pejabat-pejabat tinggi yang tidak setuju dengan kebijakannya.

Kematian dan Warisan

Konstantinus meninggal pada 14 September 775 saat memimpin ekspedisi militer melawan Bulgar. Ia digantikan oleh putranya, Leo IV. Warisan Konstantinus tetap kontroversial; ia dipandang sebagai tiran oleh kaum ikonofil tetapi dihormati sebagai pembaru oleh para pendukung ikonoklasme.

Referensi

  1. Treadgold, Warren. A History of the Byzantine State and Society. Stanford University Press, 1997.
  2. Ostrogorsky, George. History of the Byzantine State. Blackwell Publishing, 1969.
  3. The Oxford Dictionary of Byzantium. Oxford University Press, 1991.

Daftar pustaka

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Constantine V.
Konstantinus V
Dinasti Isaurianus
Lahir: Juli 718 Meninggal: 14 September 775
Gelar
Didahului oleh:
Leo III
Kaisar Romawi Timur
14 September 775 – 18 Juni 780
juga diklaim oleh Artabasdos (741 – 743)
Diteruskan oleh:
Leo IV
Principatus
27 SM 235 M
Krisis
235284
Dominatus
284395
Romawi Barat
395480
Romawi Timur
Bizantium

3951204
Kekaisaran Nicea
12041261
Romawi Timur
Bizantium

12611453
Huruf cetak miring menunjukkan seorang rekan-kaisar, sedangkan yang digaris bawahi menunjukkan seorang perampas kekuasaan. Lihat pula: Kerajaan Romawi
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan