Selasa, 22 September 2026
11:44 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Leontius

Leontius

Kaisar Romawi Timur dari tahun 695 hingga 698

Leontius
Λεόντιος
250px-Solidus-Leontinus-sb1330.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Solidus emas dengan Leontios, menunjukkan simbol kekuasaan: mahkota, globus cruciger, dan akakia. Pada sisi belakangnya, salib ampuh di atas tiga undakan.
Kaisar Kekaisaran Bizantium
Berkuasa695–698
PendahuluYustinianus II
PenerusTiberius III
Lahir660
Isauria
Meninggal15 Februari 706
Konstantinopel
DinastiDinasti Heraklius

Leontius (bahasa Yunani: Λεόντιος, meninggal tahun 705) adalah seorang Kaisar Bizantium yang memerintah dari tahun 695 hingga 698. Sebagai seorang jenderal yang cakap dan berpengalaman, Leontius naik ke tampuk kekuasaan setelah menggulingkan Kaisar Yustinianus II. Meskipun pemerintahannya singkat, masa kepemimpinannya diwarnai dengan berbagai tantangan, termasuk ancaman eksternal dari Kekhalifahan Umayyah dan pemberontakan internal yang akhirnya menyebabkan kejatuhannya.

Latar Belakang

Leontius lahir di Isauria, wilayah yang saat itu terkenal sebagai daerah pegunungan di Asia Kecil (sekarang bagian dari Turki). Sebagai putra seorang petani atau bangsawan kecil, Leontius awalnya bergabung dengan militer Bizantium, di mana ia memperoleh reputasi sebagai jenderal yang berbakat. Namanya mulai dikenal pada masa pemerintahan Kaisar Konstantinus IV (berkuasa 668–685) dan Kaisar Yustinianus II (berkuasa 685–695).

Leontius juga dikenal memiliki pendidikan yang baik untuk seorang prajurit dan memiliki pengalaman diplomasi serta strategi militer yang cukup matang. Kemampuan ini membuatnya diangkat sebagai strategos (gubernur militer) dari Thema Anatolikon, salah satu provinsi militer utama Kekaisaran Bizantium.

Masa Pemerintahan

Kudeta Terhadap Yustinianus II

Pada tahun 695, Leontius memimpin kudeta terhadap Kaisar Yustinianus II. Kudeta ini didukung oleh faksi-faksi yang tidak puas dengan pemerintahan Yustinianus, termasuk kalangan militer dan aristokrasi Konstantinopel. Setelah berhasil menggulingkan Yustinianus II, Leontius memerintahkan agar sang kaisar yang digulingkan diasingkan ke Chersonesos di Krimea.

Reformasi Internal

Sebagai kaisar, Leontius mencoba memperkuat kekaisaran yang menghadapi tekanan besar dari Kekhalifahan Umayyah. Ia memfokuskan pemerintahannya pada stabilisasi ekonomi dan militer. Namun, banyak kebijakan ekonominya yang dianggap terlalu berat oleh rakyat dan elit istana. Reformasi pajak dan pengelolaan thema yang diperkenalkan olehnya juga menimbulkan ketidakpuasan di kalangan bangsawan lokal.

Kekalahan di Afrika Utara

250px-Byzantine_Empire_717_AD.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kekaisaran Bizantium setelah jatuhnya Bizantium di Afrika Utara. Wilayah yang diarsir ditandai dengan serangan gencar Bani Umayyah.

Pada tahun 697, Leontius memimpin ekspedisi militer untuk mempertahankan Kartago, yang menjadi target utama invasi Kekhalifahan Umayyah. Namun, pasukan Bizantium mengalami kekalahan besar dalam pertempuran tersebut, sehingga Kartago jatuh ke tangan pasukan Muslim. Kekalahan ini melemahkan otoritas Leontius di mata rakyat dan militer.

Kudeta dan Kejatuhan

Kekalahan di Kartago memicu pemberontakan di Konstantinopel. Pada tahun 698, seorang jenderal bernama Apsimarus memimpin pemberontakan melawan Leontius. Apsimarus mengambil alih kekuasaan dan mengganti namanya menjadi Tiberius III. Leontius ditangkap, diturunkan dari takhta, dan diasingkan ke sebuah biara.

Kematian

Setelah hidup dalam pengasingan selama beberapa tahun, Leontius menghadapi nasib tragis pada tahun 705. Yustinianus II, yang berhasil merebut kembali takhta dengan bantuan tentara Bulgar, memerintahkan eksekusi Leontius bersama dengan Tiberius III. Keduanya dihukum mati dengan cara dipenggal di Hippodrome Konstantinopel.

Referensi

  1. Treadgold, Warren. A History of the Byzantine State and Society. Stanford University Press, 1997.
  2. Ostrogorsky, George. History of the Byzantine State. Rutgers University Press, 1969.
  3. Kaegi, Walter E. Byzantium and the Early Islamic Conquests. Cambridge University Press, 1995.
Principatus
27 SM 235 M
Krisis
235284
Dominatus
284395
Romawi Barat
395480
Romawi Timur
Bizantium

3951204
Kekaisaran Nicea
12041261
Romawi Timur
Bizantium

12611453
Huruf cetak miring menunjukkan seorang rekan-kaisar, sedangkan yang digaris bawahi menunjukkan seorang perampas kekuasaan. Lihat pula: Kerajaan Romawi
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan